Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) adalah sebuah jenis produk pembiayaan dari bank atau lembaga pembiayaan untuk nasabah yang ingin membeli sebuah properti apartemen. Kredit Pemilikan Apartemen ini digunakan untuk membiayai 70-80% harga apartemen yang diinginkan oleh nasabah, dimana jangka waktu pinjaman yang diberikan adalh kurang lebih 5-20 tahun pelunasan. Di Indonesia penyedia layanan kredit apartmen ini sebagian besar berasal dari bank, walaupun berbagai perusahaan pembiayaan sekunder yang juga ikut menyalurkan dana untuk produk pembiyaan ini.

Berikut ini adalah beberapa keuntungan membeli apartemen dibandingkan dengan properti lainnya :

  • Apartemen Lebih Simpel dan Lebih Mudah Dibersihkan :
    Walaupun ukuran apartemen tidak sebesar rumah, akan tetapi ukuran yang kecil ini akan membuat apartemen lebih mudah dibersihkan dibandingkan dengan rumah biasa. Ukuran tempat tinggal yang lebih kecil akan semakin memudahkan pekerjaan rumah apalagi bila Anda tinggal sendiri atau memiliki keluarga kecil.
  • Keamanan dan Privasi Lebih Terjamin :
    Apartemen moderen terutama di kota-kota besar seperti Jakarta sudah memiliki sistem keamanan yang lebih terjamin dibandingkan dengan perumaha biasa. Biasanya apartemen sudah dilengkapi dengan CCTV dan petugas keamanan yang membantu menjaga apartemen tempat Anda tinggal. Terkadang salah satu alasan banyak orang memilih tinggal di Apartemen adalah karena alasan keamanan yang lebih terjamin.
  • Fasilitas Lebih Lengkap :
    Masyarakat yang tinggal di apartemen biasanya mengincar berbagai fasilitas yang tersedia didalamnya. Fasilitas seperti fitness center, jogging track, taman bermain, minimarket, dll menjadi salah satu nilai lebih untuk masyarakat yang tinggal di apartemen. Tidak heran bila semakin banyak fasilitas yang tersedia, maka apartemen tersebut akan semakin diminati oleh masyarakat.
  • Bebas dari Banjir :
    Beberapa apartemen terutama di Jakarta memang terletak di wilayah yang strategis dan bebas banjir. Kebutuhan akan tempat tinggal yang bebas banjir ini menjadi salah satu alasan mengapa banyak masyarakat mempertimbangkan membeli apartemen untuk tinggal ataupun berinvestasi dalam jangka waktu yang panjang.

Mengajukan KPA Apartemen memiliki beberapa keuntungan yang dapat dinikmati oleh pihak pemohon kredit, keuntungan-keuntungan tersebut misalnya :

  • Menghemat Dana Pembelian Apartemen :
    Dengan membeli Apartemen melalui KPA Anda akan melakukan penghematan dalam jumlah besar karena tidak perlu menyiapkan dana yang sangat besar untuk memiliki sebuah Apartemen. Produk KPA Apartemen biasanya memberikan pembiayaan properti sebesar 70-80% dari harga Apartemen tersebut, sehingga Anda cukup menyediakan dana sebsar 20-30% dari harga Apartemen yang ingin dibeli. Tentunya dengan pembayaran secara berkala, hal ini akan menghemat biaya Anda dalam jumlah besar terutama bagi Anda yang memiliki kondisi keuangan yang tidak mencukupi.
  • Dapat Menempati Apartemen Secara Langsung :
    Dengan disetujuinya aplikasi pengajuran KPA Anda oleh bank, Anda bisa secara langsung menempati Apartemen yang Anda beli tanpa persyaratan dan proses lainnya yang memberatkan.
  • Mengantisipasi Harga Properti yang Selalu Naik :
    Setiap tahun, harga properti terutama di ibukota seperti Jakarta pasti akan selalu naik tidak terkecuali untuk Apartemen sekalipun. Kenaikkan harga properti ini nilainya cukup besar dan bervariasi jumlahnya tergatung dari lokasi masing-masing daerah. Kenaikan harga properti ini bisa bernilai sebesar 15-40% per tahun dari harga aslinya, sehingga selain membeli Apartemen dengan KPA untuk tujuan penghematan, Anda juga bisa mengantisipasi kenaikan harga properti di masa depan yang jumlahnya besar.
  • Legalitas Apartemen yang Terjamin :
  • Pembelian Apartemen melalui KPA tentunya tidak sembarangan, perumahan atau apartemen yang bekerja sama dengan bank tempat Anda mengajukan produk KPA tersebut tentunya memiliki legalitas yang terjamin. Legalitas yang terjamin ini mengacu pada kelengkapan surat-surat dan perihal perizinan dari pemerintah yang terkadang tidak dimiliki oleh apartemen yang tidak jelas asal-usulnya. Dengan mengajukan produk KPA melalui perumahan yang bekerja sama dengan bank tersebut, Anda tidak perlu khawatir akan hal-hal yang tidak diinginkan.
  • Dapat Digunakan untuk Investasi Jangka Panjang :
    Berbeda halnya dengan komoditas lainnya, investasi properti terutama Apartemen bisa dibilang tergolong investasi yang menghasilkan uang di masa depan. Hal ini disebabkan karena harga properti yang kunjung naik setiap tahun karena keterbatasan lahan terutama di daerah perkotaan yang semakin menjadikan harga properti melonjak naik. Dalam kurun waktu 5 sampai dengan 10 tahun mungkin saja harga Apartemen yang Anda beli dengan KPA saat ini bisa naik sebesar 100%, tentunya ini akan menguntungkan Anda bila memutuskan untuk berinvestasi menggunakan Apartemen tersebut.

Dalam pengajuan KPA Apartemen secara online di cermati.com ada beberapa keuntungan yang bisa dinikmati antara lain adalah :

  • Proses pengajuan yang cepat
  • Suku bunga KPA yang kompetitif
  • Syarat pengajuan lebih ringan dibandingkan mengajukan KPA secara langsung
  • Menghemat waktu pengajuan Anda karena bisa dilakukan dimana saja
  • Dapat membandingkan berbagai produk KPA pilihan sesuai dengan kebutuhan Anda

Persyaratan-persyaratan umum untuk pengajuan KPA adalah sebagai berikut :

  • WNI dan berdomisili di Indonesia
  • Karyawan tetap dengan pengalaman kerja minimal 2 tahun
  • Wiraswasta dengan pengalaman usaha minimal 3 tahun
  • Profesional dengan pengalaman praktek minimal 2 tahun
  • Usia minimal pada saat pembiayaan diberikan adalah 21 tahun, dan maksimal usia pensiun untuk karyawan atau 65 tahun untuk wiraswasta dan profesional
  • Memiliki pendapatan bersih bulanan minimum sebesar Rp 6-8 juta untuk karyawan, wiraswasta, dan professional (informasi untuk pengajuan wilayah sekitar Jabodetabek)
Dokumen/Jenis Pekerjaan

Karyawan

Wirausaha

Profesional

Form Aplikasi Kredit

     

Fotokopi KTP, Kartu Keluarga, Surat Nikah/Cerai

     

Pas Foto Terbaru Pemohon & Pasangan

     

Fotokopi Slip Gaji Terakhir atau Surat Keterangan Penghasilan

     

Fotokopi SK Pengangkatan Pegawai Tetap

     

Fotokopi Tabungan/Giro di Bank BJB/Bank Lain min. 3(tiga) Bulan Terakhir

     

Fotokopi SPT Pph Ps.21

     

Fotokopi NPWP

     

Fotokopi Akta Pendirian Perusahaan Berikut Perubahannya, SIUP, TDP & SITU

     

Fotokopi Izin-izin Praktek

     

Fotokopi SHM/SHGB/ dan IMB

     
  • Memilih Apartemen :
    Langkah pertama untuk bisa memiliki Apartemen secara kredit adalah dengan menentukan Apartemen yang akan dibeli. Untuk bisa menentukan Apartemen ini, Anda bisa melakukan dua hal. Pertama, dengan mendatangi bank dan minta informasi lokasi-lokasi Apartemen yang tersedia untuk kredit KPA. Kedua, mencari sendiri Apartemen atau perumahan melalui koran, internet, survey langsung ke beberapa lokasi atau info dari iklan tentang Apartemen KPA ini. Agar lebih efektif, ada baiknya Anda mencari beberapa pilihan atau alternatif Apartemen yang akan dibeli untuk nantinya Anda bandingkan dari sisi harga, kemudahan proses kredit KPA Apartemen, dan lain-lain.
  • Mengumpulkan Informasi :
    Setelah Apartemen target KPA sudah dipilih, tahap selanjutnya Anda harus menanyakan segala hal yang berkaitan dengan Apartemen tersebut. Hal-hal yang perlu Anda tanyakan antara lain adalah seperti harganya, berapa uang mukanya, berapa cicilannya, berapa biaya tanda jadinya. Untuk mengetahui cicilan yang harus dibayar Anda bisa menggunakan kalkulator KPA di Cermati.com. Hal lain yang juga harus ditanyakan yaitu apakah Apartemen itu sudah dibangun atau baru akan dibangun setelah bayar uang muka. Lihatlah gambar denah dan desain dari Apartemen tersebut, pastikan lokasinya dengan benar. Jangan lupa juga untuk melakukan cek fasilitas Apartemen dan perumahan. Jika Apartemen KPA ini baru akan dibangun, Anda harus bisa memastikan waktu atau lamanya Apartemen dibangun. Tanyakan pula bagaimana proses kredit KPA Apartemen nantinya. Untuk mendapat KPA terbaik Anda bisa menggunakan situs perbandingan KPA Cermati.com.
  • Membayar Tanda Jadi :
    Ketika semua informasi sudah Anda dapatkan secara gamblang dan jelas, maka saatnya menuju langkah berikutnya yaitu membayar tanda jadi. Tanda jadi ini seperti tanda booking yang merupakan bukti pemesanan Apartemen atau kavling supaya Apartemen yang Anda inginkan tidak lantas dibeli orang lain atau juga supaya harganya tidak naik jika tidak segera dibayar. Umumnya setiap developer memiliki aturan yang berbeda-beda terkait tanda jadi ini. Ada beberapa developer yang membebaskan tanpa batas waktu, ada juga yang mengharuskan bayar uang muka setelah beberapa waktu, namun ada pula developer yang hangus bila tidak jadi.
  • Bayar Uang Muka KPA :
    Setelah membayar tanda jadi, langkah selanjutnya dari prosedur pembelian Apartemen secara kredit ini adalah membayar uang muka KPA. Beberapa developer menyatakan bahwa tanda jadi sudah merupakan bagian uang muka. Jadi jika aturannya demikian, maka Anda hanya perlu membayar sisanya saja. Uang muka yang telah Anda bayarkan ini akan dikembalikan jika pengajuan KPA Apartemen Anda ternyata mengalami penolakan oleh pihak bank.
  • Ajukan KPA ke Pihak Bank :
    Berikutnya setelah uang muka dilunasi, maka Anda harus mengajukan kredit KPA ke Bank yang sesuai dengan pilihan Anda. Pada proses ini umumnya developer akan membantu Anda mengurus pengajuan ini ke bank yang sudah menjadi partnernya. Tapi bila Anda memilih Bank yang bukan partner developer maka Anda akan diminta untuk memproses pengajuan kredit KPA Apartemen ini sendiri. Beberapa persyaratan KPA yang harus Anda lengkapi untuk pengajuan ini antara lain fotokopi rekening koran semua tabungan, surat keterangan bekerja, slip gaji 3 bulan terakhir, menjadi pegawai tetap minimal 2 tahun, fotokopi KTP, KK, Surat Nikah, dan lain-lain tergantung masing-masing bank. Sedangkan waktu dalam pengajuan KPA Apartemen ini sendiri umumnya akan memakan waktu yang cukup lama yaitu 1 bulan.

    Dalam waktu satu bulan tersebut, pihak Bank biasanya akan melakukan proses survei. Survei ini akan meliputi pantauan ke tempat dimana Anda bekerja, pengecekan ke BI (Bank Indonesia) untuk memastikan Anda dan istri Anda (jika sudah berkeluarga) tidak termasuk dalam blacklist terkait catatan kredit yang mungkin pernah dilakukan sebelumnya dan juga proses wawancara terkait kondisi keuangan Anda. Satu hal yang perlu diperhatikan dalam proses pengajuan ini adalah kemampuan finansial Anda di mata bank. Umumnya bank akan mensyaratkan cicilan maksimal adalah 30% gaji, ada juga yang membolehkan 40% gaji, ada yang bisa digabung antara penghasilan Anda dengan istri, ada yang hanya mensyaratkan gaji suami saja.

    Harga Apartemen, uang muka, besar cicilan, lama angsuran dan besaran gaji memang akan saling mempengaruhi satu dengan lainnya dalam proses pengajuan KPA ini. Maka bila salah satu komponen tadi ada yang dikurangi maka yang lainnya harus lebih tinggi. Seperti misalnya jika cicilan kredit KPA per bulan ingin diturunkan, maka uang muka harus ditambah, atau jika tidak, lama cicilan diperpanjang. Dari sini Anda memang diharuskan berpikir lebih untuk menentukan pembelian Apartemen secara kredit ini.