Tentang Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Properti Ruko

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Ruko adalah suatu produk pembiayaan untuk nasabah bank atau lembaga keuangan yang digunakan sebagai sumber pembiayaan Ruko. KPR Ruko secara umum dapat membiayai 70-80% dari harga ruko yang diajukan oleh pemohon kredit. Walaupun sekarang produk KPR Ruko ini masih disediakan oleh pihan bank, di Indonesia sudah mulai bermunculan berbagai perusahaan leasing yang menyalurkan pembiayaan ruko melalui lembaga-lembaga pembiayaan sekunder.

Berikut ini adalah beberapa keuntungan membeli apartemen dibandingkan dengan properti lainnya:

  • Ruko Bisa Digunakan untuk Tempat Usaha atau Kantor:
    Dari segi fungsi dan kegunaan, ruko memang biasanya digunakan sebagai tempat berjualan atau membuka kantor pribadi. Dengan ukuran yang luas dan terletak di daerah strategis, banyak orang memanfaatkan ruko sebagai tempat membuka usaha dan tempat tinggal sekaligus. Inilah yang menjadi alasan utama mengapa banya orang yang melakukan investasi properti di bidang ruko karena fungsi ruko yang mampu digunakan sebagai tempat usaha oleh pemilik ataupun penyewa di kemudian hari.
  • Permintaan akan Unit Ruko Semakin Meningkat:
    Bila ruko yang Anda beli terletak di sebuah tempat yang strategis, maka tidak heran bila ruko Anda tidak akan pernah kosong oleh penyewa. Hal ini dikarenakan banyaknya berbagai pelaku bisnis yang terus mencari ruko dengan lokasi strategis untuk bisnis mereka. Kondisi ruko yang strategis ini dapat dilihat dari beberapa faktor seperti: lokasi yang dekat atau di dalam perkotaan, akses ruko yang mudah, dekat dengan pemukiman penduduk, dll.
  • Pengembalian dalam Investasi Ruko Lebih Cepat:
    Di kota besar seperti Jakarta, tarif sewa ruko bisa berkisar dari 6-9% dari harga ruko tersebut per tahunnya. Bila Anda memebeli ruko secara mencicil, maka dengan uang sewa yang ditarifkan per tahun Anda bisa melunasi cicilan ruko Anda dengan lebih cepat dan mudah.
  • Kontrak Sewa Ruko Lebih Lama Dibandingkan dengan Properti Lain:
    Kontrak ruko secara umum lebih panjang daripada rumah atau apartemen. Rata-rata waktu penyewaan yang disetujui dan diberikan oleh pemilik berkisar pada waktu 2-3 tahun, sehingga dengan melakukan penyewaan dalam jangka waktu yang lama para pemilik ruko bisa mendapatkan keuntungan dengan jumlah yang besar secara berkala (balik modal lebih cepat) dibandingkan dengan properti lainnya. Apalagi bila lokasi ruko Anda berada di wilayah yang strategis dan memiliki akses jalan yang mudah.

Mengajukan KPR Ruko memiliki beberapa keuntungan yang dapat dinikmati oleh pihak pemohon kredit, keuntungan-keuntungan tersebut misalnya:

  • Menghemat Dana Pembelian Rumah:
    Dengan membeli rumah melalui KPR Anda akan melakukan penghematan dalam jumlah besar karena tidak perlu menyiapkan dana yang sangat besar untuk memiliki sebuah rumah. Produk KPR Ruko biasanya memberikan pembiayaan properti sebesar 70-80% dari harga rumah tersebut, sehingga Anda cukup menyediakan dana sebsar 20-30% dari harga rumah yang ingin dibeli. Tentunya dengan pembayaran secara berkala, hal ini akan menghemat biaya Anda dalam jumlah besar terutama bagi Anda yang memiliki kondisi keuangan yang tidak mencukupi.
  • Dapat Menempati Rumah Secara Langsung:
    Dengan disetujuinya aplikasi pengajuran KPR Anda oleh bank, Anda bisa secara langsung menempati rumah yang Anda beli tanpa persyaratan dan proses lainnya yang memberatkan.
  • Mengantisipasi Harga Properti yang Selalu Naik:
    Setiap tahun, harga properti terutama di ibukota seperti Jakarta pasti akan selalu naik. Kenaikkan harga properti ini nilainya cukup besar dan bervariasi jumlahnya tergatung dari lokasi masing-masing daerah. Kenaikan harga properti ini bisa bernilai sebesar 15-40% per tahun dari harga aslinya, sehingga selain membeli rumah dengan KPR untuk tujuan penghematan, Anda juga bisa mengantisipasi kenaikan harga properti di masa depan yang jumlahnya besar.
  • Legalitas Perumahan yang Terjamin:
  • Pembelian rumah melalui KPR tentunya tidak sembarangan, perumahan-perumahan yang bekerja sama dengan bank tempat Anda mengajukan produk KPR tersebut tentunya memiliki legalitas yang terjamin. Legalitas yang terjamin ini mengacu pada kelengkapan surat-surat dan perihal perizinan dari pemerintah yang terkadang tidak dimiliki oleh perumahan-perumahan yang tidak jelas asal-usulnya. Dengan mengajukan produk KPR melalui perumahan yang bekerja sama dengan bank tersebut, Anda tidak perlu khawatir akan hal-hal yang tidak diinginkan.
  • Dapat Digunakan untuk Investasi Jangka Panjang:
    Berbeda halnya dengan komoditas lainnya, investasi properti terutama rumah bisa dibilang tergolong investasi yang menghasilkan uang di masa depan. Hal ini disebabkan karena harga properti yang kunjung naik setiap tahun karena keterbatasan lahan terutama di daerah perkotaan yang semakin menjadikan harga properti melonjak naik. Dalam kurun waktu 5 sampai dengan 10 tahun mungkin saja harga rumah yang Anda beli dengan KPR saat ini bisa naik sebesar 100%, tentunya ini akan menguntungkan Anda bila memutuskan untuk berinvestasi menggunakan rumah tersebut.

Dalam pengajuan KPR Ruko secara online di cermati.com ada beberapa keuntungan yang bisa dinikmati antara lain adalah:

  • Proses pengajuan yang cepat
  • Suku bunga KPR yang kompetitif
  • Syarat pengajuan lebih ringan dibandingkan mengajukan KPR secara langsung
  • Menghemat waktu pengajuan Anda karena bisa dilakukan dimana saja
  • Dapat membandingkan berbagai produk KPR Ruko pilihan sesuai dengan kebutuhan Anda

Persyaratan-persyaratan umum untuk pengajuan KPR adalah sebagai berikut:

  • WNI dan berdomisili di Indonesia
  • Karyawan tetap dengan pengalaman kerja minimal 2 tahun
  • Wiraswasta dengan pengalaman usaha minimal 3 tahun
  • Profesional dengan pengalaman praktek minimal 2 tahun
  • Usia minimal pada saat pembiayaan diberikan adalah 21 tahun, dan maksimal usia pensiun untuk karyawan atau 65 tahun untuk wiraswasta dan profesional
  • Memiliki pendapatan bersih bulanan minimum sebesar Rp 6-8 juta untuk karyawan, wiraswasta, dan professional (informasi untuk pengajuan wilayah sekitar Jabodetabek)
Dokumen/Jenis Pekerjaan

Karyawan

Wirausaha

Profesional

Form Aplikasi Kredit

     

Fotokopi KTP, Kartu Keluarga, Surat Nikah/Cerai

     

Pas Foto Terbaru Pemohon & Pasangan

     

Fotokopi Slip Gaji Terakhir atau Surat Keterangan Penghasilan

     

Fotokopi SK Pengangkatan Pegawai Tetap

     

Fotokopi Tabungan/Giro di Bank BJB/Bank Lain min. 3(tiga) Bulan Terakhir

     

Fotokopi SPT Pph Ps.21

     

Fotokopi NPWP

     

Fotokopi Akta Pendirian Perusahaan Berikut Perubahannya, SIUP, TDP & SITU

     

Fotokopi Izin-izin Praktek

     

Fotokopi SHM/SHGB/ dan IMB

     
  • Memilih Rumah:
    Langkah pertama untuk bisa memiliki rumah secara kredit adalah dengan menentukan rumah yang akan dibeli. Untuk bisa menentukan rumah ini, Anda bisa melakukan dua hal. Pertama, dengan mendatangi bank dan minta informasi lokasi-lokasi rumah yang tersedia untuk kredit KPR. Kedua, mencari sendiri rumah atau perumahan melalui koran, internet, survey langsung ke beberapa lokasi atau info dari iklan tentang rumah KPR ini. Agar lebih efektif, ada baiknya Anda mencari beberapa pilihan atau alternatif rumah yang akan dibeli untuk nantinya Anda bandingkan dari sisi harga, kemudahan proses kredit KPR Ruko, dan lain-lain.
  • Mengumpulkan Informasi:
    Setelah rumah target KPR sudah dipilih, tahap selanjutnya Anda harus menanyakan segala hal yang berkaitan dengan rumah tersebut. Hal-hal yang perlu Anda tanyakan antara lain adalah seperti harganya, berapa uang mukanya, berapa cicilannya, berapa biaya tanda jadinya. Untuk mengetahui cicilan yang harus dibayar Anda bisa menggunakan kalkulator KPR di Cermati.com. Hal lain yang juga harus ditanyakan yaitu apakah rumah itu sudah dibangun atau baru akan dibangun setelah bayar uang muka. Lihatlah gambar denah dan desain dari rumah tersebut, pastikan lokasinya dengan benar. Jangan lupa juga untuk melakukan cek fasilitas rumah dan perumahan. Jika rumah KPR ini baru akan dibangun, Anda harus bisa memastikan waktu atau lamanya rumah dibangun. Tanyakan pula bagaimana proses kredit KPR Ruko nantinya. Untuk mendapat KPR terbaik Anda bisa menggunakan situs perbandingan KPR Cermati.com.
  • Membayar Tanda Jadi:
    Ketika semua informasi sudah Anda dapatkan secara gamblang dan jelas, maka saatnya menuju langkah berikutnya yaitu membayar tanda jadi. Tanda jadi ini seperti tanda booking yang merupakan bukti pemesanan rumah atau kavling supaya rumah yang Anda inginkan tidak lantas dibeli orang lain atau juga supaya harganya tidak naik jika tidak segera dibayar. Umumnya setiap developer memiliki aturan yang berbeda-beda terkait tanda jadi ini. Ada beberapa developer yang membebaskan tanpa batas waktu, ada juga yang mengharuskan bayar uang muka setelah beberapa waktu, namun ada pula developer yang hangus bila tidak jadi.
  • Bayar Uang Muka KPR:
    Setelah membayar tanda jadi, langkah selanjutnya dari prosedur pembelian rumah secara kredit ini adalah membayar uang muka KPR. Beberapa developer menyatakan bahwa tanda jadi sudah merupakan bagian uang muka. Jadi jika aturannya demikian, maka Anda hanya perlu membayar sisanya saja. Uang muka yang telah Anda bayarkan ini akan dikembalikan jika pengajuan KPR Ruko Anda ternyata mengalami penolakan oleh pihak bank.
  • Ajukan KPR ke Pihak Bank:
    Berikutnya setelah uang muka dilunasi, maka Anda harus mengajukan kredit KPR ke Bank yang sesuai dengan pilihan Anda. Pada proses ini umumnya developer akan membantu Anda mengurus pengajuan ini ke bank yang sudah menjadi partnernya. Tapi bila Anda memilih Bank yang bukan partner developer maka Anda akan diminta untuk memproses pengajuan kredit KPR Ruko ini sendiri. Beberapa persyaratan KPR yang harus Anda lengkapi untuk pengajuan ini antara lain fotokopi rekening koran semua tabungan, surat keterangan bekerja, slip gaji 3 bulan terakhir, menjadi pegawai tetap minimal 2 tahun, fotokopi KTP, KK, Surat Nikah, dan lain-lain tergantung masing-masing bank. Sedangkan waktu dalam pengajuan KPR Ruko ini sendiri umumnya akan memakan waktu yang cukup lama yaitu 1 bulan.

    Dalam waktu satu bulan tersebut, pihak Bank biasanya akan melakukan proses survei. Survei ini akan meliputi pantauan ke tempat dimana Anda bekerja, pengecekan ke BI (Bank Indonesia) untuk memastikan Anda dan istri Anda (jika sudah berkeluarga) tidak termasuk dalam blacklist terkait catatan kredit yang mungkin pernah dilakukan sebelumnya dan juga proses wawancara terkait kondisi keuangan Anda. Satu hal yang perlu diperhatikan dalam proses pengajuan ini adalah kemampuan finansial Anda di mata bank. Umumnya bank akan mensyaratkan cicilan maksimal adalah 30% gaji, ada juga yang membolehkan 40% gaji, ada yang bisa digabung antara penghasilan Anda dengan istri, ada yang hanya mensyaratkan gaji suami saja.

    Harga rumah, uang muka, besar cicilan, lama angsuran dan besaran gaji memang akan saling mempengaruhi satu dengan lainnya dalam proses pengajuan KPR ini. Maka bila salah satu komponen tadi ada yang dikurangi maka yang lainnya harus lebih tinggi. Seperti misalnya jika cicilan kredit KPR per bulan ingin diturunkan, maka uang muka harus ditambah, atau jika tidak, lama cicilan diperpanjang. Dari sini Anda memang diharuskan berpikir lebih untuk menentukan pembelian rumah secara kredit ini.

Cermati.com menyediakan berbagai jenis produk KPR lain sesuai dengan kebutuhan calon kreditur. Produk=produk yang tersedia antara lain adalah: