Hedge Fund: Jenis Investasi untuk Investor yang Memenuhi Kualifikasi

Di tengah kondisi perekonomian yang tidak menentu seperti belakangan ini, mempersiapkan dana darurat merupakan langkah persiapan yang banyak disarankan oleh para ahli ekonomi dalam menghadapi krisis yang bisa terjadi kapan saja. 

Ada berbagai alternatif investasi yang dapat kamu pilih untuk mempersiapkan dana darurat, salah satunya adalah hedge fund atau dana lindung nilai. 

Artikel kali ini akan membahas tentang apa itu hedge fund, tujuan, karakteristik, dan perbedaannya dari mutual fund atau reksa dana. Simak sampai selesai ya!

Baca Juga: Mengenal Profil Risiko Investasi dan Tipe-Tipe Investor Berdasarkan Kepribadian

Apa itu Hedge Fund?

Hedge Funds

Hedge fund adalah suatu kemitraan terbatas yang terjalin antara investor dengan manajer keuangan profesional. 

Investor mempercayakan sejumlah dana investasi mereka pada manajer keuangan profesional yang bertugas untuk mengelola dana tersebut dengan berbagai cara, termasuk berinvestasi pada aset yang kompleks dan berisiko tinggi, misalnya obligasi, mata uang, sekuritas, komoditas, aset, hingga produk derivatif seperti options atau futures

Hedge fund adalah salah satu jenis investasi yang mengusung semboyan high risk - high return alias berisiko tinggi namun memiliki potensi tingkat pengembalian yang tinggi pula. Pasalnya, hedge fund membutuhkan dana investasi awal yang jumlahnya tidak sedikit. 

Hal ini pula yang membuat para investor perlu menunjuk manajer keuangan profesional. Manajer keuangan profesional nantinya akan bertugas untuk mengelola dana investasi dengan spesifikasi tugas seperti berikut ini: 

  • Mengambil posisi short atau long entry pada kondisi perdagangan tertentu. 
  • Membeli dan menjual aset investasi milik investor.
  • Memulai arbitrase dan perdagangan di pasar terkait jual-beli aset investasi. 
  • Menyusun strategi investasi yang bertujuan untuk meminimalkan potensi risiko yang mungkin timbul akibat pergerakan volatilitas pasar. 

4 Karakteristik Hedge Fund 

Agar lebih mudah mengidentifikasi hedge funds, berikut ini adalah empat karakteristik utama hedge fund yang harus kamu perhatikan, antara lain: 

  1. Kualifikasi Investor 

    Pertama, karakteristik hedge fund dapat dilihat dari investor yang berpartisipasi. Perlu diketahui bahwa tidak semua investor dapat berinvestasi dalam bentuk hedge fund. Pasalnya, sebagaimana telah dijelaskan, hedge fund membutuhkan dana investasi awal yang cukup fantastis jumlahnya. 

    Oleh sebab itu, investor yang diizinkan untuk berinvestasi dalam hedge fund harus memenuhi kualifikasi yang ditentukan, yakni memiliki pendapatan lebih dari USD 200.000 atau mampu mengumpulkan kekayaan bersih setidaknya USD 1.000.000 dalam kurun waktu dua tahun terakhir. 

  2. Banyak Pilihan Aset Investasi 

    Poin kedua ini merupakan karakteristik sekaligus salah satu keunggulan hedge fund dibanding jenis produk investasi lain, yakni memiliki banyak sekali pilihan aset investasi. 

    Artinya, setiap investor yang memenuhi kualifikasi untuk berinvestasi dalam bentuk hedge fund dapat menggunakan dana investasi mereka untuk mengakuisisi berbagai macam aset investasi, mulai dari rumah, tanah, saham, mata uang, hingga aset derivatif, tergantung pada tingkat pengembalian yang diharapkan (expected return). 

  3. Melibatkan Dana Pinjaman 

    Hedge fund adalah salah satu produk investasi high risk - high return. Semakin besar jumlah dana investasi dalam bentuk hedge fund dan semakin tinggi probabilitas risiko yang terjadi maka semakin tinggi pula peluang keuntungan yang dapat kamu peroleh. 

    Hal inilah yang mendorong sebagian besar investor hedge fund bersikap all-in dengan cara menyerahkan seluruh uang yang mereka miliki, termasuk melibatkan dana pinjaman dari pihak lain. 

  4. Struktur Biaya Investasi

    Investor hedge fund perlu membayar biaya investasi atas kinerja manajer keuangan. Besar biaya investasi yang harus dibayar ini biasanya menjadi dasar pertimbangan investor dalam memilih manajer keuangan. 

    Biaya investasi yang ditawarkan umumnya memiliki struktur two and twenty. Artinya, setiap terjadi kenaikan nilai sebesar 2% dari suatu aset investasi nantinya akan dipotong sebesar 20% oleh manajer keuangan.

Tujuan Investasi Hedge Fund 

Sesuai namanya, tujuan utama hedge funds adalah untuk melindungi harga dan nilai aset dari pergerakan volatilitas pasar. Tujuan tersebut dapat dicapai melalui dua hal berikut: 

  1. Optimalisasi Potensi Pengembalian 

    Orientasi investasi dalam bentuk hedge fund yang dimiliki oleh para investor umumnya bermuara pada tingkat pengembalian yang diharapkan (expected return). 

    Bukan tanpa alasan, hedge fund memang salah satu investasi yang cukup menjanjikan dari segi pengembalian. Kendati demikian, besarnya potensi pengembalian ini harus didukung dengan besaran dana dan tingkat pengelolaan yang maksimal. 

    Semakin besar alokasi dana yang diinvestasikan dan semakin baik kinerja manajer keuangan dalam mengelola dana investasi, maka semakin tinggi pula potensi pengembalian yang bisa diperoleh investor. 

  2. Meminimalisir Risiko Investasi

    Salah satu tujuan mengelola dana investasi adalah untuk menekan risiko investasi ke tingkat minimum yang paling memungkinkan. 

    Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, hedge fund merupakan tipikal produk investasi yang high risk - high return. Oleh sebab itu, diperlukan serangkaian strategi investasi yang efektif agar dapat menekan kemungkinan timbulnya risiko. 

Jenis-jenis Investasi Hedge Fund 

Berdasarkan tujuan yang ingin dicapai investor, hedge fund dapat dikelompokkan dalam empat kategori berikut ini:

Jenis

Penjelasan

Global Macro Hedge Funds

Merupakan dana investasi yang dikelola secara aktif oleh manajer keuangan dengan tujuan agar investor mendapatkan keuntungan dari perubahan pasar global sebagai dampak atas peristiwa politik atau perubahan kondisi ekonomi. 

Equity Hedge Funds

Merupakan suatu dana investasi yang dikelola oleh manajer keuangan dalam bentuk saham. Tujuannya adalah untuk melindungi nilai saham tersebut terhadap penurunan di pasar ekuitas atau indeks saham yang terlalu tinggi, baik dalam skala nasional maupun global. 

Relative Value Hedge Funds

Merupakan dana investasi yang dikelola oleh manajer keuangan dengan tujuan untuk mengambil keuntungan dari inefisiensi harga atau spread yang muncul akibat adanya perbedaan harga sekuritas dalam kurun waktu tertentu. 

Activist Hedge Funds

Merupakan dana investasi yang dipercayakan investor pada manajer keuangan dengan harapan mampu meningkatkan harga saham suatu perusahaan melalui berbagai aksi, misalnya meminta perusahaan untuk memangkas pengeluaran atau biaya, melakukan restrukturisasi aset, atau bahkan mengubah jajaran dewan direksi. 

Baca Juga: Investasi Properti: Pengertian, Keuntungan, dan Caranya

Hedge Fund : Pro dan Kontra 

Sebagaimana layaknya suatu produk investasi, hedge fund juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut ini merupakan beberapa kelebihan hedge funds, di antaranya: 

  • Memiliki kesempatan yang luas untuk berinvestasi pada berbagai instrumen sekaligus. Hal ini memungkinkan kamu melakukan diversifikasi instrumen investasi berdasarkan jangka waktu - panjang atau pendek - maupun tingkat pengembalian yang diharapkan. 
  • Adanya diversifikasi instrumen investasi ini memungkinkan kamu untuk dapat memaksimalkan keuntungan yang diperoleh sekaligus mengelola tingkat risiko yang dapat ditolerir. 
  • Terakhir, jika memilih berinvestasi dalam bentuk hedge fund maka kamu akan berkesempatan untuk memperoleh bantuan mengelola dana dari ahli investasi yang sudah berpengalaman.

Namun di balik kelebihan tersebut, ada pula beberapa kelemahan hedge funds yang perlu kamu waspadai, antara lain: 

  • Hedge fund merupakan tipe investasi yang bersifat high risk - high return, artinya semakin tinggi tingkat pengembalian yang diharapkan maka semakin tinggi pula tingkat risiko yang mungkin timbul.
  • Modal investasi yang dibutuhkan di awal jumlahnya cukup besar. Oleh sebab itu, pastikan kamu masuk dalam kualifikasi investor yang telah ditetapkan sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam bentuk hedge fund.

Hedge Fund vs Mutual Fund (Reksa Dana)

Secara konseptual, banyak orang menganggap hedge fund dan mutual fund sebagai produk investasi yang sama. Padahal kenyataannya, hedge fund dan mutual fund merupakan dua hal yang sangat berbeda. 

Berikut ini merupakan beberapa poin yang membedakan antara hedge fund dan mutual fund (reksa dana):

  1. Regulasi 

    Perbedaan paling mencolok antara hedge fund dan mutual fund terletak pada regulasi yang mengatur pelaksanaan investasi. 

    Investasi dalam bentuk reksa dana (mutual fund) dilaksanakan atas dasar peraturan yang disusun oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Di sisi lain, implementasi investasi hedge fund di Indonesia masih belum jelas regulasinya. 

  2. Kualifikasi Investor 

    Kedua, perbedaan antara hedge fund dan mutual fund juga terlihat dari ada atau tidaknya kualifikasi investor. Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, hedge fund hanya bisa dilakukan oleh investor yang terakreditasi dan memenuhi kualifikasi. 

    Sementara itu, mutual fund alias reksa dana bisa dilakukan oleh siapapun, baik masyarakat umum maupun investor dengan wawasan dan alokasi dana investasi rata-rata. 

  3. Jenis dan Penjualan Portofolio 

    Mutual fund umumnya digunakan untuk menyusun diversifikasi portofolio dalam bentuk saham, obligasi, maupun instrumen investasi jangka pendek lainnya. Untuk strategi investasi jangka panjang, manajer investasi akan lebih menyarankan investasi saham dan obligasi. 

    Sementara hedge fund biasanya lebih cocok untuk investasi jangka panjang, karena pilihan jenis portofolionya tak hanya sebatas saham dan obligasi, melainkan juga tanah, properti, derivatif, dan mata uang. 

    Selain itu, hedge fund juga tidak seperti mutual fund di mana investor dapat menjual portofolio kapanpun saat dibutuhkan. Portofolio hedge fund dalam bentuk saham biasanya baru dapat diuangkan setelah setidaknya disimpan selama satu tahun.

  4. Struktur Biaya 

    Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, hedge fund memiliki struktur biaya two and twenty untuk biaya manajemen dan kinerja. Struktur tersebut bisa dikatakan jauh lebih besar dari struktur biaya mutual fund yang hanya sebesar 0,4%. 

Nah, itulah penjelasan mengenai hedge fund dan perbedaannya dari mutual fund. Apakah kamu tertarik untuk mencobanya? 

Baca Juga: Investor Wajib Tahu! Inilah Arti Istilah CAGR, Cara Hitung, dan Fungsinya saat Investasi Saham