Keuntungan Berinvestasi Reksa Dana, Mahasiswa Perlu Tahu!

Saat ini ada banyak instrumen investasi menarik yang bisa mahasiswa pilih. Mulai dari, deposito, reksa dana, saham, emas, hingga P2P lending. Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sehingga penting untuk memilih salah satu instrumen investasi terbaik sesuai kebutuhan dan tujuan finansial. 

Sebagaimana investasi reksa dana yang saat ini cukup diminati banyak orang karena menawarkan banyak pilihan dan juga kemudahan. Umumnya, instrumen investasi reksa dana terbagi ke dalam empat jenis berbeda, yakni reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham. Setiap jenis reksa dana memiliki keunggulan dan kelemahan tersendiri. 

Maka dari itu, agar bisa lebih paham keuntungan apa saja yang diperoleh jika berinvestasi reksa dana, yuk simak ulasan berikut ini.

Baca Juga: Mengulik Pentingnya Tugas Dan Kewajiban Manajer Investasi Reksa Dana

Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Reksa Dana bagi Mahasiswa?

Keuntungan Berinvestasi Reksa Dana bagi Mahasiswa

  1. Imbal Hasil Investasi yang Relatif Lebih Tinggi

    Tujuan utama dari investasi tentunya mendapatkan keuntungan, bukan? Nah, keuntungan pertama dari berinvestasi di reksa dana adalah return atau imbal hasil yang diperoleh angkanya relatif jauh lebih tinggi dibanding produk investasi perbankan lainnya.

    Imbal hasil atau return yang ditawarkan investasi ini mulai dari 8 - 20% per tahunnya, tergantung dari instrumen reksa dana yang dipilih. 

  2. Modal yang Dibutuhkan untuk Berinvestasi Relatif Kecil

    Salah satu alasan mengapa instrumen investasi reksa dana cocok sekali buat mahasiswa adalah karena dengan modal sedikit siapa pun bisa berinvestasi. Dengan nominal mulai dari 10 ribu Rupiah saja, kamu sudah bisa berinvestasi di reksa dana. Murah, bukan?

    Jadi, tak ada modal bukan alasan lagi. Karena untuk berinvestasi reksa dana tak butuh modal yang besar. 

  3. Jenis Instrumen Investasinya Beragam

    Setiap orang tentu memiliki karakteristik berbeda-beda, begitu juga saat memutuskan untuk berinvestasi. Umumnya, dalam berinvestasi terdapat tiga tipe orang berbeda yakni konservatif, moderat, dan agresif.

    Seseorang dengan tipe konservatif digambarkan sebagai orang yang cenderung tak menyukai risiko atau menghindarinya. Sementara moderat, justru lebih berani mengambil risiko dibandingkan dengan seseorang bertipe konservatif. Sedangkan tipe agresif cenderung sangat berani mengambil risiko dalam berinvestasi.

    Karakteristik yang berbeda dalam memandang risiko berinvestasi, menjadikan reksa dana sebagai pilihan yang sangat tepat. Alasannya, karena reksa dana memiliki banyak instrumen yang bisa disesuaikan dengan karakter pemilik modal atau investor terkait tingkat toleransinya terhadap risiko investasi. 

  4. Risiko Kehilangan Terbilang Kecil

    Dalam berinvestasi, ada instrumen investasi tertentu yang membuat investor berisiko mengalami kehilangan. Misalnya seperti investasi properti yang berisiko mengalami kebakaran, maupun musibah bencana lainnya.

    Lain halnya dengan investasi properti yang memiliki fisik, investasi reksa dana hampir tidak berwujud secara fisik. Sehingga, investor bisa lebih aman menginvestasikan dananya tanpa perlu takut kehilangan aset investasi yang dimiliki.

    Selain itu, pihak bank kustodian pun turut menjamin keamanan dan mengawasi aset reksa dana yang dimiliki seperti dividen maupun bunga. Sehingga, sebagai investor reksa dana, hampir tidak ada risiko kehilangan apapun yang perlu ditanggung.

  5. Instrumen Investasi yang Fleksibel

    Jika kamu menyimpan tabungan dalam deposito bank, tentu hanya bisa diambil sesuai tanggal jatuh temponya. Jadi, dana tersebut tidak bisa diambil atau digunakan sewaktu-waktu dibutuhkan. Ketika, dana tersebut diambil sebelum waktunya, selain tidak mendapatkan bunga, bisa-bisa kamu malah dikenakan denda atau penalti.

    Tentunya berbeda jika dana tersebut diinvestasikan ke reksa dana. Di mana, investor bisa leluasa mencairkan dana yang diinvestasikan kapan saja tanpa ada embel-embel denda penalti. Lebih fleksibel, bukan?

  6. Pengelolaannya Lebih Mudah

    Berinvestasi di reksa dana termasuk mudah, karena investor tak harus repot melakukan pengelolaan portofolio investasi seorang diri. Pasalnya, sudah ada manajer investasi yang akan melakukannya. Jadi, tak perlu lagi memantau grafik pertumbuhan di pasar modal setiap waktu atau mengamati pergerakan tingkat suku bunga.

    Semuanya jadi lebih simpel dan mudah dengan bantuan manajer investasi yang bekerja secara profesional dalam mengatur dan mengelola dana milik investor. Inilah mengapa, investasi reksa dana jauh lebih menarik karena untuk berinvestasi tidak perlu meluangkan waktu atau bahkan memiliki pengalaman yang mumpuni.

  7. Hasil Keuntungannya Bebas Pajak

    Poin menarik dari investasi reksa dana yakni hasil keuntungannya tidak dipotong pajak. Jadi, nilai imbal hasil yang diperoleh adalah keuntungan bersih.

    Jika dibandingkan dengan investasi deposito yang imbal hasilnya harus dipotong pajak sekitar 20%, tentu hasil keuntungan dari reksa dana jauh lebih besar, karena nilainya sudah fix jadi investor bisa mengkalkulasi keuntungan yang akan diperoleh nantinya.

  8. Investasi yang Diawasi Pemerintah

    Sebagai investor, siapapun tentu ingin dananya dikelola dengan aman. Diawasi langsung oleh OJK, investasi reksa dana tergolong cukup aman. Sehingga, tak perlu ragu dan takut akan adanya penipuan maupun penyalahgunaan dana yang telah diinvestasikan.

    Untuk itu, pastikan lembaga yang dipilih untuk mengelola dana investasi kamu sudah tercatat di OJK, ya.

Baca Juga: Biar Nggak Salah Kaprah, Kenali 40 Istilah dalam Reksa Dana yang Penting Dipahami Investor

Berinvestasi Reksa Dana, Mahasiswa Tak Perlu Ragu Lagi

Setelah mengetahui ada banyak keuntungan yang bisa diperoleh dari investasi reksa dana, kini kamu tak perlu ragu atau bahkan takut lagi untuk mulai berinvestasi. Selain mudah dan terjangkau, instrumen investasi ini juga terjamin keamanannya dan minim risiko. Jadi, tunggu apalagi? Yuk mulai berinvestasi reksa dana dari sekarang.

Baca Juga: Wujudkan Impian Miliki HP Baru, Begini Cara Nabung Dananya Pakai Reksa Dana