Pengertian Agen Asuransi, Tugas, Syarat Hingga Penghasilan

Asuransi bisa memberikan perlindungan kepada kita dan anggota keluarga ketika dihadapkan dengan berbagai risiko seperti sakit, kecelakaan kendaraan, kebakaran rumah dan risiko lainnya. Perusahaan asuransi akan memenuhi tanggung jawab ini, jika kamu sebagai nasabah asuransi membayar premi setiap bulannya.

Hal ini tentunya membuat sebagian besar, terutama anak muda zaman sekarang sadar bahwa asuransi sangat penting mengingat berbagai risiko kehidupan tersebut bisa datang kapan saja tanpa diduga. Alhasil, semakin banyak orang yang membeli asuransi.

Kondisi seperti ini tentunya menjadi peluang besar bagi para pebisnis untuk membuka layanan asuransi guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan asuransi. Tak perlu langsung besar, kamu yang berminat bisa memulainya dengan menjadi agen asuransi.

Agar lebih memahami mengenai apa itu agen asuransi, berikut tugas, cara menjadi agen asuransi hingga penghasilan yang bisa diperoleh, simak ulasannya berikut ini yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

Pengertian Agen Asuransi


Agen Asuransi

Sederhananya, pengertian agen asuransi adalah seseorang yang bekerja untuk memasarkan produk asuransi kepada masyarakat. Namun, secara hukum UU No.2 Tahun 1992 Pasal 1 Aayat 10, agen asuransi adalah seseorang atau badan hukum yang kegiatannya memberikan jasa dalam memasarkan jasa asuransi untuk dan atas nama penanggung.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga memiliki pendapat yang sesuai dengan Nomor 69/POJK.05/2016, agen asuransi adalah orang yang bekerja sendiri atau bekerja pada badan usaha, yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan asuransi atau perusahaan asuransi syariah dan memenuhi persyaratan untuk mewakili perusahaan asuransi atau perusahaan asuransi syariah memasarkan produk asuransi atau produk asuransi syariah sebagaimana yang dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian.

Tugas Agen Asuransi

Setiap profesi pastinya memiliki tugas dan tanggung jawab yang harus dilakukan. Guna menjadi agen asuransi yang terpercaya, berikut beberapa tugas agen asuransi, antara lain:

1. Bertugas pada Diri Sendiri

Menjadi agen asuransi memang memiliki tantangan yang lumayan besar, sebab seorang agen harus bertemu banyak orang dengan berbagai karakter yang berbeda untuk menawarkan produk asuransinya.

Oleh karena itu, sebagai agen asuransi harus bisa berkomunikasi yang baik dengan orang lain, cerdas dalam mengkontrol emosional, bisa memberikan penawaran yang baik, mencari tahu apa yang dibutuhkan orang saat ini dan sebagainya.

Untuk memiliki kemampuan itu semua, kamu harus belajar mengembangkan diri sendiri dengan mengikuti perkembangan zaman. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah melaksanakan tugas sebagai agen asuransi.

2. Menjalani Tugas Perusahaan

Jika kamu menjual produk yang informasinya kamu kuasai, maka akan banyak orang yang membeli produk tersebut sebab informasinya jelas dan memberikan keuntungan.

Sama halnya jika kamu sebagai agen asuransi. Agar orang atau calon nasabah membeli produk asuransi yang ditawarkan, kamu wajib memberikan informasi setiap produk asuransi secara detail. Untuk itu, sangat penting seorang agen asuransi menguasi produk dan peraturan asuransi yang sesuai dengan perusahaan asuransi.

Baca Juga: 12 Asuransi Jiwa Terbaik, Pahami Jenis dan Tips Memilih Asuransi

3. Menjalani Tugas untuk Nasabah

Untuk mendapatkan satu nasabah butuh perjuangan, sehingga membuat kamu tak ingin nasabah pindah ke perusahaan asuransi lain. Agar nasabah yang sudah menjadi pemegang polis asuransi tetap nyaman, maka tugas sebagai agen adalah menjaga hubungan baik kepada nasabah.

Tak ada salahnya jalin komunikasi secara berkala dan berusaha untuk memberikan solusi setiap pertanyaan mengenai produk-produk asuransi.

4. Bertugas pada Masyarakat

Meski sebagai agen asuransi sudah memiliki nasabah tetap, bukan berarti tugas kamu selesai. Sebagai agen asuransi, tetap harus mencari dan mendapatkan nasabah baru.

Maka dari itu, kamu wajib memberikan informasi dan edukasi yang akurat mengenai produk-produk asuransi secala menyeluruh. Hal ini tentunya akan membuat wawasan masyarakat mengenai asuransi bertambah yang nantinya akan sadar membeli asuransi juga penting dilakukan untuk melindungi diri dan keluarga.

Peraturan Menjadi Agen Asuransi

Sebelum mengajukan diri sebagai agen asuransi, kamu perlu mengetahui beberapa peraturan menjadi agen asuransi berdasarkan Pemerintah no 73 Tahun 1992 pada pasalnya yang ke-27, antara lain:

  • Setiap agen hanya bisa menjadi agen asuransi pada satu perusahaan asuransi;
  • Wajib terikat perjanjian keagenan antara kamu dan perusahaan asuransi;
  • Perusahaan asuransi bertanggung jawab atas semua tindakan agen asuransi yang berhubungan dengan pembelian, pendaftaran, atau proses transaksi asuransi;
  • Wajib memberikan informasi mengenai penawaran produk asuransi secara akurat dan jelas.

Syarat Jadi Agen Asuransi

Berikut syarat menjadi agen asuransi yang sesuai dengan Peraturan OJK No. 69/POJK.05/2016 yang wajib kamu penuhi, yaitu:

  1. Memiliki sertifikat keagenan sesuai dengan bidang usaha
  2. Terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan
  3. Terdaftar dalam asosiasi agen asuransi (Asosiasi Asuransi Jiwa indonesia)
  4. Mematuhi kode etik yang ditetapkan oleh asosiasi atau perusahaan asuransi

Baca Juga: Asuransi Mobil: Cara Klaim Asuransi All Risk dan TLO

Tips Menjadi Agen Asuransi Sesuai OJK

Dari syarat-syarat dari OJKtersebut, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk menjadi agen asuransi, antara lain:

1. Pilih Perusahaan Asuransi Terpercaya

Dari sekian banyak perusahaan asuransi, kamu harus memilih salah satu perusahaan asuransi terpercaya, baik itu perusahaan lokal ataupun asing.

Untuk mendapatkan perusahaan asuransi terbaik ini, kamu wajib melakukan berbagai pertimbangan terlebih dahulu, seperti mengecek latar belakang perusahaan, kredibilitas dan juga keuntungan yang bisa kamu dapat dari perusahaan asuransi.

2. Daftarkan Diri Sebagai Agen Asuransi

Setelah kamu menentukan perusahaan asuransi yang terbaik, selanjutnya adalah kamu bisa melakukan pendaftaran diri sebagai agen asuransi. Namun perlu kamu tahu, umumnya setiap agen asuransi hanya diberikan satu produk asuransi. Agar tak salah pilih, sebaiknya pahami dengan baik setiap produk asuransi.

3. Ikuti Pelatihan dan Daparkan Sertifikat

Perusahaan asuransi yang kamu pilih akan membeikan kamu pelatihan untuk bekal ketika kamu menawarkan produk kepada calon nasabah. Bukan hanya mengenai produk, tapi kamu juga akan mendapatkan pembelajaran mengenai cara komunikasi, pemasaran yang jitu dan sebagainya.

Setelah pelatihan tersebut selesai, maka kamu akan mendapatkan sertifikar pelatihan dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia sebagai tanda kamu siap menjadi agen asuransi yang resmi.

4. Patuhi Aturan

Setiap profesi atau pekerjaan pastinya memiliki kode etik dan peraturan yang harus ditaati. Sebagai agen asuransi juga tidak boleh melanggar kode etik dari asosiasi dan peraturan yang diberikan perusahaan asuransi.

Dengan menjadi agen asuransi yang menjalankan tugasnya dengan baik, maka kamu sudah menjaga kredibilitas perusahaan dan bersaing sehat dalam penjualan produk asuransi.

Penghasilan Agen Asuransi


Agen Asuransi

Tak sedikit orang yang bilang kalau jadi agen asuransi bisa memiliki penghasilan yang besar. Anggapan ini memang benar karena selain gaji, agen asuransi bisa mendapatkan bonus tahunan jika penjualan produk asuransi mencapai target.

Lantas berapa besaran gaji yang didapat sebagai agen asuransi?

  • Gaji Berdasarkan Annual Premium Income (API) atau Premi Per Tahun

Misal, kamu mendapat 30 nasabah dalam satu tahun dengan premi Rp500 ribu per bulan atau Rp6 juta per tahun. Dari ini anggap saja manfaat investasi Rp5 juta per tahun, maka gaji yang didapatkan:

API: 30 x Rp5 juta = Rp150 juta

Kemudian, komisi yang ditentukan 30%, maka gajinya:

Rp150 juta x 30% = Rp45 juta per tahun atau Rp3.750.000 per bulan.

Bayangkan, jika nasabah yang kamu dapatkan bisa lebih dari jumlah yang dijadikan contoh, maka tentunya akan semakin banyak gaji yang akan diterima sebagai agen asuransi.

Cerdas dalam Menawarkan Produk

Kamu bisa memilih berbagai produk asuransi, mulai dari kesehatan, kendaraan, pendidikan, harta benda dan sebagainya. Untuk berhasil sebagai agen asuransi dengan memiliki penghasilan yang tinggi, kunci utamanya bukan pada produk. Akan tetapi cara kamu ketika menawarkan produk asuransi. Dengan begitu, sangat penting bagi setiap agen asuransi memiliki cara yang unik dalam menawarkan produk tapi tetap memberikan informasi yang jelas mengenai produk asuransi.

Baca Juga: Asuransi Umum: Pengertian, Jenis dan Perusahaan Asuransi Terbaik