Apa Itu IPL? Pahami Biaya Wajib Ini Sebelum Kamu Tinggal di Hunian Baru
Bagi masyarakat pusat kota, khususnya kota-kota besar, tinggal di apartemen atau perumahan menjadi pilihan yang menarik. Selain karena lokasinya yang umumnya strategis, apartemen dan perumahan juga biasanya dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap untuk menunjang kehidupan penghuninya. Selain itu, keamanan hidup di jenis hunian tersebut juga lebih terjamin karena adanya sistem CCTV yang terus memantau kondisi lingkungan sekitarnya.
Meski menawarkan beragam keunggulan tersebut, ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan jika kamu tertarik untuk tinggal di apartemen atau perumahan. Salah satunya adalah pengenaan biaya Iuran Pengelolaan Lingkungan atau biasa disingkat IPL. Pada penghuni apartemen atau perumahan, IPL adalah biaya yang dikenakan setiap bulan untuk tujuan pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas di lingkungan sekitar.
Biasanya, pengenaan IPL ini bersifat wajib serta didasari oleh aturan hukum resmi di Indonesia. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut tentang biaya IPL, fungsi, hingga faktor yang memengaruhi nominalnya, simak panduan lengkapnya berikut ini.
Apa Itu Biaya IPL?
IPL adalah biaya yang dibebankan kepada penghuni apartemen atau perumahan untuk kebutuhan pemeliharaan dan perawatan. Biaya IPL dikenakan setiap bulan untuk memastikan kebutuhan operasional di lingkungan sekitar, misalnya keamanan, kebersihan, sampai perawatan fasilitas umum.
Terkait penarikan biaya ini biasanya disesuaikan dengan kebijakan pihak pengelola apartemen atau perumahan. nominal biaya IPL ditentukan berdasarkan luas unit, kelengkapan dan kualitas fasilitas, hingga kebutuhan operasional lingkungan.
Apa Fungsi Biaya IPL?
Berdasarkan penggunaan biayanya, ada beberapa fungsi IPL yang utama, antara lain:
-
Memelihara Fasilitas Umum
Biaya IPL berguna untuk memelihara fasilitas umum di lingkungan sekitar, seperti taman, penerangan umum, jalan perumahan, saluran air, hingga tempat bermain jika ada.
-
Menjaga Kebersihan serta Pengelolaan Sampah
Pengenaan biaya IPL juga berfungsi untuk membayar jasa angkutan sampah rutin, menyediakan tempat sampah, serta pembersihan selokan di area sekitar.
-
Meningkatkan Keamanan Lingkungan
Fungsi biaya IPL lainnya adalah untuk membayar gaji petugas keamanan, pemasangan dan pemeliharaan CCTV, serta operasional pos security di area sekitar.
-
Membayar Biaya Operasional Pengelola
Biaya IPL ini juga berguna untuk membayar biaya operasional pengelola apartemen atau perumahan. Biaya operasional tersebut mencakup biaya administrasi, gaji petugas teknis, serta pengeluaran tidak terduga terkait kebutuhan dan fasilitas lainnya.
Siapa yang Wajib Membayar IPL?
Tergantung kebijakan pihak pengelola, biasanya setiap penghuni atau pemilik wajib untuk membayar IPL setiap bulan. Pengenaan iuran tersebut berlaku baik bagi pembeli hunian baru atau lama, selama lokasinya berada di area sistem pengelolaan.
Bagi penyewa hunian, kewajiban membayar IPL biasanya akan didiskusikan dulu dengan pihak pemiliknya. Di beberapa kasus, biaya IPL masih ditanggung oleh pemilik IPL, namun ada juga yang dibebankan ke pihak penyewa sesuai kesepakatan.
Apakah IPL Wajib Dibayar?
Kewajiban pembayaran iuran pengelolaan di apartemen dan perumahan umumnya diatur pada aturan perundangan mengenai rumah susun. Tapi, pengenaan IPL biasanya masih ditetapkan berdasarkan kesepakatan antara pihak penghuni dan pengelola, maupun dengan pihak pengurus.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, pihak penghuni diwajibkan untuk membayar IPL sesuai kesepakatan kedua belah pihak. Kewajiban membayar IPL ini juga diatur pada PP Nomor 4 Tahun 1988, yaitu penghuni diwajibkan untuk membayar iuran pemeliharaan dan pengelolaan.
Apa Sanksi Jika Tidak Membayar IPL?
Awalnya, pihak pengelola akan memberi teguran, baik tertulis atau lisan, ke pihak penghuni. Jika tanggung jawab tersebut masih tidak dipenuhi, maka ada sanksi administratif yang akan diberikan ke pihak pelanggar, antara lain:
- Memutus layanan kebersihan untuk sementara.
- Tidak mendapat akses fasilitas umum, misalnya kolam renang dan taman umum.
- Pengenaan denda ataupun bunga keterlambatan.
Dengan adanya sanksi tersebut, pahami jika pembayaran IPL adalah kewajiban penghuni apartemen atau perumahan sesuai dengan kesepakatan antara pihak pengelola. Meski begitu, sanksi keterlambatan atau tunggakan IPL ini bisa berbeda-beda menyesuaikan kebijakan pihak pengelola serta ketentuan yang berlaku di lingkungan hunian.
Apa Faktor yang Pengaruhi Nominal IPL?
Tergantung kebijakan pengelola apartemen atau perumahan, nominal biaya IPL bisa bervariasi. Selain itu, beberapa faktor tertentu, besaran IPL juga bisa berbeda, antara lain:
-
Fasilitas yang Disediakan
Semakin lengkap dan bagus kualitas fasilitas yang disediakan oleh pihak pengelola, biaya IPL biasanya juga akan meningkat. Pasalnya, biaya untuk mengelola, memelihara, dan menjaga kualitas fasilitas tersebut menjadi lebih mahal.
-
Usia Properti
Jika usia properti lebih tua, biasanya biaya IPL akan lebih mahal karena biaya perawatannya yang lebih besar.
-
Jumlah Unit
Jika dalam sebuah perumahan atau gedung apartemen terdiri dari jumlah unit yang sedikit, biasanya biaya IPL yang dibebankan akan lebih besar. Alasannya karena beban biaya IPL harus dibagi pada jumlah penghuni yang lebih terbatas.
-
Luas Unit
Beberapa pengelola apartemen atau perumahan juga biasanya akan memperhitungkan luas unit penghuni ketika menentukan tagihan IPL yang harus dibayarkan. Semakin luas unit yang dihuni, biasanya tagihan IPL akan semakin besar.
Jangan Lupa Cek Biaya IPL saat Pertimbangkan Hunian
Pada hunian seperti perumahan dan apartemen, pihak penghuni biasanya akan dikenai IPL sebagai biaya untuk perawatan dan pemeliharaan fasilitas sekitar. Biaya tersebut wajib dibayarkan secara rutin dan akan dikenakan sanksi jika tidak dibayar oleh pihak penghuni. Jadi, pastikan untuk mengecek biaya IPL ketika mempertimbangkan untuk tinggal di jenis hunian tersebut.