Kartu kredit adalah sebuah alat pembayaran pengganti uang tunai dalam bentuk kartu yang diterbitkan oleh bank untuk memudahkan para nasabahnya bertransaksi. Berbeda dengan kartu debit, dalam kartu kredit bank seperti meminjamkan konsumen uang dan bukan mengambil uang dari rekening. Pada bank-bank di Indonesia, kartu kredit diciptakan untuk kemudahan dan cara kerjanya diatur oleh Bank Indonesia (BI). Saat ini terdapat berbagai macam perusahaan jasa keuangan penerbit kartu kredit di dunia termasuk Indonesia, termasuk diantaranya yaitu VISA, MasterCard dan American Express.

Kartu kredit dan kartu debit memiliki perbedaan sebagai berikut :

  • Cara Pembayarannya
    Hal ini terletak pada pembayarannya yang mana kartu debit memiliki keterbatasan pada saldo tabungan sedangkan kartu kredit sesuai dengan namanya yang bersifat kredit atau hutang di mana pembayarannya tidak berhubungan dengan saldo tabungan namun bergantung pada limit.
  • Proses Pengajuan Kartu
    Kartu debit relatif mudah untuk didapat hanya dengan membuka rekening tabungan saja, berbeda dengan kartu kredit yang cukup tidak mudah karena banyak aspek yang harus dipertimbangkan untuk menghindari kerugian pihak bank dari beberapa nasabah yang tak membayar tagihan.
  • Tingkat Keamanan
    Kartu kredit dengan fitur ini memberikan Anda kemudahan dan kenyamanan dalam pembelian bahan bakar. Anda akan mendapatkan promo berupa cashback, voucher, ataupun potongan harga dari setiap transaksi pengisian bahan bakar yang Anda lakukan.

Berikut adalah pihak-pihak yang terlibat karena hadirnya kartu kredit Indonesia :

  • Prinsipal kartu kredit (credit card principal)
  • Regulator perbankan (central bank)
  • Bank penerbit kartu kredit (card issuer)
  • Pihak pengelola transaksi (acquirer)
  • Pemilik toko dengan layanan transaksi kartu kredit (merchant)
  • Pemegang Kartu Kredit (card holder)

Tingkat suku bunga antar Kartu Kredit sangatlah bervariasi, mulai dari sekitar 33% sampai 36% pertahun atau sekitar 2,75% sampai 3% perbulan. Semakin cepat melunasi tagihan tersebut maka akan semakin sedikit bunga yang akan dibayarkan setiap bulannya.

Pada umumnya, di setiap kartu kredit tertera sebuah logo yang merupakan provider dari kartu tersebut. Provider kartu kredit ini memungkinkan Bank untuk menerbitkan produk kartu kreditnya hingga bisa digunakan di merchant-merchant di dalam maupun luar negeri yang telah bekerjasama dengan provider tersebut.

  • Visa
    Kependekan dari Visa International Service Association, VISA merupakan salah satu provider kartu kredit terbesar di dunia. Perusahaan ini didirikan sejak 1958 oleh Visa International yang berpusat di Amerika Serikat tepatnya di Foster City, California. Visa lebih banyak digunakan oleh negara-negara di kawasan Asia termasuk Indonesia.
  • MasterCard
    MasterCard juga merupakan salah satu provider kartu kredit terbesar di dunia yang didirikan sejak tahun 1966 oleh MasterCard Worldwide dan berpusat di Purchase, New York, Amerika Serikat. Meskipun area jangkauannya di seluruh dunia, namun provider ini paling banyak digunakan di Amerika dan Eropa.
  • JCB
    JCB merupakan singkatan dari Japan Credit Bureau. Provider kartu kredit ini berpusat di Tokyo, Jepang dan sudah berdiri sejak tahun 1961. Hingga kini, JCB telah menerbitkan kartu kredit sebanyak 83 juta kartu di 16 negara termasuk Indonesia.
  • Amex
    Bank American Express merilis kartu kreditnya dengan provider milik mereka sendiri dengan nama yang sama. Perusahaan multinasional di bidang jasa keuangan ini didirikan pada tahun 1850 dan berpusat di New York City, New York, Amerika Serikat. Meskipun pernah berjaya, namun sekarang provider ini kurang begitu populer di Indonesia.

Berikut adalah beberapa keuntungan jika Anda memiliki kartu kredit :

  • Mempermudah alat pembayaran sehingga tidak lagi memerlukan uang tunai
  • Kartu Kredit dapat digunakan untuk mengumpulkan seluruh bentuk pengeluaran belanja dalam satu tagihan agar lebih efisien
  • Dapat digunakan untuk mencatat pengeluaran secara rutin sehingga pengelolaan keuangan lebih mudah
  • Kartu Kredit tertentu memberi jasa asuransi kesehatan, perjalanan, pencurian, atau kerusakan barang yang dibeli menggunakan kartu tersebut
  • Tingkat keamanan yang relatif tinggi
  • Kemungkinan mendapatkan berbagai hadiah atau diskon serta promo

Bank penerbit kartu kredit di Indonesia berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mendapatkan nasabah baru setiap hari. Untuk itu, mereka menawarkan promo-promo yang bisa dinikmati oleh pemegang kartu kredit produksi mereka. Promo yang sering ditawarkan antara lain adalah :

  • Welcome Bonus
    Ketika pengajuan kartu kredit telah disetujui oleh Bank, maka Anda akan disambut dengan berbagai bonus sebagai ucapan selamat datang yang bisa langsung dinikmati. Bonus tersebut bisa diperoleh dengan berbagai bentuk seperti voucher, tiket perjalanan, cashback, ataupun sejumlah poin reward.
  • Promo Dining
    Pemegang kartu kredit dengan fitur dining bisa menikmati promo berupa potongan harga ataupun voucher di tempat makan tertentu yang telah bekerja sama dengan bank penerbit kartu. Informasi mengenai pilihan tempat makan tersebut bisa didapatkan dari bank terkait.
  • Cashback
    Promo cashback bisa didapatkan setiap kali Anda melakukan transaksi pembelanjaan atau transaksi ritel lainnya. Promo ini akan memberikan Anda bonus tambahan berupa sejumlah uang kembali ataupun potongan harga dari pembelanjaan Anda.
  • Poin Reward
    Poin reward adalah salah satu fitur andalan kartu kredit yang dapat menjadi bonus Anda dan dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah lainnya sesuai kebutuhan seperti diskon belanja, voucher, tiket perjalanan, atau promo hotel dan restoran.
  • Travel
    Tidak hanya dimanjakan dengan kemudahan transaksi di luar negeri, Anda juga bisa mengatur perjalanan dengan baik dan optimal. Selain itu, bonus berupa mileage/frequent flyer dari maskapai penerbangan terbaikserta temukan bonus perjalanan lainnya yang memberikan kemudahan perjalanan Anda seperti fasilitas airport lounge, asuransi perjalanan, bonus tiket, dan lainnya.
  • Gratis Iuran Tahunan
    Beberapa kartu kredit memberikan penawaran menarik yaitu gratis iuran tahunan. Promo ini sangat menguntungkan karena Anda tidak akan dibebani biaya iuran yang besar setiap tahunnya.
  • Pembelian Bahan Bakar
    Kartu kredit dengan fitur ini memberikan Anda kemudahan dan kenyamanan dalam pembelian bahan bakar. Anda akan mendapatkan promo berupa cashback, voucher, ataupun potongan harga dari setiap transaksi pengisian bahan bakar yang Anda lakukan.

Pilihlah kartu kredit yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Secara umum setiap bank penerbit Kartu Kredit memiliki persyaratan sebagai berikut :

  • Formulir pengajuan Kartu Kredit
  • Fotokopi KTP
  • Minimal berumur 21 tahun dan berpenghasilan minimal Rp3.000.000 per bulan
  • Tagihan Kartu Kredit 3 bulan terakhir (bagi yang sudah memiliki)
  • Fotokopi Slip Gaji dilegalisir atau Surat Keterangan Penghasilan
  • Fotokopi NPWP
  • Fotokopi Buku Tabungan 3 bulan terakhir

Dalam dunia kartu kredit ada beberapa biaya yang terasosiasi didalamnya seperti :

  • Biaya Bunga
    Penerbit Kartu Kredit hanya akan mengenakan bunga apabila pemilik tidak membayar tagihan secara penuh
  • Biaya Administrasi Tahunan
    Biaya ini dikenakan oleh pihak penerbit sebagai biaya atas jasa pemrosesan transaksi yang diberikan pihak penerbit
  • Biaya Tarik Tunai
    Pemilik dapat menarik uang tunai di ATM dengan Kartu Kredit, namun akan dikenakan biaya sebesar 3-6% dari jumlah uang yang ditarik
  • Biaya Keterlambatan
    Setiap bulan tagihan, pemilik wajib untuk membayar jumlah minimum sebesar 10% tagihan pada waktu yang telah ditentukan. Apabila tagihan tidak dibayarkan maka bank akan mengenakan biaya keterlambatan pembbayaran
  • Biaya Materai
    Pemilik akan dikenakan biaya materai sebesar Rp3.000 untuk transaksi dengan nilai Rp250.000 – Rp1.000.000, dan di atas Rp1.000.000 akan dikenakan biaya materai Rp6.000
  • Biaya Cek Tagihan
    Penerbit akan mengenakan biaya untuk mencetak tagihan, namun pemilik dapat meminta penyedia Kartu Kredit untuk mengirimkannya melalui email secara gratis

Setiap bulan tagihan, pemilik wajib untuk membayar jumlah minimum sebesar 10% tagihan pada waktu yang telah ditentukan. Apabila tagihan tidak dibayarkan maka bank akan mengenakan biaya keterlambatan pembbayaran

Sebagai contoh, Doni memiliki sebuah kartu kredit dengan tanggal cetak di tanggal 10 dan tanggal jatuh tempo di tanggal 25 setiap bulan. Doni menggunakan kartu kreditnya untuk dua kali transaksi senilai Rp1.000.000 dan Rp500.000. Pada tanggal 11 Maret, Doni mendapatkan tagihan dengan rincian seperti berikut ini :

Tanggal Transaksi Tanggal Pembukuan Keterangan Jumlah
02/03/2016 03/03/2016 Elektronik Rp1.000.000
02/03/2016 03/03/2016 Fashion Rp500.000
Total Tagihan - - Rp1.500.000
Pembayaran Minimum - - Rp150.000

Apabila Doni melakukan pembayaran sebesar 50% dari tagihan tersebut, berapakah bunga yang dibebankan pada Doni pada tagihan bulan berikutnya ?

Perhitungan Suku Bunga per Hari :
(suku bunga x 12 bulan : jumlah hari dalam setahun)

(3% x 12) : 365 = 0,0009863

Perhitungan Bunga Hingga Tanggal Pembayaran :
(nilai transaksi x selisih hari dari tanggal transaksi hingga tanggal pembayaran x suku bunga per hari)

Rp1.500.000 x 12 x 0,0009863 = Rp17.753

Perhitungan Bunga Setelah Tanggal Pembayaran Hingga Tanggal Cetak Berikutnya :
(nilai transaksi - pembayaran) x (selisih hari dari tanggal bayar ke tanggal cetak tagihan berikutnya) x (suku bunga per hari) (Rp1.500.000 - Rp750.000) x (14) x (0,0009863)

= Rp750.000 x 14 x 0,0009863
= Rp10.356
Maka total Bunga yang Dibebankan pada Tagihan Bulan Berikutnya :
Rp17.753 + Rp10.356
= Rp28.109

Setiap kartu kredit memberikan plafon yang berbeda tergantung beberapa faktor seperti jenis kartu kredit dan jumlah pendapatan tahunan pemohon. Seseorang yang memiliki pendapatan tahunan di atas Rp150 juta, telah bekerja selama 10 tahun, dan memiliki catatan penggunaan kartu kredit yang baik sebelumnya akan lebih mudah untuk mendapatkan kartu kredit berlimit tinggi dibandingkan seseorang yang baru bekerja dan belum memiliki historis penggunaan kartu kredit.

Setiap transaksi kartu kredit dilengkapi prosedur keamanan, seperti memberikan verifikasi melalui tanda tangan atau memasukan nomor PIN pada mesin EDC. Pastikan nomor PIN tidak tersebar kepada pihak lain serta kartu kredit tersimpan di tempat yang aman.
Jika nomor atau kartu kredit dicuri, segera hubungi bank penerbit untuk memblokir kartu kredit tersebut. Jika pemilik ditagih untuk sesuatu yang tidak dibeli, pemilik dapat meminta bank untuk memblokir proses pembayaran.