Cara Mendapatkan Surat Penerimaan LoA dari Kampus Luar Negeri dan Syaratnya

Mau daftar beasiswa S2 atau S3 di luar negeri? Umumnya nih mencantumkan syarat agar peserta melampirkan surat tanda diterima (Letter of Acceptance/LoA) dari sebuah universitas tujuan beasiswa.

Misalnya saja ingin daftar beasiswa kuliah di Inggris dari LPDP atau lembaga lainnya. Biasanya pelamar harus menunjukkan LoA bahwa sudah diterima di salah satu universitas atau perguruan tinggi di negara yang baru resmi keluar dari Uni Eropa itu.

Lalu bagaimana sih cara mendapatkan LoA? Berikut ulasan Cermati.com dari berbagai sumber.

Baca Juga: Cara Daftar SNMPTN 2020 Terlengkap. Cek Juga Jadwal dan Cara Pilih PTN

Siapkan Persyaratan Mendapatkan LoA


Syarat untuk mendapatkan LoA 

Untuk mendaftar beasiswa kuliah S2 atau S3 di luar negeri, tentu saja pelamar harus menyiapkan berkas atau dokumen yang diperlukan sebagai persyaratan utama. Biasanya setiap universitas menetapkan syarat yang berbeda. Namun umumnya adalah dokumen yang berhubungan dengan akademik maupun kemampuan bahasa Inggris.

  • Berkas yang berhubungan dengan akademik tersebut, antara lain ijazah dan transkrip nilai berbahasa Inggris
  • Sementara sertifikat bukti kemampuan bahasa Inggris yang dilampirkan, seperti IELTS, TOEFL, atau sertifikat bahasa asing lainnya.
  • Beberapa jurusan yang mengharuskan pelamar memiliki sertifikat Graduate Management Admission Test (GMAT) dan Graduate Record Examination (GRE) atau sertifikat lain yang terkait dengan jurusan tersebut.
  • Surat rekomendasi dari dosen atau atasan tempat kamu bekerja
  • Beberapa perguruan tinggi di luar negeri juga ada yang mensyaratkan pelamar mengirim karya yang pernah dipublikasi, tulisan ilmiah, atau karya tulis singkat dengan topik yang sudah ditentukan universitas tujuan
  • Ada perguruan tinggi yang meminta uang pendaftaran, ada juga yang tidak. Tergantung kebijakan masing-masing perguruan tinggi. Jika ada syarat membayar uang pendaftaran, pelamar bisa menggunakan international money transfer atau kartu kredit.

Baca Juga: Mahasiswa Magang, Lakukan Ini Jika Ingin Langsung Direkrut

Cara Mendapatkan LoA


Cara mendapatkan surat penerimaan atau LoA dari kampus luar negeri

  • Pendaftaran untuk mendapatkan LoA dapat dilakukan secara online. Kunjungi saja laman resmi pendaftaran yang disediakan
  • Mengisi formulir dan lengkapi dokumen syarat yang diminta dengan teliti dan cermat. Jangan lupa lebih dulu buat akun di website pendaftaran sebelum mendaftar
  • Ubah dokumen dalam bentuk digital, misalnya PDF, atau scan dengan ukuran yang sudah ditetapkan sehingga bisa dikirim via online
  • Dokumen dan persyaratan lain harus jelas dan terbaca, apalagi yang berbentuk angka.
  • Jika ada dokumen yang belum memenuhi persyaratan, misalnya nilai TOEFL belum mencapai angka yang diminta, maka kamu bisa kosongkan dulu pada saat pendaftaran.
  • Kamu akan mendapatkan surat penerimaan atau LoA bersifat conditional atau bersyarat karena belum melengkapi persyaratan. LoA ini akan menjadi unconditional jika sudah meng-upload seluruh dokumen yang disyaratkan.

Pada dasarnya, jenis LoA ada dua, antara lain:


Jenis-jenis surat penerimaan atau LoA

1. Conditional LoA

Conditional LoA adalah surat penerimaan yang menerangkan bahwa pendaftar diterima di sebuah perguruan tinggi, namun syarat belum sepenuhnya diterima.

2. Unconditional LoA

Surat penerimaan yang menerangkan bahwa pendaftar diterima di sebuah perguruan tinggi tanpa persyaratan apapun. Jadi pendaftar tinggal registrasi ulang saja.

Wahai Pejuang Beasiswa, Tetap Semangat

Untuk mendapatkan beasiswa dari kampus dalam maupun luar negeri tidaklah mudah. Butuh perjuangan dan memakan biaya tidak sedikit. Namun jika berhasil tembus mendapatkan beasiswa di perguruan tinggi pilihan, akan menjadi suatu kebanggaan bagi kamu dan orangtuamu.

Jadi kuncinya adalah tetap semangat dan tidak mudah menyerah. Bila gagal di pendaftaran beasiswa pertama, kamu dapat mencoba lagi tahun depannya. Siapa tahu keberuntungan berpihak padamu. Kamu diterima kuliah di universitas top dunia.

Baca Juga: Mau Kuliah di Eropa? Supaya Gak Kaget, Baca Dulu Sistem Pendidikan di Sana