Dear Parents, Begini Cara Persiapkan Dana Pendidikan Homeschooling Anak

Bagi beberapa orang, mungkin homeschooling merupakan hal yang asing bahkan aneh untuk dipilih sebagai pilihan utama pendidikan untuk anak. Tapi sebenarnya dalam dunia pendidikan sendiri, homeschooling sudah menjadi pilihan favorit banyak orang tua.

Biasanya faktor yang mendorong orang tua akhirnya memilih homeschooling adalah profesi mereka yang sering berpindah-pindah, lokasi rumah yang terlalu jauh dari sekolah umum dan khawatir dengan keamanan anak, bisa juga karena faktor kesehatan anak atau memang karena kemauan si anak itu sendiri.

Meskipun bukan pilihan popular dibandingkan sekolah umum tapi proses belajar dan mengajar ala homeschooling dengan sekolah umum tidak lah jauh berbeda. Yang membedakan adalah fleksibilitas pemilihan materi untuk dipelajari dan orang tua bisa sebagai pengajar/guru utama untuk si anak.

Pengertian Homeschooling

Homeschooling disebut juga dengan istilah lain yaitu home-education atau sekolah rumah. Metode belajar mengajar pada homeschooling bisa lebih menyenangkan karena dilakukan di rumah.

Namun sesungguhnya homeschooling bukan hanya terbatas dilakukan secara terus menerus di rumah saja. Situasi belajar kondusif pada homeschooling juga bisa dilakukan dimana saja, kapan saja, dan anak bebas memilih pelajaran yang disukainya agar merasa nyaman seperti belajar “di rumah”.

Secara singkat artinya, homeschooling adalah pendidikan yang berbasis keluarga dengan menggunakan tempat yang nyaman layaknya sebuah “rumah”.

Kelebihan Pendidikan Homeschooling

Tidak ada yang namanya benar atau salah untuk urusan memilih pendidikan terbaik untuk buah hati tercinta. Yang ada adalah mana yang paling sesuai dengan karakter anak dan kebutuhan mereka dalam belajar.

Nah, untuk orang tua yang tertarik untuk menerapkan homeschooling sebagai pendidikan utama untuk anak. Berikut beberapa kelebihan dari homechooling:

  • Memberikan banyak waktu kepada orangtua dan anak untuk membuat jalinan/ikatan semakin kuat. Anak mendapatkan waktu yang berkualitas saat makan, bermain, belajar dengan orangtua.
  • Bisa menemukan potensi unik yang ada pada anak agar dapat diarahkan dan dikembangkan dengan baik sehingga dicapai hasil yang lebih maksimal.
  • Anak lebih terlindung dari pergaulan menyimpang yang mungkin didapat atau terjadi di sekolah.
  • Lingkungan yang hangat dan penuh kasih, belajar di “rumah” dapat memberikan dasar yang aman bagi anak ketika mereka keluar dari rumah. Modal dasar yang kuat tersebut tentunya sangat diperlukan anak agar dapat mengambil keputusan-keputusan yang cerdas bagi kebaikan diri dan masa depannya nanti.
  • Anak dapat bersosialisasi dan berinteraksi dengan berbagai orang dari berbagai kalangan umur dan latar belakang. Anak belajar dari banyak orang, bukan hanya dari orangtua di rumah sebagai fasilitator.
  • Karena fokus hanya terbagi ke jumlah anak yang dimiliki. Anak bisa lebih mudah dan percaya diri untuk bertanya langsung kepada “guru” dan dapat menanyakan pertanyaan lanjutan sampai dia memahami materi yang ditanyakan, tanpa ada batas waktu.
  • Orangtua dapat mengajarkan hal-hal tersebut pada tempat yang tepat dan menempatkan anak dalam praktik nyata. Seperti berkunjungan ke museum, atau ke perpustakaan saat waktu istirahat santai.
  • Orant tua memiliki kontrol penuh atas jadwal pelajaran. Proses belajar mengajar bisa disesuaikan dengan kebutuhan anak dan kondisi orangtua.
  • Orangtua dan anak memiliki kebebasan waktu untuk menyelidiki suatu hal menarik yang dipelajari dan mengajarkan mereka sampai mereka memahami betul yang diajarkan
  • Anak lebih semangat dalam belajar karena mendapat ruang bebas untuk mempelajari dan melakukan eksperimen dengan lebih serius hal-hal yang memang diminatinya sehingga membuat proses belajar menyenangkan dan efisien.
  • Orang tua dan anak bisa saling mendiskusikan dan berbagai ide untuk memilih materi apa yang akan dipelajari dan strategi pengajarannya sesuai dengan keinginan anak
  • Pelajaran yang diberikan kepada anak dapat disesuaikan dengan tingkat usia atau kemampuan mereka.

Baca Juga: Ini Pengganti Ujian Nasional 2021, Asesmen Nasional dan Contoh Soalnya

Cara Mempersiapkan Biaya Pendidikan Homeschooling

Karena homeschooling adalah pendidikan berbasis keluarga jadi biaya yang dikeluarkan oleh keluarga untuk menerapkan homeschooling bisa sangat bervariasi.

Itu karena, biaya homeschooling tergantung dari program pendidikan yang dibuat oleh keluarga untuk anak dan juga tergantung pada sumber yang digunakan untuk proses belajar-mengajar. Dan untuk itu setiap keluarga bisa berbeda-beda.

Contohnya, untuk keluarga yang sering melakukan kegiatan pendidikan homeschooling di luar rumah, akan ada biaya transportasi. Lalu untuk keluarga yang berbasis internet, akan ada biaya berlangganan program belajar online. Dan untuk keluarga yang banyak menggunakan klub/kursus, akan ada biaya kursus.

Karena fleksibel, maka biaya homeschooling tidak bisa dibandingkan antara satu keluarga dengan keluarga lain. Tapia ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar bisa dengan tepat dalam mempersiapkan biaya pendidikan homeschooling untuk anak yaitu:

1. Menentukan Program Homeschooling yang Diinginkan

Dengan menentukan dari awal program homeschooling yang diinginkan, Anda pun sudah bisa menentukan berapa besaran biaya yang akan dikeluarkan untuk pendidikan homeschooling anak.

2. Hitung Besaran Dana yang Harus Dipersiapkan secara Keseluruhan

Berikutnya, Anda harus menghitung biaya yang dibutuhkan dan berapa besar dana yang harus Anda siapkan untuk memenuhi biaya tersebut.

Ini tidak hanya termasuk materi yang dibeli, tapi juga biaya internet, gadget, biaya kunjungan ke tempat yang terkait dengan materi yang dipelajari, uang transportasi untuk kunjungan atau jika anak meminta belajar di tempat lain.

Tentu saja biaya tersebut sudah termasuk dengan biaya perlengkapan dasar untuk sekolah/belajar seperti buku, alat tulis, tas, meja dan bangku belajar juga guru dari lembaga homeschooling atau kursus/tempat les untuk membantu proses mengajar.

Baca Juga:  Cara Membuat Motivation Letter Biar Tembus Beasiswa ke Luar Negeri

3. Memasukan Anak ke Program Homeschooling yang Dimiliki Lembaga/Yayasan Tertentu

Jika mempersiapkan materi belajar sampai kunjungan belajar sendiri terlalu merepotkan untuk Anda yang mungkin sibuk atau tidak percaya diri untuk mengajar anak. Ada beberapa lembaga homeschooling di Indonesia khususnya di Jakarta dan sekitarnya yang bisa dipilih.

Dengan memasukan anak ke lembaga homeschooling, Anda sudah bisa langsung mendapatkan daftar harga pendidikan masing-masing sekolah sampai jenjang kelas yang dipilih. Sehingga Anda bisa lebih tepat dalam menghitung besaran biaya pendidikan yang perlu dipersiapkan untuk dikeluarga setiap bulan dan setiap tahunnya.

Berikut beberapa program homeschooling di Indonesia untuk wilayan Jakarta dan sekitarnya untuk referensi:

Nama Homeschool

Alamat dan Nomor Telepon

Biaya Homeschooling (Rp)

1. Homeschooling Alam

Jl. Tanah Baru Raya Gg. Anggrek No. 80, RT 002 RW 005, Tanah Baru, Beji, Depok. Telp: (021) 29208974, 081212728678

Tutorial (Khusus)

·       PG-TK: Rp8,65 juta

·       SD (kelas 1-3): Rp12,6 juta

·       SD (kelas 4-6): Rp14,35 juta

·       SMP: Rp15,9 juta

·       SMA: Rp21,4 juta

Klasikal (Reguler)

·       PG-TK: Rp6,65 juta

·       SD (kelas 1-3): Rp9,2 juta

·       SD (kelas 4-6): Rp11,25 juta

·       SMP: Rp12,8 juta

·       SMA: Rp17,2 juta

2. Home Schooling Kasih Anugerah

Jl. Pelopor Blok P1 No. 10, Menceng Tegal Alur, Jakarta. Telp: (021) 95146755, 08161996023, 087876704509

Tutorial (SD/SMP/SMA)

·       Uang pangkal:Rp 4,5 juta

·       Biaya bulanan: Rp1,5 juta/bulan

Klasikal (SD/SMP/SMA)

·       Uang pangkal: Rp4,5 juta

·       Biaya bulanan: Rp800 ribu/bulan

Mandiri (SD/SMP/SMA)

·       Uang pangkal: Rp4,5 juta

·       Biaya bulanan: Rp700 ribu/bulan

3. Anak Panah Cyber Homeschooling

Jl. Raya Duri Kosambi No. 49, Duri Kosambi, Cengkareng, RT 6 RW 1, Jakarta Barat. Telp: 0811134530      

SD

·       Uang pangkal & registrasi: Rp1 juta

·       Administrasi & modul belajar: Rp3,5 juta/tahun

·       Test online: Rp1,2 juta/semester

SMP

·       Uang pangkal & registrasi: Rp1 juta

·       Administrasi & modul belajar: Rp3,5 juta/tahun

·       Test online: Rp1,2 juta/semester

SMA

·       Uang pangkal & registrasi: Rp1 juta

·       Administrasi & modul belajar: Rp3,75 juta/tahun

·       Test online: Rp1,2 juta/semester

4. Kamyabi Homeschool     

Jl. Seroja I Blok UK No. 38-39 BSD City Sektor 1.2 Ext. Griya Loka Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Telp: 081385817649 

Uang Pangkal

·       TK A 1 th: Rp1,7 juta

·       TK B 1 th: Rp2 juta

·       SD: Rp10 juta

·       SMP: Rp12,5 juta

·       SMA: Rp15 juta

SPP Bulanan

·       TK A & B: Rp150 ribu

Biaya Semester Bronze

·       SD: Rp1 juta 

·       SMP: Rp2 juta

·       SMA: Rp3 juta

5. Home Schooling Laskar UI

Jl. Belimbing Raya No. 235, Depok 1, Depok. Telp: 081219998684

Kelas Reguler (guru datang ke rumah): Rp4,5 juta/tahun

Kelas Platinum (maks. 5 anak/kelas): Rp5 juta/tahun

Distance Learning (luar Jabodetabek & luar negeri): Rp8 juta

Ijazah: Rp5 juta

6. Home Schooling Kak Seto (HSKS)

Jl. Taman Makam Bahagia ABRI No. 3A Parigi Lama, Pondok Aren, Bintaro Sektor 9, Tangerang Selatan. Telp: (021)  7451183

Program Komunitas: antara Rp2,2 juta – Rp3,3 juta/bulan

Program Distance Learning: antara Rp4,5 juta – Rp5,3 juta (Jabodetabek) atau Rp5 juta – Rp5,3 juta/semester (luar Jabodetabek

Tutor visit: antara Rp215 ribu – Rp235 ribu/2,5 jam

7. Homeschooling Erraedu

Jalan Pulo Ribung Blok AE No.101 Lt.2 Grand Galaxy City,

RT.008/RW.013, Pekayon Jaya, Kec. Bekasi Selatan, Bekasi, Jawa Barat. Telp: (021) 8215866 / 0812-9449-6174

 

Tes online: Rp1,2 juta/semester

Uang gedung: Rp1 juta

Registrasi & uang pangkal: Rp1 juta

Administrasi & modul belajar

·       SD: Rp3,2 juta/tahun

·       SMP: Rp3,5 juta/tahun

·       SMA: Rp3,8 juta/tahun

Sumber: harga.web.id

Tips Memangkas Biaya Homeschooling Biar Lebih Murah

Ada beberapa tips sederhana yang bisa Anda sebagai orang tua bisa lakukan untuk membuat pengeluaran untu biaya pendidikan menjadi lebih hemat. Berikut caranya:

  • Menggunakan materi-materi yang dimiliki dan ada di sekitar rumah.
  • Memakai buku-buku bekas (karena yang penting materinya, bukan baru atau bekas).
  • Saling berbagi resource dengan praktisi homeschooling lain.
  • Memanfaatkan materi internet (misalnya: membership atau printable) yang bisa digunakan untuk banyak anak sekaligus
  • Menggunakan kreativitas untuk memanfaatkan materi-materi gratis yang tersedia banyak di Internet.

Pendidikan yang Terbaik itu Bukan yang Paling Mahal

Setiap anak memiliki kemampuan dan potensinya masing-masing. Jadi pendidikan yang terbaik untuk anak bukan lah yang paling mahal atau yang paling popular. Tapi yang bisa memaksimalkan bakat dan potensi mereka.

Kenali kebutuhan, karakter dan potensi sebenarnya si buah hati demi bisa mendapatkan pendidikan terbaik untuk mereka dan juga untuk masa depan mereka.

Baca Juga: Dear Parents, Begini Cara Siapkan Dana Pendidikan dengan Tabungan Emas