Harga Saham WIKA Hari Ini - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)

Harga Saham WIKA Hari Ini

Berikut adalah grafik harga saham WIKA hari ini. Dapatkan juga informasi mengenai WIKA saham lainnya hanya di cermati.com.

Analisa Harga Saham WIKA Hari Ini

Profil PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)

InformasiKeterangan
Nama Perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Kode Emiten WIKA
Alamat Kantor Perusahaan JL. D.I. Panjaitan Kav. 9-10, Jakarta, 13340
Alamat E-mail Perusahaan humas@wika.co.id
No. Telepon (021) 80679200
No. NPWP Perusahaan 01.001.615.2-093.000
Situs Resmi https://www.wika.co.id/
Bidang Usaha/Sektor Jasa Konstruksi/ Infrastruktur

Sumber: www.wika.co.id dan www.idx.co.id

Sejarah Singkat PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)

Wijaya Karya Beton

PT Wijaya Karya berdiri pertama kali pada zaman Belanda dengan nama NV Technische Handel Maatschappij en Bouwbedrijf Vis en Co. Dalam pendiriannya, perusahaan ini langsung berfokus pada bidang pembangunan jaringan kelistrikan dan pipa air. Barulah kemudian di tahun 1960, perusahaan ini berubah nama menjadi Perusahaan Negara Bangunan Widjaja Karja. 

12 tahun berselang, tepatnya pada tahun 1972, status Perusahaan Negara Bangunan Widjaja Karja berubah menjadi Perseroan Terbatas (PT). Selain itu, namanya pun turut berubah mengikuti penyempurnaan EYD menjadi PT Wijaya Karya hingga sekarang.

Sejarah Pembangunan dan Kontribusinya di Indonesia

Mulai dari tahun 1971, perusahaan ini membangun 6 pabrik beton yang berada di daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Pendirian pabrik beton tersebut menjadi awal peluncuran produk beton tiang listrik prategang dengan penampang H. 

Perusahaan ini kemudian melanjutkan ekspansinya ke bidang konstruksi bangunan. Salah satu karya awal pembangunan yang ada hingga sekarang adalah kantor pusat Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). 

Berselang beberapa tahun beroperasi, PT Wijaya Karya kemudian memulai produksi PC Piles sekaligus menjadi pelopor produksi bantalan rel beton di Indonesia. Di tahun 1997, PT Wijaya Karya mendirikan anak usaha pertamanya yaitu PT Wijaya Karya Beton dan PT Wijaya Karya Intrade di tahun 2000. PT Wijaya Karya Intrade sendiri merupakan perusahaan hasil penggabungan dari divisi produk metal dan perdagangan PT Wijaya Karya. 

Di tahun yang sama, perusahaan ini juga mendirikan PT Wijaya Karya Realty yang memiliki fokus bisnis di bidang lahan dan manajemen properti di Indonesia. 

PT Wijaya Karya juga menjadi pencetus penggunaan teknologi Incremental Launching Method (ILM) pada proyek pembangunan Flyover di daerah Sudirman dan K.S Tubun di DKI Jakarta. Sedangkan, di bidang properti, perusahaan in telahi mengembangkan perumahan Tamansari Persada Raya di daerah Bekasi. 

Pada tahun 2005, perusahaan ini juga membangun jalan layang Pasupati di daerah Bandung menggunakan komponen box girder paling berat di Indonesia.

Tentang WIKA Saham

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk resmi membuka penawaran saham pertama (IPO) dengan kode emiten WIKA pada tanggal 29 Oktober 2007. Jumlah saham penawaran yang dibuka saat itu adalah 1.846.154.000 dengan harga penawaran Rp420,- per lembar. Di tahun yang sama, WIKA juga melepaskan 28,46% kepemilikan saham mereka ke publik dan sisanya masih dipegang oleh pemerintah Republik Indonesia.

Pendanaan yang didapat dari IPO tersebut kemudian digunakan oleh perusahaan untuk mengembangkan usaha ke arah yang lebih baik.

PT WIKA Saat Ini

Tahun 2019, WIKA resmi meluncurkan visi dan misi terbaru untuk tahun 2030. Visi dan misi ini tentu saja meliputi komitmen mereka untuk menyediakan layanan pembangunan terbaik di Indonesia. Hal ini ditandai dengan melakukan pembangunan PLTD di daerah Bali yang menjadi langkah awal di bisnis pembangunan energi.

PT WIKA juga turut menyelesaikan berbagai proyek pembangunan besar seperti jalur kereta cepat Jakarta-Bandung, pembangunan simpang susun Semanggi, pembangunan terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pembangunan Jakarta International Velodrome, dan pembangunan MRT jalur Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia.

NamaJabatan
Jarot Widyoko Komisaris Utama
Firdaus Ali Komisaris
Satya Bhakti Parikesit, S.H., M.M., LL.M. Komisaris
Adityawarman Komisaris Independen
Harris Arthur Hedar Komisaris Independen
Prof. Ir. Suryo Hapsoro Tri Utomo, Ph.D Komisaris Independen
Rusmanto Komisaris Independen
Agung Budi Waskito, S.T.,M.Tech Direktur Utama
Ayu Widya Kiswari Direktur
Mursyid Direktur
Hananto Aji Direktur
Harum Akhmad Zuhdi Direktur
Rudy Hartono Direktur

Sumber: investor-id.wika.co.id

Nama PerusahaanPersentase
PT Wijaya Karya Bitumen 99,00%
PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi 98,40%
PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi 96,90%
PT Wijaya Karya Realty 93,05%
PT Wijaya Karya Serang Panimbang 83,42%
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk 69,30%
PT Wijaya Karya Beton Tbk 60,00%

Sumber: Laporan Tahunan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 2020

InformasiKeterangan
IPO Date 29 Oktober 2007
Saham Penawaran 1.846.154.000
Saham Pendiri 4.000.000.000
Total Saham Terdaftar 5.846.154.000
Persentase 31,58%
Harga Penawaran 420 (IDR)
Dana Terkumpul 775.384.680.000 (IDR)
Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom
Penjamin Emisi Utama PT CIMB-GK Securities Indonesia, PT Bahana Securities, PT Indo Premier Securities
Papan Pencatatan Main

Sumber: www.idnfinancials.com

TahunBonus SahamDividen TunaiJenis
2019   50,95 (IDR) Final
2018   38,60 (IDR) Final
2017   26,82 (IDR) Final
2016   33,86 (IDR) Final
2015   20,35 (IDR) Final
2014   20,03 (IDR) Final
2013   27,82 (IDR) Final
2012   22,32 (IDR) Final
2011   17,28 (IDR) Final
2010   17,08 (IDR) Final
2009   10,02 (IDR) Final
2008   8,03 (IDR) Final
2007   5,97 (IDR) Final

Sumber: www.idnfinancials.com

Nama Pemegang SahamJumlah SahamPersentase
Negara Republik Indonesia 5.834.850.000 (Saham) 65,05%
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 3.135.101.372 (Saham) 34,95%

Sumber: Laporan Tahunan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 2020

Temukan juga berbagai informasi saham lainnya di Cermati.com: