Tiba-Tiba Mendapatkan Kartu Kredit Gratis? Simak Tips Ini

Salah satu produk bank yang paling banyak penggunanya adalah kartu kredit. Walaupun produk ini bagi bank masuk kategori “high risk” karena memberikan pinjaman kepada nasabah dan tidak ada jaminan, namun faktanya, banyak kemudahan yang diberikan ini justru menarik minat nasabah untuk terus dan terus bertransaksi. Hasilnya tentu bisa ditebak, risiko dari kartu kredit bagi bank masih jauh di bawah keuntungan dari produk kartu gesek ini.

Hal ini yang membuat bank punya seribu macam cara untuk menggoda nasabahnya agar terus menambah jumlah kartu kredit, jumlah limit dan ujung-ujungnya menggaet jumlah transaksi yang besar dari nasabah. Salah satu strategi tersebut adalah menawarkan kartu kredit gratis bagi nasabah dengan hanya cukup mengaktifkan saja.

Bagaimana sebenarnya sistem kartu kredit gratis tersebut berjalan? Apakah aman dan baik jika kita menggunakannya? Ulasan di bawah ini bisa membantu saat mendapatakna tawaran kartu kredit gratis tersebut

1. Saat Dapat Tawaran Kartu Kredit Gratis, Pastikan Bahwa “Apakah Anda Benar Membutuhkannya?”


Ilustrasi Mendapatkan Tawaran Kartu Kredit Gratis

Kartu kredit gratis tidak ditawarkan ke sembarang nasabah. Kartu ini hanya akan dikirimkan kepada nasabah lancar dan aktif bertransaksi. Jika Anda masuk di dalamnya, pastikan sebelum mengaktifkan kartu kredit gratis tersebut adalah, apakah memang membutuhkannya? Gratis di sini biasanya hanya gratis iuran tahun pertama saja, serta gratis tanpa perlu mengajukan aplikasi. Jangan sampai segala fasilitas tersebut justru membuat Anda terjebak pada gaya hidup boros dan banyak utang.

2. Sudah Punya Kartu Kredit, Dapat Lagi yang Gratis? Cek Dulu, Apakah Mampu Bayar Tagihan Nantinya?


Ilustrasi Menghitung Tagihan Kartu Kredit

Ada baiknya belajar pada teori analisa kredit dari bank yang biasanya memberikan syarat kemampuan bayar tagihan seseorang setiap bulannya sebesar maksimal 30 % dari total penghasilan bersih. Misalnya punya gaji Rp12 juta per bulan dan pengeluaran bulanan Rp3 juta, maka maksimal tagihan semua utang Anda adalah 30% x Rp9 juta = sekitar Rp3 juta.

Jika mendapatkan tawaran kartu kredit gratis, biasanya akan memicu aktivitas belanja baru karena banyaknya tawaran diskon dan lainnya. Jika ini terjadi, buat saja prediksi seberapa besar penghasilan Anda dan pengeluaran bulanan dengan tambahan kartu kredit gratis tersebut. Jika di atas rumus di atas, sebaiknya tolak saja!

Baca Juga: 8 Alasan Mengapa Kamu Harus Memiliki Kartu Kredit

3. Cek Fitur dan Fasilitas yang Diberikan Kartu Gratis Tersebut, Apakah Memberikan Nilai Tambah atau Sama Saja dengan Kartu Lama?


Bandingkan Fasilitas dan Fitur Kartu Kredit Gratis dengan Kartu Kredit Lama

Jika ingin menambah kartu kredit baru, perhatikan dulu fitur dan fasilitas yang ada. Jarang sekali pemilik kartu kredit yang over plafond sehingga bisa dipastikan orang menambah jumlah kartu kredit bukan karena plafond, tapi lebih ke arah gaya hidup, godaan marketing kartu kredit atau yang lainnya.

Jika itu yang terjadi, maka perhatikan fasilitas dan fitur kartu baru tersebut. Apakah fasilitas yang diberikan memang Anda butuhkan atau tidak atau bahkan sama saja dengan kartu lama. Misalnya saja kartu baru tersebut menawarkan banyak fasilitas diskon pesawat dan hotel sedangkan Anda jarang bepergian, maka tentu saja fitur tersebut tidak dibutuhkan. Jadi ambil saja kartu baru jika memang fitur yang ditawarkan memberikan nilai tambah yang belum ada di kartu sebelumnya.

4. Perhatikan Biaya Kartu Baru Tersebut, Apakah Menarik atau Justru Memberatkan


Perhatikan Dulu Biaya Kartu Kredit Baru 

Biaya kartu kredit terdiri dari biaya tahunan, biaya materai, biaya keterlambatan, biaya kelebihan Pemakaian, biaya tarik tunai, biaya konversi mata uang asing, biaya mendapatkan salinan tagihan, Biaya pembatalan cicilan, biaya pengembalian cek/giro, biaya penggantian kartu. Perhatikan biaya apa saja yang kira-kira nanti akan Anda hadapi dan bandingkan dengan biaya kartu lama, khususnya biaya tahunan. Jika tidak menarik tinggalkan saja. Namun jika bisa dibuat gratis seterusnya (misalnya biaya tahunan) tak ada salahnya Anda ambil buat jaga-jaga saat kondisi darurat butuh uang mendadak.

5. Pahami Perhitungan Suku Bunga dan Tujuan Penggunaan Kartu Kredit Baru Tersebut!


Ilustrasi Menghitung Sukuk Bunga Kartu Kredit Hilang

Karena masuk kategori kredit tanpa agunan, maka bunga kartu kredit sangatlah mahal. Anda harus pastikan bahwa dengan menambah kartu baru tapi tetap bisa melunasi tagihan secara sempurna saat jatuh tempo. Jangan sampai mengangsur atau bahkan membayar dengan skema minimum payment. Hal ini akan membuat Anda terjebak dalam bunga berbunga yang sangat membahayakan keuangan. Perhitungan bunga kartu kredit bisa menggunakan skema bunga harian,  dengan besaran bunga sebesar 2,25% per bulan atau maksimal sebesar 26,95% per tahun.

Tujuan penggunaan kartu juga penting untuk diperhatikan. Apakah kartu baru tersebut nantinya untuk diri sendiri atau keluarga. Untuk kebutuhan harian yang bersifat konsumtif atau untuk tujuan produktif. Jika untuk tujuan produktif apakah besaran biaya dan bunga relevan dengan keuntungan dari usaha produktif atau tidak. Prinsipnya, jangan sampai penambahan kartu justru menambah beban keuangan Anda akibat salah perhitungan dan tidak cermat mempelajari biaya yang ada.

Baca Juga: Pilihan Kartu Kredit yang Cocok untuk Wanita

6. Seberapa Banyak Fasilitas yang Ditawarkan Kartu Kredit Baru Tersebut?


Kelebihan dan Fitur dari Kartu Kredit Baru

Belakangan ini penerbit kartu berlomba-lomba untuk menawarkan berbagai promo dan diskon apalagi jika Anda momen khusus seperti hari raya atau tahun baru. Jika mendapatkan penawaran kartu kredit baru, perhatikan dengan baik berbagai penawaran tersebut. Apakah bersifat musiman atau selalu ada penawaran khusus setiap bulannya.

Jika ada yang khusus setiap bulan, bisa pertimbangkan untuk ambil dan manfaatkan promosi tersebut. Jika hanya musiman saja, apalagi jika setahun hanya 2-3 kali saja maka sebaiknya lupakan saja.

Pertimbangan lain adalah sesuaikan tawaran berbagai promosi tersebut apakah sesuai dengan kebutuhan ataukah tidak.

Menambah Kartu Kredit Baru Walaupun Gratis, Tetap Saja Butuh Pertimbangan Perlu Tidaknya

Kartu kredit memang di desain memberikan banyak kemudahan dan fasilitas agar nasabah tergoda untuk memanfaatkannya. Jangan sampai kalap dengan tawaran seperti ini. Banyak orang terjebak dalam utang dan bunga-berbunga akibat salah perhitungan antara kebutuhan dan kemampuan bayar.

Penawaran kartu kredit gratis termasuk yang perlu dipertimbangkan. Rumusan kemampuan bayar, memilih kartu kredit yang tepat serta analisa kebutuhan seperti ulasan di atas bisa dijadikan acuan terlebih dahulu sebelum mengambil kartu baru.

Baca Juga: Penasaran, Kapan Sebenarnya Waktu yang Tepat untuk Kartu Kredit Pertamamu?