Keuangan Anda Sehat? Jawab Dulu 5 Pertanyaan Ini

Apakah kita benar-benar tahu tentang keuangan diri sendiri? Belum tentu. Kenapa? Karena pada kenyataannya, ada sangat banyak orang yang tidak tahu apa-apa tentang kondisi keuangan mereka. Anda mungkin berpikir sudah cukup cerdas secara finansial, tetapi jika tidak dapat menjawab lima pertanyaan keuangan ini, mungkin Anda perlu berfikir ulang tentang pengetahuan sendiri soal keuangan pribadi.

1. Berapa Penghasilan Bulanan Anda?

Berapa Penghasilan Anda?

Berapa Penghasilan Anda? via media.gotraffic.net

 

Hal ini mungkin tampak sangat mendasar, tapi orang seringkali tidak tahu tentang berapa total penghasilan bulanannya, termasuk penghasilan kotor dan bersih. Kalau ditanya, sebagian besar pasti akan menyebutkan kata kira-kira, tetapi tidak menjawab lugas berapa penghasilan kotor dan bersihnya setelah dikurangi pajak per bulan beserta kewajiban keuangan lainnya seperti membayar angsuran rumah, kendaraan dan pengeluran pokok.

Hal ini penting diketahui karena Anda perlu menguasai betul posisi keuangan diri sendiri tiap bulan karena sangat berguna ketika menyusun anggaran bulanan.

2. Berapa Banyak Biaya Pengeluaran Bulanan?

Berapa Pengeluaran Anda?

Berapa Pengeluaran Anda? via duniaprofesional.com

 

Mengetahui total pengeluaran sama pentingnya dengan mengetahu total penghasilan bulanan Anda. Karena itu, luangkan waktu untuk menuliskan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk membuat daftar pengeluaran selama sebulan. Kalau baru melakukan ini pertama kali, Anda mungkin akan terkejut dengan detail dan jumlah uang yang harus disiapkan untuk memenuhi kebutuhan itu. Pemahaman tentang pengeluaran inilah yang harus dikuasai agar dapat membantu Anda mengidentifikasi mana sektor kebutuhan terpenting dan mensiasati dengan cara-cara tertentu sehingga sisanya simpanan.

Jika ingin memiliki perencanaan anggaran yang efektif, Anda perlu mengetahui seberapa besar pendapatan dan pengeluaran bulanan. Tanpa mengetahuinya, Anda tidak akan tahu apa yang harus disiapkan dan tidak, sehingga pada akhirnya akan memunculkan pengeluaran yang tidak perlu.

3. Berapa Banyak Kekayaan Bersih Anda?

Berapa Kekayaan Anda?

Berapa Kekayaan Anda? via lifehack.org

 

Anda mungkin berpikir bahwa kekayaan bersih itu adalah hal yang tidak perlu diperhitungkan. Padahal itu sangat penting untuk mengetahui nominal total aset yang kita miliki. Secara sederhananya, kekayaan bersih adalah selisih antara apa yang dimiliki dengan jumlah keseluruhan utang. Penghitungannya dapat dimulai dengan menghitung jumlah uang yang terdapat dalam rekening bank termasuk jumlah pendapatan dan pengeluaran Anda tiap bulan.

Aset seperti produk investasi, mobil, dan rumah adalah semua faktor yang bisa diperhitungkan untuk mengetahui kekayaan bersih Anda. Jika hasil kekayaan bersih tersbut surplus, maka Anda boleh merasa lega. Namun, jika hasilnya negatif, mulailah untuk memperhatikan kondisi keuangan lebih serius sehingga dapat dicari akar masalahnya. Setelah itu baru dicari rencana untuk membuat perubahan.

4. Berapa Nilai Utang Terhadap Rasio Pendapatan ?

Berapa Hutang Anda?

Berapa Hutang Anda? via kgrangerlaw.com

 

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, menghitung kekayaan bersih adalah dengan membandingkan semua aset Anda dengan jumlah utang dan pengeluaran. Namun rasio utang terhadap pendapatan akan menunjukkan secara khusus berapa banyak utang dibandingkan berapa banyak uang yang didapatkan dalam kurun waktu tertentu. Langkah pertama untuk mengetahuinya adalah dengan memeriksa laporan kredit Anda selama tiga bulan terakhir. Misalnya jumlah tagihan kredit untuk barang-barang elektronik, mobil ataupun cicilan rumah dan apartemen.

Pastikan bahwa rasio utang Anda tak lebih besar dari 50 persen dari pendapatan bulanan. Jika rasionya lebih, Anda harus berfikir ulang untuk mencari tambahan pendapatan atau mengurangi jumlah kredit. Bertindak cermatlah dalam memilih fasilitas kredit dengan bunga yang kompetitif dan tidak membebani keuangan.

Baca juga: 7 Cara Mudah Mengatur Keuangan Keluarga

5. Berapa Banyak Investasi Anda?

Berapa Investasi Anda?

Berapa Investasi Anda? via howmoneyindonesia.files.wordpress.com

 

Kita mungkin tahu jumlah dalam rekening tabungan yang ada di bank, tetapi apakah kita juga tahu berapa banyak dana investasi yang dimiliki? Maksud investasi ini tidak hanya yang kita ambil saja. Sebagai contoh, di kantor, Anda mungkin mendapatkan fasilitas seperti asuransi kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, dan dana pensiun. Kalkulasikan nilainya sehingga Anda bisa menghitung berapa jumlah pendapatan yang dihasilkan dalam bentuk investasi tersebut.

Baca Juga: 7 Kebiasaan Mengatur Keuangan yang Salah Pada Usia 20-an

Jika serius berinvestasi, cobalah luangkan waktu untuk mengetahui betul alat investasi yang aman dan menguntungkan. Pastikan Anda punya waktu untuk mengelolanya. Ada banyak produk investasi yang tersedia saat ini, sebut saja jual beli emas, trading saham, asuransi unit link, dan lainnya. Semakin Anda cermat memilih produk tersebut, maka kesempatan untuk menambah kekayaan juga semakin besar.

Siapakan Juga Dana Untuk Masa Depan

Satu hal yang pasti, kondisi keuangan harus sejalan dengan tujuan-tujuan di masa depan. Menyimpan uang saja tidak cukup jika Anda ingin mengelola kesehatan keuangan yang baik. Anda harus memastikan bahwa sudah memperhatikan berapa besar jumlah tabungan, pengeluaran, dan hasil yang sudah didapat. Pada dasarnya, segala sesuatu yang tidak disiapkan dengan matang selalu menyisakan masalah.

Namun, jika Anda mau meluangkan waktu untuk mengenal kondisi keuangan diri sendiri dan mencari jalan terbaik untuk mengelolanya pengelolaannya. Pastinya itu akan mempermudah diri sendiri untuk melihat proyeksi kebutuhan di masa depan agar menjadi lebih sejahtera. Jadi, mau hidup senang dan sejahtera?

Baca Juga: Jangan Ditunda! Lakukan Kebiasaan Baik Ini Dalam Mengatur Keuangan