Kredit Motor adalah kredit yang bertujuan untuk membiayai pembelian motor di mana sumber pembayaran kreditnya berasal dari pendapatan pemohon yang dapat diajukan baik secara perorangan maupun instansi, dengan maksimum pembiayaan hingga jumlah tertentu beserta jaminan BPKB motor yang dibeli.

Dalam Kredit Motor terdapat suku bunga yang harus dibayarkan untuk membeli motor. Suku bunga adalah pembayaran ekstra yang harus disetorkan selain uang yang dipinjam. Tiap bank menawarkan suku bunga kredit yang bervariasi tergantung kesepakatan dan beberapa faktor lain, seperti jenis motor, status keuangan, dan riwayat kredit calon nasabah.

Di Cermati.com Anda bisa mengajukan kredit motor secara aman dengan rekanan dealer resmi dan leasing yang terpercaya seperti :

Pada umumnya seluruh penawaran Kredit Motor yang ada di sekarang memiliki syarat-syarat seperti berikut :

  • Warga Negara Indonesia (WNI) & berdomisili di Indonesia
  • Umur minimum 21 tahun & maksimum 55 tahun (pada saat kredit lunas)
  • Memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap per bulan (kebijakan berbeda di setiap daerah)

Dokumen-dokumen berikut perlu dipersiapkan untuk bisa mendapatkan Kredit Motor dan secara umum tidak berbeda antar institusi penyedia :

Dokumen/Jenis Pekerjaan

Karyawan

Wirausaha

Profesional

Fotokopi KTP/KITAS*

     

Bukti Penghasilan (Slip Gaji/SKP/SPT) 

     

Fotokopi Rekening Tabungan (2 bln terakhir)

     

Fotokopi Surat Izin Profesi

     

NPWP

     

Fotokopi akta pendirian/SIUP/TDP

     

Berikut adalah berbagai jenis motor yang di cermati.com beserta kekurangan dan kelebihannya :

Aspek

Motor Bebek

Motor Matik

Motor Sport

Motor Off-Road

Motor Cruiser

Bodi

Standar

Standar

Besar

Standar

Sangat Besar

Tangki bensin

Di bawah jok

Di bawah jok

Di depan jok

Di depan jok

Di depan jok

Harga

Rp14-18 juta

Rp15-25 juta ke atas

Rp30 - 120 juta

Rp18-30 juta ke atas

Rp100 juta keatas

Transmisi

Manual

Otomatis

Manual

Manual

Manual

Kopling manual

Ada

Tidak ada

Ada

Ada

Ada

Rem mesin

Ada

Tidak ada

Ada

Ada

Ada

Konsumsi BBM

Standar

Sangat Hemat

Boros

Standar

Sangat Boros

Biaya perawatan

Standar

Standar

Mahal

Mahal

Sangat Mahal

Berikut ini adalah beberapa keuntungan mengajukan kredit motor secara online :

  • Proses pengajuan lebih cepat
  • Syarat pengajuan kredit motor yang lebih mudah
  • Suku bunga cicilan yang kompetitif
  • Biaya-biaya tambahan lebih murah

Pengaju harus membayar uang muka (DP) minimal sesuai peraturan atau kebijakan yang ditetapkan pemerintah. Jika lebih dari itu, angsuran cicilan semakin kecil. Tergantung juga dari lamanya masa pelunasan alias jangka waktu dan suku bunga. Jika pengaju telah disetujui untuk mendapatkan jasa Kredit Motor dari suatu institusi, maka institusi tersebut akan meminta agunan dari pengaju tersebut sebagai jaminan. Pada umumnya agunan yang diminta adalah BPKB dari motor tersebut.

Seorang nasabah ingin membeli sebuah sepeda motor A yang memiliki harga RP 15.000.000.- dengan cara kredit. Jika nasabah tersebut memiliki uang muka (DP) sebesar Rp 5.000.000.- dan memilih jangka waktu selama 24 bulan, maka perhitungan pembayarannya adalah sebagai berikut :

Harga motor: Rp 15.000.000.-
Uang muka: Rp 5.000.000.-
Pembiayaan = 15.000.000.- – 5.000.000.- = Rp 10.000.000.-

Jadi perusahaan pembiayaan/bank akan memberikan pinjaman sebesar Rp 10.000.000.- kepada nasabah ini. Selanjutnya jika Bank A menetapkan bunga pinjaman sebesar 24% pa untuk jangka waktu 24 bulan, maka nasabah harus mencicil sebesar Rp 516.667.-

Inti pembelian suatu barang menggunakan kredit adalah meringankan beban konsumen. Konsumen harus memilih cicilan yang paling meringankan dan sesuai dengan pendapatan. Semakin besar uang muka, semakin kecil cicilan per bulan.

Berikut ini adalah beberapa keuntungan mengajukan kredit motor secara online :

  • Proses pengajuan lebih cepat
  • Syarat pengajuan kredit motor yang lebih mudah
  • Suku bunga cicilan yang kompetitif
  • Biaya-biaya tambahan lebih murah

Jumlah kredit maksimum (pembiayaan) yang boleh diberikan oleh penyedia layanan Kredit Motor harus mengikuti ketentuan yang diberikan oleh Pemerintah. Dalam hal ini kebijakan yang mengatur pembatasan pembiayaan ini dituangkan dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 17/10/PBI/2015 tentang Rasio Loan To Value atau Rasio Financing To Value untuk Kredit atau Pembiayaan Properti dan Uang Muka untuk Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor.

Uang Muka yang harus dipenuhi oleh debitur atau nasabah dalam rangka Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) atau KKB Syariah ditetapkan sebagai berikut :

  • Paling rendah 20% (dua puluh persen) untuk pembelian kendaraan bermotor roda dua
  • Paling rendah 20% (dua puluh persen) untuk pembelian kendaraan bermotor roda tiga atau lebih untuk keperluan produktif
  • Paling rendah 25% (dua puluh lima persen) untuk pembelian kendaraan bermotor roda tiga atau lebih yang tidak memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam sebelumnya

Dalam kebijakan ini disebutkan bahwa ada beberapa kriteria dalam penentuan batas maksimum kredit motor yang bisa diperoleh nasabah pengaju, yaitu :

  • Jenis kendaraan
  • Tipe penggunaan kendaraan

Kombinasi dari parameter tersebut akan menghasilkan persentase Loan To Value maksimum bagi nasabah pengaju.

Instansi:
Suatu lembaga/perusahaan/organisasi/badan
Dealer :
Suatu badan atau perorangan yang bertugas sebagai tangan distribusi dari produsen kepada konsumen.
Leasing :
Kegiatan pembiayaan dengan menyediakan barang modal baik dengan hak opsi (finance lease) maupun tanpa hak opsi (operating lease) untuk digunakan oleh penyewa guna usaha (lessee) selama jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran secara angsuran.
Survey :
Penelitian secara komprehensif kepada suatu objek tertentu yang tujuannya untuk mendapatkan data yang valid.
Surveyor :
Seseorang yang melakukan pemeriksaan atau mengawasi dan mengamati suatu pekerjaan lainnya.
Rasio Loan to Value/Financing to Value:
Rasio besarnya kredit yang akan diberikan jika dibandingkan dengan jaminannya.
Debitur :
Pihak yang berutang ke pihak lain, biasanya dengan menerima sesuatu dari si pemberi pinjaman (kreditur) yang dijanjikan debitur untuk dibayar kembali pada masa yang akan datang.
Kreditur :
Lembaga keuangan atau bank yang memberikan dana kredit pada debitur atau konsumen.
Transmisi :
Sistem yang berfungsi untuk konversi torsi dan kecepatan (putaran) dari mesin menjadi torsi dan kecepatan yang berbeda-beda untuk diteruskan ke penggerak akhir.
Volume Silinder :
Kapasitas tangki bensin.
Harga OTR :
Singkatan dari Harga On the Road yang berarti harga jual kendaraan bermotor lengkap dengan seluruh surat STNK, BPKB, dan plat nomor.
Pembiayaan :
Kegiatan menyediakan dana untuk aktivitas bisnis, baik pembelian maupun investasi.
Tenor :
Jangka waktu kredit yang diajukan atau lamanya angsuran kredit.
Simulasi Kredit :
Prosedur untuk memperkirakan berapa besar jumlah angsuran kredit yang harus dibayar setiap bulan atau setiap tahunnya dalam jangka waktu tertentu.
Uang Muka :
Uang yang dibayarkan terlebih dahulu sebagai tanda jadi dalam suatu transaksi pembelian.
Angsuran :
Besarnya pembayaran kredit yang dilakukan dengan cara dicicil dalam jangka waktu tertentu, nilainya sudah termasuk angsuran pokok kredit dan bunga.
KKB :
Kredit Kendaraan Bermotor.
Pendanaan :
Penyediaan dana.
Otomotif :
Ilmu yang mempelajari tentang mesin kendaraan bermotor.
Suku Cadang :
Suatu barang yang terdiri dari beberapa komponen yang membentuk suatu kesatuan dan mempunyai fungsi tertentu.
Penalti:
Denda yang harus dibayarkan bila kredit dilunasi sebelum tanggal jatuh tempo sesuai ketentuan.
Kalkulasi:
Perincian atau penghitungan biaya/pengeluaran.
Garansi:
Surat keterangan dari suastu produk bahwa pihak produsen menjamin produk tersebut bebas dari kesalahan pekerja dan kegagalan bahan dalam jangka waktu tertentu.
Refinancing:
Pembayaran pinjaman yang ada dengan pinjaman baru.
Gadai:
Suatu hak yang diperoleh seseorang yang berpiutang atas suatu barang bergerak, yang diserahkan kepadanya oleh seorang yang berutang atau oleh seorang lain atas namanya, dan memberikan kekuasaan kepada orang yang berpiutang itu untuk mengambil pelunasan dari barang tersebut secara didahulukan daripada orang-orang yang berpiutang lainnya, dengan pengecualian biaya untuk melelang barang tersebut.
Spesifikasi:
Perincian jenis dan level komponen yang akan dipakai.
Upping Price/Mark up :
Menaikkan suatu nilai dengan jumlah atau persentase tertentu sehingga nilainya lebih tinggi dari nilai semula.
Pokok Utang :
Jumlah utang yang tersisa setelah membayar uang muka.
Showroom :
Tempat untuk memamerkan produk tertentu, seperti otomotif, furniture, dan sebagainya yang berfungsi untuk meningkatkan pemasaran.
Approval :
Persetujuan kredit oleh bank.
ADDM :
Angsuran Dibayar Di Muka, dikenal juga dengan Advance, maksudnya adalah membayar angsuran bersamaan dengan pembayaran uang muka sehingga sisa periode kredit berkurang 1 (satu) bulan.
ADDB :
Angsuran Dibayar Di Belakang, dikenal juga dengan In Arrear, maksudnya adalah baru akan membayar angsuran pertama saat akan jatuh tempo dalam 1 (satu) bulan ke depan sehingga periode kredit masih utuh.