Saham Multibagger: Cara Mencari "Hidden Gem" yang Bisa Cuan Ribuan Persen
Siapa yang tidak ingin memiliki portofolio investasi berisi saham primadona yang memiliki potensi keuntungan tinggi? Semua investor tentu bermimpi untuk bisa berinvestasi di instrumen saham dengan performa ciamik dan minim risiko demi mewujudkan tujuan finansialnya secara maksimal.
Istilah ini dipopulerkan oleh investor legendaris dunia, Peter Lynch, dalam bukunya "One Up on Wall Street". Bagi investor ritel, menemukan satu saja saham multibagger bisa mengubah kondisi finansial secara drastis (life changing wealth).
Namun, hati-hati! Banyak investor pemula yang terjebak membeli saham "gorengan" karena mengira itu calon multibagger. Agar tidak salah pilih, mari kita pelajari cara berburu "permata tersembunyi" ini dengan benar.
Pengertian Saham Multibagger
Saham multibagger adalah istilah yang mengacu pada saham dengan peluang untuk berkembang dengan pesat walaupun harganya tergolong undervalue. Peluang tersebut berasal dari fundamental perusahaan penerbit saham yang stabil serta memiliki kinerja menjanjikan.
Bagi yang belum tahu, multibagger adalah istilah yang diambil dari olahraga kasti yang mempunyai sejumlah base untuk diinjak batter ketika berhasil melakukan pukulan pada bola.
-
1-Bagger: Naik 1 kali lipat (100%).
-
10-Bagger: Naik 10 kali lipat (1.000%).
Jadi, jika kamu membeli saham di harga Rp1.000 dan harganya naik menjadi Rp10.000, selamat! Kamu telah menemukan saham 10-bagger. Dengan membeli saham multibagger dan menyimpannya selama beberapa waktu, investor mampu memperoleh potensi keuntungan tinggi dan konsisten di masa depan.
Tapi, pastikan untuk mencermati ciri dan kriteria saham yang tergolong multibagger guna mengonfirmasi potensinya tersebut. Dengan begitu, kamu tak sampai keliru membeli saham biasa yang sebenarnya tak begitu menarik karena menganggapnya sebagai saham multibagger.
Contoh Saham Multibagger di Indonesia
Apakah ada saham seperti ini di Bursa Efek Indonesia (BEI)? Tentu saja ada. Biasanya, saham ini adalah perusahaan yang tumbuh dari kecil (Small Cap) menjadi raksasa, atau perusahaan yang bangkit dari keterpurukan (Turnaround).
Berikut beberapa contoh historis (performa masa lalu, bukan rekomendasi beli saat ini):
| Kode Saham | Periode Kenaikan | Estimasi Kenaikan | Pemicu Utama |
| BBCA (Bank BCA) | 20 Tahun Terakhir | > 5.000% (Adjusted) | Fundamental solid & Manajemen Emas |
| BBRI (Bank BRI) | Sejak IPO (2003) | > 4.000% (Adjusted) | Dominasi kredit mikro (UMKM) |
| PANI (PIK 2) | 2021 - 2024 | > 2.000% | Akuisisi & Proyek Properti Masif |
| KAEF (Kimia Farma) | 2020 (Pandemi) | > 400% (Dalam < 1 thn) | Sentimen Vaksin COVID-19 |
Ciri Saham Multibagger
Agar tak salah memilih saham multibagger, kamu wajib memahami ciri-cirinya berikut ini.
1. Harga Saham Tergolong Undervalue
Saham multibagger adalah saham dengan nilai valuasi lebih rendah dibanding nilai intrinsiknya atau bisa juga disebut undervalued. Hal ini mengindikasikan jika investor membeli saham dengan harga yang lebih murah dari yang seharusnya dan mampu memberi potensi keuntungan menjanjikan saat nilainya menguat.
Mengacu dari rekomendasi investor profesional, usahakan untuk membeli saham multibagger ketika harganya lebih rendah dari 1.000 rupiah demi bisa memaksimalkan potensi meraup capital gain.
2. Kekuatan Fundamental Tinggi
Ciri saham multibagger yang kedua adalah mempunyai kekuatan fundamental tinggi. Fundamental perusahaan bisa diketahui dengan menganalisis internal perusahaan dan potensinya untuk berkembang di masa mendatang. Dengan fundamental yang kuat, perusahaan akan lebih mampu bertahan di tengah terpaan masalah ekonomi tak terduga sekalipun.
3. Potensi Pertumbuhan Menjanjikan
Performa perusahaan dengan laba tinggi dan tingkat utang yang terkontrol juga menjadi karakteristik utama saham multibagger. Karenanya, kamu wajib memastikan apakah laba perusahaan terus bertambah secara konsisten setiap tahunnya. Cara mengetahuinya bisa dengan memastikan earning per share atau EPS perusahaan tinggi serta mempunyai rasio debt to equity atau DER yang rendah.
4. Manajemen Perusahaan yang Matang
Karakteristik penting lain yang dimiliki saham multibagger adalah manajemen perusahaan yang matang dan terdiri dari individu pilihan dengan keahlian sesuai bidangnya. Ciri ini juga ditandai dengan visi dan misi perusahaan yang cemerlang menyesuaikan kondisi zaman dan mampu membentuk pertumbuhan yang menjanjikan.
5. Rasio Utang Masih Wajar
Selain itu, perusahaan dengan saham menjanjikan juga pasti mempunyai rasio utang yang wajar dan aman bagi kondisi keuangannya. Hal tersebut bisa dianalisis melalui laporan finansial emiten dan menghitung beban utangnya apakah masih di level wajar atau tidak.
6. Bergerak di Sektor Bisnis yang Prospek
Tak kalah pentingnya, saham multibagger juga pasti menggeluti sektor bisnis dengan prospek menjanjikan di masa depan. Sebagai contoh, untuk saat ini, saham dari perusahaan teknologi dianggap bernilai tinggi karena mampu berkembang pesat dan dibutuhkan di era modern. Jadi, kamu perlu cermat membaca kebutuhan pasar dan melihat potensi perusahaan yang menggeluti sektor bisnis tersebut guna mengidentifikasi saham multibagger.
7. Punya PER dan PBV Rendah
Hal lain yang perlu dicermati sebelum menilai saham multibagger adalah melihat rasio price to earning atau PER dan price to book value atau PBV. Perlu dipahami jika investasi di saham jenis ini bukan untuk waktu yang singkat. Agar bisa mencatatkan keuntungan maksimal, dibutuhkan waktu minimal 1 sampai 5 tahun menanam modal di jenis saham tersebut.
Ketika PER perusahaan rendah, potensinya untuk memberi keuntungan tinggi akan menjadi lebih besar. Sebagai rekomendasi, PER rendah berada di bawah 15x serta PBV rendah 1,5x merupakan kunci sukses berinvestasi di saham ini.
8. Nilai Saham di Bawah NCAV
Karakteristik yang terakhir, saham multibagger umumnya mempunyai harga kurang dari nilai NCAV atau net current assets value. Indikasi tersebut ditunjukkan dengan nilai aset lancar bersih bisa dicairkan sebagai uang tunai dengan waktu 1 tahun. Jika saham dijual di harga lebih rendah dibanding nilai likuidasinya, artinya saham tersebut berpeluang mengalami risiko likuidasi alias harga penawaran yang sangat murah.
Awas Tertipu! Beda Multibagger vs. Saham Gorengan
Ini poin paling krusial. Jangan sampai kamu mengira sedang investasi di calon multibagger, padahal sedang masuk perangkap Bandar.
Simak tabel perbedaannya agar tidak boncos:
| Indikator | Saham Multibagger Sejati | Saham Gorengan (Pump & Dump) |
| Penyebab Naik | Kinerja Laba & Ekspansi Bisnis | Rumor, Isu Tak Jelas, & Rekayasa Transaksi |
| Durasi Kenaikan | Bertahap dalam jangka panjang (tahunan) | Naik drastis dalam hitungan hari/minggu |
| Laporan Keuangan | Profit mencetak rekor | Seringkali rugi atau untung tipis |
| Volume Transaksi | Naik seiring kenaikan harga (wajar) | Tiba-tiba meledak tanpa alasan jelas |
| Ending | Harga stabil di atas (New Normal) | Harga kembali jatuh ke dasar (50) |
Tips Investasi Saham Multibagger
Dengan daya tarik yang begitu menggiurkan, kamu tentu ingin berinvestasi di saham multibagger. Tapi, sebelum memulainya, pahami dulu tips investasi di saham multibagger agar tak salah melangkah berikut ini.
1. Riset Perusahaan Berkualitas Tinggi
Tips pertama, kamu wajib meriset dulu perusahaan dan pastikan memiliki kualitas tinggi, baik secara fundamental ataupun teknikal. Untuk memastikannya, riset manajemen perusahaan, layanan dan produk yang dijajakan, hingga potensi pertumbuhannya di waktu mendatang. Jika semua aspek tersebut terlihat menjanjikan sesuai hasil riset mendalam, maka saham perusahaan yang bersangkutan bisa dikategorikan sebagai saham multibagger.
2. Cek Valuasinya
Tips yang kedua, selalu cek valuasi perusahaan dan potensi pertumbuhannya. Tentunya, pastikan jika valuasi saham berada di tingkat masuk akal dan wajar agar tak tergiur potensi pertumbuhan semu.
3. Fokus Tren Jangka Panjang
Selain itu, kamu juga perlu berfokus pada tren jangka panjang ketika berinvesi di saham jenis ini. Sebab, potensi keuntungan saham multibagger memang ditujukan untuk jangka panjang sehingga orientasi tersebut perlu diutamakan oleh investornya demi memaksimalkan hasilnya.
4. Riset dan Analisis Karakteristiknya dengan Matang
Sebelum membeli saham, lakukan dulu riset dan analisis saham multibagger dengan matang. Mulai dari profil perusahaan, industri yang digeluti, hingga beragam faktor yang mampu mempengaruhi performa sahamnya di waktu mendatang perlu dipastikan dengan riset mendalam agar mendapat hasil yang akurat.
5. Tetap Lakukan Diversifikasi
Meski telah yakin dengan karakteristik saham multibagger, kamu tetap tak boleh mengabaikan pentingnya diversifikasi. Dengan begitu, risiko kerugian bisa diminimalkan dan membantumu lebih mudah keluar dari masalah finansial yang tak terduga.
Hindari Bertransaksi Terlalu Sering
Tips investasi saham multibagger yang terakhir adalah jangan terlalu sering melakukan transaksi. Kamu wajib berfokus pada orientasi keuntungan jangka panjang, tak gampang terpengaruh sentimen jangka pendek, dan tetap lakukan analisis secara berkala. Dengan begitu, langkah dan keputusan logis bisa lebih mungkin dilakukan untuk mengoptimalkan potensi keuntungan di jenis saham tersebut.
Maksimalkan Potensi Saham Multibagger dengan Analisis yang Akurat
Sebagai jenis saham yang dianggap primadona oleh investor, saham multibagger memang menarik untuk dibeli dan dimasukkan pada portofolio investasi. Namun, tetap pahami jika investasi di produk tersebut tetap melibatkan risiko yang perlu diantisipasi dengan optimal. Karenanya, kamu tetap perlu melakukan analisis pada saham multibagger dengan akurat agar mampu memaksimalkan potensinya.