Mau Beli Motor Pakai Kartu Kredit? Ini Cara dan Pertimbangannya!
Membeli sepeda motor biasanya identik dengan dua cara: bayar tunai (cash) keras atau kredit melalui perusahaan pembiayaan (leasing). Namun, ada opsi ketiga yang sering luput dari perhatian tapi justru paling menguntungkan bagi dompetmu, yaitu membeli motor dengan kartu kredit.
Banyak orang ragu karena belum paham caranya. Padahal, metode ini menawarkan keuntungan yang sulit ditolak, seperti bunga cicilan 0% hingga BPKB yang bisa langsung kamu bawa pulang tanpa ditahan.
Tertarik mencoba? Simak panduan lengkap cara beli motor menggunakan kartu kredit beserta perbandingannya dengan leasing berikut ini.
Bingung cari kartu kredit terbaik? Cermati punya solusinya!
Apakah Bisa Beli Motor Pakai Kartu Kredit?
Jawabannya: Sangat Bisa. Di mata dealer motor, pembelian menggunakan kartu kredit dianggap sebagai pembelian tunai (cash). Pihak dealer akan menerima pembayaran penuh dari bank penerbit kartumu saat itu juga.
Urusan cicilanmu bukan lagi dengan dealer, melainkan dengan pihak bank penerbit kartu kredit. Inilah yang membuat prosesnya jauh lebih ringkas dibandingkan pengajuan kredit motor konvensional.
Keuntungan Utama Membeli Motor Pakai Kartu Kredit
Mengapa kamu harus mempertimbangkan opsi ini? Berikut adalah alasan utamanya:
-
Bunga Cicilan Sangat Ringan (Bahkan 0%)
Bunga leasing motor konvensional cukup tinggi, rata-rata bisa mencapai 20-30% per tahun. Bandingkan dengan kartu kredit yang sering menawarkan promo cicilan 0% untuk tenor 3, 6, hingga 12 bulan. Jika tidak ada promo 0% pun, bunga cicilan ringan kartu kredit (biasanya 0,99% per bulan) masih jauh lebih murah dibanding total bunga leasing.
-
BPKB Langsung di Tangan
Ini adalah pembeda terbesarnya. Jika kamu kredit via leasing, Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) akan ditahan sebagai jaminan sampai cicilan lunas. Namun, jika menggunakan kartu kredit, karena status pembelian di dealer adalah cash, maka BPKB bisa langsung kamu terima segera setelah proses administrasi STNK selesai. Motor tersebut sah milikmu 100% tanpa agunan.
-
Bebas Biaya Survei dan Administrasi Ribet
Tidak perlu ada tim survei yang datang ke rumah atau kantor. Asalkan limit kartu kreditmu cukup, kamu tinggal gesek, tanda tangan, dan bawa pulang motornya. Kamu juga berpotensi mendapatkan poin reward atau miles dari transaksi tersebut.
Agar lebih jelas, mari kita adu kedua metode ini:
|
Fitur / Kondisi |
Kredit via Leasing |
Kredit via Kartu Kredit |
|
Status BPKB |
Ditahan oleh leasing |
Langsung dibawa pulang |
|
Suku Bunga |
Tinggi (Bisa >25% per tahun) |
Rendah (0% s.d. 15% per tahun) |
|
Uang Muka (DP) |
Wajib ada DP |
Tanpa DP (Limit kartu = Plafon) |
|
Biaya Admin |
Ada biaya admin & asuransi |
Biaya admin ringan / gratis |
|
Proses |
Survei fisik (3-5 hari) |
Gesek langsung (Instan) |
Langkah-Langkah Beli Motor dengan Kartu Kredit
Sudah yakin ingin beralih? Ikuti langkah mudah berikut ini agar transaksimu lancar:
-
Cek Limit Kartu Kredit Kamu
Ini syarat mutlak. Pastikan sisa limit kartu kreditmu mencukupi harga penuh motor (OTR). Misalnya, harga motor Rp25 juta, maka sisa limit kartumu minimal harus Rp25 juta. Jika kurang, transaksi akan gagal (declined). Jika limit kurang, kamu bisa mengajukan kenaikan limit sementara ke bank atau melakukan setor tunai (overbooking) ke kartu kreditmu untuk menambah limit.
-
Pastikan Dealer Menerima Pembayaran Kartu
Tanyakan pada sales atau kasir dealer: "Apakah bisa bayar full pakai kartu kredit?".
Sebagian besar dealer resmi merek besar sudah memiliki mesin EDC. Namun, hati-hati dengan biaya tambahan (surcharge). Beberapa dealer membebankan biaya gesek sekitar 2% - 3% dari harga motor ke konsumen. Negosiasikan hal ini atau cari dealer yang membebaskan biaya surcharge.
-
Lakukan Transaksi (Gesek)
Lakukan pembayaran seperti biasa di mesin EDC. Pastikan kamu menyimpan struk bukti transaksi dan struk dari mesin EDC.
-
Ubah Transaksi Menjadi Cicilan
Setelah transaksi berhasil, pembelianmu biasanya masih tercatat sebagai transaksi ritel biasa (yang harus dibayar penuh bulan depan). Setiap bank umumnya memiliki cara yang berbeda untuk mengubah transaksi menjadi cicilan, namun secara umum langkahnya sebagai berikut:
- Via Aplikasi Mobile Banking: Cari menu "Ubah ke Cicilan" pada riwayat transaksi.
- Telepon Call Center: Hubungi bank dan minta ubah transaksi pembelian motor tersebut menjadi cicilan (pilih tenor 3, 6, atau 12 bulan sesuai kemampuan).
Hal yang Perlu Diwaspadai
Meski menguntungkan, ada dua hal yang harus kamu perhatikan:
- Limit Terblokir: Limit kartumu akan berkurang sebesar harga motor dan baru akan kembali bertahap setiap kamu membayar tagihan bulanan. Pastikan kamu masih punya kartu lain atau dana darurat.
- Denda Keterlambatan: Pastikan disiplin membayar tagihan kartu kredit. Keterlambatan pembayaran akan dikenakan denda dan bunga yang bisa menghapus keuntungan hematmu tadi.
Pertimbangkan dengan Matang Sebelum Beli Motor dengan Kartu Kredit
Membeli motor dengan kartu kredit jelas merupakan cara cerdas bagi kamu yang ingin hemat bunga dan mengamankan aset (BPKB) sedari awal. Namun, tetap pertimbangkan juga hal-hal yang perlu diwaspadai agar tidak menjadi bumerang di kemudian hari.
Tertarik dengan opsi pembayaran ini namun belum punya kartu kredit? Jangan khawatir. Kamu bisa membandingkan dan mengajukan kartu kredit terbaik yang sesuai dengan kemampuan serta kebutuhanmu di Cermati. Manfaatkan juga berbagai fitur menarik seperti cicilan 0% hingga promo lainnya, ya.
Ajukan sekarang dan wujudkan motor impianmu dengan cara yang lebih hemat!