6 Tips Survei Rumah Kontrakan

Mencari rumah untuk disewa atau dikontrak bukan perkara mudah. Sama seperti mencari jodoh, harus cocok, sesuai, atau sreg di hati.

Dalam proses pencarian ini, tentu kamu akan melakukan survei sebelum melakukan deal-deal-an dengan pemilik. Berikut tips survei rumah kontrakan:

Baca Juga: KPR dan 4 Hal yang Perlu Kamu Ketahui

Anda Bingung Cari Produk KPR Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KPR Terbaik! 

loader
Survei rumah kontrakan mesti membawa alat tulis dan buku catatan 

1. Bawa buku catatan dan alat tulis

Keduanya akan dibutuhkan sewaktu survei atau meninjau langsung. Tujuannya untuk mencatat deskripsi rumah secara detail.

Mengandalkan ingatan saja tidak cukup, karena ingatan tersebut bisa hilang saat kamu memikirkan hal lain atau tiba-tiba ditimpa masalah. 

Dari apa yang dicatat, kamu bisa lihat kembali keunggulan rumah tersebut dibanding rumah kontrakan lain yang sudah disurvei sebelumnya. Jadi, rumah yang kamu sewa benar-benar sesuai dengan kebutuhan, keuangan, dan keinginan.

Selain deskripsi rumah, catat juga alamat rumah, luas bangunan, dan jumlah kamar yang ada di dalam rumah. 

2. Siapkan kamera yang bagus

Seperti fungsinya, kamera akan digunakan untuk memotret rumah kontrakan yang disurvei. Sebab biasanya foto dari Google atau sosial media kurang akurat.

Foto rumah secara menyeluruh, seperti bagian eksterior, interior, bagian genteng atau atap, hingga listrik, jaringan air bersih, dan lainnya. Foto yang diambil bukan hanya sebagai pertimbangan untuk diri sendiri, tapi juga orang lain kalau misalnya kamu ingin tinggal dengan keluarga atau teman.

Tujuannya untuk menghindari ketidaknyamanan bagi orang lain yang ingin tinggal bersamamu. Menyesuaikan selera itu penting sejak awal agar hubunganmu dengan orang serumah tetap baik dari awal sampai akhir masa kontrak rumah.

loader
Survei rumah kontrakan

3. Cek bagian dan perabotan rumah

Jika bagian eksterior, interior, dan kelistrikan sudah oke, sekarang kamu bisa beralih ke bagian perabotan. Itu kalau pemilik rumah menyediakan beberapa perabotan tertentu bagi penyewa, seperti ranjang dan lemari baju.

Jika tidak, cek saja bagian-bagian rumah. Pastikan pintu bisa mengunci rapat, ada teralis jendela, genteng tidak bocor, kamar mandi bersih, dan sebagainya.

Baca Juga: Beli Rumah di Pinggir Kota, Kenapa Tidak?

4. Tanya fasilitas tambahan

Sewaktu survei, kamu akan ditemani langsung pemilik rumah. Manfaatkan kesempatan ini untuk bertanya secara detail, termasuk tentang fasilitas tambahan yang bisa didapatkan oleh penyewa. 

Contohnya seperti wifi, laundry, dan lainnya. Jika tidak ada fasilitas tambahan, bisa menjadi pertimbangan apakah kamu akan memilih rumah kontrakan itu atau tidak.

Misal, tidak ada fasilitas tambahan karena harga sewa kontrakan murah, wajar lah. Tetapi jika harga mahal tetapi tidak ada fasilitas tambahan, lebih baik cari kontrakan lain.

loader
Survei rumah kontrakan

5. Ketentuan pembayaran sewa

Tidak semua pemilik mencantumkan ketentuan pembayaran sewa saat mengiklankan properti yang ingin disewakan. Manfaatkan waktu survei ini untuk menanyakan tentang ketentuan pembayaran tersebut sejelas mungkin untuk menghindari adanya miskomunikasi yang merugikan salah satu pihak di kemudian hari.

Jika ketentuan pembayarannya secara bulanan, maka tanyakan tanggal terakhir pembayaran setiap bulan untuk menghindari denda sewa. Jika pembayarannya tahunan, tanyakan apakah kamu diperbolehkan mencicil biaya sewa atau tidak.

Mengenai pembayaran ini, intinya sesuaikan dengan kondisi finansial masing-masing. Jika ketentuan pembayarannya terasa memberatkan untukmu, lebih baik survei rumah lain yang sesuai dengan finansialmu.

Baca Juga: Pasangan Baru, Perhatikan 6 Hal ini Jika Ingin Ngontrak Rumah

6. Hubungi pemilik rumah secepatnya

Selain mensurvei rumah A, kamu mungkin ingin survei rumah B, C, D, dan seterusnya sebagai perbandingan. Jika survei selesai dan kamu sudah menemukan satu rumah yang paling pas, hubungi pemilik rumah secepatnya.

Katakan kamu tertarik mengontrak di rumah tersebut dan akan bertemu pemilik lagi sambil menyerahkan tanda jadi atau uang sewa kontrakan. Ini sebagai kepastian untuk si pemilik bahwa rumahnya sudah laku dikontrak.

Bila kamu tidak memberi kabar, padahal kamu sangat minat dengan rumah kontrakan tersebut, maka khawatir si pemilik akan memberikannya kepada orang lain. Sebab, yang mencari rumah kontrakan bukan hanya kamu saja.

Jadi, jangan sampai survei rumah kontrakan yang sudah kamu lakukan menjadi sia-sia atau mubazir. 

Pertimbangkan Segi Kenyamanan Rumah Kontrakan

Itu beberapa tips yang bisa dilakukan saat mensurvei rumah kontrakan. Kenyamanan menjadi hal lain yang tak kalah penting untuk dipertimbangkan karena ini akan mempengaruhi masa tinggalmu di sana. Agar tidak salah pilih dan memulai pencarian dari awal lagi.

Baca Juga: Trik Menemukan Rumah Kontrakan yang Pas di Hati