Langkah Tepat Mengatur Kredit Multiguna

Tingkat kebutuhan yang terus meningkat membuat kredit menjadi hal yang tidak bisa dihindari lagi sebagai bagian dari kebutuhan sekaligus gaya hidup manusia masa kini. Di sisi lain, hal ini menjadi peluang tersendiri bagi pihak bank, dengan semakin banyak memberikan penawaran berbagai fasilitas kredit untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bunga yang berbeda-beda sesuai jenis kreditnya.

Salah satu jenis kredit yang banyak diminati orang adalah Kredit Multiguna. Kredit ini merupakan produk perbankan yang memberikan fasilitas pinjaman dengan syarat peminjam harus memberikan jaminan. Besarnya pinjaman yang diperoleh disesuaikan dengan taksiran harga aset yang dijadikan jaminan tersebut.

Kredit Multiguna diberikan bank untuk berbagai kebutuhan nasabahnya, mulai dari kebutuhan konsumtif hingga produktif, seperti: biaya renovasi rumah, biaya pernikahan, biaya pendidikan anak, biaya pengobatan, biaya pembelian barang berharga, modal usaha dan kebutuhan finansial lainnya.

Bingung Cari Produk Kredit Multi Guna Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KMG Terbaik! 

Keunggulan Kredit Multiguna

Kredit Multiguna mempunyai beberapa keunggulan sehingga banyak orang yang memutuskan mengambilnya untuk biaya pendidikan. Keunggulan tersebut, antara lain:

  • Limit Pinjaman Tinggi: Kredit Multiguna memiliki limit pinjaman tinggi karena mensyaratkan menyerahkan aset sebagai jaminan. Sehingga resiko bank merugi akibat nasabah gagal bayar akan menjadi lebih kecil dibandingkan KTA.
  • Masa Tenor Lebih Panjang: Pihak bank memberikan layanan Kredit Multiguna dengan masa tenor sampai 10 tahun, bahkan lebih. Hal ini berbeda dengan KTA yang memberi waktu pelunasan hanya 3 tahun.
  • Pemakaian Lebih Fleksibel: Kredit Multiguna dapat digunakan untuk berbagai macam kebutuhan, mulai konsumtif sampai produktif, tidak seperti KTA yang hanya dapat dipakai untuk konsumtif.

Syarat Kredit Multiguna

Adapun persyaratan umum untuk mengajukan Kredit Multiguna sebagai berikut:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Berumur 21–60 tahun
  • Memiliki pendapatan bersih bulanan diatas UMR
  • Melengkapi dokumen yang diperlukan, seperti: Fotokopi KTP/paspor, fotokopi NPWP, fotokopi kartu kredit bank lain, fotokopi buku tabungan dan menyerahkan jaminan beserta dokumen pendukungnya.

6 Jaminan Aset Kredit Multiguna

Aset yang bisa dijadikan jaminan Kredit Multiguna haruslah yang mempunyai nilai jual stabil. Berikut ini beberapa aset yang dapat dijadikan jaminan ke bank untuk memperoleh Kredit Multiguna.

  1. Properti

    Pengajuan kredit dengan menjaminkan aset properti dikenal dengan Gadai Sertifikat Rumah atau Tanah. Ada banyak jenis properti yang dapat dijadikan jaminan, antara lain rumah dan tanah. Kamu cukup menyerahkan sertifikat tanah, rumah, ruko, gudang atau gedung untuk ditawarkan ke pihak bank.

    Untuk rumah mewah, rata-rata plafon kredit yang ditawarkan sekitar Rp100 juta sampai Rp2 miliar, dengan tenor yang bervariasi mulai dari 2 sampai 10 tahun.

  2. Mobil dan Kendaraan Lainnya

    Saat ini kendaraan sudah umum dijadikan jaminan Kredit Multiguna, yang dikenal dengan Gadai BPKB Mobil atau Gadai BPKB Motor. Umumnya kendaraan yang dijadikan jaminan adalah motor, mobil, truk dan kendaraan lainnya.

    Untuk mobil, nilai taksir tertinggi rata-rata Rp100 juta dengan tenor maksimal 5 tahun, jarang ada penawaran yang melebihi Rp100 juta, kecuali mobilnya termasuk mobil mewah yang sangat mahal. Sebab, mobil sebenarnya bukanlah barang investasi, sehingga nilainya akan terus menurun dari tahun ke tahun.

    Untuk persyaratannya, bank akan meminta jaminan BPKB asli, STNK dan kunci kendaraan. Selain itu, mobil yang dapat dijadikan jaminan biasanya yang berusia tidak lebih dari 10 tahun.

  3. Logam Mulia

    Logam mulia, khususnya emas, merupakan salah satu jaminan kredit yang paling sering digunakan. Pada umumnya, masyarakat menjaminkan emas di pegadaian untuk mendapatkan sejumlah dana. Selain bunga ringan, emas juga mudah diuangkan karena memiliki acuan harga.

    Bagi yang ingin menggadaikan mas kawin, biasanya nilainya hanya sekitar 70-80% dari harganya, karena pegadaian hanya menghitung berat emasnya, bukan desain atau lainnya.

  4. Kapal dan Pesawat Terbang

    Pengajuan kredit ini hanya dilakukan antara bank dengan perusahaan untuk transaksi berskala besar. Kapal dan pesawat terbang yang dapat dijadikan jaminan adalah yang bervolume bruto minimal 20 meter kubik dan berbobot bruto maksimal 20 meter kubik.

  5. Mesin Pabrik

    Perusahaan dapat mengajukan aset berupa mesin pabrik untuk jaminan kredit. Biasanya bank melihat umur dan kelayakan teknis lainnya, seperti kesehatan mesin. Plafon tertinggi yang diberikan bank rata-rata di atas Rp5 miliar, sesuai besarnya skala barang yang diberikan.

  6. Hasil Kebun dan Ternak

    Pemberian aset ini hanya berlaku untuk para petani atau peternak saja. Untuk perkebunan, bank menerima produk kopi, namun hanya yang berkualitas tinggi, seperti jenis Arabika Gayo. Bank memberi tenor maksimal 3 bulan dan dapat diperpanjang, jika jumlah kopinya minimal 1 ton. Untuk ternak, bank menerima sapi, namun hanya sapi betina produktif saja.

Memilih Bank Kredit Multiguna

Agar mendapatkan pinjaman optimal dengan nilai tinggi dan tenor panjang. Maka, perlu lebih selektif dalam memilih bank, berikut ini tips memilih bank agar pinjaman Kredit Multiguna lancar.

  1. Pilih Bank Level Nasional

    Pemilihan bank perlu dipertimbangkan saat mengajukan Kredit Multiguna. Pilih bank level nasional, atau termasuk dalam level BUKU 4. Umumnya bank tersebut memiliki banyak perusahaan cabang dan proses pengajuan yang mudah.

    Pengajuan jumlah pinjaman dinilai lebih tinggi dengan tenor panjang. Kemudian proses pencairan cepat karena tersedia tim verifikasi khusus yang bersifat responsif. Jaminan keamanan transaksi baik suku bunga bank ataupun tagihan bersifat transparan.

  2. Teliti dengan Syarat dan Ketentuan

    Masing-masing instansi memiliki syarat dan ketentuan pengajuan Kredit Multiguna berbeda. Syarat terkait dengan dokumen persyaratan sabagai dasar disetujui atau tidaknya pinjaman. Semakin mudah persyaratan maka akan semakin besar peluang untuk mendapatkan pinjaman.

    Sementara, ketentuan berupa aturan pembayaran angsuran, suku bunga, dan pinalti. Telitilah setiap ketentuan, pilih bank dengan ketentuan suku bunga rendah dan tenor panjang sehingga tidak memberatkan ketika membayar angsuran.

    Membaca syarat dan ketentuan dengan teliti akan membantu kamu memperkirakan nilai pinjaman. Serta dapat mengantisipasi kemungkinan terburuk terkait angsuran. Pilihlah bank dengan syarat dan ketentuan yang tidak ribet

  3. Simulasikan Pinjaman

    Tips memilih bank untuk Kredit Multiguna selanjutnya adalah meminta simulasi pinjaman. Terkadang membaca ketentuan dan aturan suku bunga bisa cukup memusingkan. Kamu dapat meminta bantuan pihak bank untuk membuatkan simulasi pinjaman.

    Gunanya untuk memperkirakan besaran angsuran dan tenor pinjaman. Sehingga kamu bisa membuat perencanaan dengan lebih matang, serta mengetahui berapa nominal pinjaman sesuai kemampuan.

    Hindari mengajukan pinjaman dengan nominal berlebih yang hanya ditujukan untuk kebutuhan komsutif. Selain, akan memperlama tenor pelunasan juga bisa mengancam jaminan aset jika pembayaran bermasalah.

  4. Perhatikan Kemudahan Restrukturisasi

    Restrukturisasi adalah proses pembayaran kredit dengan nominal rendah. Fungsinya untuk memperpanjang tenor pinjaman. Restrukturisasi dilakukan ketika dana angsuran tidak terpenuhi pada bulan tertentu.

    Bank memberikan kesempatan memperpanjang masa tenor melalui pembayaran lebih kecil. Ini adalah salah satu kelebihan program Kredit Multiguna, dimana tersedia toleransi pembayaran saat bermasalah. Namun sebagai nasabah tentu tetap harus bertanggungjawab.

    Misalnya, dua tahun belakangan, ketika wabah COVID menyerang. Ada banyak usaha, UMKM, dan bisnis lainnya mengalami penurunan omset. Disini pihak bank akan membantu memberikan restrukrisasi pinjaman kepada kreditur.

3 Tips Mengelola Kredit Multiguna

Sebagai nasabah, penting untuk mengetahui cara untuk mengatur kredit lancar. Sehingga terhindar dari denda atau jaminan disita. Kunci utamanya adalah disiplin dan bertanggungjawab dengan kewajiban membayar angsuran.

  1. Tujukan Pinjaman Sebagai Modal Produktif

    Pinjaman Kredit Multiguna sebaiknya digunakan untuk kebutuhan produktif. Jangan meminjam hanya untuk kebutuhan konsumtif, jika tidak ingin terjebak dengan ancaman aset disita. Pada umumnya pun, Kredit Multiguna dijadikan alternatif pinjaman modal usaha atau sejenisnya.

    Jika digunkan sebagai odal usaha, dana pinjaman akan mengalami perputaran. Dari perputaran dana tersebut, nantinya secara perlahan kamu bisa melunasi pinjaman. Pinjaman dasarnya digunakan untuk mengembangkan bisnis, bukan untuk mendapatkan keuntungan dengan cepat.

  2. Jadikan Pinjaman Sebagai Investasi

    Jika ingin menjadi nasabah cerdas dalam mengatur kredit, maka jadikan pinjaman sebagai investasi. Manfaatkan dana tersebut sebagai modal investasi, sehingga pinjaman bisa bertambah lebih banyak.

    Modal pun dapat dikembalikan kepada debitur, sementara keuntungan investasi bisa dinikmati. Ini lah prinsip yang sering digunakan agar sukses mengatur kredit. Mengajukan pinjaman kredit bukan semata kebutuhan komsutif. Hal ini perlu ditanamkan dari awal sebelum memilih mengajukan Kredit Multiguna.

  3. Sediakan Simpanan Darurat

    Tips terakhir adalah menyiapkan dana darurat untuk membayar angsuran. Kamu tentu tidak tahu apa yang akan terjadi kedepannya. Kemungkinan terburuk seperti penurunan keuntungan bisnis dapat memicu kredit macet.

    Imbas dari kredit macet hingga gagal bayar akan memberikan beban pinjaman kian besar. Oleh karena itu perlu disediakan dana darurat. Sediakan rekening khusus untuk menyimpan dana darurat, sehingga bisa digunakan saat situasi genting.

Disiplin Menjadi Kunci Sukses Menggunakan Kredit Multiguna

Dengan selalu disiplin dan bertanggungjawab, Kredit Multiguna akan bisa memberikan banyak manfaat dan keuntungan besar. Mulai dari perkembangan bisnis yang cukup signifikan.

Riwayat pinjaman yang bagus akan meningkatkan skor kredit dari seorang nasabah. Dengan begitu, peluang pengajuan pinjaman berikutnya menjadi lebih mudah disetujui.

Kebanyakan orang takut mengajukan Kredit Multiguna karena mengharuskan adanya jaminan aset. Namun, ketakutan tersebut akan hilang jika mampu menjadi nasabah yang cerdas, disiplin dan bertanggung jawab.