Agar Kredit Multiguna Tepat Guna, Perhatikan Ini Dulu

Tingkat kebutuhan yang terus meningkat membuat kredit menjadi hal yang tidak bisa dihindari lagi sebagai bagian dari kebutuhan sekaligus gaya hidup manusia masa kini. Di sisi lain, hal ini menjadi peluang tersendiri bagi pihak bank, dengan semakin banyak memberikan penawaran berbagai fasilitas kredit untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bunga yang berbeda-beda sesuai jenis kreditnya.

Salah satu jenis kredit yang banyak diminati orang adalah Kredit Multiguna. Kredit ini merupakan produk perbankan yang memberikan fasilitas pinjaman dengan syarat peminjam harus memberikan jaminan. Besarnya pinjaman yang diperoleh disesuaikan dengan taksiran harga aset yang dijadikan jaminan tersebut.

Kredit Multiguna diberikan bank untuk berbagai kebutuhan nasabahnya, mulai dari kebutuhan konsumtif hingga produktif, seperti: biaya renovasi rumah, biaya pernikahan, biaya pendidikan anak, biaya pengobatan, biaya pembelian barang berharga, modal usaha dan kebutuhan finansial lainnya.

Kredit Multiguna, Idealnya untuk Tujuan Produktif

Apabila memutuskan menggunakan Kredit Multiguna sebaiknya gunakan untuk kebutuhan produktif. Jika digunakan untuk kebutuhan konsumtif akan memberatkan untuk mencicilnya setiap bulan, selain itu penggunaan secara konsumtif juga kurang bermanfaat.

Kebutuhan yang bersifat produktif, antara lain: modal membuka usaha baru atau melanjutkan pendidikan. Penggunaan kredit ini untuk biaya pendidikan atau kuliah termasuk produktif karena semakin tinggi pendidikan, maka akan memiliki kemungkinan memperoleh pendapatan yang tinggi pula.

Memasuki tahun ajaran baru biasanya orang tua akan sibuk dengan persiapan untuk biaya memasukan anaknya ke sekolah. Biaya masuk sekolah semakin lama semakin mahal, namun Anda tidak perlu pusing mencari dana tambahan untuk biaya masuk sekolah atau kuliah anak, karena sudah banyak bank yang menawarkan Kredit Multiguna untuk dana pendidikan.

Sehingga biasanya pada bulan Mei hingga Juni, permintaan Kredit Multiguna untuk pendidikan mengalami kenaikan. Sebaiknya gunakan secara hati-hati agar kredit ini tidak salah sasaran.

Berikut ini tips agar Kredit Multiguna menjadi tepat sasaran untuk biaya pendidikan atau kuliah:

1. Jika memasukan anak ke sekolah atau ingin melanjutkan kuliah, maka pilihlah sekolah terbaik yang ingin dituju. Tanyakan semua biayanya, mulai dari: biaya masuk, biaya semester hingga buku yang akan digunakan.

2. Setelah mendapatkan informasi mengenai total biaya yang harus dibayar, segera ajukan pinjaman ke bank. Misalnya: anak kuliah jurusan ekonomi S1 dengan total biaya 30 juta, maka ajukan pinjaman ke bank senilai 30 juta.

3. Ajukan pinjaman dengan alasan untuk kebutuhan pendidikan, maka pihak bank tidak akan mempersulit pencairan dana, karena menganggap sudah tepat penggunaannya.

Keunggulan dan Syarat Kredit Multiguna

Kredit Multiguna mempunyai beberapa keunggulan sehingga banyak orang yang memutuskan mengambilnya untuk biaya pendidikan. Keunggulan tersebut, antara lain:

 

1. Limit Pinjaman Tinggi

Kredit Multiguna memiliki limit pinjaman tinggi karena mensyaratkan menyerahkan aset sebagai jaminan. Sehingga resiko bank merugi akibat nasabah gagal bayar akan menjadi lebih kecil dibandingkan KTA.

2. Masa Tenor Lebih Panjang

Pihak bank memberikan layanan Kredit Multiguna dengan masa tenor sampai 10 tahun, bahkan lebih. Hal ini berbeda dengan KTA yang memberi waktu pelunasan hanya 3 tahun.

3. Pemakaian Lebih Fleksibel

Kredit Multiguna dapat digunakan untuk berbagai macam kebutuhan, mulai konsumtif sampai produktif, tidak seperti KTA yang hanya dapat dipakai untuk konsumtif.

Adapun persyaratan umum untuk mengajukan Kredit Multiguna sebagai berikut:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Berumur 21–60 tahun
  • Memiliki pendapatan bersih bulanan diatas UMR
  • Melengkapi dokumen yang diperlukan, seperti: Fotokopi KTP/paspor, fotokopi NPWP, fotokopi kartu kredit bank lain, fotokopi buku tabungan dan menyerahkan jaminan beserta dokumen pendukungnya.

Baca Juga : Kredit Multiguna : Keunggulan dan Jenis-Jenisnya

Kriteria Aset yang Bisa Dijadikan Jaminan Kredit Multiguna

Aset yang bisa dijadikan jaminan Kredit Multiguna haruslah yang mempunyai nilai jual stabil. Berikut ini beberapa aset yang dapat dijadikan jaminan ke bank untuk memperoleh Kredit Multiguna:

1. Properti

Properti

 

Properti via cenprop.co.za

Pengajuan kredit dengan menjaminkan aset properti dikenal dengan Gadai Sertifikat Rumah atau Tanah. Ada banyak jenis properti yang dapat dijadikan jaminan, antara lain: rumah dan tanah. Anda cukup menyerahkan sertifikat tanah, rumah, ruko, gudang atau gedung untuk ditawarkan ke pihak bank.

Untuk rumah mewah, rata-rata plafon kredit yang ditawarkan sekitar Rp 100 juta sampai Rp 2 miliar, dengan tenor yang bervariasi mulai dari 2 sampai 10 tahun.

2. Mobil dan Kendaraan Lainnya

Mobil

 

Mobil via jakartahonda.com

Saat ini kendaraan sudah umum dijadikan jaminan Kredit Multiguna, yang dikenal dengan Gadai BPKB Mobil atau Gadai BPKB Motor. Umumnya kendaraan yang dijadikan jaminan adalah motor, mobil, truk dan kendaraan lainnya.

Untuk mobil, nilai taksir tertinggi rata-rata Rp 100 juta dengan tenor maksimal 5 tahun, jarang ada penawaran yang melebihi Rp 100 juta, kecuali mobilnya termasuk mobil mewah yang sangat mahal. Sebab mobil sebenarnya bukanlah barang investasi, sehingga nilainya akan terus menurun dari tahun ke tahun.

Untuk persyaratannya, bank akan meminta jaminan BPKB asli, STNK dan kunci kendaraan. Selain itu mobil yang dapat dijadikan jaminan biasanya yang berusia tidak lebih dari 10 tahun.

3. Logam Mulia

Logam Mulia

Logam Mulia via teropongbisnis.com 

Logam mulia khususnya emas, merupakan salah satu jaminan kredit yang paling sering digunakan. Pada umumnya masyarakat menjaminkan emas di pegadaian untuk mendapatkan sejumlah dana. Selain bunga ringan, emas juga mudah diuangkan karena memiliki acuan harga.

Bagi Anda yang ingin menggadaikan mas kawin, biasanya nilainya hanya sekitar 70-80% dari harganya, karena pegadaian hanya menghitung berat emasnya, bukan desain atau lainnya.

4. Kapal dan Pesawat Terbang

Pesawat Terbang

Pesawat Terbang via 4.bp.blogspot.com

Pengajuan kredit ini hanya dilakukan antara bank dengan perusahaan untuk transaksi berskala besar. Kapal dan pesawat terbang yang dapat dijadikan jaminan adalah yang bervolume bruto minimal 20 meter kubik dan berbobot bruto maksimal 20 meter kubik.

5. Mesin Pabrik

  Mesin Pabrik

Mesin Pabrik via jualmesinmachine.com

Perusahaan dapat mengajukan aset berupa mesin pabrik untuk jaminan kredit. Biasanya bank melihat umur dan kelayakan teknis lainnya, seperti: kesehatan mesin. Plafon tertinggi yang diberikan bank rata-rata di atas Rp 5 miliar, sesuai besarnya skala barang yang diberikan.

6. Hasil Kebun dan Ternak

Sapi Betina

Sapi Betina via upload.wikimedia.org

Pemberian aset ini hanya berlaku untuk para petani atau peternak saja. Untuk perkebunan, bank menerima produk kopi, namun hanya yang berkualitas tinggi, seperti: jenis Arabika Gayo. Bank memberi tenor maksimal 3 bulan dan dapat diperpanjang, jika jumlah kopinya minimal 1 ton. Untuk ternak, bank menerima sapi, namun hanya sapi betina produktif saja.

Baca Juga : Kredit Mahasiswa, Membantu Mahasiswa Indonesia Lebih Mandiri

Anda Bingung Cari Produk Kredit Multi Guna Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KMG Terbaik! 

Pendidikan adalah Investasi yang Bisa Dibiayai Dengan Kredit Multiguna

Salah satu peruntukan Kredit Multiguna yang banyak digunakan orang tua anak adalah untuk biaya pendidikan. Pilih produk yang paling tepat untuk pendidikan anak Anda. Pahami syarat dan agunan yang digunakan dan sesuaikan dengan kemampuan.

Jika tidak ingin terbebani besarnya cicilan, maka pilihlah cicilan yang relatif kecil, sesuai dengan besarnya pendapatan setiap bulan.

Baca Juga : Biaya Kuliah Mahal? Ini 7 Cara Mencari Dananya