Ciri-Ciri Chip Kartu Kredit Rusak Penyebab Transaksi Gagal Terus
Pernahkah kamu mengalami momen memalukan saat kasir mencoba memasukkan kartu kreditmu ke mesin EDC berkali-kali, namun hasilnya tetap gagal? Ternyata, chip kartu kredit memiliki peran vital dalam keamanan dan verifikasi pembayaran. Jika si kecil berbentuk kotak keemasan ini bermasalah, seluruh proses transaksi bisa terganggu.
Agar kamu tidak terjebak dalam situasi sulit saat bertransaksi, yuk kenali ciri-ciri chip kartu kredit yang mulai rusak serta langkah tepat untuk mengatasinya.
Apa Itu Chip Kartu Kredit dan Kenapa Penting Banget?
Chip kartu kredit adalah bagian kecil yang menyimpan data penting dan sistem keamanan transaksi. Berbeda dengan metode gesek (magnetic stripe) yang lebih rentan, chip menghasilkan kode unik pada setiap transaksi, sehingga jauh lebih aman dari risiko penyalahgunaan data. Namun, karena sering dibawa dan digunakan, chip tetap bisa mengalami penurunan kinerja akibat faktor usia atau penyimpanan yang kurang tepat
Ciri-Ciri Chip Kartu Kredit Rusak yang Paling Sering Terjadi
Chip yang rusak sebenarnya bisa dilihat dari beberapa ciri dan tanda. Berikut ciri-ciri chip kartu kredit rusak yang paling sering terjadi.
-
Kartu Sering Tidak Terdeteksi di Mesin EDC
Tanda paling jelas adalah kartu sering nggak terbaca saat dimasukkan ke mesin EDC. Padahal, kartu masih terlihat normal dan masa berlakunya juga belum habis. Biasanya kasir akan mencoba beberapa kali, bahkan mengganti mesin, tapi hasilnya tetap sama.
Kalau hal ini sudah sering terjadi di berbagai tempat, bukan cuma di satu toko, nah kemungkinan chip memang sudah bermasalah.
-
Harus Dicoba Berkali-kali Baru Bisa Transaksi
Chip yang masih sehat biasanya langsung terbaca dalam satu kali percobaan. Sedangkan chip yang mulai rusak sering membuat transaksi gagal. Hal seperti ini sering dianggap sepele atau bahkan mengira mesin EDC yang rusak, padahal memang kartunya yang tidak bisa terbaca.
Jadi, kalau sudah berkali-kali dicoba tapi masih tidak terbaca, sebaiknya lapor ke bank dan ganti kartu.
-
Permukaan Chip Terlihat Kusam atau Tergores
Coba perhatikan chip di kartu kreditmu. Kalau warnanya sudah tidak mengilap, terlihat kusam, atau ada goresan halus, itu bisa memengaruhi chip dalam membaca data. Chip butuh kontak langsung ke mesin, jadi kondisi fisiknya sangat penting. Kalau ada goresan kecil memang kelihatan nggak serius, tapi lama-lama bisa bikin koneksi kartu dan mesin jadi nggak stabil.
-
Kartu Hanya Bisa Dipakai dengan Cara Gesek
Di beberapa kasus, kasir mungkin menyarankan untuk menggesek kartu karena chip tidak terbaca. Kalau ini sering terjadi, artinya chip sudah tidak berfungsi. Sebenarnya metode gesek sekarang semakin jarang dipakai karena faktor keamanan. Kalau sudah sampai perlu digesek, sebaiknya jangan ditunda-tunda untuk mengganti kartu.
-
Transaksi Gagal di Banyak Tempat Berbeda
Kalau kartu ditolak di satu tempat, mungkin masalahnya ada di mesin. Tapi kalau gagal di minimarket, restoran, dan pusat perbelanjaan yang berbeda, itu tanda bahwa chip kartu kredit kamu memang bermasalah. Biasanya sistem bank juga akan mencatat kegagalan transaksi itu sebagai error teknis, bukan karena limit atau keamanan.
Itu dia beberapa ciri chip rusak, tapi sebelum menyalahkan chip, sebaiknya cek dulu masa berlaku kartu. Di beberapa kondisi, transaksi yang ditolak juga bisa disebabkan oleh kartu kredit yang sudah lewat masa berlakunya. Karena itu, sebelum menyimpulkan chip rusak, ada baiknya sekalian cek tanggal kadaluarsa pada kartu, supaya penyebabnya lebih jelas.
Cara Mengatasi Chip Kartu Kredit yang Tidak Terdeteksi
Bagaimana kalau chip rusak, tapi tetap butuh kartu tersebut untuk transaksi. Nah, jangan panik, berikut beberapa cara mengatasi chip kartu kredit yang tidak terdeteksi.
- Bersihkan Permukaan Chip: Gunakan kain halus dan kering untuk menyeka debu atau minyak yang menempel pada chip. Hindari penggunaan cairan keras atau benda tajam.
- Gunakan Mesin EDC Lain: Mintalah kasir untuk mencoba di mesin yang berbeda untuk memastikan masalah bukan berasal dari perangkat toko.
- Hubungi Call Center Bank: Konfirmasikan apakah kegagalan tersebut bersifat teknis pada fisik kartu atau ada kendala pada sistem keamanan bank.
- Ajukan Penggantian Kartu: Jika kerusakan sudah permanen, ajukan penggantian kartu baru. Biasanya, limit dan data tagihan kamu akan tetap sama.
Jangan Disepelekan Jika Mulai Bermasalah
Chip kartu kredit adalah komponen kecil dengan fungsi yang penting. Kalau mulai muncul tanda-tanda seperti kartu tidak terbaca, transaksi harus diulang, atau hanya bisa digesek, itu sudah tanda kalau chip kartu kreditmu rusak.
Saat chip kartu mulai rusak, emang awalnya cuma sekali dua kali gagal, tapi makin sering sampai akhirnya benar-benar nggak bisa dipakai. Daripada nunggu sampai kejadian dan bikin transaksi jadi tidak bisa terbayarkan, lebih baik langsung ajukan ganti kartu ke bank penerbit. Jangan tunggu sampai masa kartu habis, kalau sudah rusak boleh minta ganti kok.