Cara Menutup Kartu Kredit dengan Mudah

Memang dengan keberadaan kartu kredit sangat memudahkan dalam melakukan transaksi pembayaran bagi orang yang memilikinya.

Namun, ada juga sebagian orang yang cenderung kurang bijaksana dalam mengatur pengeluaran serta susah untuk mengontrol diri untuk berhenti berbelanja entah itu lewat online ataupun datang langsung ke toko dengan menggunakan kartu plastik ini sehingga menyebabkan hilang kendali dan tidak sanggup membayar tagihan yang menumpuk di kemudian hari.

Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk menutup akun kartu kredit mereka demi terbebas dari lilitan utang yang berdatangan, tentunya setelah semua tagihan pembayaran sebelumnya sudah lunas. Berikut 5 cara menutup kartu kredit.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Cara Menutup Kartu Kredit

  1. Lunasi Seluruh Tagihan

    loader
    Bayar Tagihan Kartu Kredit

    Sebelum memutuskan untuk menutup akun kartu kredit, kamu harus memastikan apakah masih ada tagihan dan transaksi yang tersisa dan belum dibayar dari aktivitas terdahulu.

    Setelah melihat bahwa ternyata ada beberapa tagihan dan transaksi pada kartu kredit, maka lunasilah sesegera mungkin pada bank penerbit.

    Dengan demikian, kamu akan lebih mudah menutup kartu kredit karena tidak ada lagi utang pada bank yang bersangkutan.

  2. Lunasi Annual Fee

    Tidak hanya tagihan berjalan yang perlu dilunasi, annual fee pun perlu dilunasi. Jika tidak, tagihan annual fee tersebut akan menumpuk dan menjadi utang-utang kembali. Hal ini tentu akan berpengaruh pada skor kreditmu.

    Meskipun belum waktunya melakukan pembayaran annual fee, kamu tetap harus melunasinya karena bagaimanapun juga kartu kreditmu sudah memasuki periode tahunan yang sedang berjalan. Maka, jangan lupa untuk melakukan pembayaran untuk biaya kartu kredit ini, ya!

  3. Menelepon Bank Penerbit

    Setelah keputusanmu sudah bulat untuk menutup akun kartu kredit, kamu diharuskan untuk menelepon pihak bank penerbit. Dengan menelepon bank, hal ini memudahkan kamu untuk bertanya karena biasanya customer service memiliki waktu kerja 24 jam sehari.

    Tentu kamu bisa menelepon kapanpun dibutuhkan. Carilah informasi dan prosedur persyaratan mengenai tanggal yang efektif untuk melakukan penutupan kartu kredit, selain itu tanyakan juga dokumen penting apa yang dibutuhkan serta alur pendataan supaya tidak menerima tagihan apapun di kemudian hari.

  4. Cek Dokumen Terkait

    loader
    Dokumen Menonaktifkan Kartu Kredit

    Ketika sudah mengetahui tentang tanggal yang efektif untuk menutup kartu kredit sekaligus mengetahui berbagai prosedur persyaratan penutupan kartu kredit dan juga apabila ada biaya tambahan sebelum menutup kartu kredit, tandanya kamu sudah siap sekaligus mengerti dan tentunya memudahkan ke proses selanjutnya.

  5. Batalkan Akses Pembayaran Otomatis

    Saat masih memiliki kartu kredit, kamu pasti tahu toko-toko berbasis online maupun offline apa saja yang memiliki fitur pembayaran otomatis yang memudahkan konsumen, seperti untuk membeli barang-barang dengan potongan harga pada barang tertentu dengan memakai kartu kredit.

    Nah, jika merasa pernah mengakses dan membeli barang pada toko-toko yang bersangkutan, jangan sampai lupa untuk menutup akses pembayaran otomatis tersebut.

    Jadi, sebelum melakukan akses transaksi seperti ini sebaiknya membuat catatan toko-toko apa saja yang pernah dibeli barangnya sehingga ketika ingin menutup kartu kredit tidak kebingungan. Kamu juga bisa dengan mengumpulkan bukti pembayaran berbentuk kertas yang diterima dari toko tersebut.

  6. Minta Surat Bukti Tertulis

    loader
    Bukti Tertulis

    Cara penutupan kartu kredit yang lainnya adalah dengan meminta surat bukti konfirmasi tertulis dari pihak bank penerbit kartu kredit. Surat bukti konfirmasi tertulis ini sangat penting diambil guna menghindari hal yang tidak diinginkan di hari nanti.

    Jadi, ketika tiba-tiba pihak bank menagih baik dengan via menelepon atau mengirimkan surat, cukup datang ke bank bersangkutan dan menunjukkan surat bukti konfirmasi tertulis ini pada pihak bank bahwa kamu sudah benar menutup kartu kredit sehingga bank tersebut tidak ada alasan lagi untuk mengejar kamu.

  7. Gunakan Point Reward

    Sebelum menutup kartu kredit, sebaiknya kamu menggunakan semua point reward yang dimiliki. Sayang, kan, jika sudah mengumpulkan point reward, tetapi tidak digunakan?

    Setiap transaksi menggunakan kartu kredit pasti akan membuahkan point reward. Maka, pastikan kamu mengeceknya terlebih dahulu dan gunakanlah jika masih ada sebelum kartu kredit ditutup.

Tips Menutup Kartu Kredit yang Aman

  • Jangan Menggunting Kartu Kredit untuk Menutupnya

    Menggunting kartu kredit merupakan suatu hal yang sangat umum dilakukan untuk menutup kartu kredit. Biasanya, tindakan ini dilakukan dengan anggapan “memutus” hubungan bank dengan nasabah. Padahal, hubungan tersebut tidak serta merta bisa diputus secara demikian.

    Bagaimanapun, pihak bank sudah memiliki data nasabah ketika pendaftaran kartu kredit. Jadi, bank masih bisa menghubungimu jika dibutuhkan, misalnya menawarkan kartu kredit kembali.

    Jika menggunting kartu kredit, apalagi ketika masih ada tagihan yang belum terbayarkan, kemungkinan untuk masuk ke daftar blacklist SLIK OJK akan menjadi lebih besar. Sebab, kamu tidak dapat melakukan pembayaran kartu kredit, khususnya melalui ATM.

    Sebaiknya, ikuti saja cara menutup kartu kredit di atas agar tidak timbul masalah-masalah baru. Setelah kartu kredit ditutup, sebaiknya simpan saja kartu kredit tersebut, sebagai jaga-jaga pula adanya penagihan kembali ke nomor kartu kredit tersebut.

  • Jangan Menutup Banyak Kartu Kredit Sekaligus

    Jika kamu memiliki banyak kartu kredit dan ingin menutup beberapa, sebaiknya jangan melakukannya secara bersamaan. Sebab, hal tersebut akan memberatkanmu secara finansial. Kamu harus melunasi banyak tagihan, beserta annual fee dan bunganya.

    Cara untuk menutup banyak kartu kredit adalah dengan menutup kartu kredit dengan biaya administrasi yang paling besar. Kamu juga bisa menutup kartu kredit yang paling baru dibuat. Jika kamu memiliki kartu kredit yang bebas biaya administrasi, sebaiknya itu ditutup belakangan. Jangan lupa untuk menyimpan kartu kredit yang paling menguntungkan untukmu.

Jangan Sembarangan dalam Menonaktifkan Kartu Kredit

Jadi, jika memiliki kartu kredit dan memutuskan untuk menonaktifkannya, lebih baik dipikir ulang baik-baik dan jangan sembarangan dalam melakukannya.

Misalnya, dengan memiliki kartu kredit kamu malah menjadi lebih bersifat konsumtif dan boros dalam membeli apapun, yang pastinya akan menambah tagihan yang harus dibayar di kemudian hari.

Dengan begitu, ada baiknya untuk menutup kartu kredit agar tidak memperparah keadaan. Oleh karena itu, putuskan kembali dengan matang-matang ketika ingin menutupnya.