Ikuti Pemutihan Pajak Kendaraan, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan

Tidak dapat dipungkiri bahwa pengguna kendaraan semakin banyak. Lantaran, kendaraan tersebut sangat menunjang masyarakat saat menjalankan aktifitasnya, seperti ke kantor, pasar dan sebagainya. Bahkan tidak sedikit orang yang memiliki lebih dari satu kendaraan. Namun, siapa sangka mereka yang memiliki kendaraan tersebut belum tentu memperhatikan kendaraannya dengan baik dan benar, misalnya saja telat membayar pajak kendaraan atau nunggak pajak selama berbulan-bulan. Hal ini tentu menjadi masalah pemerintah yang harus cepat diselesaikan.

Dengan begitu, pemerintah akan mengadakan pemutihan denda pajak kembali yang memang beberapa tahun belakangan ini selalu diselenggarakan. Hal ini menjadi cara ampuh mendorong masyarakat yang memiliki kewajiban membayar pajak kendaraan untuk melunasi tunggakannya. Pemutihan denda pajak ini akan dilaksanakan bersamaan dengan Hari Kemerdekaan RI dan Hari Ulang Tahun Jakarta.

Nah, ini merupakan kesempatan bagus yang tidak boleh dilewatkan bagi masyarakat. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan agar terhindar dari berbagai macam masalah yang bisa saja menjadi hambatan saat ikut serta dalam pemutihan pajak kendaraan. 

Anda Bingung Cari Produk Kredit Multi Guna Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KMG Terbaik! 

Ketahui Denda Pajak Kendaraan

hitung pajak
Ketahui Denda Pajak Kendaraan

Adanya pemutihan denda pajak kendaraan bukan berarti pemilik kendaraan terbebas dari kewajibannya membayar pajak kendaraan. Tapi pemutihan ini hanya meringankan pemilik kendaraan terbebas dari denda yang disebabkan oleh telat membayar atau tunggakan pajak. Artinya, pemilik hanya perlu membayar pajaknya saja.

Namun, bukan berarti Anda menghiraukan sejumlah denda yang seharusnya dibayarkan. Ketahulah jika mengalami keterlambatan saat bayar pajak, selain harus membayar denda Pajak Kendaraan Bermotor atau PKB, Anda juga harus membayar denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan atau SWDKLLJ yang mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan atau PMK Nomor 16 Tahun 2017 Pasal 7 ayat 3. Lalu bagaimana perhitungannya, perhatikan sebagai berikut ini:

Denda PKB: 25% per tahun

Telat 3 bulan: PKB x 25% x 3/12

Telat 9 bulan: PKB x 25% x 9/12

Denda SWDKLLJ: Rp100.000

Dengan mengetahui rincian denda seperti di atas, tentunya Anda akan terbayang jumlah denda yang harus dibayarkan jika menunggak hingga berbulan-bulan. Padahal, kalau direnungkan kembali, uang denda tersebut bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya yang lebih penting.

Syarat Pemutihan Pajak

Jangan terburu-buru saat ingin melunasi tunggakan pajak. Bila persyaratan tidak diperhatikan dengan baik dan benar, maka bisa saja pihak petugas akan menegur dan meminta Anda datang kembali pada keesokan harinya. Jika itu terjadi tentu akan membuang waktu dan menghambat aktifitas lainya. Sebaiknya, hindari permasalahan tersebut dengan perhatikan beberapa syarat berikut ini.

Baca Juga: Inilah Cara Mudah Mengetahui Pajak Kendaraan Anda

1. Siapkan Persyaratan Administrasi

id
Siapkan Berkas Administrasi

Lengkapi berkas yang menjadi persyaratan utama saat membayar PKB. Jangan sampai hanya karena satu berkas terlewatkan atau tertinggal membuat Anda gagal membayar pajak. Siapkan semua berkas yang diperlukan, diantaranya:

  • SNTK (asli dan fotokopi ) 
  • KTP yang bersangkutan dengan data di STNK (asli dan fotokopi )
  • BPKB (asli dan fotokopi )
  • Map Kuning (Motor)
  • Map Merah (Mobil)
  • Sejumlah uang yang akan dibayarkan

Tips: sebelum berangkat ke loket pembayaran, sebaiknya cek kembali berkas persyaratan tersebut sudah lengkap atau belum. Alangkah baiknya susun berkasnya dan gunakan penjepit kertas agar tidak berantakan, kemudian masukan ke dalam map berwarna yang telah ditentukan.

2. Perhatikan Penampilan

penampilan (2)
Perhatikan Penampilan secara Keseluruhan

Penampilan menjadi hal yang perlu diperhatikan juga setelah berkas administrasi ketika datang ke lokasi pembayaran pajak. Hal ini dibuktikan oleh pengalaman seseorang karyawati yang berpenampilan casual saat datang ke kantor samsat, yaitu hanya mengenakan kaos yang ditutupi jaket, celana pendek dan sendal. Kemudian, petugas langsung menegur penampilannya sehingga ia harus kembali pulang dan memperbaiki penampilannya. Agar Anda tidak mengalami hal tersebut, maka perhatikanlah penampilan secara keseluruhan dengan baik dan benar, mulai dari pakaian hingga alas kaki yang dipakai.

Tips: penampilan memang menjadi hal yang pertama dilihat, pakailah pakaian yang sopan, misalnya saja kaos biasa atau berkerah, celana panjang, dan sepatu.

Baca Juga: Manfaat Pajak bagi Masyarakat dan Negara

3. Lakukan Pembayaran di Loket Resmi

bayar
Lakukan Pembayaran di Loket Resmi dengan Menggunakan Uang Cash

Kejahatan bisa saja terjadi karena ada peluang dan niat dari pelakunya. Bisa saja ada orang yang memanfaatkan situasi ini dengan menawarkan jasanya sebagai pihak penghubung pembayaran pajak kendaraan tentunya dengan iming-iming yang tidak masuk akal. Agar terhindar dari penipuan, tidak ada salahnya sempatkan diri datang langsung ke loket pembayaran pajak resmi yang telah disediakan seperti kantor samsat atau di samsat corner, samsat keliling, atau samsat drive thru.

Tips: tetaplah waspada terhadap penawaran jasa penipuan yang jelas merugikan Anda. Saat melakukan pembayaran siapkan uang cash yang sesuai dengan total pajak yang akan dibayarkan sehingga proses pembayaran berjalan dengan cepat dan tidak terjadi antrean panjang.

Hindari Razia dengan Taat Bayar Pajak Kendaraan

Tidak bisa dipungkiri, tim Ditlantas Polda Metro Jaya bisa saja akan melakukan razia kendaraan tanpa diduga atau tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Tujuannya menangkap pemilik kendaraan yang masih nakal karena menunggak pajak kendaraannya. Hal ini tentu tidak bisa dihindari para pengendara, walau sudah diberikan berbagai macam alasan agar terlepas dari razia. Maka, taat membayar pajak kendaraan tentunya salah satu cara yang tepat agar terhindar dari razia petugas.

Baca Juga: Pengertian Pajak, Fungsi, dan Jenis-Jenisnya