Investasi Terbesar di Indonesia: Ini Daftarnya

Investasi terbesar di Indonesia tetap moncer di tengah pandemi Covid-19. Tersaji dalam data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) atau kini disebut Kementerian Investasi.  

Investasi terbesar di Indonesia masih disumbang dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Baca Juga: Investasi Komoditas: Pengertian, Untung Rugi, dan Caranya

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

10 Negara dengan Investasi Terbesar di Indonesia

loader
Investasi Terbesar di Indonesia

Investasi terbesar di Indonesia berdasarkan asal negara, jawaranya adalah Singapura. Negara tersebut mencatatkan nilai investasi sebesar USD 7,3 miliar. Dengan total proyek sebanyak 10.951 proyek yang tersebar di Tanah Air.

Jika asumsi kurs rupiah sebesar Rp 14.300 per USD, nilai investasi Singapura tersebut sekitar Rp 104,3 triliun. Peringkat kedua investasi terbesar di Indonesia ditempati Hong Kong dengan 1.966 proyek. Nilai investasinya mencapai USD 3,1 miliar.

China Tiongkok berada di urutan ketiga investasi terbesar di Indonesia. Jumlah proyek 2.515 proyek senilai USD 2,3 miliar. Keempat, Jepang sebagai negara investasi terbesar di Indonesia dengan nilai investasi USD 1,8 miliar dan 5.579 proyek.

Ranking kelima, nilai investasi asing ke Indonesia mencapai USD 1,5 miliar dan 1.936 proyek berasal dari Belanda.

No

Negara Investasi Terbesar di Indonesia

Proyek

Nilai Investasi

1

Singapura

10.951

USD 7,3 miliar

2

Hong Kong

1.966

USD 3,1 miliar

3

China Tiongkok

2.515

USD 2,3 miliar

4

Jepang

5.579

USD 1,8 miliar

5

Belanda

1.936

USD 1,5 miliar

6

Korea Selatan

3.647

USD 1,3 miliar

7

Amerika Serikat

1.184

USD 1,3 miliar

8

Malaysia

2.160

USD 985,2 juta

9

Swiss

411

USD 576,3 juta

10

Bermuda

24

USD 376,2 juta

11

Thailand

300

USD 364,1 juta

12

Taiwan

733

USD 265,3 juta

13

British Virgin Islands

639

USD 255,5 juta

14

Inggris

1.132

USD 201,5 juta

15

Australia

1.216

USD 144,5 juta

16

Jerman

724

USD 136,9 juta

17

Prancis

944

USD 127,3 juta

18

Luxemburg

220

USD 112,6 juta

19

Kanada

183

USD 108,4 juta

20

Cayman Islands

169

USD 69,8 juta

*Data PMA per Januari-September 2021 dari Website NSWI BKPM       

10 Sektor Investasi Terbesar di Indonesia

loader
Sektor investasi terbesar di Indonesia

Adapun 10 sektor investasi terbesar di Indonesia, baik dari PMA maupun PMDN, antara lain:

Investasi Terbesar Penanaman Modal Asing (PMA)

No

Sektor

Proyek

Nilai Investasi

1

Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan peralatannya

1.196

USD 4,9 miliar

2

Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi

1.172

USD 2,4 miliar

3

Pertambangan

735

USD 2,3 miliar

4

Industri Makanan

2.535

USD 2 miliar

5

Listrik, Gas dan Air

722

USD 1,9 miliar

6

Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran

1.899

USD 1,8 miliar

7

Industri Kimia dan Farmasi

1.635

USD 1,3 miliar

8

Industri Kendaraan Bermotor dan Alat Transportasi Lain

1,326

USD 1,2 miliar

9

Jasa Lainnya

6.678

USD 846,8 juta

10

Tanaman Pangan, Perkebunan, dan Peternakan

1.384

USD 759,9 juta

Investasi Terbesar Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)

No

Sektor

Proyek

Nilai Investasi

1

Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran

4.620

Rp 62,8 triliun

2

Transportasi, Gudang dan Komunikasi

5.629

Rp 45,3 triliun

3

Listrik, Gas dan Air

2.009

Rp 31 triliun

4

Konstruksi

11.465

Rp 29,8 triliun

5

Tanaman Pangan, Perkebunan, dan Peternakan

4.455

Rp 23,6 triliun

6

Jasa Lainnya

17.530

Rp 20,8 triliun

7

Industri Makanan

5.591

Rp 20,4 triliun

8

Pertambangan

1.942

Rp 19 triliun

9

Perdagangan dan Reparasi

60.755

Rp 16,4 triliun

10

Hotel dan Restoran

8.366

Rp 12,8 triliun

Baca Juga: Permasalahan Investasi di Indonesia, Apa Saja?

Daftar Perusahaan Terbesar di Indonesia

loader
Perusahaan Terbesar di Indonesia

Perusahaan terbesar di Indonesia bisa dilihat dari pendapatannya. Seperti berikut ini, daftar 10 perusahaan yang masuk dalam 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia.

No

Perusahaan Terbesar di Indonesia

Pendapatan

1

PT Pertamina (Persero)

Rp 584,9 triliun

2

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)

Rp 345,4 triliun

3

PT Astra International Tbk

Rp 175 triliun

4

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

Rp 152,6 triliun

5

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk

Rp 136,5 triliun

6

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Rp 127,9 triliun

7

PT Gudang Garam Tbk

Rp 114,5 triliun

8

PT HM Sampoerna Tbk

Rp 92,4 triliun

9

PT Bank Central Asia Tbk

Rp 86,4 triliun

10

PT Indofood Sukses Makmur Tbk

Rp 81,7 triliun

*Data keuangan 2010 dari Website Fortune Indonesia

Baca Juga: Investasi Asing Langsung dan Tidak Langsung di Indonesia

Tambang Emas Terbesar di Indonesia

loader
Tambang emas terbesar di Indonesia

Investasi terbesar di Indonesia seperti dijelaskan di atas, disumbang sektor pertambangan. Salah satunya tambang emas.

Indonesia memiliki banyak tambang emas. Berdasarkan data Kementerian ESDM, total cadangan bijih emas di Indonesia mencapai 3,56 miliar ton. Total sumber daya bijih emas sebesar 14,96 miliar ton.

Sementara total cadangan logam emas yang dimiliki Indonesia sebanyak 5.000 ton dan sumber daya logam emas 10.000 ton. Jumlah cadangan bijih emas Indonesia terbesar ada di Papua, yakni sebesar 52% atau 1,86 miliar ton.

Berikut tambang emas terbesar di Indonesia:

No

Tambang Emas Terbesar di Indonesia

Jumlah Cadangan Emas

1

Tambang Emas Freeport, Papua

650 ton

2

Tambang Emas Martabe, Sumatera Utara

135 ton

3

Tambang Emas Toka Tindung, Sulawesi Utara

122 ton

4

Tambang Emas Tujuh Bukit, Jawa Timur

22 ton

5

Tambang Emas Gosowong, Halmahera Utara

9 ton

*Data cadangan emas per 2020 dari CNBC Indonesia

Investasi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Nasional

Selain konsumsi, ekspor, dan impor, investasi juga merupakan motor penggerak ekonomi Indonesia. Nama lainnya Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB).  

Investasi memiliki peranan penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, termasuk di tengah badai Covid-19. Tak heran, pemerintah membuka pintu lebar kepada siapapun yang ingin berinvestasi di Tanah Air.

Apakah itu investasi pada proyek pembangunan infrastruktur, maupun di instrumen seperti saham, obligasi, reksadana, emas, deposito, properti, fintech p2p lending, dan sebagainya.

Dengan investasi, kamu bukan hanya belajar untuk menyisihkan uang untuk masa depan dan memperoleh keuntungan, tetapi juga membantu pemulihan ekonomi nasional.

Baca Juga: Investasi Pertanian: Simak Pengertian, Keuntungan dan Pilihan Platformnya