Jenis Investasi Jangka Pendek dan Jangka Panjang yang Menguntungkan

Investasi merupakan salah satu kegiatan dan aktivitas yang berhubungan dengan finansial dan ekonomi yang secara garis besar dilakukan untuk mendapatkan keuntungan dari kegiatan finansial yang dilakukan di masa yang akan datang. Saat ini jenis dan wujud investasi sendiri sudah sangat banyak.

Anda dapat memilih sesuai dengan kebutuhan dan kesesuaian budget sendiri. Namun karena menjalankan investasi ini memiliki keunggulan dan resiko tersendiri, maka saat memilih investasi Anda harus benar-benar berhati-hati dalam memilihnya.

Berikut akan dijelaskan beberapa jenis investasi jangka pendek dan jangka panjang yang menguntungkan:

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

Invetasi Jangka Pendek

jangka pendek

1. Tabungan Bank

Contoh investasi jangka pendek pertama yang menguntungkan yang bisa Anda jalankan adalah dengan menggunakan produk tabungan bank. Investasi ini memang salah satu cara yang paling mudah dan cepat untuk bisa menginvestasikan uang. Siapapun bisa melakukan investasi jenis ini mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa.

Keuntungan dari investasi ini adala pengambilan uangnya pun bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja dengan mesin ATM. Namun harus diingat dalam investasi ini presentase bunga yang dihasilkan sangatlah kecil.

Keuntungan lainnya dengan menabung di Bank sebagai bentuk investasi adalah Anda tidak dituntut atau diwajibkan untuk menyetorkan sejumlah dana yang tetap pada setiap waktunya. Jadi setelah membuat buku tabungan, Anda bebas mengisi saldo rekening kapanpun Anda inginkan.

2. Deposito 

jika menginginkan persentase bunga dan imbah hasil yang lebih tinggi, bisa mencoba berinvestasi dengan produk deposito. Namun ada kekurangan investasi deposito ini Anda jadi tidak leluasa untuk mengambil uang yang diinvestasikan karena investasi ini memiliki jangka waktu yang telah ditentukan untuk pengembalian dana beserta imbah hasilnya.

Untuk membuka investasi ini prosedurnya tidak jauh beda dengan membuka tabungan di Bank. Tapi setoran awal yang diperlukan dana cukup besar yaitu sebesar Rp5.000.000. Setelah investasi awal dikeluarkan untuk deposito selanjutnya Anda bisa menyesuaikan dengan kemampuan finansial anda.

Umumnya jenis investasi ini banyak dijalankan oleh para pelaku bisnis atau usaha menengah. Sebab permutaran jangka waktu yang telah ditepatkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pokok usaha mereka setiap tahunnya. Mereka juga memiliki prospek tersendiri kenapa memilih jenis investasi deposito.

3. Forex Trading 

Forex trading adalah bentuk investasi dengan konsep perdagangan mata uang asing. Jenis investasi ini dikenal memiliki resiko paling besar dari jenis investasi lainnya. Namun meskipun berisiko besar, beberapa orang tetap saja tertarik menjalankannya. Hal ini dikarenakan mereka memegang prinsip bahwa semakin berisiko tinggi sebuah investasi maka nilai return-nya/imbah hasilya pun juga biasanya cukup tinggi.

Anda bisa menggunakan Forex Trading ini sebagai investasi jangka pendek dengan melakukan pembelian mata uang yang sedang mengalami depresiasi dan kemudian menjual kembali saat mata uang tersebut mengalami kenaikan harga.

Melihat cara kerjanya investasi ini memang seperti permainan/game yang cukup menantang dan penuh risiko bagi beberapa orang yang menyukai resiko. Tapi dengan keuntungan besar dalam waktu relatif singkat, beberapa orang yang awalnya tidak menyukai risiko bisa saja kemudian tertarik menjalankannya.

Maka jika benar-benar tertarik namun belum tidak punya pengalaman tak perlu khawatir karena saat ini sudah banyak Forex Broker Indonesia yang mewadahi para investor untuk tidak hanya berinvestasi tetapi juga membekali mereka. Jadi, ketika bergabung ke salah satu broker tersebut, Anda dapat mengikuti berbagai pelatihan.

Di banyak situs Forex Broker Indonesia, biasanya menyediakan akun demo yang bisa dijadikan latihan dan simulasi agar tahu bagaimana melakukan perdagangan mata uang asing. Jadi akun demo ini akan membuat Anda bisa melakukan semacam ‘pemanasan’ terlebih dahulu sebelum benar-benar melakukan perdagangan secara nyata.

4. Saham

Saham adalah jenis investasi jangka pendek yang cukup populer. Saham adalah bukti penyertaan atau kepemilikan seseorang di dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Jika Anda memiliki saham, maka sudah bisa disebut sebagai owner atau pemilik perusahaan, tergantung seberapa besar porsi kepemilikannya.

Wujud saham sendiri berupa selembar kertas yang dikeluarkan oleh perusahaan dan menyatakan bahwa pemilik kertas yang namanya tercantum dalam surat tersebut adalah pemilik perusahaan sesuai dengan porsi berapa persen atau berapa banyak penyertaan yang ditanamkan di perusahaan tersebut. 

Jika perusahaan tersebut sehat, sukses dan memiliki risiko bangkrut/rugi yang rendah maka saham yang dibeli akan memiliki nilai jual yang tinggi, karena bisa menghasilkan laba yang besar.

Baca Juga: Mau Investasi Properti? Ini Dia Manfaat dan kelemahannya 

Investasi Jangka Panjang

jangka panjang

1. Emas 

Contoh pertama dari investasi jangka panjang sendiri adalah investasi pada emas. Sebagai salah satu logam mulia yang indah dan digemari banyak orang, emas menjadi investasi yang cukup menguntungkan.

Mengapa?

Karena emas mempunyai nilai atau harga yang selalu naik setiap tahun. Selain memiliki nilai jual yang tinggi, emas ternyata juga sangat aman dalam berbagai keadaan serta stabil dan anti inflasi. Karena nilai emas yang lebih sering naik daripada menurun, maka jika berinvestasi emas selama 5 tahun, Anda bisa mendapatkan keuntungan yang berlipat-lipat.

2. Tanah dan Bangunan

Selain emas, barang atau produk yang memiliki nilai investasi yang tinggi dan menguntungkan adalah tanah dan bangunan. Tanah dan bangunan adalah jenis investasi jangka panjang yang sangat menguntungkan dengan tingkat risiko yang rendah, karena tanah dan bangunan adalah jenis properti yang memiliki nilai aset yang semakin tinggi disetiap tahunnya.

Maka jika Anda memiliki investasi ini maka Anda akan bisa mendapatkan peluang yang besar dan menjanjikan. Namun, investasi ini membutuhkan dana yang besar, mengingat harga sebuah rumah sekarang sudah menginjak harga ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Meskipun begitu, cobalah manfaatkan produk kredit pembelian properti seperti KPR (kredit perumahan rakyat) yang bisa membantu Anda dalam memiliki properti yang diinginkan.

3. Asuransi

Jika ingin memperkecil resiko kehilangan suatu benda atau kerusakan suatu benda, maka asuransi bisa menjadi pilihan Anda yang utama.

Selain akan mendapatkan proteksi atau perlindungan, dengan asuransi Anda juga akan mendapatkan investasi yang menguntungkan. Asuransi yang sering kali dijadikan investasi yang menguntungkan oleh banyak orang adalah asuransi dwiguna dan asuransi unit link.

4. Reksa Dana

Reksadana merupakan surat-surat berharga sebagai bukti klaim atau aset. Reksadana bisa menjadi investasi Anda yang menguntungkan karena memiliki keunggulan. Keunggulan reksadana sendiri ada pada banyaknya pilihan yang dapat diambil investor untuk menanamkan uangnya, yaitu saham, obligasi, atau pasar uang.

Anda sebagai investor tinggal memilih instrumen investasi yang paling cocok dengan resiko yang sanggup Anda tanggung.

Baca Juga: Investasi Di Pasar Modal? Perhatikan Dulu Hal Ini

Berinvestasilah Mulai Sekarang

Beberapa jenis investasi jangka panjang maupun jangka pendek di atas dapat Anda jadikan pilihan untuk berinvestasi. Pertimbangkan dengan baik sebelum memutuskan investasi apa yang akan Anda pilih. Sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi finansial Anda. Jadi tunggu apa lagi?  Berinvestasilah mulai sekarang!

Baca Juga: Belajar Investasi Reksa Dana Saham dengan Modal Rp100 ribu, Mau?