Jenis Investasi Jangka Pendek dan Jangka Panjang yang Menguntungkan

Investasi merupakan salah satu kegiatan dan ativitas yang berhubungan dengan finansial dan ekonomi yang secara garis besar dilakukan untuk mendapatkan keuntungan dari kegiatan finansial yang dilakukan di masa yang akan datang. Saat ini jenis dan wujud investasi sendiri sangat banyak. Anda dapat memilih sesuai dengan kebutuhan dan kesesuaian budget Anda sendiri. Namun karena menjalankan investasi ini memiliki keunggulan dan resiko tersendiri, maka saat memilih investasi ini Anda harus benar-benar berhati-hati dalam memilihnya. Berikut akan dijelaskan beberapa jenis investasi jangka pendek dan jangka panjang yang menguntungkan :

Jenis Invetasi Jangka Pendek

1. Tabungan Bank

Bank

Menabung di Bank via yourarticlelibrary.com

 

Contoh investasi jangka pendek pertama yang menguntungkan yang bisa Anda jalankan adalah dengan menggunakan produk tabungan bank. Investasi ini memang salah satu cara yang paling mudah dan cepat untuk bisa menginvestasikan uang. Siapapun bisa melakukan investasi ini dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa. Selain mudah dalam menjalankannya, Anda pun bisa dengan mudah dalam melakukan pengambilan uangnya, karena Anda bisa melakukannya kapan saja dan dimana saja dengan mesin ATM. Namun harus diingat dalam investasi ini presentase bunga yang dihasilkan melalui cara ini sangatlah kecil.

Namun keuntungan berinvestasi dengan menabung di Bank ini adalah Anda tidak dituntut atau diwajibkan untuk menyetorkan sejumlah dana yang tetap pada setiap waktunya. Jadi setelah Anda membuat buku tabungan, Anda bebas mengisi saldo rekening Anda kapanpun Anda inginkan. Investasi ini juga lebih banyak digunakan oleh semua kalangan karena jenis investasi ini lebih mudah dan cepat untuk pengambilannya.

2. Deposito

 Deposito

Deposito via zakat.or.id

 

Apabila Anda menginginkan persentase bunga dan tingkat mengembalian investasi yang lebih tingi, Anda bisa mencoba berinvestasi dengan produk deposito. Namun ada kekurangan investasi deposito ini Anda tidak leluasa untuk mengambil uang yang anda investasikan karena investasi ini hanya akan bisa diambil sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan. Untuk membuka investasi ini prosedurnya tidak jauh beda dengan membuka tabungan di Bank. Namun setoran awal yang diperlukan dana cukup besar yaitu sebesar Rp5.000.000. Setelah investasi awal Anda keluarkan untuk selanjutnya Anda pun dapat menyesuaikan dengan kemampuan finansial anda. Umumnya jenis investasi ini banyak dijalankan oleh para pelaku bisnis atau usaha menengah. Sebab permutaran jangka waktu yang telah ditepatkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pokok usaha mereka setiap tahunnya. Mereka juga memiliki prospek tersendiri kenapa memilih jenis investasi deposito.

3. Forex Trading

 Forex Trading

Forex Trading via orexmetatraderbroker.com

 

Forex trading adalah bentuk investasi dengan konsep perdagangan mata uang asing. Jenis investasi ini dikenal memiliki resiko paling besar dari jenis investasi lainnya. Namun meskipun beresiko besar, beberapa orang tetap saja tertarik menjalankannya. Hal ini dikarenakan mereka memegang prinsip bahwa semakin berisiko tinggi sebuah investasi maka nilai return-nya pun juga biasanya cukup tinggi. Anda bisa menggunakan Forex Trading ini sebagai investasi jangka pendek. Caranya adalah Anda melakukan pembelian mata uang yang sedang mengalami depresiasi dan kemudian menjual kembali saat mata uang tersebut mengalami kenaikan harga. Melihat cara kerjanya investasi ini memang seperti permainan atau ‘game’ yang cukup menantang dan penuh risiko bagi beberapa orang yang menyukai resiko. Tapi dengan keuntungan besar dalam waktu relatif singkat, beberapa orang yang awalnya tidak menyukai resiko bisa saja kemudian tertarik menjalankannya.

Maka jika Anda benar-benar tertarik namun sebenarnya Anda tidak punya pengalaman, Anda tak perlu khawatir karena saat ini sudah banyak Forex Broker Indonesia yang mewadahi para investor untuk tidak hanya berinvestasi tetapi juga membekali mereka. Jadi, ketika Anda bergabung ke salah satu broker tersebut, Anda dapat mengikuti berbagai pelatihan. Di banyak situs Forex Broker Indonesia, mereka juga biasanya menyediakan akun demo yang bisa Anda jadikan latihan dan simulasi agar tahu bagaimana melakukan perdagangan mata uang asing. Jadi akun demo ini akan membuat Anda bisa melakukan semacam ‘pemanasan’ terlebih dahulu sebelum benar-benar melakukan perdagangan secara nyata. Seperti halnya sebelum mengarungi kompetisi olahraga yang ketat, maka Anda harus melakukan pemanasan dulu. Begitu juga dengan trading forex, Anda akan dilatih terlebih dahulu agar Anda tidak akan kaget saat Anda bergabung dengan Forex Broker tadi.

4. Saham

Investasi Saham

Investasi Saham via bareksa.com

 

Inilah jenis investasi jangka pendek yang sekarang sedang ramai digunakan orang-orang. Saham adalah bukti penyertaan atau kepemilikan seseorang di dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Jika Anda memiliki saham, maka sudah bisa disebut sebagai owner atau pemilik perusahaan, tergantung seberapa besar porsi kepemilikannya. Wujud saham sendiri berupa selembar kertas yang dikeluarkan oleh perusahaan dan menyatakan bahwa pemilik kertas yang namanya tercantum dalam surat tersebut adalah pemilik perusahaan sesuai dengan porsi berapa persen atau berapa banyak penyertaan yang ditanamkan di perusahaan tersebut. Jika perusahaan tersebut sehat, maka saham yang dibeli akan memiliki nilai jual yang tinggi, karena bisa menghasilkan laba yang besar. Disinilah daya tarik investasi ini.

Investasi Jangka Panjang

1. Emas

 Investasi Emas

Investasi Emas via thewoomag.com

 

Contoh pertama dari investasi jangka panjang sendiri adalah investasi pada emas. Sebagai salah satu logam mulia yang indah dan digemari banyak orang, emas menjadi investasi yang akan menguntungkan. Mengapa? Karena emas mempunyai nilai atau harga yang selalu naik setiap tahun. Selain memiliki nilai jual yang tinggi, emas ternyata juga sangat aman dalam berbagai keadaan serta stabil dan anti inflasi. Karena nilai emas yang terus melambung tinggi maka jika Anda berinvestasi emas selama 5 tahun, Anda akan mendapatkan keuntungan yang berlipat-lipat.

2. Tanah dan Bangunan

Properti Investment

Investasi Properti via investmentclan.com

 

Selain emas, barang atau produk yang memiliki nilai investasi yang tinggi dan menguntungkan adalah tanah dan bangunan. Tanah dan bangunan memang menjadi investasi yang menguntungkan, karena tanah dan bangunan memilki harga yang terus naik setiap tahunnya. Maka jika Anda memiliki investasi ini maka Anda akan bisa mendapatkan peluang yang besar dan menjanjikan. Masalahnya, investasi ini membutuhkan dana yang besar, mengungat harga sebuah rumah sekarang sudah menginjak harga ratusan juta hingga miliaran rupiah. Meskipun begitu, cobalah manfaatkan produk kredit pembelian properti yang akan membantu Anda dalam memiliki properti yang diinginkan.

Baca Juga : Mau Investasi Properti? Ini Dia Manfaat dan kelemahannya

3. Asuransi

 Bisnis Asuransi

Asuransi via raiznerlaw.com

 

Jika Anda ingin memperkecil resiko kehilangan suatu benda atau kerusakan suatu benda, maka asuransi menjadi pilihan Anda yang utama. Selain akan mendapatkan proteksi atau perlindungan, dengan asuransi Anda juga akan mendapatkan investasi yang menguntungkan. Asuransi yang sering kali dijadikan investasi yang menguntungkan oleh banyak orang adalah asuransi dwiguna dan asuransi unit link.

4. Reksa Dana

Reksa Dana

Reksa Dana via alexedmans.com

 

Reksadana merupakan surat-surat berharga sebagai bukti klaim atau aset. Reksadana bisa menjadi investasi Anda yang menguntungkan karena memiliki keunggulan. Keunggulan reksadana sendiri ada pada banyaknya pilihan yang dapat diambil investor untuk menanamkan uangnya, yaitu saham, obligasi, atau pasar uang. Anda sebagai investor tinggal memilih instrumen investasi yang paling cocok dengan resiko yang sanggup Anda tanggung.

Baca Juga : Investasi Di Pasar Modal? Perhatikan Dulu Hal Ini

Berinvestasilah Mulai Sekarang

Beberapa jenis investasi jagka panjang maupun jangka pendek di atas dapat Anda jadikan pilihan untuk berinvestasi. Pertimbangkan dengan baik sebelum memutuskan investasi apa yang akan Anda pilih. Sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi finansial Anda. Jadi tunggu apa lagi?  Berinvestasilah mulai sekarang!

Baca Juga : Belajar Investasi Reksa Dana Saham dengan Modal Rp100 ribu, Mau?