Pilih Metode Pembayaran Auto Debit Premi Asuransi Agar Bayar Tepat Waktu dan Terhindar dari Polis Lapse

Apa itu auto debit premi asuransi dalam pembayaran asuransi? Auto debit premi asuransi merupakan salah satu sistem pembayaran yang digunakan nasabah untuk membayar tepat waktu kepada suatu perusahaan asuransi.

Di era pembayaran non tunai seperti sekarang ini, metode pembayaran premi asuransi pun bisa jadi lebih praktis dan mudah lantaran dapat dilakukan secara digital atau elektronik. Apalagi jika mengingat berbagai caranya yang cepat, aman lagi nyaman, seperti auto debit premi asuransi.

Namun, sebelum membahas lebih lanjut mengenai metode pembayaran premi asuransi dan auto debit premi asuransi, penting juga untuk mengetahui jenis jangka waktu premi pembayaran asuransi.

Bingung cari asuransi kesehatan terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!
Pilih Jenis Perlindungan
Pilih Jenis Kelamin
Pilih Tanggal Lahir
Pilih Bulan Lahir
Pilih Tahun Lahir
Pilih Tipe Asuransi

Jenis Jangka Waktu Premi Pembayaran Asuransi

loader

Apabila hendak ditinjau berdasarkan jangka waktu preminya, pembayaran asuransi bisa dikategorikan ke dalam beberapa jenis sebagai berikut:

  1. Pembayaran Secara Sekaligus

    Cara pembayaran ini memang terbilang yang paling mudah dan sederhana untuk dilakukan. Metode pembayaran ini umumnya dilakukan oleh nasabah yang sanggup membayar sekaligus secara tunai pada awal pembelian produk asuransi.

    Nasabah yang langsung membayar tunai seluruh jumlah preminya ketika membeli asuransi sudah tak perlu lagi mengkhawatirkan sisa angsuran/ cicilan pembayaran preminya.

  2. Pembayaran Bulanan

    Membayar produk asuransi per bulan menjadi opsi yang cukup terjangkau bagi sebagian nasabah asuransi. Dengan memilih jenis jangka waktu yang satu ini, kamu bisa membayar premi asuransi secara berkala di setiap bulannya.

    Agar lebih praktis dan mudah lagi, kamu pun bisa memilih sistem pembayaran dengan pemotongan saldo secara otomatis (auto debit). Dengan begitu, kamu pun tak perlu lagi mengkhawatirkan telat bayar, karena auto debit premi asuransi dapat mempermudah kamu membayar tagihan dengan tepat waktu.

    Jika membayar tagihan dengan tepat waktu, kamu pun tak perlu merisaukan lagi terkena biaya tambahan dan sebagainya.

  3. Pembayaran Setiap 3-6 Bulan Sekali

    Jenis jangka waktu premi pembayaran asuransi yang berikutnya adalah per 3 atau 6 bulan sekali. Pilihan pembayaran yang satu ini memang lebih fleksibel ketimbang pembayaran bulanan, lantaran nasabah diberi waktu lebih untuk menyiapkan dananya.

    Meski begitu, terdapat kekurangan dari jenis jangka waktu ini. Karena biasanya, nasabah harus membayarkan biaya administrasi dan atau bunga yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan premi yang dibayarkan sebulan sekali.

  4. Pembayaran Tahunan

    Jenis jangka waktu premi pembayaran asuransi selanjutnya yaitu setahun sekali. Pembayaran tahunan menjadi pilihan pembayaran asuransi yang terbilang murah. Bahkan, beberapa perusahaan asuransi kerap menyarankan jangka waktu yang satu ini.

    Beberapa perusahaan asuransi menganjurkan nasabahnya untuk langsung membayar seluruh premi di waktu pembelian agar tak perlu cemas lagi soal dana sisanya di kemudian hari.

    Di samping itu, sejumlah perusahaan asuransi pun kerap menawarkan diskon atau promo tertentu untuk nasabah yang melakukan pembayaran secara penuh di awal tahun.

Beragam Metode Pembayaran Premi Asuransi

Demi memudahkan para nasabahnya dalam membayar premi, umumnya perusahaan asuransi akan menawarkan beraneka macam pilihan. Terdapat beragam metode pembayaran premi asuransi yang aman dan nyaman serta tersedia untuk nasabah.

Diantaranya seperti metode pembayaran setor tunai, hingga yang cashless melalui auto debit rekening, atau kartu kredit maupun pembayaran via virtual account. Untuk lebih jelasnya, mari simak uraian pembahasannya sebagai berikut:

  1. Pembayaran Melalui Kasir Kantor Perusahaan Asuransi

    Metode pembayaran yang paling konvensional ini bisa dilakukan dengan datang langsung ke kantor perusahaan asuransi yang bersangkutan. Nasabah dapat melakukan pembayaran premi asuransi di kasir atau loket pembayaran resmi sesuai waktu yang ditetapkan.

  2. Pembayaran Melalui Virtual Account

    Salah satu metode pembayaran non tunai atau cashless melalui virtual account ini bisa mempermudah proses penyetoran dana. Hal ini dikarenakan pembayaran premi nasabah akan langsung terdeteksi oleh sistem, sehingga risiko kendala teknis dalam proses perpanjangan polis pun dapat diminimalisir.

    Namun sebelumnya, jangan lupa pastikan terlebih dahulu apakah perusahaan asuransi yang bersangkutan menyediakan sistem pembayaran premi yang satu ini.

  3. Pembayaran Melalui Bank

    Sebagian besar perusahaan asuransi tentunya menerima pembayaran premi asuransi melalui bank. Metode pembayaran premi asuransi melalui bank bisa berupa transfer dana dari ATM, internet banking, atau mobile banking.

    Dengan begitu, pembayaran pun bisa dilakukan dengan praktis, mudah dan cepat. Nabasah tak perlu repot-repot menyetorkan pembayaran ke kantor perusahaan asuransi lagi. Bahkan, sejumlah perusahaan asuransi pun kerap menawarkan program promo menarik untuk pembayaran premi melalui sejumlah bank tertentu.

  4. Pembayaran Premi Melalui Open Payment

    Cara ini juga bisa dipilih lantaran memudahkan serta praktis. Nasabah hanya perlu menuliskan nomor polis dan tak perlu lagi membubuhkan nomor rekening dari perusahaan asuransi.

    Namun, nasabah pun perlu memperhatikan terlebih dahulu terkait bank mana saja yang menerima sistem pembayaran open payment untuk bayar premi asuransi.

  5. Pembayaran dengan Kartu Kredit

    Sejumlah perusahaan asuransi menerima pembayaran premi yang menggunakan credit card. Adapun keuntungan dari opsi pembayaran melalui credit card ini adalah nasabah bisa mengumpulkan poin reward kartu kredit ketika membayar premi.

    Menariknya lagi, sejumlah penerbit credit card bahkan menawarkan program cashback untuk nasabah yang hendak melakukan pembayaran premi asuransi. Meski demikian, nasabah hendaknya berhati-hati dan pastikan tagihan kartu kreditnya dibayar setiap bulan.

    Langkah tersebut dilakukan agar nasabah tidak dikenai bunga credit card yang tinggi.

  6. Pembayaran dengan Auto Debit

    Dengan memanfaatkan auto debit premi asuransi, nasabah dapat terhindar dari berbagai risiko dan masalah seperti keterlambatan bayar premi. Auto debit premi asuransi membuat nasabah lebih mudah melakukan pembayaran.

    Auto debit premi asuransi terhitung yang paling aman dan nyaman bagi sebagian orang. Selain itu, cara pembayaran yang satu ini bisa meminimalisir risiko keterlambatan pembayaran premi, sehingga efektif untuk menjaga agar polis asuransi bisa tetap aktif.

Aktifkan Auto Debit Premi Asuransi Agar Terhindar dari Risiko Polis Lapse

loader

Keterlambatan membayar premi asuransi kerap menjadi masalah banyak orang. Hal ini dikarenakan oleh berbagai kesibukan dan aktivitas yang padat sehingga menjadi lalai, atau bahkan lupa.

Sebagai akibatnya, nasabah bisa menghadapi berbagai macam risiko. Salah satunya seperti harus membayar denda, status polis asuransi yang dibekukan untuk sementara waktu, status polis jadi diblokir atau polis lapse.

Agar terhindar dari terjadinya polis lapse, nasabah harus rajin membayar premi asuransi secara tepat waktu. Polis lapse adalah polis asuransi yang menjadi tidak aktif atau dinonaktifkan akibat nasabah terlambat membayar premi.

Jika nasabah telat bayar, maka perusahaan asuransi berhak memutuskan polis. Ini berarti pihak tertanggung akan kehilangan semua manfaat serta perlindungan yang sudah dibayar selama periode tertentu.

Adapun dampak dari terjadinya pembatalan polis atau Lapsed atau Polis Lapse adalah sebagai berikut:

  • Klaim tak bisa dibayarkan
  • Harus membayar premi yang ditunggak
  • Bisa dikenakan pemeriksaan kesehatan kembali.

Oleh sebab itu, pastikan polis asuransi tetap aktif dan berlaku dengan selalu membayar preminya tepat waktu.

Cara Agar Terhindar dari Telat Bayar Premi Asuransi

Agar terhindar dari terlambat membayarkan premi, kamu bisa mengikuti sejumlah tips berikut ini:

  • Buatlah pengingat dengan menandai tanggal di kalender
  • Selain itu, nasabah bisa juga mengatur alarm di smartphone sesuai waktu penyetoran atau tanggal jatuh tempo
  • Catatlah premi di anggaran bulanan dan jadikan hal ini sebagai salah satu prioritas utama agar tak lalai lagi membayarnya
  • Kemudian aktifkanlah auto debit premi asuransi melalui bank tempatmu menabung demi memudahkan proses pembayaran yang praktis.

Cara auto debit premi asuransi terbilang jauh lebih cepat dan mudah karena uang yang ada di tabungan akan langsung dipotong. Jika nasabah selalu memastikan ketersediaan dana dan mengaktifkan metode pembayaran auto debit premi asuransi, maka perusahaan asuransi pun dapat mendebit rekening atau kartu kredit nasabah secara otomatis.

Auto Debit Premi Asuransi Berikan Keamanan dan Kenyamanan Saat Pembayaran

Itulah sajian informasi terkait jenis jangka waktu premi pembayaran asuransi, metode pembayaran premi asuransi dan auto debit premi asuransi. Selain aman dan nyaman, metode pembayaran auto debit premi asuransi juga lebih praktis lagi mudah.

Saat ini, terdapat banyak opsi pembayaran premi asuransi yang ada dan tersedia yang bisa kamu pilih. Pilihlah opsi yang paling aman dan nyaman. Tak lupa, sesuaikan juga dengan kemampuan finansial dan kebutuhan.

Namun sebelumnya, pastikan juga kamu telah memilih produk asuransi dari perusahaan bona fide dengan reputasi terbaik dan terpercaya. Ingatlah juga untuk memeriksa syarat dan ketentuan yang berlaku.

Dan ini termasuk biaya administrasi serta bunga atau denda yang mungkin turut disertakan jika terjadi keterlambatan pembayaran. Dengan memilih opsi pembayaran premi asuransi yang tepat, kamu telah sedia payung sebelum hujan.

Kamu sudah mengambil langkah tepat dalam melindungi diri dan orang terkasih dari risiko finansial yang tak terduga dan bisa terjadi di masa depan.