Content Mapping: Ini Manfaat dan Tips Membuatnya Biar Tepat Target Pasar

Tingginya pengguna internet belakangan ini merupakan salah satu alasan hadirnya berbagai konten di dunia maya. Topik yang dibahas juga beragam, tentunya bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan juga trend yang sedang terjadi. Untuk mendapatkan konten yang berkualitas dan banyak dicari, para marketer akan berupaya dengan maksimal.

Hal ini harus dilakukan dengan cermat, agar konten yang dihasilkan memang benar-benar sesuai dengan tujuan dan bisa mendapatkan banyak pembaca. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk ini, salah satunya dengan membuat content mapping terlebih dahulu.

Content mapping merupakan sebuah proses perencanaan yang dilakukan untuk membuat konten yang tepat sasaran dan sekaligus tepat waktu, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pembaca dengan sangat baik. Di dalam proses ini, marketer biasanya akan melakukan beberapa tahap yang penting, mulai dari mengenali calon user, menentukan target yang tepat, hingga akhirnya membuat konten yang sesuai dan berkualitas. 

Pengenalan karakter user merupakan bagian yang penting dari content mapping, sebab user inilah yang pada akhirnya mengkonsumsi konten itu sendiri. Pemetaan user yang tepat akan sangat membantu dan bisa membuat setiap konten menjadi lebih tepat sasaran.

User akan menemukan apa yang mereka cari melalui konten-konten berkualitas tersebut. Hal ini memungkinkan konten bermanfaat dan tepat sasaran, bahkan ketika dikonsumsi oleh banyak orang. Lalu, apa saja yang bisa didapatkan dari content mapping itu sendiri?

Simak ulasannya berikut ini!

Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

Manfaat Content Mapping

loader
Content Mapping

Pada dasarnya content mapping sudah menjadi kebutuhan tersendiri di dalam dunia marketing. Marketer membutuhkan pemetaan user dengan cara yang tepat, sehingga setiap konten yang diciptakan kelak bisa sesuai dengan target yang dituju. Ada banyak manfaat content mapping, beberapa di antaranya seperti berikut ini:

1. Memudahkan marketer memahami pelanggan

Proses pemetaan konten yang dilakukan dengan cara yang tepat, akan sangat membantu untuk memahami karakter konsumen secara detail.  Di dalam prakteknya, marketer harus mencari tahu terlebih dahulu apa saja yang diinginkan konsumen, termasuk kebutuhannya juga. Hal ini memungkinkan marketer memahami permasalahan secara mendalam, sehingga penyelesaiannya bisa lebih mudah ditemukan. Solusi inilah yang pada akhirnya ditawarkan melalui konten yang dibuat oleh marketer.

2. Mempermudah proses pembuatan konten yang bermutu

Content mapping mempermudah pekerjaan marketer dan membuat kualitas pekerjaan menjadi jauh lebih maksimal. Marketer yang sudah memahami target pasar tentu akan lebih mudah untuk mencapainya. Konten yang dibuat dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar, sehingga tujuan pemasaran yang dilakukan dapat dicapai dengan baik. Proses pembuatan konten akan jauh lebih mudah, bahkan untuk berbagai konten yang berkualitas sekalipun.

Baca Juga: 8 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membuat Konten di Media Sosial

3. Melihat gambaran umum konten di website

Pemetaan konten juga bisa membantu identifikasi berbagai konten yang sudah ada di dalam website. Berbagai konten yang sudah dibuat ini akan bisa dikategorikan dengan lebih mudah. Hal ini akan mempermudah pelabelan konten yang sudah ada, termasuk konten-konten baru yang akan dimasukkan ke website tersebut.

Tips Membuat Content Mapping

loader
Content Mapping

Proses content mapping tidak akan sulit, apalagi jika dilakukan dengan langkah yang tepat sejak awal. Berikut ini adalah beberapa langkah mudah yang perlu dilakukan dalam pembuatan content mapping:

1. Susun buyer persona

Buyer persona adalah representasi target konsumen yang akan dituju dalam pemasaran. Hal ini harus ditentukan berdasarkan riset yang mendalam melalui berbagai informasi penting, seperti: gender, minat, usia, lokasi tinggal, dan yang lainnya. Pada umumnya, buyer persona ini bisa dibuat melalui survei dan wawancara, baik itu secara online maupun secara langsung (manual).

Baca Juga: 8 Pilihan Konten Tiktok yang Dapat Digunakan untuk Brand

2. Pahami customer journey

Customer journey adalah cara yang dilakukan konsumen untuk menemukan atau membeli produk yang ditawarkan. Perilaku konsumen ini menjadi salah satu poin penting dalam membuat content mapping, sebab ada media atau cara yang bisa dilakukan konsumen untuk melakukannya. Jika sudah memahami customer journey, maka membimbing konsumen untuk mendapatkan produk melalui konten tentu akan menjadi jauh lebih mudah. 

3. Lakukan analisa terhadap konten

Jangan lupa untuk menganalisa konten-konten yang sudah ada, sebelum akhirnya membuat konten yang baru. Cek kembali konten apa saja yang mendatangkan banyak pembaca dan menciptakan penjualan. Kualitas konten juga sangat perlu diperhatikan, agar jumlah traffic bisa tetap terjaga, bahkan semakin meningkat ke depannya.

4. Lakukan pemetaan konten

Jika sudah melakukan ketiga langkah di atas, segera lakukan pemetaan konten dengan tertata. Hal ini bisa dimulai dengan menyusun buyer persona, hingga akhirnya melakukan analisis konten dengan cara yang tepat. Selain itu, gunakan juga template yang tepat dan bisa mempermudah pembuatan content mapping. Berbagai template ini kini sudah bisa diunduh dengan mudah melalui internet.

Buat Konten yang Maksimal

Membuat content mapping merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencapai tujuan pemasaran. Proses ini tidaklah terlalu rumit, bahkan untuk pemula sekalipun. Pahami dan mulai lakukan content mapping dengan cara tepat, agar tujuan pemasaran bisa tercapai dengan maksimal.

Baca Juga: Tips Seru Membuat Konten di IGTV