Investasi Fintech: Arti, Keuntungan, dan Cara Investasinya

Investasi fintech di Indonesia berkembang sangat pesat. Memberi kemudahan bagi masyarakat untuk menanamkan modalnya di instrumen investasi saham, reksadana, emas, maupun melakukan pendanaan peer to peer (p2p) lending secara online.

Baca Juga: Perkembangan Fintech di RI dan Hari Fintech Nasional 11.11

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

Pengertian Investasi Fintech

loader
Investasi Fintech

Investasi fintech adalah kegiatan penanaman modal yang memanfaatkan penggunaan teknologi finansial. Sehingga investasi dapat dilakukan kapanpun dan di manapun tak terbatas pada jarak dan waktu.   

Berdasarkan laporan Fintech in ASEAN 2021 oleh UOB, PwC Singapore dan Singapore Fintech Association (SFA), seperti dikutip dari Sindonews, nilai investasi fintech di Indonesia mencapai USD 904 juta atau sekitar Rp 12,9 triliun (kurs Rp 14.300 per USD).

Capaian tersebut menempatkan Indonesia di peringkat kedua ASEAN, di bawah Singapura. Nilai investasi di fintech ini berarti 26% dari total investasi fintech di Asia Tenggara.

Seperti diketahui, ada beberapa macam jenis fintech. Dua di antaranya adalah Fintech P2P Lending, serta Fintech Manajemen Risiko dan Investasi.

Fintech P2P Lending adalah jenis fintech penyedia pinjaman online untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan. Dalam platform atau aplikasi fintech lending, kamu tidak hanya bisa mengajukan pinjaman online atau sebagai borrower, tetapi juga dapat berinvestasi menjadi lender.

Jadi, istilahnya kamu investasi memberi pendanaan untuk disalurkan ke peminjam. Setiap bulan atau per tahun, kamu akan menerima keuntungan dari bunga yang dibayarkan  peminjam.

Sedangkan Fintech Manajemen Risiko dan Investasi adalah jenis fintech yang menyediakan layanan perencanaan keuangan maupun investasi reksadana online, saham online, obligasi, maupun emas online. Fintech investasi ini harus memiliki lisensi resmi sebagai Agen Penjual Efek Reksadana (APERD) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dalam perkembangannya, investasi fintech di Indonesia, terutama fintech lending terbagi dua. Fintech lending konvensional dan fintech lending syariah.

Investasi fintech syariah adalah kegiatan penanaman modal dengan memanfaatkan teknologi finansial yang dilandasi aturan dan hukum Islam (syariah) dalam menjalankan kegiatan usahanya. Artinya bebas dari riba, halal, dan tidak melanggar syariat Islam.

Keuntungan Investasi Fintech dan Kerugiannya

Berikut keuntungan investasi fintech dan kerugian atau risikonya, khususnya investasi di fintech lending:

Keuntungan Investasi Fintech

Kerugian Investasi Fintech

· Imbal hasil yang tinggi, mulai dari 16% per tahun

· Leluasa dalam menentukan tenor karena investor dapat memilih jangka waktu investasi

· Dapat memilih sendiri peminjam dan boleh lebih dari satu peminjam.

· Tidak bisa menarik dana sewaktu-waktu. Artinya hanya bisa mencairkan dananya setelah masa investasi selesai

· Risiko peminjam telat membayar pinjaman ataupun tidak membayar alias gagal bayar

· Risiko penyalahgunaan dana oleh pemilik fintech. Potensi ini dapat terjadi bila investasi pada fintech lending ilegal.

Daftar Aplikasi Investasi Fintech Terbaik OJK

loader
Fintech Investasi

Berikut daftar aplikasi investasi fintech terbaik berizin OJK yang menyediakan pilihan investasi saham maupun reksadana, yaitu:

No

Aplikasi Investasi Fintech

Nama Perusahaan

1

Ajaib

PT Takjub Teknologi Indonesia

2

Pluang

PT Bumi Santosa Cemerlang – PT Sarana Santosa Sejati

3

Bibit

PT Bibit Tumbuh Bersama

4

Bareksa

PT Bareksa Portal Investasi

5

IPOTFUND

PT Indopremier Securities

6

Koinworks

PT Lunaria Annua Teknologi – PT Mandiri Manajemen Investasi

7

OVO Invest

PT Visionet Internasional – PT Bareksa Portal Investasi

8

Tanamduit

PT Star Mercato Capitale

9

Stockbit

PT Stockbit Investa Bersama

Baca Juga: 3 Kelebihan Fintech untuk Bantu Perkembangan UKM

Daftar Aplikasi Investasi Fintech Lending OJK

Daftar aplikasi investasi fintech lending terdaftar dan diawasi OJK atau aplikasi pinjaman online legal, antara lain:

No

Nama Aplikasi Pinjaman Online

Nama Perusahaan

1

Danamas

PT Pasar Dana Pinjaman

2

Investree

PT Investree Radhika Jaya

3

Amartha              

PT Amartha Mikro Fintek

4

Dompet Kilat

PT Indo Fin Tek

5

KIMO

PT Creative Mobile Adventure

6

Toko Modal

PT Toko Modal Mitra Usaha

7

Uangteman

PT Digital Alpha Indonesia

8

Modalku

PT Mitrausaha Indonesia Grup

9

KTA Kilat

PT Pendanaan Teknologi Nusa

10

Kredit Pintar

PT Kredit Pintar Indonesia

11

Maucash

PT Astra Web Digital Arta

12

Finmas

PT Oriente Mas Sejahtera

13

KlikA2C

PT Aman Cermat Cepat

14

Akseleran

PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia

15

Ammana.id

PT Ammana Fintech Syariah

16

PinjamanGO

PT Dana Pinjaman Inklusif

17

KoinP2P

PT Lunaria Annua Teknologi

18

Pohondana

PT Pohon Dana Indonesia

19

Mekar

PT Mekar Investama Sampoerna

20

AdaKami

PT Pembiayaan Digital Indonesia

21

Esta Kapital Fintek

PT Esta Kapital Fintech

22

Kreditpro

PT Tri Digi Fin

23

Fintag

PT Fintegra Homido Indonesia

24

Rupiah Cepat

PT Kredit Utama Fintech Indonesia

25

Crowdo

PT Mediator Komunitas Indonesia

26

Indodana

PT Artha Dana Teknologi

27

JULO

PT Julo Teknologi Finansial

28

Pinjamwinwin

PT Progo Puncak Group

29

DanaRupiah

PT Layanan Keuangan Berbagi

30

Taralite

PT Indonusa Bara Sejahtera

31

Pinjam Modal

PT Finansial Integrasi Teknologi

32

ALAMI

PT Alami Finteh Sharia

33

AwanTunai

PT Simplefi Teknologi Indonesia

34

Danakini

PT Dana Kini Indonesia

35

Singa

PT Abadi Sejahtera Finansindo

36

Danamerdeka

PT Intekno Raya

37

Easycash

PT Indonesia Fintopia Technology

38

Pinjam Yuk

PT Kuaikuai Tech Indonesia

39

UangMe

PT Uangme Fintek Indonesia

40

PinjamDuit

PT Stanford Teknologi Indonesia

41

Dana Syariah

PT Dana Syariah Indonesia

42

Batumbu

PT Berdayakan Usaha Indonesia

43

Cashcepat

PT Artha Permata Makmur

44

KlikUMKM

PT Pinjaman Kemakmuran Rakyat

45

Pinjam Gampang

PT Kredit Plus Teknologi

46

Cicil

PT Cicil Solusi Mitra Teknologi

47

Lumbungdana

PT Lumbung Dana Indonesia

48

360 KREDI

PT Inovasi Terdepan Nusantara

49

Dhanapala

PT Semangat Gotong Royong

50

Kredinesia

PT Kreditku Teknologi Indonesia

51

Pintek

PT Pinduit Teknologi Indonesia

52

ModalRakyat

PT Modal Rakyat Indonesia

53

Solusiku

PT Anugerah Digital Indonesia

54

Cairin

PT Idana Solusi Sejahtera

55

TrustIQ

PT Trust Teknologi Finansial

56

Klik KAMI

PT Harapan Fintech Indonesia

57

Duna Syariah

PT Duna Madani Syariah

58

Invoila

PT Sol Mitra Fintec

59

Sanders One Stop Solution

PT Satustop Finansial Solusi

60

DanaBagus

PT Dana Bagus Indonesia

61

UKU

PT Teknologi Merlin Sejahtera

62

Kredito

PT Fintek Digital Indonesia

63

AdaPundi

PT Indo Tekno Siaga

64

Lentera Dana Nusantara

PT Lentera Dana Nusantara

65

Modal Nasional

PT Solusi Teknologi Finansial

66

Komunal

PT Komunal Finansial Indonesia

67

Restock.ID

PT Cerita Teknologi Indonesia

68

TaniFund

PT Tani Fund Madani Indonesia

69

Ringan

PT Ringan Teknologi Indonesia

70

Avantee

PT Grha Dana Bersama

71

Gradana

PT Gradana Teknoruci Indonesia

72

Danacita

PT Inclusive Finance Group

73

IKI Modal

PT IKI Karunia Indonesia

74

Ivoji

PT Finansia Aira Teknologi

75

Indofund.id

PT Bursa Akselerasi Indonesia

76

iGrow

PT iGrow Resources Indonesia

77

Danai.id

PT Adiwisista Finansial Teknologi

78

DUMI

PT Fidac Inovasi Teknologi

79

Lahan Sikam

PT Lampung Berkah Finansial Teknologi

80

Qazwa.id

PT Qazwa Mitra Hasanah

81

KrediFazz

PT FinAccel Digital Indonesia

82

Doeku

PT Doeku Peduli Indonesia

83

Aktivaku

PT Aktivaku Investama Teknologi

84

Danain

PT Mulia Inovasi Digital

85

Indosaku

PT Sens Teknologi Indonesia

86

Jembatan Emas

PT Akur Dana Abadi

87

EDUFUND

PT Fintech Bina Bangsa

88

GandengTangan

PT Kreasi Anak Indonesia

89

Papitupi Syariah

PT Piranti Alphabet Perkasa

90

BantuSaku

PT Smartec Teknologi Indonesia

91

Danabijak

PT Digital Micro Indonesia

92

Danafix

PT Danafix Online Indonesia

93

AdaModal

PT Solid Fintek Indonesia

94

SamaKita

PT Sejahtera Sama Kita

95

Kawancicil

PT Kawan Cicil Teknologi Utama

96

Crowde

PT Crowde Membangun Bangsa

97

KlikCair

PT Klikcair Magga Jaya

98

ETHIS

PT Ethis Fintek Indonesia

99

SAMIR

PT Sahabat Mikro Fintek

100

UATAS

PT Plus Ultra Abadi

101

Asetku

PT Pintar Inovasi Digital

102

Findaya

PT Mapan Global Reksa

103

FinPlus

PT Rezeki Bersama Teknologi

*Data OJK per 3 Januari 2022

Baca Juga: Peran Penting Fintech ‘Primadona’ di Era Digital

Cara Investasi di Fintech

loader
Investasi di Fintech

Untuk kamu pemula atau baru ingin memulai, begini cara investasi di fintech lending:

1. Pilih aplikasi investasi fintech legal dan sesuai keinginan

Dari sekian banyak fintech investasi terdaftar dan berizin OJK, pilih salah satu yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi keuangan. Setiap fintech memberikan penawaran investasi berbeda.

Ada yang menawarkan modal investasi mulai dari Rp 100 ribu, bahkan ada pula yang hanya Rp 10 ribu. Selain itu, return yang dijanjikan berbeda. Ada yang memberi imbal hasil 18% per tahun, tetapi ada juga yang 16% per tahun. Jadi, pilih sesuai keinginan.

Jika masih bingung, kamu bisa meminta rekomendasi dari teman atau keluarga. Mungkin dari mereka termasuk investor di salah satu fintech lending

2. Lakukan pendaftaran

Untuk memulai investasi di fintech lending, terlebih dahulu harus melakukan pendaftaran. Bukan akun lewat aplikasi maupun website resmi perusahaan fintech.

Isi data diri secara lengkap, unggah foto KTP dan selfie, serta login ke akun internet banking atau BPJS. Setelah data lengkap, lakukan verifikasi akun.

3. Memilih peminjam yang ingin kamu danai

Calon peminjam di aplikasi pinjaman online atau fintech lending akan diseleksi ketat. Peminjam yang terpilih akan masuk dalam aplikasi tersebut.

Jika akun sudah terverifikasi, langsung saja masuk ke akun kamu dan pilih sendiri peminjam yang ingin kamu danai. Namun terlebih dahulu menganalisis profil dan risiko peminjam tersebut.  

4. Pilih jumlah dan jangka waktu investasi

Setelah itu, pilih jangka waktu serta jumlah investasi yang ingin kamu lakukan pada tawaran pinjaman yang sudah dipilih.

5. Transfer uang

Lakukan proses transfer uang dan pastikan dana sudah masuk ke virtual account kamu.

6. Menerima imbal hasil investasi

Atas pendanaan atau investasi di fintech lending yang sudah kamu lakukan, kamu akan menerima pengembalian pinjaman beserta bunganya. Imbal hasil ini dapat kamu putar lagi untuk pendanaan pinjaman lain.

Investasi Fintech Memberi Keuntungan Besar

Investasi fintech kini menjadi pilihan banyak orang sebagai passive income maupun menumbuhkan uang. Itu karena investasi di fintech menawarkan imbal hasil di atas inflasi dan bunga deposito.

Kamu bisa menjadi pendana atau investasi di fintech legal dalam jangka menengah dan panjang, agar hasilnya maksimal dan terhindar dari investasi bodong.

Baca Juga: Fintech Syariah: Jenis Akad dan Daftar Fintech Syariah Berizin OJK