Khawatir NIK Dipakai Orang Lain untuk Pinjaman Online? Begini Cara Mengeceknya

Seperti yang sudah kita ketahui menulis/menyertakan NIK atau Nomor Induk Kependudukan yang tertera pada KTP (Kartu Tanda Penduduk) adalah salah satu syarat utama dalam banyak hal.

Karena, NIK hampir digunakan untuk registrasi banyak hal terutama yang terkait dengan kepentingan pribadi. Salah satu yang wajib menyertakan informasi NIK adalah registrasi pada aplikasi pinjaman online.

Penggunaan NIK pada aplikasi pinjaman online oleh pihak tidak bertanggung jawa tidak hanya bisa mendapatkan kerugian privasi tapi bisa juga terjerumus tindak kejahatan seperti penipuan yang bisa merugikan keuangan. Tidak mau kan?

Untuk itu, agar bisa lebih waspada lagi terutama untuk hal yang sangat sensitif seperti NIK. Ada baiknya kamu melakukan pengecekan rutin apakah NIK mu pernah atau sedang dipakai orang lain untuk registrasi di aplikasi pinjaman online agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Cara Mengecek Apakah NIK Dipakai Orang Lain untuk Registrasi di Aplikasi Pinjaman Online

loader

Salah satu cara untuk mengecek apakah NIK kamu dipakai oleh orang lain untuk registrasi pada aplikasi pinjaman online adalah dengan mengunjungi website SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka laman permohonan SILK https://konsumen.ojk.go.id/minisitedplk/registrasi
  2. Isi formulir dan nomor antrean
  3. Upload foto scan dokumen yang dibutuhkan yakni KTP untuk WNI dan paspor untuk WNA Untuk badan usaha wajib melapirkan identitas pengurus, NPWP, dan akta pendirian perusahaan
  4. Jika seluruhnya sudah selesaikan, klik tombol "Kirim" setelah sebelumnya mengisi kolom captcha
  5. Tunggu email konfirmasi dari OJK berisi bukti registrasi antrean SLIK online. OJK akan melakukan verifikasi data, dan pemohon akan menerima pemberitahuan dari OJK berupa hasil verifikasi antrean SILK online paling lambat H-2 dari tanggal antrean.
  6. Apabila data yang disampaikan valid, maka nasabah bisa mencetak atau print formulir pada email dan memberikan tanda tangan sebanyak 3 kali.
  7. Foto atau scan formulir yang telah ditandatangani harus dikirim ke nomor WhatsApp yang tertera pada email beserta foto selfie dengan menunjukan KTP
  8. OJK akan melakukan verifikasi lanjutan via WhatsApp dan melakukan videocall apabila diperlukan
  9. Jika lolos verifikasi, maka OJK akan mengirimkan hasil iDeb SILK melalui email.

Baca Juga: Hati-hati, 6 Jenis Data Pribadi Ini Diburu Hacker untuk Dijual

Cara Mengecek Apakah NIK Dipakai Orang Lain untuk Registrasi Kartu SIM Seluler

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika bersama dengan para operator telekomunikasi telah bersepakat untuk menyediakan layanan fitur cek nomor dalam sistem registrasi kartu prabayar.

Dilansir dari websiter resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika yaitu https://kominfo.go.id/ berikut cara mengecek apakah NIK kamu sudah dipakai orang untuk registrasi atau tidak:

  • Telkomsel fitur cek nomor melalui website https://telkomsel.com/cek-prepaid atau telepon ke nomor 188
  • Indosat melalui SMS dengan format INFO#NIK kirim ke 4444 atau INFO#MSISDN kirim ke 4444 atau bisa mengunjungi laman https://myim3.indosatooredoo.com/ceknomor/index lalu masukin NIK dan nomor KK.
  • Xl Axiata melalui USSD dengan format: *123*4444#
  • Smartfren melalui https://my.smartfren.com/check_nik.php atau kirim SMS dengan format : CEK lalu kirim ke 4444
  • Tri, kirim sms dengan format: STATUS, kirim ke 4444
  • Untuk keperluan layanan kesehatan seperti registrasi vaksin Covid-19 bisa menghubungi call center 119.

Seperti yang sudah kita ketahui registrasi kartu SIM seluler dengan menggunakan NIK dan KK bertujuan untuk bisa mencegah penipuan, penyebaran berita hoax, ataupun ujaran kebencian yang disebarkan melalui telepon seluler.

Baca Juga: Jangan Ikut-Ikutan! Ini Dia Bahayanya Pamer Sertifikat Vaksin di Medsos

Cara Mengecek NIK untuk Mengecek Kecocokan Data Diri di KTP dan di Dukcapil

loader

Hal lain yang juga penting untuk dilakukan pengecekan adalah kecocokan data pada KTP dan di dukcapil juga apakah NIK kamu sudah terdaftar dan status valid atau tidaknya nomor yang tertera pada KTP agar tak menjadi hambatan saat mengurus administrasi di kemudian hari.

Berikut langkah-langkahnya:

1. WhatsApp dan SMS

pengecekan NIK dengan SMS, dapat dicoba dengan mengirimkan format SMS: Cek#KTP#NIK dan kirim ke nomor milik Disdukcapil Kemendagri 0815-3636-9999.

Sedangkan untuk cek NIK melalui WhatsApp, maka masyarakat dapat mengirimkan pesan dengan format: nama lengkap sesuai dengan KTP, NIK, kelurahan/kecamatan/kabupaten/kota dan kirim ke nomor WhatsApp 0813-2691-2479.

2. Facebook dan Twitter

Akun facebook resmi Disdukcapil 'Halo Dukcapil', sedangkan untuk akun Twitter resmi Disdukcapil '@ccdukcapil'.

Pengguna kedua media sosial tersebut dapat menghubungi melalui personal chat, dengan format #NIK#Nama_Lengkap#Nomor_Kartu_Keluarga#Nomor_Telp#Keluhan

3. Call Center Dukcapil

Menghubungi Call Center Halo Dukcapil dengan melakukan panggilan ke hotline di nomor 1500-537 Dirjen Dukcapil Kemendagri. Juga menyiapkan data seperti nomor NIK dan KK.

4. Email

Kirim permohonan melalui email yang dikirim ke callcenter.dukcapil@gmail.com. Jangan lupa isi email di badan email, sesuai dengan format yang ditentukan Pemerintah, yakni ketik:

#NIK#Nama_Lengkap#Nomor_Kartu_Keluarga#Nomor_Telp#Keluhan dan kirim ke alamat email tadi. Namun cara yang satu ini juga tak instan, karena biasanya baru akan diproses dalam 1 x 24 jam.

5. Situs Pemerintah

Bisa juga mengaksesnya melalui alamat situs di https://www.dukcapil.kemendagri.go.id/ .

Buka situs seperti biasa di browser pengguna, lalu cari menu e-KTP dan isikan NIK pengguna serta tekan tombol enter di keyboard. Setelah itu, jika data KTP memang benar valid dan terkoneksi, maka pengguna akan diarahkan menuju tampilan yang berisi data lengkap seperti di dalam KTP.

Lindungi Data Pribadi untuk Menghindari Potensi Tindak Kejahatan

Selain bisa mengganggu urusan administrasi, pendaftaran vaksin dan registrasi kartu SIM seluler. Kebocorann data pribadi sepenting NIK juga bisa menjerumuskan mu ke tindakan kejahatan seperti penipuan dan penggunaan data diri oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk tindakan kejahatan lainnya.

Untuk itu, pastikan tidak menyebarkan NIK ke siapapun dan hanya memberikan NIK untuk urusan penting dengan lembaga resmi yang sudah terjamin dan aman.

Baca Juga: Awas! Marak Jual-Beli Data Pribadi, Lindungi dengan 5 Cara ini