Mengenal Kartu Kredit Tambahan

Zaman sekarang, orang memegang kartu kredit bisa lebih dari satu. Entah itu menggunakan kartu kredit besutan penerbit yang sama maupun berbeda.

Kartu kredit memang paling banyak menawarkan benefit. Bukan hanya promo-promo menarik, seperti cicilan 0%, poin reward, cashback, diskon, dan lainnya, tapi juga memberi fasilitas kartu kredit tambahan.

Apa itu kartu kredit tambahan? Fasilitas bagi pemegang kartu kredit, namun peruntukkannya bisa buat orang lain. Manfaat yang diperoleh pada kartu kredit tambahan sama dengan kartu kredit utama.

Tapi perlu dicatat, pemegang kartu kredit yang bisa mendapatkan penawaran kartu kredit tambahan adalah nasabah yang punya riwayat kredit bagus. Artinya disiplin membayar tagihan tepat waktu sampai lunas. Istilahnya tidak pernah nunggak.

Baca Juga: Waspada Penipuan Kartu Kredit! Oknum Minta Nomor Kartu dan CVV

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Pemegang Kartu Kredit Tambahan

Kartu Kredit
Pemegang kartu kredit tambahan

Fasilitas kartu kredit tambahan ditawarkan hampir semua bank penerbit. Mau nambah satu, dua, atau tiga, bisa saja. Akan tetapi, sebaiknya Anda melihat kembali kebutuhan dan kemampuan, apakah kartu kredit tambahan benar-benar diperlukan sehingga tidak menjadi beban keuangan Anda.

Berikut ini orang-orang yang layak memegang kartu kredit tambahan:

  • Keluarga inti

Banyak dari pemegang kartu kredit utama mengajukan kartu kredit tambahan untuk anggota keluarganya. Bahkan kerabat dekat yang tidak atau belum bisa membuat kartu kredit utama. Contohnya istri yang tidak bekerja sehingga tak punya pendapatan tetap, orangtua lanjut usia maksimal usia 65 tahun, anak yang masih berstatus pelajar belum genap berumur 21 tahun.

Sebelum mengajukan kartu kredit tambahan, pastikan dulu bahwa mereka yang akan menerima kartu kredit tambahan betul-betul layak memegangnya. Jangan sampai kartu kredit tambahan dimanfaatkan untuk hal-hal konsumtif, tidak bermanfaat, dan malah merugikan Anda sebagai pemegang kartu kredit utama.

Contohnya istri Anda butuh kartu kredit untuk kebutuhan belanja sehari-hari. Dengan catatan, harus izin Anda bila akan menggunakannya untuk keperluan lain.

  • Orang yang bisa dipercaya

Jika Anda ingin mengajukan kartu kredit tambahan untuk orang lain di luar keluarga, misalnya sahabat atau teman, pastikan bahwa mereka adalah orang yang bisa dipercaya dan bertanggung jawab atas kartu kredit tersebut. Jangan sampai fasilitas tersebut menimbulkan masalah bagi Anda di kemudian hari. Misalnya sahabat Anda terjerat tumpukan utang dan kemudian Anda ikut kena getahnya. 

Baca Juga: Bunga Kartu Kredit Turun, Cek Besarannya Sebelum vs Saat Pandemi Corona

Pertimbangan Sebelum Mengajukan Kartu Kredit Tambahan

Kartu Kredit
Pertimbangan sebelum mengajukan kartu kredit tambahan

Namanya mau buat kartu kredit, apakah itu utama maupun tambahan, tetap harus dipikirkan dulu secara matang. Bukan hanya melihat keuntungannya, tapi juga risikonya.

Sebab, bila Anda mengajukan kartu kredit tambahan untuk keluarga inti, maka tagihannya menjadi tanggung jawab Anda. Selain harus menanggung tagihan kartu kredit utama, juga kartu kredit tambahan.

Berikut hal-hal yang harus jadi bahan pertimbangan Anda sebelum mengajukan kartu kredit tambahan:

1. Kemampuan finansial

Hal pertama yang harus dipikirkan sebelum membuat kartu kredit tambahan adalah mengukur kemampuan finansial Anda. Itu perlu diperhatikan jika kartu kredit tambahan ditujukan untuk keluarga inti, seperti istri, anak, dan orangtua.

Kecuali misalnya orangtua Anda masih sanggup membayar sendiri tagihan kartu kredit tersebut, sehingga tidak menjadi tanggungan Anda.

2. Biayanya

Walaupun hanya kartu kredit tambahan, tetap saja ada biaya-biaya yang harus Anda pikirkan, seperti iuran tahunan dan biaya lainnya. Belum lagi bunga dan denda keterlambatannya.

3. Manfaat yang diperoleh

Umumnya kartu kredit tambahan akan memperoleh manfaat yang sama dengan kartu kredit utama. Meski demikian, Anda juga perlu melihat kebutuhan pemegang kartu kredit tambahan, agar tidak salah memilih jenis kartu kredit tambahan yang dibutuhkan dan mereka bisa mendapatkan manfaat maksimal atas penggunaannya.

4. Limit kredit yang tersedia

Limit pada kartu kredit tambahan berbagi dengan limit kartu kredit utama. Jadi tidak terpisah. Misalnya, limit kartu kredit utama sebesar Rp7 juta. Jika sudah digunakan oleh pemegang kartu kredit utama sebesar Rp5 juta, berarti limit kartu kredit tambahan hanya Rp2 juta.

Ajukan Kartu Kredit Tambahan di Sini

Membuat kartu kredit tambahan sebenarnya sah-sah saja asalkan sesuai kebutuhan dan kemampuan keuangan Anda. Menggunakannya juga harus dilakukan secara bijak.

Bila Anda ingin mengajukan kartu kredit utama maupun tambahan, dapat langsung lewat perbankan maupun marketplace produk keuangan seperti Cermati.com. Selain lebih praktis dan mudah, juga lebih cepat.

Baca Juga: Ngeri Kartu Kredit Dibobol? Pakai PIN 6 Digit, Jangan Tanda Tangan Lagi