Pasutri Baru, Ini Tips Nyicil Rumah KPR vs Memilih Tinggal di Kontrakan

Rasa bahagia sudah pasti menyelimuti pasangan yang baru saja menikah. Kebahagiaan ini juga dirasakahan keluarga hingga kerabat dekat. Namun, sebagai pasangan suami istri (pasutri) baru, ada hal lain yang lebih penting untuk dipikirkan, yaitu kelanjutan hidup setelah menikah.

Mungkin untuk kebutuhan atau keperluan bulanan bisa teratasi dengan baik. Akan tetapi, perihal tempat tinggal ini seringkali menjadi perdebatan antara suami dan istri.

Bagi kamu dan pasangan yang telah mempersiapkan tempat tinggal sejak lama, tentunya tidak perlu khawatir lagi. Jika dana sudah tersedia, setelah menikah bisa langsung beli rumah atau justru langsung pindah ke rumah baru.

Beda halnya dengan kamu yang belum mempersiapkan tempat tinggal untuk keluarga baru. Pastinya muncul pertanyaan, “Nyicil rumah KPR saja atau memilih untuk tinggal di kontrakan dulu?”

Tak perlu bingung, bagi pasutri yang ingin langsung nyicil rumah KPR atau ngontrak, ada tips dari masing-masing permasalahan tempat tinggal tersebut tanpa memberatkan keuanganmu. Simak ulasannya berikut ini!

Anda Bingung Cari Produk KPR Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KPR Terbaik! 

Tips Nyicil Rumah KPR Bagi Pasutri Baru

loader
Rumah KPR

Meski harganya mahal mulai ratusan juta hingga miliaran rupiah, tapi rumah merupakan suatu kebutuhan setiap orang yang harus dipenuhi. Namun, kepemilikan atau membeli rumah ini bisa ditunda karena ada beberapa alasan.

Umumnya, orangtua yang perlu perawat khusus sehingga harus tinggal bersama atau orangtua sudah membelikan rumah untukmu.

Jika kamu dan pasangan sudah memiliki planning untuk membeli rumah setelah menikah, tapi dananya belum 100% cukup. Menyicil rumah KPR menjadi solusi yang sangat tepat.

Berikut tips menyicil rumah KPR bagi pasutri baru:

1. Pilih Rumah KPR yang Strategis

Kata murah memiliki pengaruh besar dalam daya beli masyarakat, baik di kebutuhan, furniture, elektronik, hingga rumah sekalipun. Akan tetapi, rumah yang murah belum tentu memenuhi standar yang kita butuhkan seperti lokasi dan beberapa fasilitas umum.

Percuma saja, harga KPR yang kamu beli murah, tapi jauh dari tempat kerja, pusat belanja, transportasi umum dan lainnya. Hal ini justru akan membuatmu menjadi lebih boros.

Maka dari itu, sangat penting memilih rumah KPR yang strategis alias dekat dengan fasilitas umum, transportasi terjangkau hingga jarak tempuh ke rumah orangtua tidak jauh. Untuk mendapatkan rumah yang strategis ini, kamu perlu melakukan riset terlebih dahulu.

Tidak mengapa, proses milih rumah menjadi lebih panjang, yang terpenting kamu dan pasangan bisa mendapatkan rumah KPR yang lokasinya sangat strategis.

2. Sesuaikan Harga Rumah KPR dengan Kemampuan Keuangan

Pasutri perlu ingat, ya! Jangan mentang-mentang beli rumah dengan nyicil, kamu dan pasangan memilih rumah dengan harga yang tinggi. Membeli rumah tanpa memperhitungkan kemampuan finansial, hanya akan membuatmu terlibat utang di kemudian hari dan bisa saja kamu gagal memiliki rumah karena tidak sanggup bayar cicilan rumah.

Agar hal ini tidak terjadi, pasutri perlu menghitung kemampuan finansial terlebih dahulu dalam membeli rumah. Dengan begitu, keuangan akan tetap aman, kebutuhan keluarga tercukupi, dan cicilan KPR berjalan lancar.

Caranya mudah saja, yaitu 5 kali penghasilan dalam 1 tahun = kemampuan harga beli rumah.

Misalnya, penghasikan Rp7 juta per bulan, maka Rp7 juta x 12 bulan = Rp84 juta. Kemudian, Rp84 juta x 5 tahun = Rp420 juta. Jadi, kamu dan pasangan mampu membeli rumah sekitar harga Rp400 juta ke bawah.

3. Siapkan Uang Muka 10%

Dalam membeli rumah, kamu juga perlu menyiapkan uang muka sebagai tanda jadi. Biasanya uang muka ini berkisar 10% dari total harga rumah. Jika harga rumah yang kamu pilih Rp350 juta, maka uang mukanya sejumlah Rp35 juta.

Bagi pasutri yang sudah menyiapkan uang muka ini, bisa langsung membayar cash. Sementara pasutri yang uang mukanya belum cukup, ambil penawaran cicilan uang muka yang ditawarkan pihak pengembang dan bank yang telah bekerja sama. Seringkali, uang muka rumah ini bisa dicicil sebanyak 2 atau 3 kali.

4. Tentukan Biaya-biaya Saat Mengurus Pembelian Rumah

Selain uang muka, kamu juga harus menyiapkan biaya-biaya lain agar kamu bisa resmi memilik rumah. Agar biaya-biaya rumah ini bisa aman dan cukup, kamu perlu menyiapkan 10% dari harga rumah. Biaya-biaya lain ini diperuntukkan pembuatan surat-surat penting sebagai berikut:

- biaya cek sertifikat

- biaya akte jual beli

- biaya balik nama

- biaya PNBP

- biaya BPHTB

- biaya jasa notaris

- biaya KPR lainnya

5. Bandingkan dan Pilih KPR yang Menguntungkan

Urusan banding-membandingkan dari rumah satu dan yang lain atau dari KPR A ke yang lain memang membuat kita menjadi lebih pusing. Sebab, kita harus lebih teliti dan jeli dari setiap fasilitas rumah, cicilan, bunga KPR dan penawaran KPR lain dari bank penerbit.

Namun, kamu dan pasangan tidak perlu khawatir. Kamu bisa membandingkan setiap KPR ini dengan mudah, yaitu melalui situs atau aplikasi Cermati.com. Kamu bisa mendapatkan informasi penawaran KPR dari setiap bank, mulai dari besaran cicilan, bunga KPR, fasilitas kredit, dan sebagainya.

Dengan begitu, kamu akan bisa mendapatkan KPR yang menurutmu memberikan keuntungan yang lumayan banyak dengan cicilan KPR yang terjangkau.

Baca Juga: Hai Anak Muda, Terapkan 10 Tips Ini Biar Bisa Beli Rumah KPR

Tips Ngontrak Rumah Bagi Pasutri Baru

loader
Ngontrak rumah

Bagi pasutri yang belum bisa mewujudkan impian untuk membeli rumah, tak perlu berkecil hati. Memilih hidup bersama dengan pasangan di kontrakan bukan menjadi masalah. Agar kamu bisa mengontrak dengan nyaman dan kondisi keuangan tetap aman, berikut tipsnya:

1. Pilih Kontrak dengan Harga Sewa Terjangkau

Sama halnya ketika kamu ingin menyicil rumah, memilih kontrakan pun juga harus yang memiliki harga sewa terjangkau. Jangan hanya karena ingin terlihat mewah, kamu rela membayar sewa  kontrakan dengan harga tinggi.

Sementata masih banyak  kebutuhan dan keperluan lain yang belum terpenuhi. Jika kamu dan pasangan mengambil keputusan ini, jangan heran keuangan bisa kacau dan menimbulkan utang di kemudian hari guna memenuhi berbagai kebutuhan.

Untuk itu, pilihlah kontrakan sesuai dengan kemampuanmu dalam membayar sewanya, baik hitungan bulanan atau tahunan.

2. Fasilitas Kontrakan Lengkap

Meski harga sewa kontrakan murah, kelengkapan fasilitas kontrakan ini juga perlu kamu pertimbangkan. Misalnya saja, kontrakan tersebut sudah lengkap dengan furniture, air dan listrik lancar, tersedia jaringan internet atau WiFi, terdapat halaman dan sebagainya. Dengan begitu, kamu dan pasangan bisa tinggal bersama dengan nyaman.

3. Lingkungan yang Strategis

Lingkungan rumah kontrakan juga sangat mempengaruhi kenyamanan tinggal. Bayangkan, jika kamu tinggal di lingkungan yang kotor, bising, hingga tetangga yang tidak ramah, tentunya kamu akan risih bukan?

Untuk itu, sangat penting memilih kontrakan dengan lingkungan yang strategis. Saat kamu survei kontrakan, lihat, nilai dan diskusikan bersama pasangan mengenai lingkungan sekitar. Apakah sudah sesuai dengan kriteria rumah kontrakan idaman?

Atau kamu juga bisa memilih kontrakan berdasarkan rekomendasi dari saudara atau kerabat dekat. Rekomendasi dari orang terdekat, tentunya tidak mungkin jelek. Dengan begitu, kamu dan pasangan tidak perlu repot-repot dalam mencari rumah kontrakan yang nyaman.

Perlu diketahui, lingkungan kontrakan yang strategis juga memiliki peluang usaha yang bagus. Siapa tahu kamu dan pasangan ingin membuka usaha kecil-kecilan di rumah.

4. Terapkan Gaya Hidup Sederhana

Kamu sudah mendapatkan rumah kontrakan dengan harga sewa yang terjangkau atau cenderung murah. Akan tetapi, bukan berarti kamu bisa memakai uang lainnya untuk belanja barang-barang keinginan.

Tinggal di kontrakan, justru kamu tetap harus menerapkan gaya hidup sederhana. Kamu patut mengutamakan memenuhi kebutuhan dan keperluan. Mulai dari belanja bahan makanan, perlengkapan mandi, bayar tagihan listrik dan air, transportasi, tabungan, hingga dana darurat.

5. Investasi Biar Punya Aset

Setiap pasangan memiliki keputusan masing-masing dalam tempat tinggal. Ada keluarga yang memutuskan tinggal di kontrakan untuk sementara waktu, tapi tak sedikit juga keluarga yang memilih tinggal di kontrakan hingga waktu yang tidak ditentukan.

Agar kamu dan pasangan bisa tetap memiliki aset keuangan yang berharga, jangan lupa sisihkan uang untuk diinvestasikan. Selain dapat keuntungan, investasi ini juga bisa menjaga keuangan mu menjadi lebih aman.

Pilihlah instrumen investasi sesuai kebutuhan, antara untuk jangka panjang atau pendek. Bagi kamu investor pemula, kamu harus memilih jenis investasi yang mudah dilakukan dan modal ringan. Seiring berjalannya waktu, kamu bisa memilih investasi yang lebih tinggi tingkat kesulitan dan keuntungannya.

Baca Juga: Nyewa Tapi Tetap Nyaman, ini 7 Tips Mencari Rumah Kontrakan Bagi Pasangan Muda

6. Rencanakan Punya Rumah denga Tepat

Kamu yang memilih untuk tinggal sementara di kontrakan dan ingin membeli rumah dengan KPR, maka kamu dan pasangan harus merencanakannya dengan tepat. Bukan hanya pada saat memilih rumah KPR saja, tapi penting juga mengelola keuangan rumah tangga dengan bijak.

Susunlah rencana memiliki rumah. Misalnya saja, kamu dan pasangan ingin memilki rumah idaman yang seperti apa (luas, desain, lokasi dan sebagainya), berapa harga rumah dan budget kebutuhan, tabungan, investasi dan lainnya.

Jika kamu dan pasangan mengalami kesulitan dalam perencanaan memiliki rumah ini, tak ada salahnya konsultasi dengan rekan yang pernah mengalami permasalahan yang sama atau langsung diskusi dengan financial planner agar keuanganmu lebih terarah dengan jelas.

Pilih Tempat Tinggal Sesuai Kebutuhan

Memilih rumah memang wajib, tapi kembali lagi dengan masing-masing kebutuhan pasutri baru. Jangan paksakan kehendak, tanpa memperhitungkan keuangan. Sebaiknya, pilih tempat tinggal sesuai kebutuhan masa sekarang hingga masa depan. Manfaatkan KPR untuk mewujudkan impian kamu dan pasangan memiliki rumah idaman dengan besaran cicilan yang terjangkau tanpa memberatkan kondisi keuanganmu.

Baca Juga: Biar Tak Salah, Perhatikan Langkah-langkah Membeli Rumah KPR Berikut!