Tips Belajar Pemrograman dan Cara Mendapat Pekerjaan dalam Waktu 6 Bulan

software engineer

Agar hasil lebih efektif, Anda harus belajar pemrograman dengan benar dan tepat terlebih dahulu. Pasalnya, pemrograman atau coding berbeda dengan disiplin ilmu lainnya. 

Jika ingin mahir pemrograman, Anda dituntut untuk lebih banyak praktek dibandingkan dengan hanya sekedar menghafal teori seperti ilmu sejarah.

Percuma meskipun Anda sudah menghafal buku pemrograman yang tebal sekalipun tanpa adanya praktik langsung. Sebab, dengan praktik Anda bisa mendapatkan pengalaman sedangkan membaca buku dan memahami teori hanya mendapatkan ilmu saja. Jadi Anda harus mengimbangi antara praktik dan juga belajar teori.

Banyak orang yang ingin belajar pemrograman agar bisa masuk dan menjadi bagian dari sebuah industri. Mengingat saat ini teknologi memang menjadi salah satu hal yang cukup penting di dunia industri. 

Jika Anda berminat seperti mereka, di bawah ini ada 7 tips cepat belajar pemrograman dan mendapatkan pekerjaan hanya dalam waktu 6 bulan versi Cermati.com: 

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Berlatih secara Otodidak

Memang ada studi khusus yang mempelajari ilmu pemrograman, namun ternyata belajar pemrograman secara otodidak juga bisa membuat Anda mahir bahasa pemrograman. 

Bahkan banyak juga programmer sukses yang dimulai secara otodidak tanpa ilmu khusus. Sebelumnya mereka memilih bahasa pemrograman yang ingin dikuasai terlebih dahulu seperti Java atau Python.

Python lebih banyak direkomendasikan karena termasuk ke dalam bahasa pemrograman tingkat tinggi. Anda bisa belajar syntax atau kode dari berbagai referensi seperti dokumentasi dan ebook. 

Bagi mereka yang berjiwa programmer, belajar syntax melalui ebook dan dokumentasi bukanlah hal yang sulit.

Banyaknya programmer sukses yang dimulai secara otodidak ternyata juga didukung dengan survey Overflow di tahun 2018. Menurut survei tersebut, terdapat lebih dari 86% programmer datang dari belajar coding secara otodidak atau tanpa studi formal. 

Hal tersebut dikarenakan programmer otodidak lebih mudah untuk terjun jauh ke dunia pemrograman dengan pilihan yang lebih banyak dibandingkan mereka yang tidak belajar secara otodidak. 

Dengan begitu, para programmer akan lebih tertantang untuk melakukan riset baru serta belajar lebih banyak.

Baca Juga: Cita-Cita Jadi Pramugari? Pahami Dulu Syarat dan Caranya Berikut Ini

2. Pelajari Bahasa Sederhana seperti HTML dan CSS

HTML dan CSS merupakan bahasa pemrograman dasar yang terbilang paling mudah. Jika ingin belajar HTML dan CSS, Anda bisa memanfaatkan Google. Di sana ada cukup banyak materi HTML dan CSS online. Bahkan jika teliti mencari, Anda bisa menemukan situs e-learning yang menawarkan kursus belajar HTML dan CSS secara gratis.

Untuk mempelajari bahasa ini menggunakan situs tersebut, Anda hanya membutuhkan waktu kurang lebih selama 2 minggu. 

Anda bisa meningkatkan skill dengan membuat proyek-proyek kecil. Sembari membuat proyek, pahamilah perilaku kode yang digunakan.

3. Pelajari Bahasa Pemrograman seperti Javascript, Python, dan PHP

Selanjutnya tingkatkan skill dengan mempelajari bahasa yang lebih rumit seperti Javascript, Python, atau PHP. Anda bisa belajar melalui kursus online agar paham lebih banyak. Selain melalui kursus online, Anda juga bisa menggunakan ebook atau dokumentasi untuk belajar. 

Coba masukan script yang Anda pelajari ke dalam proyek HTML yang telah dibuat sebelumnya. Pelajari dan pahami apa saja perubahan yang terjadi setelah Anda memasukkan script baru.

4. Pelajari Bagaimana cara Menggunakan Github dan Stackoverflow

Stackoverflow merupakan sebuah komunitas yang berisi programmer. Melalui situs tersebut, Anda bisa mendapatkan solusi dari permasalahan yang mungkin dialami sewaktu membuat program. Selain Stackoverflow, situs lain yang cukup membantu programmer adalah Github.

Secara sederhana, Github merupakan jejaring sosial berisi developer yang ingin mengembangkan sebuah proyek. 

Anda bisa membuat proyek kecil atau bergabung dengan proyek open source untuk mengembangkan keahlian. Selain itu, pengetahuan baru seputar programming juga bisa Anda dapatkan.

5. Buat Portofolio beserta Akun LinkedIn

Selanjutnya Anda bisa membuat akun LinkedIn agar terhubung dengan orang-orang yang berada dalam satu domain. Buat profil dan konten seprofesional mungkin agar banyak yang tertarik dengan Anda. 

Buatlah situs profesional dengan kemampuan Javascript, HTML, dan CSS yang sudah Anda pelajari sebelumnya. Belilah domain berbayar agar situs miliki Anda terlihat lebih bagus.

Baca Juga:  Tips Melamar Kerja dan Wawancara Posisi Telemarketing untuk fresh graduate

6. Tingkatkan Skill Git dan Command Line

Perintah Git dan Command Line sangat penting disaat Anda memiliki proyek pengembangan bersama tim. Mempelajari dan meningkatkan kemampuan Git dan Command Line dapat memberikan keuntungan lebih untuk para programmer.

7. Rutin Hadir dalam Pertemuan, Wawancara, dan Hackathon

Sekarang waktunya Anda belajar lebih jauh agar kemampuan programming terus meningkat. Hadiri acara-acara pertemuan yang berhubungan dengan programming. Selain dapat menambah ilmu, Anda juga bisa mendapatkan jejaring yang baru.

Tidak hanya di pertemuan saja, Anda juga harus mulai menghadiri wawancara dan hackathon. Dengan begitu, kepercayaan diri yang Anda miliki akan meningkat sehingga peluang mendapat pekerjaan juga semakin tinggi.

Belajarlah Pemrograman dengan Lebih Banyak Praktik

Belajar programming secara otodidak bukanlah hal yang mustahil. Jika Anda tekun belajar bukan tidak mungkin Anda bisa mendapatkan pekerjaan hanya dalam waktu 6 bulan. Perbanyak praktik untuk meningkatkan skill programming menjadi semakin baik.

Baca Juga: Tertarik dengan Akuntansi? Ini Peluang Karirnya