Tips Memilih Pinjol Resmi yang Sudah Terdaftar di OJK

Melemahnya kondisi ekonomi rakyat akibat pandemi Covid-19 malah dimanfaatkan oleh fintech ilegal. Pinjaman online (pinjol) ilegal dikenal dari ciri-cirinya yang menetapkan bunga tinggi, denda besar, cara menagih yang cenderung kasar, hingga jangka waktu pelunasan yang pendek. Hal ini tentu berbanding kontras dengan kinerja pinjol resmi yang telah terdaftar di OJK.

Minat masyarakat untuk meminjam dana dari peer to peer (P2P) lending memang kian tinggi. Meski begitu, penting untuk mengetahui pinjol resmi yang keberadaannya telah mendapatkan izin dari OJK. Lantas, bagaimana caranya untuk mengetahui fintech (financial technology) lender yang legal dan tidak?

Baca Juga: Daftar Pinjaman Online Resmi Terdaftar dan Berizin OJK di Indonesia

Pinjol Resmi Berada dalam Pengawasan OJK

loader

Pinjol Resmi Berada dalam Pengawasan OJK

Pinjaman online yang resmi dan legal biasanya telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK sendiri merupakan lembaga yang dibentuk negara dengan berlandaskan UU no. 21 tahun 2011. OJK berfungsi untuk menjadi penyelenggara sistem pengaturan dan pengawasan terintegrasi yang berkenaan dengan seluruh kegiatan di sektor keuangan.

Itulah sebabnya penting bagi masyarakat untuk hanya meminjam dana dari fintech yang sudah memiliki izin operasional dari OJK. Dengan meminjam dari pinjol OJK, masyarakat dapat terhindar dari jebakan pinjaman online ilegal yang berbahaya. Pasalnya, sudah banyak terjadi keresahan yang ditimbulkan di tengah masyarakat. 

Pilih Pinjol Resmi yang Terpercaya

Agar terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan, nasabah disarankan untuk hanya meminjam dana dari pinjol yang telah diawasi oleh OJK. Dengan begitu, kerugian dan hal yang tak diinginkan lainnya dapat dicegah dan diantisipasi sedari awal. Berikut adalah ciri-ciri pinjaman online resmi:

  1. Kontak Mudah Dihubungi

    Secara umum, perusahaan pinjol resmi akan mudah untuk dihubungi. Artinya, pinjol yang legal memiliki customer service personal yang dapat dihubungi. Pinjol yang kredibel dan andal akan mencantumkan call center, alamat email, serta alamat kantor dengan domisili tetap yang pasti.

  2. Perhitungan yang Jelas dan Transparan

    Para fintech/ pinjol OJK juga akan menjelaskan dengan transparan terkait perhitungan bunga, cost of borrowing (biaya admin dan upfront fee), tenor, serta denda keterlambatannya kepada calon nasabah mereka. Semua dijelaskan dengan transparansi yang akurat, tanpa ditutup-tutupi.

  3. Menetapkan Besaran Bunga yang Wajar

    Pinjol resmi yang sudah terdaftar di OJK tidak akan menjerat nasabah dengan besaran bunga yang sangat tinggi. Sebaliknya, jumlah bunga ditetapkan secara wajar dan tidak berlebihan. 

    Sebelum memutuskan untuk meminjam dari pinjol tertentu, alangkah baiknya jika calon nasabah membandingkan dulu beberapa pinjol OJK yang ada. Pilihlah pinjaman yang menetapkan bunga paling rendah agar kelak nasabah tak terlalu terbebani oleh utang yang besar.

  4. Mudah untuk Dicek

    Nasabah akan dengan mudah mengecek perhitungan utang pinjamannya. Ini meliputi kemudahan untuk memeriksa status peminjaman mereka serta tenggat waktu pembayaran dan sisa angsuran. 

    Tenggat waktu (tanggal) penyetoran, metode pembayaran, dan lainnya yang berkenaan dengan cara pelunasan utang pun diuraikan dengan terperinci oleh pinjol OJK.

  5. Beroperasi Sesuai Janji dan Ketentuan

    Pinjol resmi yang diawasi OJK akan beroperasi sesuai ketentuan di awal. Mereka akan menepati janji sehubungan dengan ketentuan pinjam meminjam kepada nasabahnya, serta tidak pernah meminta nasabah membayar uang terlebih dahulu.

    Biaya potongan administrasi serta ketentuan pembayaran, semuanya diuraikan dengan mendetail tanpa janji manis yang tidak wajar apalagi jebakan yang mengiming-imingi.

  6. Ada Review Positif dari Nasabah

    Pinjol resmi yang beroperasi dengan baik biasanya akan mendapat review positif dari para pelanggannya. Kamu selaku calon nasabah dapat mengecek review tersebut sebelum kemudian mengunduh aplikasi pinjol yang dituju.

    Nasabah yang puas dengan pelayanan pinjaman online terkait tentu akan memberikan rekomendasi serta bintang. Pastikan kamu mengeceknya di aplikasi, Play Store atau App Store, hingga situs resminya sebelum memutuskan untuk mengajukan pinjaman.

  7. Cara Menagih yang Beretika

    Pinjol OJK juga akan terlihat dari cara menagihnya yang beretika. Reminder umumnya akan masuk ke aplikasimu jika sudah mendekati tanggal pelunasan angsuran. 

    Selain itu, pihak customer service dari pinjol tersebut akan menghubungi nasabahnya melalui telepon. Selanjutnya nasabah akan dibimbing dan diarahkan untuk membayar sesuai opsi yang tersedia. Seluruh prosedur dilakukan untuk mempermudah nasabah melakukan pembayaran sesuai ketentuan yang diberlakukan.

Baca Juga: Butuh Duit di Masa Pandemi? Jenis Utang Ini Bisa Jadi Penolongmu

Tips Aman untuk Ajukan Pinjol

Sekarang kamu sudah memilih dan memutuskan pinjol resmi mana yang hendak dikontak untuk pengajuan pinjaman. Selanjutnya, ada baiknya untuk memahami sejumlah hal berikut yang tak kalah penting.

  1. Memahami Ketentuan dan Kontrak Perjanjian

    Baca dan pahami ketentuan serta kontrak perjanjian sebelum kamu mengambil penawaran pinjaman. Dengan demikian, kamu akan mengetahui bagaimana aturan mainnya dan mengikuti ketentuan tersebut.

    Hal ini mencakup hingga ke cara penagihan (misal, lewat telepon), denda, bunga, serta jatuh tempo dari utang peminjaman yang telah ditetapkan oleh pinjol terkait.

  2. Ingat dan Catat Jumlah Utang

    Ingat dan catat berapa nominal utang pokok yang perlu dibayarkan. Demikian juga dengan bunga serta tanggal jatuh tempo untuk setiap cicilannya. Upayakan untuk tidak lupa agar kamu terhindar dari masalah di kemudian hari. 

  3. Hindari Denda Akibat Terlambat Bayar

    Hindari keterlambatan pelunasan karena ini dapat mengakibatkan bengkaknya bunga pinjaman. Selalu utamakan untuk melunasi utang pinjol setelah kebutuhan pokok terpenuhi. 

    Akan lebih baik lagi jika kamu dapat membayar lebih awal sebelum tanggal jatuh tempo. Dengan begitu, kamu akan terhindar dari kecemasan terlilit utang dan denda yang besar.

  4. Sesuaikan dengan Kesanggupan Membayar

    Kendati saat ini pinjol resmi sangat mudah untuk diakses, namun alangkah bijaknya jika kamu tidak terlena. Usahakan untuk meminjam sesuai dengan kebutuhan serta kesanggupan finansialmu.

    Dana pinjaman online memang dapat dipergunakan untuk berbagai kebutuhan. Meski demikian, hindari menggunakan dana pinjaman demi keperluan yang sifatnya konsumtif agar utang tidak memberatkan keuanganmu. 

    Terlebih, pertimbangkan juga sejumlah tagihan lainnya yang perlu kamu bayar setiap bulan. Batas utang yang sehat tidak boleh melebihi 30% dari total penghasilan. Dengan begitu, kamu akan terhindar dari lebih besar pasak daripada tiang.

Waspadai Keberadaan Pinjol Ilegal

Sebelum mengajukan pinjaman kepada peer to peer (P2P) lending, masyarakat perlu melindungi diri sehingga tak terjerat oleh jebakan pinjol ilegal yang tak terawasi OJK. Pasalnya, sejumlah pinjol ilegal telah banyak merugikan korban dan meresahkan masyarakat. Jadi, ketahui berbagai seluk-beluk dan informasi penting sebagai nasabah agar tetap terlindung dari masalah. 

Pinjol yang tak resmi biasanya akan menagih dengan cara yang kurang etis, serta menawarkan pinjaman yang seolah mudah pada awalnya. Tapi nantinya, pinjol ilegal ini akan membebankan bunga sangat tinggi hingga denda besar kepada nasabah.

Untuk diketahui, OJK melarang fintech lending untuk memuat informasi dengan metode, format serta bentuk yang menyesatkan calon nasabahnya. Waspadai jika sebuah pinjol memuat iklan, penawaran produk, dan info keuangan dengan iming-iming tertentu yang dapat berpengaruh kepada keputusanmu. 

Hindari predatory lending yang menyajikan data serta statistik riset yang dicantumkan dengan tidak wajar, terasa janggal, tidak valid, dan tak kredibel. 

Pinjol OJK Melindungi Hak Nasabahnya

Keberadaan pinjol OJK sudah banyak membantu keuangan masyarakat segala kalangan. Tak hanya syarat pengajuannya yang ringkas dan mudah, proses pencairannya pun terbilang cepat. Jika dimanfaatkan dan digunakan dengan tepat, pinjol dapat mengatasi berbagai masalah finansial dengan cepat. 

Oleh sebab itu, pastikan kamu hanya meminjam dari pinjol resmi dan bisa dipercaya. Periksa daftar fintech yang terdaftar di OJK secara berkala untuk informasi terbarunya. 

Pinjol resmi akan mengikuti Code of Conduct AFPI serta Peraturan OJK. Pinjol OJK tidak akan menyalahgunakan data nasabah karena berada dalam pengawasan instansi yang berwenang.

Sebagai antisipasi, kenali aspek perlindungan hukum bagi kamu selaku nasabah. Jika sewaktu-waktu terjadi masalah, cari tahu bagaimana cara penyampaian pengaduan ke pihak berwajib. Hubungi OJK via WhatsApp di nomor 081-157-157-157.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Pinjaman Online Langsung Cair KTP untuk Atasi Masalah Mendesakmu