Tradisi Natal di Dunia, Nomor 30 Paling Unik!

Secara umum, pesta Natal sebagai wujud menyambut hari kelahiran sang Kristus, sarat akan berbagai simbol dan pernak-pernik yang memeriahkan suasana. Mulai dari pohon cemara berhiaskan aneka ornamen khas Natal, hingga lampu dan lilin, serta beragam kado, juga hidangan.

Namun, di luar semua itu, ada sejumlah tradisi yang menjadi pembeda di antara banyak negara dalam merayakan Natal. Kemeriahaan Natal selalu ditunggu-tunggu banyak orang untuk bisa menikmati momen Hari Raya dengan tradisi-tradisi yang sudah dilakukan turun-temurun.

Di berbagai penjuru dunia, Hari Natal diperingati dengan berbagai kemeriahan yang berbeda, mulai dari negara-negara barat dunia hingga timur. Semuanya memiliki tradisi Natal yang beraneka ragam, dan pastinya unik.

Berikut tradisi Natal di beberapa negara di dunia yang telah Cermati.com himpun dari berbagai sumber, dan nomor 30 ternyata memiliki tradisi Natal paling unik, lho!

Baca Juga: Natal & Tahun Baru, Tiket Pesawat Garuda Indonesia dan Citilink Diskon hingga 40%

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Australia, Pesta Pantai dan Lomba

Natal di Australia
Pesta di pantai jadi tradisi Natal di Australia via mytrip.co.id

Bulan Desember di Australia bukanlah musim salju seperti yang ada di eropa. Itu sebabnya, suasana perayaan Natal pun jauh berbeda dibanding seperti yang ada di eropa dan sekitarnya, yakni tanpa salju. Karena cuaca yang cerah, perayaan Natal di Australia lebih banyak dilakukan di kolam, pantai, hingga pusat perbelanjaan.

Berbagai lomba pun dilaksanakan di area terbuka dan beramah-tamah dengan keluarga, kerabat, serta sahabat terkasih, sembari menikmati hidangan khas perayaan ini, yang semakin membawa semarak Natal dengan kebersamaan. Tak heran, bila kita berkunjung ke negeri Kanguru pada bulan Desember, akan banyak menjumpai orang merayakan Natal di alam terbuka.

2. Rusia, Ritual Magis

Natal di Rusia
Tradisi Natal di Rusia kental dengan unsur magis

Kemeriahaan Natal dengan berbagai hiasan dari pohon cemara dan berbagai ornamennya memang menjadi pelengkap perayaan di Rusia. Namun, tradisi Natal di negeri Beruang Merah ini dilengkapi dengan hal-hal yang sifatnya magis dan istimewa yaitu adanya komunikasi dengan makhluk halus.

Berbagai ritual keagamaan dan kepercayaan Slavia kuno begitu kental di sini, yang dipercaya untuk meramalkan berbagai kemungkinan kondisi di tahun depan, mulai dari keberuntungan, hari baik pernikahan, kemakmuran, dan lainnya. Namun bedanya, hari Natal di Rusia justru bukan pada 25 Desember, tapi jatuh pada 7 Januari yang didasarkan pada penanggalan Julian.

Sebagaimana biasa disebut juga sebagai negeri salju, bila menghabiskan bulan Desember di Rusia, kita akan disuguhkan pemandangan semaraknya hari Natal yang berlapiskan salju di mana-mana.

3. Ukraina, Sarang Laba-Laba

Natal di Ukraina
Sarang laba-laba jadi ikon tradisi Natal di Ukraina via christmasatthelodge.files.wordpress

Tradisi merayakan Natal di negara yang berdekatan dengan Laut Hitam ini terbilang unik. Bagaimana tidak, selain gemerlap hiasan Natal yang selalu hadir di momen ini, mereka menambahkan ornamen sarang laba-laba yang ditempelkan di dinding ataupun pada pohon cemara Natal.

Ornamen sarang laba-laba ini sebagai simbol melegandanya kisah seorang janda miskin di Ukraina yang tak mampu menghias pohon Natal di rumahnya, dan hanya bisa menghias rumah dengan sarang laba-laba. Tapi keesokan harinya sarang itu berubah menjadi kilau emas keperakan yang menutupi seluruh rumah tersebut.

Jika Anda kreatif membuat ornamen yang menyerupai sarang laba-laba, tampaknya ada peluang besar bagi produk Anda untuk memenuhi pasar Ukraina ini, lho!

4. Polandia, Makan Malam Penuh Simbol

Natal di Polandia
Selalu menyediakan kursi kosong di meja makan jadi tradisi Natal di Polandia via wpengine.netda-ssl.com

Perayaan Natal di Polandia ini bisa dibilang mirip dengan Hari Raya Idul Fitri di Indonesia, lho! Dimana nyaris semua toko perbelanjaan atau perniagaan tutup dan semua orang yang merantau pulang alias mudik ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga. Jadi, jangan heran bila pusat kota di Polandia ini begitu lengang dan sepi pada saat Natal.

Menyantap hidangan bersama keluarga besar ini disebut tradisi Wigilia, dan momen ini dinilai bukan sekedar jamuan makan malam biasa, namun memiliki arti yang khusus, karena dianggap sebagai momen prediksi tahun mendatang.

Uniknya, dalam jamuan makan malam tersebut, meja hanya diterangai cahaya lilin dengan taplak berwarna putih dan terdapat jerami di bawah taplak meja sebagai simbol tempat Yesus dilahirkan. Mereka juga menambahkan 1 kursi kosong sebagai persiapan apabila kedatangan tamu secara mendadak, untuk mencari makan dan tempat menginap.

Sebab tradisi di Polandia ini meyakini tidak seharusnya ada orang yang sendirian pada malam Natal. Bisa kebayang, kan? Betapa romantis dan hangatnya jamuan makan malam dalam kebersamaan pada tradisi Natal di Polandia ini!

5. Finlandia, Pohon Natal Sedotan dan Sauna

Natal di Finlandia
Tradisi sauna saat Natal di Finlandia via img.yle.fi

Tentu tidak asing lagi bila pohon Natal sebagai simbol perayaan kelahiran sang Kristus itu di banyak negara adalah cemara. Namun, berbeda ketika kita melihat perayaan Natal di Finlandia. Di sini, pohon Natal dibuat dari sedotan dan tidak dihias dengan ornamen-ornamen seperti pada umumnya.

Selain itu, mereka juga ada tradisi mandi sauna sebelum bertemu dengan Santa. Dan lebih uniknya lagi adalah tradisi mengenang leluhur pada malam Natal dengan meletakkan lilin atau lampu-lampu kecil di makam. Tak heran, bila kita sempat menghabiskan waktu pada bulan Desember di Finlandia, bisa menikmati hamparan salju yang berhias lampu-lampu mungil bertebaran di samping batu nisan.

6. Norwegia, Penyihir dan Bubur Susu

Natal di Norwegia
Tradisi menyembunyikan sapi pada hari Natal di Norwegia via i.pinimg.com

Perayaan Natal di negara yang satu ini juga tak kalah unik. Uniknya, di Norwegia punya tradisi menyembunyikan sapu pada malam Natal. Ini sebagai mitos yang diyakini agar penyihir tidak mencuri dan menunggangi sapu mereka.

Dan menariknya lagi, sehari sebelum Natal, mereka melakukan tukar kado. Kemudian pada malam Natalnya, hidangan tradisional pun dihadirkan untuk dinikmati berupa bubur susu, yakni nasi dan susu yang dimasak menjadi bubur dan dibubuhi kayu manis.

Bila pada momen Natal Anda berada di negeri itu, bersiap-siaplah menikmati kejutan kado-kado dan lezatnya hidangan tradisional khas Finlandia yang disajikan.

7. Jerman, Boot dan Christkind

Tradisi Natal di Jerman
Memberikan hadiah diletakkan di dalam sepatu jadi salah satu tradisi Natal di Jerman via static1.squarespace.com

Perayaan Natal di negeri tembok Berlin ini memang terbilang unik. Bila kebetulan Anda berada di sana pada momen Natal, jangan heran bila melihat ada banyak sepatu atau boot yang terisi hadiah dan diletakkan di depan pintu rumah.

Selain itu, hampir semua anak-anak di Jerman ini akan mendapatkan hadiah Natal dari sang malaikat, yang biasa disebut Christkind dari foto atau gambar yang digantungkan di jendela semalaman.

8. Italia, Piramid dan Nenek Sihir Befana

Natal di Italia
Nenek sihir Befana dan Natal di Italia via static1.squarespace

Semua juga tahu bila Patung Piramida adanya hanya di Mesir. Eits, jangan salah! Jika kebetulan pada momen Natal Anda berada di Italia, Anda akan menemukan piramid ‘ala Italia’. Bedanya, piramid ini terbuat dari kayu yang berhiaskan buah-buahan.

Bahkan, Natal semakin meriah dengan menikmati sejumlah hidangan unik, yakni lentil atau sejenis kacang. Kehadiran lentil itu bisa ditemui pada Feast of the Seven Fishes (pesta tujuh ikan), agar kemakmuran dan keberuntungan senantiasa mengikuti di tahun-tahun berikutnya.

Sementara itu, untuk ikon sosok Sinterklas yang gendut dan tertawa ramah pada saat Natal, tidak akan Anda temukan di Italia. Tapi penggantinya adalah sosok Nenek Sihir Befana yang membawa sapu terbang dan membagi-bagikan hadiah kepada anak-anak.

9. Kanada, Mummering dan Pasar Natal

Natal di Kanada
Mummering jadi tradisi natal di Kanada via seaandbescene.com

Tradisi Natal di negeri yang konon menjadi negara paling diinginkan untuk ditinggali ini memiliki tradisi cukup unik. Bagaimana tidak? Perayaan Natal di sini hampir menyerupai pesta Halloween. Tentu bentuknya tak seseram pesta Halloween itu, karena hanya mengenakan sejumlah topeng kain tanpa polesan cat yang menambah kesan seram seperti biasanya.

Dengan topeng penutup wajah ini, mereka saling berkunjung ke rumah para tetangga. Perayaan Natal ini disebut dengan Mummering. Bila penyamaran ini bisa ditebak, maka sang empunya yang memakai topeng ini harus mentraktir makan dan minum sepuasnya.

Pesta Natal di Kanada ini juga semakin meriah dengan banyaknya event pasar murah di sejumlah wilayah. Tak salah lagi, Anda bisa dengan mudah memperoleh aneka barang yang unik dan antik dengan harga terjangkau.

10. Spanyol, Manisan Turron dan Patung Kecil

Natal di Spanyol
Turron jadi makanan tradisi di Spanyol

Seperti apakah perayaan Natal di salah satu negara penghasil minyak zaitun terbanyak di dunia ini? Yup, di Spanyol, hidangan manisan akan banyak Anda jumpai pada momen hari Natal. Ini merupakan makanan tradisional bernama turron.

Di negeri Matador ini, manisan turron yang terbuat dari kacang amandel yang dikominasikan atau dicampur dengan aneka bahan lainnya seperti cokelat dan buah-buahan, akan banyak ditemukan saat Natal.

Selain itu, semarak Natal semakin hangat dengan munculnya patung-patung kecil. Ini dibuat sebagai simbol mengenang peristiwa kelahiran bayi Yesus. Uniknya lagi, patung kecil ini tidak bisa dibeli lebih dari satu sekaligus, namun bisa mengumpulkan atau membelinya satu buah saja per tahun.

11. Belanda, Kado dan Wortel untuk Kuda

Natal di Belanda
Wortel harus ada saat Natal di Belanda

Menyebar atau betukar kado di pesta Natal sepertinya sudah umum dilakukan. Namun yang menarik di sini adalah tradisi bagaimana kado itu diberikan, yakni nyaris semua anak-anak di Belanda ini akan menerima hadiah dari Sinterklas bukan pada malam Natal, tapi tepat pada 5 Desember.

Selain itu, sang Sinterklas akan memberikan bonus permen karet bagi mereka yang memberikan wortel untuk kuda sang Bapak Natal ini.

12. Skotlandia, Teriakan Gaduh dan Obor

Natal di Skotlandia
Teriakan gaduh dan obor jadi tradisi Natal di Skotlandia via images4.newscred.com

Namanya juga pesta, pasti identik dengan meriah. Begitulah kira-kira gambaran dari tradisi merayakan Natal di Skotlandia. Di negara ini, Natal dirayakan dengan teriakan yang keras dan menyalakan api obor. Tradisi ini dikenal dengan sebutan Hogmanay.

Sementara itu, puncak dari acara Hogmanay ini adalah ‘First Footing’, yang dilakukan pada malam pergantian tahun. Tradisi ini diyakini bisa memberikan keberuntungan dalam hidup bagi mereka yang melewati pintu rumah pada saat pergantian tahun.

Akan tetapi, keberuntungan dari tradisi yang diyakini itu tidak berlaku bagi anak perempuan yang berambut pirang dan anak laki-laki berambut hitam. Duh, sayang sekali!

13. Inggris, Berciuman di Bawah Sulur Mistletoe

Natal di Inggris
Tradisi Natal di Inggris

Hmm, cukup unik memang tradisi Natal di negeri kerjaan yang satu ini. Di Inggris, merayakan Natal semakin meriah dengan tradisi uniknya, yakni berciuman di bawah sulur mistletoe. Daun ini juga digunakan sebagai hiasan selama momen Natal.

Dan yang tak kalah unik lagi, tradisi yang cukup aneh adalah berenang di laut pada saat natal. Kebayang dong, betapa dinginnya berenang pada saat musim salju ini? Brrrr... dinginnya! Mungkin Anda bisa coba lain waktu saat berada di sana!

14. Islandia, Jahil dan Banjir Buku

Natal di Islandia
Pesta buku pada Natal di Islandia via 4.bp-blogspot.com

Perayaan Natal di Islandia tidak jauh berbeda dengan negara-negara lain, yakni membagi-bagikan hadiah Natal. Namun uniknya lagi, di sini adalah tingkah jahil para 13 Para Putera Natal (jolasveinarnir) saat membagikan hadial Natal kepada anak-anak dengan trik yang bermacam-macam.

Selain itu, tradisi yang terus bergulir dari turun temurun pada saat Natal di Islandia adalah membagikan buku-buku sebagai kado Natal. Maka, jangan heran saat Anda berada di sana, akan melihat katalog buku tersebar di mana-mana, di setiap rumah penduduk. Ini dikenal dengan musim Jolabokaflod (Natal banjir buku).

15. Jamaika, Junkanoo dan Boxing Day

Natal di Jamaika
Penari Junkanoo pada Natal di Jamaika via jamaica-gleaner.com

Tak kalah meriahnya dalam menyambut Natal, Jamaika memiliki tradisi dengan mengenakan kostum-kostum yang meriah untuk parade. Suasana perayaan Natal semakin hangat lagi dengan tarian tradisional Afrika dengan para penari Junkanoo.

Bila kebetulan Anda berada di Jamaika, Anda pasti akan melihat juga kemeriahan Natal dengan pagelaran Boxing Day. Seru pastinya, bisa melihat langsung kemeriahaan Natal di sana!

Baca Juga: Jangan Cuma Mikirin Liburan, Introspeksi Diri Juga Penting Jelang Akhir Tahun

16. Argentina, Dekorasi Meriah dan Kudapan

Natal di Argentina
Kemeriahan dekorasi Natal di Norwegia via allthingschristmas.com

Kemeriahan Natal di Argentina sarat akan suasana rumah yang dipenuhi dengan hiasan dekoratif. Anda bisa menemukan hampir setiap rumah memasang berbagai lampu hias dan karangan bunga yang tergantung di depan pintu.

Tak luput, pohon Natal dan sajian hidangan untuk malam Natal dengan aneka daging panggang, seperti kalkun, babi dan lainnya, serta puding dan roti Natal akan banyak dijumpai. Nah, saat Anda di Argentina pada momen Natal, siap-siap lidah dan mata dimanjakan dengan dekorasi Natal yang warna-warni serta lezatnya hidangan yang menggugah selera.

17. Brasil, Misa Saat Ayam Berkokok dan Berkumpul di Pantai

Natal di Brazil
Berkumpul di pantai jadi salah satu tradisi Natal di Brasil via maurilioamorim.com

Tak jauh berbeda dengan tradisi Natal di Argentina, perayaan kelahiran Yesus di Brasil juga sarat akan hidangan istimewa dari daging kalkun panggang, babi panggang, nasi berwarna, sayur dan buah-buahan.

Dekorasi bunga dan lampu juga bertebaran di setiap sudut kota. Namun tradisi lain di Brasil pada Natal ialah berkumpul di pantai pada siang hari.

18. Irlandia, Lilin dan Meninggalkan Kudapan untuk Santa

Natal di Irlandia
Menyalakan lilin semalaman di depan jendela jadi tradisi Natal di Irlandia via mespetitscoins-canalblog.com

Nyala lilin relative cukup umum dilakukan pada saat Natal. Namun yang beda di Irlandia adalah lilin hanya boleh dinyalakan oleh anak kecil dan diletakkan di jendela hingga keesokan harinya yang diyakini sebagai tempat berteduh bagi mereka yang mencari tempat. Tak heran bila Anda berada di Irlandia pada saat Natal, akan melihat cahaya lilin di setiap jendela rumah penduduk.

Tradisi lain perayaan Natal di Irlandia adalah menyediakan pie daging cincang dan minuman Guinness Ale untuk hidangan Santa. Mereka meninggalkan kudapan Santa itu di masing-masing rumah.

19. Yunani, Mangkuk dan Daun Kemangi

Natal di Yunani
Mangkuk berisi air dan daun kemangi dan salib untuk ritual pada Natal di Yunani via realfoodorlife.com

Di Yunani, Natal dirayakan dengan cara dan suasana yang cukup berbeda dibanding negara lainnya. Bisa dikatakan, Natal di Yunani tidak segemerlap lainnya.

Sebab, mereka hanya melakukan ritual mengusir roh-roh jahat dan bersiap menyambut kedatangan Sang Juru Selamat di rumah, dengan sebuah mangkuk yang berisikan air beserta salib, juga rangkaian daun kemangi, yang kemudian dipercikkan pada setiap sudut rumah.

20. Bethlehem, Opera dan Tanda Silang di Pintu Rumah

Natal di Bethlehem
Suasana Natal di Bethlehem via cdn.az-allevents.in

Meriahnya Natal di Bethlehem tidak jauh berbeda dengan di tempat-tempat lain, yakni benda dan dekorasi Natal pada umumnya tersebar di seluruh kota. Kemudian terdapat prosesi tahunan berupa opera dan arak-arakan.

Namun, yang berbeda di sini adalah adanya bintang berukuran besar yang diletakkan di alun-alun dan terdapat tanda silang pada pintu setiap rumah warga Kristiani.

21. Amerika, Pesta Hingga Kumpulkan Makanan untuk Hewan

Natal di Amerika
Memberi makan hewan jadi salah satu tradisi Natal di Amerika

Perayaan Natal di Negeri Paman Sam ini relative cukup umum sebagaimana yang dilakukan di banyak negara. Mulai dari hiasan ornamen Natal, parade, bagi-bagi hadiah dari Santa, pergi ke gereja, menikmati hidangan istimewa, berkumpul dengan keluarga, hingga bermain salju.

Akan tetapi, yang cukup unik di sini adalah banyaknya perusahaan atau supermarket dan toko yang menyediakan wadah khusus untuk warga yang ingin menyumbang. Tempat itu bertuliskan,”Isikan Makanan atau Pakaian untuk Orang tidak Mampu”, yang hasilnya akan disumbangkan ke orang-orang yang miskin.

Nah, yang tak kalah menariknya adalah rasa kasih sayang dan perhatian juga diberikan kepada hewan. Pada saat Natal, warga Amerika mengumpulkan makanan untuk hewan-hewan yang ada di sekitarnya, seperti anjing atau kucing.

Bisa dibayangkan, hewan pun ikut berpesta dan menikmati keriuhan serta kehangatan Natal, bukan? Bila Anda suatu hari berada di Amerika pada saat Natal, akan ada banyak pemandangan Natal yang patut diabadikan dalam kamera Anda!

22. Irak, Dongeng dan Melompat di Atas Abu

Natal di Irak
Melompat di atas abu jadi tradisi Natal di Irak via the.north.pole.com

Tak kalah unik dari tradisi perayaan Natal di Irak dibanding dengan negara lain adalah melompat di atas abu. Pada malam Natal, mereka mendongeng kelahiran sang Yesus Kristus. Pada saat itu, semua yang hadir bergandengan tangan dan menyalakan lilin.

Kemudian membakar duri dan ranting serta semak belukar. Setelah semua menjadi abu dan apinya padam, orang yang hadir melompat di atas abu sebanyakk 3 kali sembari berdoa sesuai dengan harapan masing-masing dan berharap doanya terkabul. Ini diyakini bisa membawa keberuntungan bagi mereka.

23. Iran, Kado dari Orangtua dan Harasa

Natal di Iran
Harasa jadi hidangan tradisi Natal di Iran via gourmetproject.ca

Tradisi Natal di Iran bisa dibilang cukup khusyuk dibandingkan dengan lainnya. Gemerlap dan keglamoran perayaan kelahiran Yesus tidak begitu kental di sini. Melainkan, mereka lebih mengedepankan ibadah puasa yang dimulai sejak awal Desember.

Kemudian pada malam Natal, mereka menggelar jamuan makan dengan hidangan Harasa yang terbuat dari daging ayam. Ada juga pembagian hadiah Natal, tapi bukan saling tukar kado, tetapi para anak-anak umumnya memperoleh kado dari orangtua masing-masing.

24. India, Pohon Pisang dan Pohon Mangga

Natal di India
Pohon Natal pisang pada Natal di India via assets-hongkiat.com

Perayaan Natal yang berbeda juga bisa Anda temukan ketika berkunjung ke India pada bulan Desember. Di negeri Bollywood ini, pohon Natal bukanlah dari cemara, melainkan dari pohon mangga atau pohon pisang. Mereka juga menghias rumah dengan dedaunan mangga, serta lampu minyak yang ditaruh di atap rumah dan di tembok.

25. Nigeria, Hidangan Istimewa dan Begadang

Natal di Nigeria
Begadang jadi tradisi malam Natal di Nigeria via hopefornigeriaonline.com

Jika Anda kuat pesta semalam suntuk, tak ada salahnya pada momen Natal berkunjung ke negeri Benua Hitam ini. Di Nigeria, setiap keluarga merayakan Natal sepanjang malam alias begadang. Pada pagi harinya, mereka beribadah ke gereja sebagai tanda syukur.

Seperti perayaan Natal pada umumnya, setiap rumah juga dihias dengan dekorasi Natal seperti pohon cemara dan berbagai ornamen lainnya. Hidangan yang disajikan adalah kalkun, daging sapi, domba, dan daging ayam.

26. Jepang, Bantal dan Ayam Goreng

Natal di Jepang
Ayam goreng jadi hidangan wajib pada Natal di Jepang via gurunavi.com

Tradisi Natal di negeri Sakura ini memang terbilang cukup sederhana. Perayaan Natal di Jepang umumnya tidak berbeda dengan negara lain dalam hal pembagian hadiah kepada anak-anak. Namun yang menjadi berbeda adalah hadiah itu diletakkan di balik bantal pada malam Natal.

Sementara itu, hidangan yang disajikan pada pesta Natal di Jepang ini sangat sederhana saja, yakni hanya menyajikan makanan tradisional berupa ayam goreng. Uh, bagi penikmat ayam goreng, berada di Jepang pada hari Natal seperti menemukan surga kehidupan. Anda akan menemukan sajian ayam goreng di setiap meja hidangan rumah penduduk. Unik, bukan?

27. Tiongkok, Lautan Lentara dan Lukisan Leluhur

Natal di Tiongkok
Lampion jadi tradisi Natal di Tiongkok via suretravel.blogspot.com

Di Tiongkok, kemeriahan Natal nyaris sama dengan pesta tahun baru Imlek. Lentera atau lampion digantung dan tersebar di penjuru rumah dan kota. Tak luput juga aneka kertas warna-warni turut meramaikan semarak menyambut pesta Natal ini.

Selain itu, memasang foto atau lukisan para leluhur di ruang tamu juga bisa ditemukan hampir di setiap rumah yang merayakan Natal di negeri Tirai Bambu ini. Tradisi ini terus dilakukan turun temurun guna menghormati dan berbagi keceriaan Natal dengan para pendahulunya.

28. Sri Lanka, Pohon Besar dan Naththal Seeya

Natal di Sri Lanka
Tradisi Natal di Sri Lanka via abc.net.au

Berbeda dengan Natal di berbagai negara yang umumnya jatuh pada 25 Desember setiap tahunnya, namun hari Natal di Sri Lanka justru jatuh atau dirayakan setiap tanggal 1 Desember. Dan Santo di negara ini disebut Neththal Seeya.

Bagaimana dengan bentuk perayaannya? Di Sri Lanka, tradisi Natal dilakukan sama seperti pada umumnya, yakni pohon cemara Natal yang dihias dengan berbagai ornamen. Namun bedanya adalah pohon Natal ini berukuran besar yang bisa ditemui di beberapa tempat, salah satunya pusat perbelanjaan.

29. Vietnam, Cokelat dan Manusia Tua Natal

Natal di Viet Nam
Cokelat jadi sajian yang selalu ada pada Natal di Viet Nam via i.pining.com

Tak banyak berbeda juga dengan perayaan natal di Vietnam. Negara yang sempat dijajah Perancis ini merayakan Natal dengan tradisi yang seperti pada umumnya. Namun hadiah yang dibagikan berupa makanan, salah satunya adalah cokelat. Dan Manusia Tua Natal atau Ong gia Noel adalah sebagai sang Santa.

30. Indonesia, Beragam Tradisi Natal Unik Tersebar di Nusantara

Natal di Indonesia
Ada banyak tradisi Natal di Indonesia via berbagai sumber

Tak diragukan lagi, Indonesia dikenal dengan beragam adat dan budayanya. Hampir setiap daerah di Nusantara ini memiliki ciri khas masing-masing, dari makanan hingga kebiasaannya, tak terkecuali dalam merayakan hari-hari besar, salah satunya Natal.

Maka Anda bisa melihat bukan hanya satu atau dua tradisi Natal saja yang ada di Indonesia, tapi ada banyak ragam tradisi yang berbeda-beda di setiap daerah. Bisa dibilang, tradisi Natal di berbagai wilayah di Indonesia terbilang menarik.

Anda bisa melihat perayaan Natal seperti tradisi Rabo-Rabo di Jakarta, Wayang Kulit Wahyu di Yogyakarta, Marbina di Sumatera Utara, tradisi Kunci Taon di Manado, Barapen di Papua, Penjor di Bali, Lovely Desember di Toraja, Lonceng dan Sirine di Ambon, Pawai Sinterklas di manado, Meriam Bambu di Flores, dan masih banyak lagi.

Dari semua tradisi Natal itu, dilakukan secara unik dan mengagumkan, dari sederhana tapi menyenangkan, serta memberikan kesan mendalam bagi mereka yang merayakannya.

Tak ada salahnya, bila Anda akan berkunjung di salah satu daerah yang memiliki tradisi Natal unik itu, sudah seharusnya Anda dokumentasikan dengan baik. Ayo, jelajah budaya Indonesia dan jadilah bangga!

Kenali Ragam Tradisi Natal dan Rayakan Penuh Suka Cita

Itulah beberapa tradisi Natal yang ada di beberapa negara, termasuk Indonesia. Tradisi merayakan Natal di berbagai belahan dunia memang memberikan daya tarik tersendiri untuk bisa mendapati momen tersebut.

Bagi Anda yang berniat menghabiskan bulan Desember di luar negeri atau di negara sendiri, keduanya sama-sama memberikan suguhan tradisi Natal yang menarik.

Tak ada salahnya merencanakan perjalanan yang berbeda setiap tahunnya untuk bisa merasakan langsung kehangatan dan kemeriahan tradisi Natal di berbagai negara.

Tapi, alangkah baiknya bila mencicipi semua tradisi Natal di negeri sendiri terlebih dahulu sebelum melirik perayaan Natal di negara-negara lain, bukan? Selamat merayakan Natal bersama orang-orang terkasih!

Baca Juga: Hari Libur Nasional 2020, Ayo Rencanakan Liburan di Tahun Baru dari Sekarang