10 Brand dan Produk Lokal Berstandar Dunia Ini Dikira Buatan Luar Negeri!

Siapa bilang jika Indonesia hanya dikenal dunia dari keindahan wisata alam, kelezatan kuliner, dan keramahan masyarakatnya saja? Nyatanya, ada banyak sekali produk lokal yang juga dikenal di luar negeri dan diperdagangkan secara ekspor di sana. Bahkan, saking terkenalnya di luar negeri dan menggunakan merek dagang yang bernuansa asing, kebanyakan masyarakat Indonesia yang tak menyadari bahwa brand tersebut berasal dari Indonesia. 

Barangkali kamu pernah melihat sejumlah nama produk atau brand yang terkesan kebule-bulean dan langsung menganggapnya sebagai buatan luar negeri. Padahal, brand atau produk tersebut merupakan buatan perusahaan asli Indonesia. Beberapa waktu lalu juga sempat heboh di dunia maya tentang deretan brand dan produk lokal terkemuka yang selama ini dianggap sebagai merek luar. 

Hal ini dikarenakan produk atau brand tersebut memiliki kualitas kelas tinggi, dapat memenuhi kebutuhan pasar, dan mampu bersaing dengan merek luar negeri yang sudah mendunia. Jadi, tak mengherankan jika tak sedikit brand lokal dikira sebagai produk luar negeri yang masuk ke Indonesia. 

Produk asli Indonesia yang mampu bersaing dengan brand luar negeri tersebut tentu dapat menjadi local pride atau kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Nah, agar tak lagi keliru, berikut deretan brand atau produk lokal terkemuka yang seringkali dikira berasal dari luar negeri. 

Baca Juga: 7 Perusahaan Startup Lokal yang Terkenal di Dunia

  1. Polytron

    loader

    Kebanyakan dari kamu mungkin menganggap bahwa brand produk elektronik ini berasal dari luar negeri. Ya, Polytron adalah perusahaan elektronik asal Indonesia yang terbukti mampu bersaing dengan brand global. Semua aktivitas produksi produk Polytron, mulai dari pembuatan, perakitan, desain produk, hingga pengembangan dilakukan di perusahaan yang berlokasi di Jawa Tengah, tepatnya di Kudus.

    Hingga kini, Polytron telah mempunyai 3 pabrik yang berada di Jawa Tengah. Jumlah tenaga kerja dari perusahaan elektronik ini pun terbilang masif, yakni mencapai 10 ribu karyawan lebih dan keseluruhan area pabriknya mencapai luas 69 hektare. 

    Masing-masing pabrik Polytron dikhususkan untuk memproduksi produk tertentu, seperti, TV, AC, handphone, speaker, mesin cuci, dan kulkas. Pabrik Polytron ini berlokasi di Sidorekso, Sayung, dan Desa Krapyak. 

  2. Polygon

    Para pecinta olahraga gowes atau sepeda pasti tidak asing dengan brand Polygon. Merek tersebut memang dianggap sebagai produsen sepeda dengan kualitas tinggi dan salah satu yang unggul dalam industri tersebut. Namun, tahukah kamu jika Polygon adalah brand asli Indonesia yang berasal dari Sidoarjo?

    Polygon adalah brand yang terlahir dari Insera Sena, perusahaan yang telah mengembangkan produk sepeda sejak tahun 1989 dan saat ini telah berhasil merambah ke market dunia. Pada awalnya, Polygon mulai melakukan ekspor produk ke Singapura pada tahun 1997, dan menyusul ke Malaysia di tahun 2000.

    Hingga sekarang, Polygon masih terus mengembangkan sayap bisnisnya hingga mampu membuka 500 outlet di 33 negara. Uniknya, satuan polisi di Kerajaan Thailand menggunakan produk Polygon sebagai kendaraan operasionalnya. 

  3. Eiger

    Eiger menambah daftar produk lokal yang berhasil bersaing dengan produk luar negeri dan dianggap bukan berasal dari Indonesia. Pertama kali diluncurkan di tahun 1989, Eiger merupakan brand yang memenuhi berbagai macam kebutuhan peralatan dan perlengkapan gaya hidup bagi penggiat atau pencinta alam terbuka. 

    Dilansir dari situs resminya, Eiger sendiri merupakan nama dari sebuah gunung di Swiss dengan ketinggian mencapai 3970 mdpl. Produk alat outdoor Eiger berkembang dari brand kecil yang awalnya hanya memiliki 2 mesin jahit. 

    Kemudian, dengan perkembangan dan pertumbuhan yang semakin pesat, brand tersebut berubah menjadi perusahaan industri gaya hidup dan outdoor terkemuka di Indonesia. Kini, Eiger memiliki 3 kategori produk unggulan, yakni riding, authentic 1989, dan mountaineering. 

  4. J.Co

    loader

    Tidak sedikit yang salah kaprah dan menganggap bahwa J.Co Donut & Coffee adalah brand makanan asal negeri orang. Dengan nama yang terkesan classy dan asing tersebut, siapa yang menyangka bahwa J.Co merupakan brand asli dari Indonesia dan gerainya pertama kali didirikan pada tahun 2005 di Supermal Karawaci oleh Johny Andrean.

    Di masa awal pendiriannya, Johny melakukan impor biji kopi asal Italia, dan memercayai perusahaan roasting di sana guna melakukan pengiriman berbagai biji kopi. Namun, karena pendistribusian membutuhkan waktu 2 hingga 3 bulan, Johny berusaha untuk melakukan roasting sendiri pada biji kopi lokal yang berasal dari Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. 

  5. Excelso

    Excelso merupakan brand minuman yang cukup terkenal di kalangan penikmat kopi. Dengan kafe yang bernuansa modern ala western, Excelso seringkali dikira sebagai brand dari luar negeri. Faktanya, brand minuman tersebut masih tergabung dengan merek kopi lokal, yakni Kapal Api.

    Awalnya, Excelso hanya mempunyai satu gerai yang terletak di Jakarta pada tahun 1991. Dengan konsep kafe modern dan memiliki kesan mewah kebarat-baratan, Excelso menyajikan minuman kopi dengan kualitas terbaik. Sampai saat ini, Excelso berhasil membuka puluhan outlet yang berlokasi di hampir semua kota besar Indonesia. 

    Baca Juga: 10 Brand Make Up Lokal Berkualitas yang Wajib Dipunyai Millenial

  6. Le Minerale

    Memiliki kesan dari bahasa Perancis, Le Minerale sebenarnya adalah merek air mineral pegunungan yang diproduksi PT Mayora. Le Minerale diluncurkan pertama kali di tahun 2016, dan diproduksi di Sukabumi, Makassar, dan Pasuruan, serta 2 pabrik baru yang ada di Cianjur dan Palembang. Pertama kali mampu memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia pada tahun 1990, kini PT Mayora telah melebarkan sayap bisnisnya dan sudah menyasar target market dari kalangan konsumen di ASEAN dan 5 benua lainnya di dunia. 

  7. Hokben

    loader

    Bagi pecinta makanan khas Negeri Sakura, Jepang, kamu pasti tidak asing dengan kuliner yang ada dijajakan di Hoka-Hoka Bento atau biasa disingkat Hokben. Dengan kualitas hidangan otentik dan kualitas yang tak diragukan lagi, banyak orang yang menganggap bahwa Hoka-Hoka Bento adalah brand makanan asli Jepang. Padahal, gerai Hokben didirikan pertama kali di tanggal 18 April 1985 dan berlokasi di Jakarta Pusat, tepatnya di Jl. Kebon Kacang. 

    Hingga tahun 2019, Hokben telah memiliki sekitar 153 gerai dan tersebar di banyak kota besar Indonesia. Seluruh gerai Hokben tersebut merupakan cabang dan dinaungi oleh PT Eka Bogainti.

    Awalnya, Hokben membeli izin penggunaan merek serta asistensi teknik dari Hoka-Hoka Bento asal Jepang. Akan tetapi, seiring waktu berjalan, Hoka-Hoka Bento yang berada di Jepang tidak lagi beroperasi dan kini sudah 100 persen menjadi produk Indonesia.

  8. Terry Palmer

    Selanjutnya ada Terry Palmer, brand produk handuk yang aslinya berasal dari Indonesia. Dengan nama yang memiliki kesan asing, bahkan terlihat seperti nama orang, Terry Palmer mampu mengemas brand image secara modern dan memberi kesan produk yang berkualitas nan lembut. 

    Melalui pemilihan material pembuatan handuk yang tak main-main, Terry Palmer bahkan mampu melakukan ekspor produk hingga ke Amerika, Eropa, dan juga Jepang. Walaupun memiliki harga jual relatif lebih mahal, konsumen tak ragu untuk membeli produk dari brand ini karena kualitasnya yang terjamin dan awet digunakan. 

  9. Krisbow

    Beroperasi di bidang produksi furniture atau perabotan rumah, Krisbow banyak dikira sebagai brand dari luar Indonesia. Dengan nama yang unik, Krisbow diambil dari nama owner perusahaan tersebut, yaitu Krisnandi Wibowo. 

    Krisbow memproduksi berbagai jenis perabotan rumah dan perkakas dengan kualitas mumpuni serta memiliki tingkat keawetan tinggi. Bahkan, saking bagusnya produk dari Krisbow ini, tak jarang orang yang menyandingkannya dengan produk dari merek dagang asing.

  10. Buccheri

    Sama sekali tak memiliki kesan dalam negeri, Buccheri ternyata adalah salah satu brand produk fashion ternama asal Indonesia. Dengan desain toko, logo, dan kualitas produk yang mewah, Buccheri menyediakan produk sepatu dan tas dari bahan dasar kulit. 

    Didirikan pertama kali oleh PT Vigano Cipta Perdana di tahun 1980, Buccheri awalnya memiliki gerai di deretan bangunan toko di daerah Pasar Baru, Jakarta. Sampai sekarang, brand ini telah mengoperasikan puluhan gerai dan masih aktif hingga saat ini. 

Kualitas Bersaing dan Mendunia, Jangan Anggap Sepele Brand Terkemuka Karya Anak Negeri

loader

Cintai Produk Lokal

Selain yang sudah disebutkan di atas, tentu masih ada brand lokal terkemuka lainnya yang dianggap berasal dari luar negeri, seperti, Silverqueen, Tomkins, GT Radial, Casablanca, La Fonte, dan lain sebagainya. Dari sekian banyak merek asal Indonesia tersebut, ternyata produk yang dimilikinya mengemban kualitas dan daya tarik yang tak kalah dari produk kelas dunia.

Bahkan, tak sedikit brand lokal yang sampai melakukan ekspor produk dan digunakan di negara lain. Oleh karena itu, meski tergolong sebagai produk lokal, jangan remehkan brand karya anak negeri tersebut karena mampu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia.

Baca Juga: 7 Channel Youtube Lokal yang Paling Pas Selama Belajar dari Rumah, Yuk Dicek!