13 Cara Mudah Memulai Bisnis Travel

Bisnis travel (perjalanan) terutama wisata cukup menjanjikan dewasa ini. Semakin tinggi kesibukan seseorang, tujuan wisata menjadi hal yang dibutuhkan untuk melakukan penyegaran kembali (refreshing). Bahkan travelling sudah menjadi tren gaya hidup para millenial.

Mungkin kita tidak mengira bahwa bisnis travel merupakan usaha yang dapat dimulai dengan modal usaha yang kecil alias minim. Dan memulainya pun hanya memerlukan ketekunan dan kemampuan lobby yang cukup bagus serta pandai melihat peluang. Bagi kita yang tinggal di negara banyak tujuan wisata, berbisnis travel itu sangat menjanjikan.

Untuk mempersiapkan segala sesuatunya, kita tidak perlu menyiapkan hal-hal yang bersifat administratif dan membutuhkan ketersediaan finansial yang lebih.

Kemauan dan didukung kemampuan yang bisa dipelajari merupakan hal yang perlu diinventarisir terlebih dahulu. Berikut beberapa langkah yang bisa kita siapkan untuk terjun dan memulai bisnis travel, antara lain:

Baca Juga: Tips Membangun Usaha Bersama dengan Rekan Kerja

1. Pilih Jenis Usaha Travel yang Ingin Anda Geluti

Agen travel
Ada banyak pilihan menjadi agen perjalanan (travel agent)

Sebelum memulai berbisnis di jasa travel, Anda wajib menentukan jenis travel apa yang mau digeluti. Apakah tiket pesawat terbang, tiket bus atau kereta api, sewa kendaraan/mobil berikut sopirnya, pengurusan visa dan paspor, pemesanan kamar hotel/homestay atau vila dan sejenisnya, perjalanan ke destinasi pariwisata, serta lainnya.

Bila sudah memilih, maka Anda akan fokus dengan pilihan tersebut dan akan lebih mudah untuk mempelajari hal-hal yang diperluhan.

2. Buatlah Profil Usaha Anda

Profil bisnis
Buat profil usaha Anda semenarik mungkin dan profesional

Setelah Anda menentukan jenis usaha travel yang akan digeluti, buatlah profil usaha. Tulis profil usaha Anda dengan baik dan meyakinkan calon pengguna jasa Anda. Karena kredibilitas bisnis Anda dipengaruhi oleh profesionalitas pada profil yang tertera. Tulis profil usaha Anda dan keunggulan yang diberikan.

Lengkapi profil usaha Anda dengan foto yang bagus atau animasi bergerak yang menarik perhatian. Karena profil inilah sebagai alat jual untuk dapat menawarakan jasa. Semakin menarik gambar, maka semakin besar kemungkinan mendapatkan peluang lebih banyak pengguna jasa kita.

3. Petakan Lokasi Wisata yang Jadi Target Anda

Agen wisata
Ilustrasi perjalanan wisata

Jika Anda memilih berbisnis di jasa travel wisata, cobalah melakukan pemetaan tujuan wisata yang akan Anda tawarkan. Setiap daerah pasti mempunyai tujuan wisata, bisa berupa wisata asli dari alam atau juga wisata buatan seperti taman rekreasi atau taman hiburan. Selain itu bisa berupa wisata sejarah dan wisata kuliner.

Cobalah untuk melakukan pemetaan dengan potensi wisata yang terletak disekitar kota tempat tinggal Anda. Usahakan jarak antara tempat wisata tidak lebih dari 200 km. Kenapa? Karena ini sangat berpengaruh dengan biaya dan paket yang akan Anda buat nantinya.

Selain itu Anda juga harus mempunyai database dari setiap tempat wisata tersebut, data yang menyangkut contact person dari pengelola tempat wisata, harga tiket, surat menyurat, dan biaya-biaya yang mungkin dikeluarkan dalam sebuah perjalanan wisata.

4. Buatlah Nama Travel yang Mudah Diingat

Merek atau brand
Buat nama dan logo bisnis Anda yang mudah diingat

Selanjutnya membuat nama (brand) dari travel Anda. Cobalah membuat nama atau merek usaha Anda yang mudah diingat dan tidak pasaran atau mudah didengar (ear-catching) dan mudah dilihat (eye-catching).

Ini penting agar brand bisnis travel Anda mudah dikenali dan dihafal oleh orang. Jangan membuat nama yang terlalu sulit untuk diingat, karena semakin nama itu mudah diingat dan gampang diterima oleh banyak orang akan membantu Anda dalam menjalankan strategi pemasaran.

5. Daftarkan Merek Bisnis Travel Anda

Daftar merek
Daftarkan merek bisnis Anda agar berkekuatan hukum

Ini penting, karena bila Anda sudah capek-capek mengeluarkan ide untuk nama/brand dan logo bisnis travel, namun karena Anda tidak mendaftarkannya pada Hak Kekayaan Intelektual (HKI), maka Anda tidak memiliki kuasa secara hukum atas nama atau logo dari bisnis tersebut. Jika waktu-waktu ada orang menggunakan nama/logo itu, Anda tidak bisa menggugatnya meski sebenarnya Anda lah yang menciptakan pertama kalinya.

6. Buatlah Paket untuk Menarik Minat

Paket wisata
Berikan penawaran khusus dengan paket-paket perjalanan yang menarik

Setelah Anda menyusun apa saja yang dibutuhkan untuk memulai bisnis ini, buatlah paket untuk bisa menjadi pilihan calon konsumen. Bagaimanapun juga memberikan banyak alternatif pada konsumen akan lebih menarik bagi mereka. Karena mereka akan memiliki pilihan dan punya pertimbangan yang bida diambilnya.

Paket tersebut bisa berupa jumlah hari, di mana semakin lama atau banyak hari yang dipilih harganya menjadi lebih murah. Paket juga bisa berupa beberapa tujuan yang diambil sekaligus akan mendapat potongan harga. Bisa juga jumlah pemesanan untuk beberapa orang akan mendapatkan harga lebih murah.

Baca Juga: 21 Usaha Sampingan dengan Modal Kecil

7. Siapkan Peralatan Pemasaran

Media sosial
Manfaatkan sosial media semaksimal mungkin untuk mengembangkan bisnis Anda

Untuk dapat menjalankan bisnis travel yang dirintis, Anda perlu senjata untuk dapat menjual atau menawarkan kepada calon konsumen. Pertama adalah kartu nama. Buatlah kartu nama (business cards) sebagai salah satu alat pemasaran Anda.

Alat pemasaran yang kedua adalah akun media sosial. Buatlah akun media sosial untuk bisnis travel Anda. Sebagai pelengkap cobalah membuat blog agar memudahkan calon konsumen menemukan dan mengetahui secara menyeluruh jasa dan paket-paket yang Anda tawarkan melalui mesin pencari di internet.

Anda bisa mempromosikan usaha kepada khalayak umum dengan mudah dan cepat. Maksimalkan manfaat media sosial sebagai sarana promosi Anda. Berikan informasi yang memang benar-benar dibutuhkan oleh calon pengguna jasa Anda.

Dengan menggunakan media sosial, kesempatan untuk menjangkau konsumen di luar kota atau daerah semakin besar. Ingat bahwa calon konsumen terbesar atau potensial Anda adalah orang yang berasal dari kota lain.

8. Perluas Kerjasama Bisnis

Kerjasama
Bekerjasama akan membuat bisnis Anda semakin lengkap pelayanannya

Selanjutnya adalah lakukan kerjasama dengan banyak pihak yang berhubungan dengan bisnis travel Anda, seperti jasa transportasi, pemerintah daerah, pengelola tempat wisata dan rumah makan. Masih banyak rekanan yang harus Anda ajak berkolaborasi dengan sistem komisi atau bahkan kerjasama yang saling menguntungkan untuk Anda.

Peluang kerjasama ini akan sangat membantu Anda dalam hal menjalankan bisnis ini. Untuk bisnis wisata, Anda juga bisa menjalin kerjasama dengan travel yang berada diluar kota, karena peluang mereka untuk mencari mitra apabila ada tujuan paket wisata di daerah Anda, mereka dapat bekerjasama dengan Anda.

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

9. Perkenalkan Usaha Baru Anda

Pekenalkan usaha baru
Memperkenalkan usaha baru Anda itu penting agar diketahui terutama orang terdekat dan bisa menyebar

Cobalah untuk memperkenalkan usaha Anda dengan teman dan kerabat Anda. Cobalah meminta bantuan mereka bila ada kebutuhan untuk wisata, sehingga Anda akan jadi yang pertama dihubungi. Sebab, memperkenalkan usaha kita dari mulut ke mulut juga terbilang efektif.

Tunjukkan bahwa Anda sudah mempunyai kesiapan yang baik untuk memulai bisnis ini. Buatlah mereka yakin bahwa bisnis Anda sudah siap melayani konsumen, jangan sampai mereka ragu untuk merekomendasikannya.

10. Jadikan Bisnis Anda Secara Online

Transaksi online
Transaksi online semakin memudahkan konsumen

Selanjutnya adalah melakukan bisnis travel ini secara online. Di era digital ini, segalanya semakin mudah untuk dilakukan sehingga membuat bisnis menjadi lebih efektif dan efisien. Dengan kehidupan yang sangat dinamis dan padatnya pekerjaan serta aktivitas, membuat banyak orang terkadang kesulitan meluangkan waktu untuk hal-hal lain di luar pekerjaan yang sudah menjadi tuntutan wajibnya.

Oleh karena itu, dengan mengembangkan usaha di platform digital atau bisnis online, maka akan memudahkan calon pelanggan dan pelanggan lama untuk menggunakan dan terus memanfaatkan layanan yang Anda sediakan. Hal-hal yang bisa dilakukan secara online selain pemasaran tentunya, adalah pembelian dan pembayaran, serta lainnya.

11. Berikan Pelayanan Terbaik

Kepuasan konsumen
Pelayanan yang baik akan membuat konsumen kembali

Bila bisnis sudah dibuka, selanjutnya berikanlah pelayanan terbaik untuk konsumen Anda. Dokumentasikan setiap aktivitas dan mintalah kesan dari konsumen atas perjalanan yang Anda sediakan.  Ini juga akan efektif sebagai alat pemasaran Anda. Segeralah menyelesaikan sebuah persoalan yang dialami konsumen atas jasa Anda. Karena pelayanan menjadi penentu kepuasan konsumen.

12. Terhubung Dengan Konsumen Anda

Koneksi dengan pelanggan
Bangun koneksi dengan para pelanggan Anda

Cobalah untuk meminta konsumen Anda terhubung dengan media sosial Anda. Hal ini sangat berpengaruh kepada eksistensi usaha Anda. Kemudian upload dan berikan ucapan terima kasih atas perjalanan wisata mereka karena telah memlih travel Anda. Dengan membagikan pesan yang Anda kirim maka peluang Anda untuk mendapatkan konsumen selanjutnya akan semakin besar.

13. Membuat Izin Usaha

Izin usaha
Daftarkan usaha And agar diakui secara hukum

Bila usaha travel Anda berangsur-angsur berkembang dengan baik dan besar. Jangan lupa untuk mempersiapkan mendaftarkan usaha Anda secara resmi. Jangan sampai usaha yang Anda rintis bermasalah dengan hukum yang ada di Tanah Air.

Bagaimana Cara Daftarkan Merek Bisnis Anda?

HKI
Daftarkan merek usaha Anda agar berkekuatan hukum

Untuk mendaftarkan merek bisnis travel Anda terbilang mudah. Bahkan bisa dilakukan secara online. Anda bisa mendaftarkan diri melalui situs resmi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual di www.dgip.g.id.

Setelah Anda resmi terdaftar, dilanjutkan dengan masuk pada bagian Registrasi Akun Kekayaan Intelektual yang tertera di halaman depan. Laman ini merupakan fasilitas pengajuan pembuatan akun kekayaan intelektual yang terdiri dari beberapa aplikasi.

Lalu klik pada pilihan Aplikasi e-Filing DJKI. Ini merupakan aplikasi permohonan dan paska permohonan kekayaan intelektual yang meliputi merek, paten dan desain industri secara elektronik. Setelah itu, Anda bisa mengunduh formulir yang disediakan untuk mendaftarkan merek bisnis travel Anda. Baca dengan cermat ketentuan dan syarat yang berlaku untuk pengajuan ini.

Setelah berkas yang diperlukan lengkap, Anda bisa membawanya untuk didaftarkan ke kantor Ditjen Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 8-9, RT.16/RW.4, Karet Kuningan, RT.16/RW.4, Karet Kuningan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12940

Buka: Senin – Jumat

Pukul: 07:30 WIB – 16:00 WIB

Telepon: 021 - 57905619

Atau, bila Anda terlalu sibuk untuk mengurus sendiri pendaftaran merek usaha itu, Anda bisa menggunakan jasa pengurusan pendaftaran brand tersebut. Anda tinggal menyiapkan dokumen yang diperlukan dan dana yang harus dikeluarkan untuk mengurus ini.

Siapkan Diri dan Mulailah, Karena Banyak Jalan Menuju Roma

“Banyak jalan menuju roma.” Rupanya kata-kata mutiara ini banyak memberikan inspirasi bagi kita, bahwa segala sesuatunya akan dapat terjadi hanya dengan sebuah niat, serta kerja keras dan pengorbanan tanpa lelah untuk mewujudkannya dan terus belajar tanpa mengenal lelah dan bosan. Dan untuk memulai sebuah usaha travel ini, kita dapat melakukannya dengan biaya yang minim dan hanya memerlukan kemauan serta kemampuan yang harus terus kita asah untuk memulainya.

Baca Juga: 10 Tips Sukses Memulai Bisnis untuk Pemula