7 Risiko Bisnis Sepatu dan Cara Mengatasinya Agar Bisnis Sukses

Sepatu menjadi salah satu item fashion yang selalu banyak dicari. Bukan hanya untuk sekedar melengkapi penampilan, pada dasarnya sepatu memang menjadi kebutuhan tersendiri bagi banyak orang. 

Nah, ini tentunya bisa dijadikan sebagai peluang bisnis yang menjanjikan. Jika tertarik untuk bergelut di bidang yang satu ini, maka pebisnis perlu memahami berbagai risiko bisnis sepatu sejak awal.

Hal ini akan memudahkan kamu untuk mengelola dan mengatasi semua risiko tersebut dengan langkah yang tepat. Jika sudah begini, potensi mendapatkan keuntungan dalam bisnis sepatu ini tentu akan semakin besar.

Berikut ini adalah beberapa risiko dalam bisnis sepatu dan cara mengatasinya dengan tepat.

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

1. Variasi warna yang banyak

loader
Variasi warna yang banyak

Tidak semua orang suka dengan sepatu berwarna hitam atau bahkan putih. masing-masing orang akan memiliki selera yang berbeda-beda terkait pilihan warna sepatu ini. 

Pemilihan warna ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi kamu sebagai pebisnis. Jika kamu menyediakan semua warna untuk setiap model, maka akan menghabiskan banyak modal.

Akan jauh lebih tepat jika kamu membuat warna sepatu berdasarkan tema tertentu. Misalnya: saat musim panas tiba, keluarkan koleksi dengan tema summer, seperti warna-warna yang cerah, mulai dari kuning, merah, biru muda, dan yang lainnya.

Tampilkan koleksi ini dalam katalog, sehingga pelanggan akan lebih mudah untuk melihat dan memilih warna yang paling tepat untuk mereka.

Baca Juga: Tips Sukses Kerja Sampingan di Masa Pandemi Corona

2. Ukuran kaki yang bervariasi

Poin yang satu ini juga kerap menjadi tantangan tersendiri dalam bisnis sepatu. Ukuran kaki pelanggan akan berbeda-beda, sehingga kamu mungkin berpikir untuk menyediakan banyak ukuran sekaligus dalam setiap sepatu yang dijual. 

Akan tetapi, ada cara yang lebih tepat untuk memudahkan kamu meminimalisir ukuran sepatu yang terlalu banyak, yaitu kamu bisa menentukan segmen pasarnya terlebih dahulu. 

Tentukan usia berapa saja yang akan menjadi pelangganmu dan berapa ukuran kaki mereka? Hal ini akan memudahkan kamu menyediakan ukuran sepatu yang lebih tepat untuk masing-masing model sepatu yang dijual.

3. Menyediakan banyak model sekaligus

Model yang variatif mungkin akan memberi peluang penjualan yang besar, namun hal ini tidak cocok untuk pebisnis pemula. Kamu tidak akan bisa fokus pada tema atau desain sepatu tertentu, sehingga target konsumen juga tidak akan tercapai dengan baik. 

Untuk itu, kamu tetap konsisten untuk mengusung satu tema dalam produk-produk yang dijual, sehingga calon konsumen akan lebih mudah untuk mengenali dan menjadi pelanggan. Hal ini juga akan memudahkanmu melakukan branding bisnis tersebut.

4. Kondisi pasar yang sulit ditebak

Ketidakstabilan pasar menjadi risiko lainnya yang menantang dalam bisnis sepatu. Hal ini bisa terjadi memberi banyak dampak, seperti: perubahan harga bahan baku yang cepat, penurunan permintaan pasar, bahkan kesulitan untuk mendapatkan angka penjualan. 

Hindari risiko ini dengan tepat sejak awal. Kamu perlu mengurangi angka produksi sepatu selama beberapa waktu ke depan, hingga akhirnya pasar kembali normal dan berjalan stabil.

Baca Juga: 7 Cara Mudah Membuat Bisnis selalu Ramai Konsumen

5. Perubahan trend yang begitu cepat

loader
Perubahan tren sepatu yang cepat

Sebagaimana item fashion lainnya, sepatu juga mengalami perubahan trend yang terbilang cepat. Hal ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi para pebisnis pemula. 

Pastikan kamu mengikuti perkembangan trend di bidang ini dan sekaligus membuat forecasting untuk model-model terbaru yang akan dikeluarkan. Hal ini akan memungkinkanmu mengeluarkan model yang sesuai trend dan memiliki peluang pasar yang besar.

6. Harga tidak sesuai dengan kualitas

Selain model dan hal lainnya, kualitas produk selalu menjadi poin penting bagi pelanggan. Sebagai pebisnis kamu harus memahami hal ini dengan baik, sebab pelanggan tentu tidak ingin membeli sesuatu yang tidak sesuai dengan apa yang mereka bayarkan. 

Kamu bisa mengatasi hal ini dengan menunjukkan kualitas produk melalui katalog atau penjelasan langsung ketika pelanggan berbelanja. Selain itu, hindari juga harga jual yang terlalu mahal atau terlalu jauh dari kualitas produk yang dijual.

7. Terlalu banyak menghabiskan modal untuk promosi

Promosi memang menjadi kebutuhan tersendiri dalam bisnis sepatu. Namun promosi yang berlebihan dan menelan banyak uang justru bisa membuat kamu rugi.

Sangat penting untuk merencanakan promosi bisnis dengan tepat, tentunya dengan budget yang juga sesuai kemampuan keuangan. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan diskon pembelian, keuntungan dalam bentuk member, dan yang lainnya.

Kelola Risiko Bisnis dengan Cerdas 

Bagi yang berniat terjun ke dunia bisnis sepatu, pastikan rencanakan segala sesuatunya dengan baik sejak awal. Kenali dan kelola setiap risiko bisnis ini dengan cara yang tepat, sehingga tidak menjadi kendala bagi kamu. Hal ini akan akan membuat kamu mendapatkan angka penjualan dan kesuksesan dari bisnis sepatu yang dijalankan.

Baca Juga: Tips Bisnis Jualan Baju agar Laris Manis