8 Investasi Menguntungkan Saat Ini Selain Saham

Siapa yang sampai sekarang belum investasi? Terjun ke dunia investasi memang butuh pertimbangan, terutama jika kamu belum memiliki ilmu dasar tentang investasi.

Tentu ada rasa takut, mengingat investasi memiliki risiko. Meski ada risikonya, investasi menawarkan keuntungan lumayan atau lebih tinggi ketimbang suku bunga tabungan konvensional.

Sebagai referensi di tahun baru, berikut 8 investasi menguntungkan yang patut dicoba selain investasi saham:

Baca Juga: Pendanaan P2P Lending, Modal Rp 100 Ribu Bisa Untung Gede

Anda Bingung Cari Produk KPR Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KPR Terbaik! 

8 Investasi yang Menguntungkan Saat Ini

loader
Investasi

1. Deposito 

Investasi yang menguntungkan pertama adalah deposito. Salah satu yang paling populer hampir di semua lapisan masyarakat.

Deposito berbentuk simpanan uang di bank dalam jumlah tertentu. Dari penyimpanan ini, kamu akan mendapat keuntungan dalam bentuk suku bunga.

Besarnya suku bunga deposito biasanya ditentukan oleh banyak tidaknya uang yang disimpan. Juga oleh tenor penyimpanan uangnya, apakah dalam 1, 3, 6, atau 12 bulan. Kamu bisa pilih sesuai tujuan keuangan dan kondisi finansialmu.

2. Reksadana

Reksadana adalah himpunan dana dari investor yang dikelola oleh seorang Manajer Investasi. Penempatan modalnya bisa ke pasar uang, obligasi, saham, maupun surat berharga lain.

Ada empat jenis reksadana, yakni reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana campuran, dan reksadana saham. Imbal hasil reksadana umumnya lebih tinggi ketimbang bunga deposito.

3. Valuta asing

Bagi yang suka liburan ke luar negeri, valuta asing bisa menjadi investasi paling menguntungkan berikutnya. Kamu akan memperoleh untung dari naik turunnya harga mata uang asing.

Beli saat harga atau kurs sedang turun, dan jual ketika kurs sedang naik, sehingga mendapat capital gain atau selisihnya. Bila kurs tengah melemah, simpan saja valas tersebut sampai naik lagi. Tidak perlu menjualnya agar tidak rugi. 

Baca Juga: Cara Menghitung Keuntungan Reksadana, Lengkap dengan Contoh

loader
Mata Uang Asing

4. Peer 2 Peer atau P2P Lending

P2P Lending adalah investasi berupa pendanaan. Menanamkan modal untuk memberikan pinjaman kepada orang lain secara online. Inilah yang disebut pinjaman online.

Kamu sebagai lender mendapat keuntungan dari imbal hasil (bunga) pinjaman yang dibayarkan si peminjam. Fulus yang diterima dalam bentuk tunai, dihitung berdasarkan persentase bunga yang telah disepakati.

Bunga pinjaman online pada fintech lending legal sudah ditetapkan, yakni maksimal 0,4% per hari atau 12% per bulan.

Meskipun kamu lender atau investor, tetap harus hati-hati. Sebab, banyak fintech lending ilegal merajalela. Pastikan investasi pada fincteh lending legal yang berizin resmi dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar tidak terjebak investasi bodong.

5. Emas batangan

Mau investasi yang kebal terhadap inflasi? Emas batangan bisa jadi pilihan investasi menguntungkan. Terutama di tengah ketidakpastikan ekonomi saat ini.

Emas merupakan salah satu investasi paling likuid yang bisa dijual kapan saja saat dibutuhkan. Investasi emas dalam jangka panjang dapat memberi keuntungan sekitar 10-12% per tahun.

6. Obligasi

Obligasi adalah suatu investasi yang diterbitkan dalam bentuk surat utang oleh negara maupun pihak swasta. Obligasi bisa dibilang investasi menguntungkan karena bisa mendapat pembayaran bunga atau kupon secara berkala.

Ada yang pembayarannya pada tanggal tertentu setiap bulan, per tiga bulan, per tahun, maupun saat jatuh tempo. Tergantung jenis obligasinya. Risiko investasi obligasi, yaitu risiko suku bunga, likuiditas, dan risiko pasar.

Baca Juga: Investasi Properti: Pengertian, Keuntungan, dan Caranya

loader
Investasi Properti

7. Properti

Bagi yang punya uang lebih dan menginginkan investasi jangka panjang, maka properti dapat menjadi investasi yang paling menguntungkan. Uang masuk dalam rekening dalam bentuk pendapatan sewa, dividen, bunga, bahkan royalti dari hasil investasi properti.

Harga properti juga naik rata-rata 10-20% per tahun. Kalaupun turun, pembalikannya cepat, sehingga kamu bisa untung besar.

Namun investasi properti adalah investasi padat modal. Artinya investasi ini membutuhkan modal cukup besar. Harga properti dimulai dari ratusan juta sampai miliaran, bahkan triliunan rupiah.

8. Barang-barang antik

Siapa bilang barang-barang antik cuma sebatas koleksi atau pajangan di rumah? Barang antik nyatanya bisa dijadikan sebagai investasi menguntungkan. Kamu bisa jual satu koleksimu dan mendapatkan keuntungan fantastis.

Memang, tidak semua orang menyukai barang antik dan sifatnya musiman pula. Tapi, peluangnya cukup menggiurkan asal kamu sabar dan telaten merawat barang antiknya.

Ayo Investasi Mulai dari Sekarang!

Dari investasi di atas, mana yang paling menarik untukmu? Jika kamu memang ingin berinvestasi, tak ada salahnya dimulai dari sekarang agar kesempatanmu untuk mengelola investasi semakin besar. Alhasil, return yang didapat juga besar.

Baca Juga: 5 Investasi yang Aman saat Ancaman Covid-19 Omicron