Cuan Berkah Jelang Idul Fitri, Begini Tips Sukses Memulai Bisnis Hampers Lebaran Kekinian

Pengen mulai bisnis takjil tapi udah kepepet?

Tenang, masih ada lagi ide bisnis lain yang dijamin bisa kasih kamu kucuran keuntungan yang lumayan oke yaitu bisnis bikin hampers lebaran kekinian.

Apalagi di musim pandemi seperti ini, hampers lebaran berperan penting untuk menguatkan jalinan silahturahmi dengan keluarga dan saudara kita.

Apalagi mengingat kita diimbau dan lebih aman untuk merayakan lebaran dirumah demi menekan pelonjakan kasus penularan virus corona, hampers lebaran pun bisa menjadi pengganti kehadiran kita baik yang tidak bisa berkunjung atau mudik ke kota kelahiran.

Memanfaatkan momen jelang lebaran dikala pandemi untuk tambah penghasilan, memulai bisnis hampers lebaran kecil-kecilan tentu bisa jadi pilihan dan awal yang tepat untuk dompet mu dimasa depan.

Nah, biar tidak salah langkah berikut cara sukses mulai bisnis hampers lebaran kekinian ala Cermati.com:

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

1. Siapkan Modal

loader

Langkah paling awal menentukan berapa besar modal yang harus dipersiapkan. Untuk satu hampers lebaran setidaknya kamu harus menyiapkan modal sekitar Rp50.000 – Rp200.000 yang didalamnya sudah termasuk snack-snack lebaran (homemade agar lebih hemat), kotak untuk kemasannya lalu bubble wrap, kartu ucapan dan ongkos pengiriman (bisa mengantar pesanan sendiri untuk mengurangi biaya)

Dengan modal hampers diatas kamu bisa menjual dengan harga Rp100.000 hingga Rp400.000 tergantung dari tingkat kesulitan pengemasan, banyaknya isi dari hampers dan jarak pengiriman. Keuntungan yang bisa kamu peroleh bisa 2x lipat dari modal awal, lumayan kan?

2. Siapkan Katalognya

loader

Katalog yang dimaksud adalah kamu bisa memberikan beberapa pilihan tema default yang bisa dipilih untuk calon pembeli yang tidak mau repot-repot meng-custom hampersnya.

Jenis hampers tersebut bisa merupakan hampers dengan beberapa konsep mulai dari yang paling umum sampai yang paling unik. Berikut contohnya:

  • Hampers perlengkapan ibadah
  • Hampers kue lebaran
  • Hamper minuman seperti coffee powder atau teh favorit
  • Hampers alat makan dan minum ramah lingkungan
  • Hampers produk kesehatan dari hand sanitizer, disinfektan, tisu basah dan masker
  • Hampers skin care mulai dari sheet mask, clay mask, toner, cream dan pembersih wajah
  • Hampers kosmetik dan alat make up
  • Hampers produk kecantikan seperti hand and body lotion, shampoo dan sabun mandi cair.
  • Hampers berbagai snack dengan rasa tertentu (vanilla, coklat atau strawberry)
  • Hamper perlengkapan bayi untuk saudara yang baru punya momongan
  • Hampers makanan kaleng
  • Hampers wadah makanan cantik seperti toples kaca atau kotak makan dari kaca yang bermotif cantik
  • Hampers perlengkapan minum teh mulai dari cangkir, tatakan cangkir, teko kecil dan sendok tehnya.

3. Berikan Paket Promo Menarik

loader

Untuk menarik pembeli kamu bisa memberikan promo menarik seperti potongan harga spesial untuk pembeli hamper dengan minimal pembelian tertentu. Atau kamu bisa memberikan kuis give away berhadiah 1 paket hampers gratis dengan minimal pembelian 1 paket hampers.

Kamu juga bisa memberikan bonus tambahan untuk isi hampers misalnya, penambahan 1 jenis kue lebaran gratis untuk khusus untuk hampers kue lebaran bagi 50 pembeli pertama. Jadi yang tadinya hampers hanya berisi 3 jenis kue, pembeli bisa mendapatkan 1 bonus kue lebaran gratis jika termasuk dari 50 pembeli utama yang dimaksud.

Baca Juga:  Tambah Penghasilan Kala Pandemi, Ini Dia Tips Memulai Usaha Takjil Dadakan di Bulan Ramadhan

4. Tawarkan ke Orang-Orang Terdekat Terlebih Dahulu

loader

Sebelum memasarkannya di e-commerce atau media sosial cobalah menawarkannya ke orang/teman terdekat seperti tetangga dan teman kantor. Bisa juga tawarkan ke saudara kamu.

Minta pendapat mereka mengenai pengemasan dari hamper kamu, pemilihan warna, isi hampers dan tema-tema hampers yang sudah kamu rencanakan.

Feedback yang baik bisa mendorong semangat berbisnis menjadi lebih baik.

5. Jangan Melakukan Pengirimin ke Banyak Daerah Terlebih Dahulu

loader

Daripada bersaing dengan banyak pebisnis hampers yang sudah lebih dulu berbisnis lebih baik kamu fokus dalam membangun bisnis mu secara perlahan dengan fokus terhadap kualitas dari hampers mu terlebih dahulu.

Karena pada awal berbisnis kamu pasti mengalami trial dan error. Jadi untuk memperkecil risiko trial dan error tersebut, lebih baik fokus menawarkan hampers mu untuk jangkauan daerah yang lebih kecil dulu. Misalnya hanya untuk sekitaran Jabodetabek saja terlebih dahulu.

Ini guna memantau dan menjamin kualitas pengemasan apakah pengemasan yang kamu lakukan bisa cukup kuat untuk melindungi isi hampers dari kerusakan dan guncangan.

Baca Juga: Mau Usaha yang Gak Perlu Modal, Tapi Malah Dapat Uang? Cobain Bisnis Ini

6. Menerima Pesanan Custom

loader

Pesana custom artinya pembeli bisa menentukan konsep seperti apa yang diinginkan untuk hampersnya selain diluar dari jenis-jenis hampers yang ada pada katalog kamu.

Kamu bisa ikut membantu mereka menemukan konsep custom hampers yang diinginkan seperti memberikan saran warna dan isi hampers agar terlihat unik, lucu atau estetik.

Buruan Siapkan Modalnya dari Sekarang

Jangan menunda-nunda yah, lebih cepat lebih baik loh. Apalagi untuk urusan bisnis dadakan seperti ini. Kalau kamu beralasan untuk menunda terus tidak terasa lebaran pun sudah selesai dan akhirnya kamu gagal memanfaatkan momentum tersebut.

Jika butuh modal dengan cepat cobalah mengajukan dana dari pinjaman online atau memanfaatkan kartu kredit. Jangan lupa kalau bisnis sudah semakin besar, lakukan ekspansi dan inovasi yang lebih hebat lagi yah.

Selamat mencoba!

Baca Juga: Sebelumnya Redup Gegara Pandemi, 6 Bisnis Ini Jadi Peluang Cuan di 2021