Ibu Hamil, Simak Hitungan Biaya Caesar dan Tips Mempersiapkan Biayanya

Kelahiran sang buah hati adalah momen yang paling ditunggu-tunggu oleh pasangan yang sudah menikah. Lahirnya anak tercinta bisa dilakukan dengan proses normal dan ceasar. Keduanya ini sering kali menjadi perdebatan para orang tua, mengingat untuk keselamatan anaknya.

Persalinan normal biasanya tak ada yang perlu dikhawatirkan. Selain prosesnya yang terbilang mudah walau menyakitkan, biaya yang harus dikeluarkan juga tidaklah besar. Namun, bagaimana bila sejak awal kehamilan, dokter sudah menentukan harus melalui jalan caesar untuk persalinannya nanti? bagaimana dengan biaya caesar yang mahal?

Berikut biaya-biaya yang perlu orang tua ketahui menyoal caesar dan tips mempersiapkan biayanya:

Bingung cari asuransi kesehatan terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Asuransi Kesehatan Terbaik!  

Menghitung Biaya Persalinan Secara Caesar

Operasi caesar menjadi satu-satunya cara saat persalinan ketika kandungan si ibu bermasalah. Ada juga yang memilih cara ini agar proses persalinan tanpa harus merasakan rasa sakit yang luar biasa.

Apapun alasannya untuk mengambil langkah operasi caesar, pada dasarnya orang tua harus menyiapkan biaya yang lebih besar untuk proses persalinan dan proses pemulihan pasca persalinan. Lalu, berapa jumlah yang dibutuhkan? Yuk, simak perhitungannya di bawah ini.

1. Biaya Kontrol Kehamilan

kontrol kehamilan
Biaya kontrol kehamilan

Ketika usia kandungan masih muda dibawah 7 bulan, Anda perlu melakukan check up rutin setiap bulan yang menghabiskan biaya sebesar Rp200 ribu untuk sekali kontrol. Untuk 6 kali kontrol menjadi 6 x Rp 200 ribu = Rp 1.2 juta. Biaya ini meliputi biaya konsultasi ke dokter plus biaya resep obat, di luar biaya USG.

Nah, ketika kandungan berumur 7 bulan ke atas, Anda perlu meningkatkan jumlah check up kandungan ke dokter dari yang sebelumnya 1x menjadi 2x per bulan. Jika dijumlahkan, maka biaya yang diperlukan khusus untuk memeriksa kandungan sebelum melahirkan sebesar Rp 2.400.000.

2. Biaya USG Saat Kehamilan

Menurut penelitian, USG baik dilakukan sebanyak 3x sampai 5x sebelum ibu melahirkan. Biaya USG sendiri berbeda-beda tergantung jenis USG nya, apakah 2D, 3D, atau 4D:

  • USG 2D di dokter ibu dan anak ditaksir sekitar Rp400 ribu – Rp500 ribu
  • 3D dan 4D ditaksir sekitar Rp700 ribu – Rp800 ribu
  • Berbeda dengan di bidan yang ditaksir sekitar Rp100 ribu – Rp200 ribu saja untuk semua jenis USG.

Jika ingin melakukan USG, tentukan tempat pemeriksaan terlebih dahulu untuk mengetahui total biaya yang perlu Anda keluarkan untuk USG.

3. Biaya Persalinan Caesar

born
Biaya persalinan caesar

Biaya persalinan yang perlu dibayarkan kepada pihak rumah sakit tergantung dari jenis kamar yang dipilih saat berlangsungnya persalinan. Biaya ini sudah mencakup biaya persalinan, makanan, fasilitas, dan obat-obatan untuk ibu dan bayi. Estimasi biaya yang perlu dikeluarkan, sekitar:

  • Kamar 3: Rp10 juta – Rp12 juta
  • Kamar 2: Rp13 juta – Rp16 juta
  • Kamar 1: Rp17 juta – Rp20 juta
  • Kamar VIP: Rp23 juta – Rp25 juta
  • Kamar SVIP: Rp25 juta – Rp30 juta

Baca Juga: Cara Gunakan Kartu BPJS Kesehatan untuk Melahirkan

4. Biaya Pemulihan Pasca Persalinan

Agar bekas operasi cepat sembuh, Anda perlu mengeluarkan biaya perawatan tambahan pasca persalinan sebesar Rp500 ribu, sudah termasuk obat dan vitamin. Biaya ini berlaku di rumah sakit umum. Jika mengingikan dirawat di rumah sakit yang lebih berkelas maka biayanya tentu semakin mahal.

Tips Mempersiapkan Biaya Operasi Caesar

Dari perhitungan di atas, dapat disimpulkan kalau biaya operasi caesar akan menghabiskan dana kurang lebih Rp30 juta. Agar dana ini terkumpul, berikut tips mempersiapkan biaya operasi caesar yang perlu dilakukan:

1. Menabung Sedini Mungkin

nabung
Menabung sedini mungkin

Jika Anda dan suami ingin segera dikaruniai momongan setelah pernikahan, menabung lah sedini mungkin. Sisihkan pendapatan Anda dan suami setiap bulan, lalu masukkan ke rekening khusus untuk calon buah hati. Jika saatnya telah tiba, tidak perlu khawatir lagi mencari uang kesana-kemari karena tabungan yang sudah dikumpulkan pasti cukup untuk membiayai seluruh proses persalinan.

2. Memiliki Asuransi Kesehatan

Perusahaan asuransi kesehatan memberikan kompensasi khusus bagi ibu hamil. Kompensasi tersebut berupa pengurangan biaya kontrol ke dokter. Tanyakan kepada personalia asuransi perihal kompensasi ini. Apabila perusahaan tersebut memberlakukan kompensasi bagi ibu hamil maka Anda dapat menghemat pengeluaran sebelum melahirkan.

Baca Juga: 3 Tempat Melahirkan yang Nyaman dan Tepat

3. Memiliki BPJS

bpjs
Memiliki BPJS via beritasatu.com

Jika dibandingkan dengan asuransi, BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) jauh lebih menguntungkan bagi ibu hamil. Sebab, BPJS membebaskan biaya kontrol sebelum melahirkan. Artinya Anda tidak perlu mengeluarkan biaya apapun untuk mengecek kondisi janin di dalam kandungan.

Uang yang harusnya dipakai untuk memeriksa kandungan dapat Anda masukkan ke buku tabungan. Walaupun jumlahnya tidak seberapa, setidaknya lumayan untuk menambah dana buat operasi caesar nanti.

Tetapkan Sistem Tabungan Harian

Mengingat biaya operasi caesar sangat mahal, Anda perlu menabung sedini mungkin agar tabungan dapat memenuhi biaya persalinan, pemulihan kesehatan, dan kebutuhan bayi Anda di hari esok. Agar menabung menjadi lebih mudah, tetapkan sistem tabungan harian. Jika dilakukan secara rutin dan disiplin, maka dalam kurun waktu 1 atau 2 tahun ke depan dana yang dibutuhkan pasti terkumpul.

Baca Juga: Mengenal Tiga Jenis Anggaran untuk Persiapan Persalinan