Ini Dia 10 Alasan Kenapa Visamu Bisa Ditolak

Bagi kamu yang berniat bepergian ke luar negeri, kamu tentu akan mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik sejak jauh-jauh hari. Persiapan ini patut kamu cermati dengan baik, terutama jika ini akan menjadi perjalanan pertama kamu ke luar negeri. Jangan sampai rencana perjalanan kamu tertunda atau bahkan batal, hanya karena hal-hal sepele yang tidak kamu atasi dengan baik sejak awal.

Bila berencana mengunjungi negara-negara yang tidak bebas visa untuk pengunjung Indonesia, maka kamu wajib mengajukan visa untuk perjalanan kamu nanti. Hal ini wajib, sehingga sangat penting untuk kamu urus dengan baik dan sesuai prosedurnya. Dalam beberapa kasus, pengajuan visa ini bisa saja berjalan lancar dan tidak menemui hambatan.

Namun untuk beberapa kasus lainnya, proses pengajuan visa bisa saja ditolak dengan berbagai alasan dari pihak kedutaan. Kamu tentu tidak ingin mengalami proses penolakan pengajuan visa seperti ini, bukan?

Kenali Alasannya dan Atasi dengan Baik sejak Awal

Pada umumnya, ada beberapa alasan yang sering menjadi penyebab ditolaknya pengajuan visa. Pengajuan visa untuk beberapa wilayah, seperti Inggris dan juga Amerika memang terbilang lebih sulit, sehingga orang sering mengalami penolakan ketika mengajukannya.

Proses penolakan visa ini tentu bisa saja berakibat fatal dan membuat perjalanan menjadi gagal, bahkan meski berbagai persiapan lainnya telah diatasi dengan baik. Pastikan kamu memahami dengan baik hal-hal yang kerap menjadi alasan ditolaknya pengajuan visa, agar kamu bisa mengatasinya dengan cara yang tepat.

Berikut ini adalah 10 alasan yang wajib kamu kenali, agar pengajuan visamu tidak ditolak pihak kedutaan:

1. Tidak Memiliki Alasan yang Kuat untuk Bepergian dan Kembali ke Indonesia

 

Alasan Bepergian Tidak Kuat dan Mencurigakan
Alasan Bepergian Tidak Kuat dan Mencurigakan

Semua negara tentu tidak menginginkan pendatang yang berkunjung tanpa alasan yang tepat dan jelas di negaranya. Hal inilah yang kerap menjadi alasan utama ditolaknya pengajuan visa. Hampir semua negara akan khawatir dengan kedatangan WNA yang berniat untuk menetap dan mencari pekerjaan, sebab hal seperti ini kelak bisa menjadi masalah bagi mereka.

Jadi wajar saja jika kedutaan akan menolak pengajuan visa yang tidak memiliki alasan kunjungan yang jelas dan juga keterangan yang kuat bahwa yang bersangkutan akan segera kembali setelah perjalanan tersebut selesai.

Masalah ini biasanya terjadi karena pemohon visa tidak bisa menunjukkan surat keterangan kerja dari perusahaan tempatnya bekerja, yang menerangkan bahwa yang bersangkutan adalah karyawan (pekerja tetap) dan akan kembali bekerja setelah perjalanannya ke luar negeri selesai. Pastikan kamu melampirkan surat keterangan ini dengan lengkap, agar proses pengajuan visamu bisa disetujui.

Baca Juga: Cara Memilih Paket Tour Murah untuk Liburan ke Luar Negeri

2. Bukti Kemampuan Finansial yang Tidak Mendukung

 

Syarat Minimal Finansial Tidak Terpenuhi
Syarat Minimal Finansial Tidak Terpenuhi

Perjalananmu ke luar negeri akan membutuhkan sejumlah dana yang besar, tergantung pada destinasi tujuan dan juga lamanya kunjungan yang akan kamu lakukan. Pihak kedutaan tentu telah memiliki estimasi biaya rata-rata untuk hal ini, sehingga mereka mudah memantau kemampuan finansialmu untuk perjalanan tersebut. Jika keuanganmu dianggap tidak memadai untuk perjalanan tersebut, maka visa kamu akan ditolak oleh mereka.

Dalam hal ini, kamu bisa melampirkan print out rekening terkini (tidak lebih dari sebulan ke belakang). Pastikan semua mutasi dalam rekening kamu wajar dan tidak mencurigakan (terdapat aliran dana yang tidak jelas), sehingga pihak kedutaan bisa melihat rata-rata pemasukan dan juga kemampuan keuangan yang kamu miliki dengan jelas.

3. Tidak Bisa Menunjukkan Itinerary Perjalanan

 

Itinerary
Tidak Menyiapkan Itinerary sebagai Syarat Pengajuan Visa

Tempat apa saja yang akan kamu kunjungi selama perjalanan nanti dan berapa lama kamu di sana? Hal ini tentu sudah wajib kamu rencanakan dengan baik sejak awal, agar perjalanan bisa lancar dan sesuai dengan rencana. Bukan hanya itu saja, itinerary perjalanan ini juga menjadi salah satu poin penting yang menentukan disetujuinya visamu.

Jika kamu tidak dapat menunjukkan dengan detail itinerary selama perjalanan, maka kemungkinan besar pengajuan visamu akan ditolak karena dianggap perjalanan tersebut tidak terencana jelas.

Hindari hal seperti itu, agar visa bisa disetujui oleh pihak kedutaan. Susun itinerary dengan jelas dan detail mencakup semua perjalanan, seperti: tempat menginap, modal transportasi, waktu keberangkatan, dan yang lainnya. Hal ini akan mempermudah proses disetujuinya visamu.

4. Tidak Menunjukkan Bukti Pemesanan Hotel

 

Bukti Pemesanan Hotel
Bukti Pemesanan Hotel

Meski tidak semua negara, namun kebanyakan negara-negara di Eropa akan mewajibkan hal yang satu ini sebagai syarat pengajuan visa mereka. Penting bagi negara-negara tersebut untuk memastikan di mana kamu akan menginap selama berada di wilayah mereka. Jika tidak bisa menunjukkan bukti pemesanan hotel atau tempat menginap lainnya, maka visa tidak akan disetujui.

Agar visa kamu disetujui, maka pastikan kamu telah memesan hotel dan memiliki bukti pemesanan ini untuk semua perjalanan kamu nanti. Hal yang sama juga berlaku jika ternyata kamu memilih untuk menginap di apartemen. Namun jika kamu menginap di rumah teman atau saudara, maka mintalah mereka untuk mengirimkan surat sponsor yang menerangkan kesediaan mereka untuk menampung kamu selama perjalanan tersebut.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

5. Surat Referensi yang Meragukan

 

Surat referensi mencurigakan
Surat Referensi Mencurigakan

Surat yang satu ini juga tidak dipakai oleh semua kedutaan, namun tidak ada salahnya kamu mempersiapkannya dengan baik sejak awal. Beberapa kedutaan akan meminta surat referensi untuk perjalananmu ke negara mereka.

Biasanya surat ini berasal dari perusahaan tempatmu bekerja atapun dari pihak bank yang layanannya kamu gunakan selama ini. Pastikan kamu membawa surat referensi yang formal, lengkap dengan kop surat, detail perusahaan, dan cap serta tanda tangan dari pihak yang berwenang.

6. Tidak Memiliki Asuransi Perjalanan

 

Asuransi Perjalanan
Asuransi Perjalanan

Asuransi perjalanan merupakan hal yang wajib untuk setiap perjalanan ke luar negeri. Jika layanan yang satu ini tidak kamu miliki, maka pengajuan visa kamu tidak akan disetujui. Pastikan proses pengajuan asuransi perjalananmu berhasil dan disetujui oleh pihak perusahaan asuransi, sehingga pengajuan visa perjalananmu bisa disetujui oleh pihak kedutaan.

Jangan lupa untuk menyesuaikan besaran jaminan pertanggungan yang diberikan oleh pihak perusahaan asuransi di dalam layanan yang kamu gunakan, sebab beberapa kedutaan memiliki ketentuan khusus mengenai hal yang satu ini.

7. Paspor Expired atau Rusak

 

Paspor
Paspor

Masa berlaku paspor yang sudah kurang dari enam bulan, akan secara otomatis menggagalkan pengajuan visa kamu. Bukan hanya itu saja, paspor yang rusak juga akan menghambat proses disetujuinya visa ini. Pastikan masa berlaku paspor kamu masih cukup panjang dan tidak dalam kondisi rusak, agar hal ini tidak menjadi alasan ditolaknya pengajuan visa yang kamu lakukan. Jika masa berlaku paspor sudah mendekati expired, maka ada baiknya lakukan perpanjangan terlebih dahulu, sehingga urusan pengajuan visa bisa berjalan lancar.

8. Pernah Bermasalah dan Menjadi Imigran Gelap

Pernah Menjadi Imigran Gelap  
Pernah Menjadi Imigran Gelap

Melampui batas masa tinggal di sebuah negara merupakan pelanggaran hukum dan menjadi catatan buruk perjalanan seseorang. Seseorang yang tinggal lebih lama dengan alasan wisata ataupun bekerja tanpa izin, akan menjadi bermasalah dan sulit untuk mendapatkan visa perjalanan di kemudian hari. Jika kamu pernah melakukan hal seperti ini, maka hal ini akan menjadi masalah dan kendala kamu untuk mendapatkan visa untuk perjalananmu.

9. Pemalsuan Dokumen

Terbukti Pernah Melakukan Pemalsuan Dokumen  
Terbukti Pernah Melakukan Pemalsuan Dokumen

Ada banyak cara pintas yang dilakukan orang untuk bisa mendapatkan visa tanpa halangan, termasuk memalsukan dokumen tertentu dalam proses pengajuan ini. Di dalam praktiknya, pihak kedutaan akan menerapkan sejumlah proses pengawasan yang ketat dalam pengajuan visa, termasuk pada semua dokumen pendukung yang akan kamu ajukan nanti. Jika terbukti menggunakan dokumen palsu, maka pengajuan visa kamu akan ditolak.

10. Catatan Kriminal yang Buruk

 Memiliki Sejarah Melakukan Tindak Kejahatan
Memiliki Sejarah Melakukan Tindak Kejahatan

Bagi orang yang pernah bepergian ke suatu negara dan melakukan tindakan kriminal di sana, maka hal tersebut akan dicatat sebagai sebuah tindakan yang buruk dan berbahaya. Dalam kasus seperti ini, pengajuan visa tidak akan disetujui oleh pihak kedutaan.

Baca Juga: Asuransi Perjalanan: Manfaat dan Cara Memilihnya

Lakukan Prosedur yang Ada dengan Benar

Pengajuan visa mungkin saja akan ribet dan membutuhkan persiapan yang banyak. Namun semua ini tidaklah terlalu sulit, jika sejak awal kamu memiliki persiapan yang matang dan baik. Ajukan visa kamu sesuai dengan proses yang benar, agar disetujui dan kamu bisa melakukan perjalanan ke luar negeri dengan nyaman dan menyenangkan.

Baca Juga: Dengan Tips Sukses Ini, Raihlah Beasiswa ke Luar Negeri