Inilah Perbedaan antara Giro dan Tabungan

Bank memiliki sejumlah fasilitas yang dimaksudkan membantu kelancaran dan juga memberi kemudahan dalam berbagai transaksi keuangan yang dilakukan nasabah. Hal ini tentu akan menjadi sebuah solusi bagi tingginya jumlah transaksi keuangan dan juga sibuknya aktivitas perbankan yang dilakukan para nasabah.

Meskipun memiliki sejumlah perbedaan di dalam layanan mereka, bank pada umumnya memiliki fasilitas tabungan dan juga rekening giro di dalam layanan standar yang mereka miliki. Kedua produk ini hampir memiliki bentuk yang sama. Dan keduanya yang memang berbentuk rekening bisa diakses perorangan ataupun perusahaan.

Rekening tabungan dan rekening giro memiliki sejumlah saldo di dalamnya. Biasanya pihak bank akan menentukan jumlah saldo bulanan minimal yang harus tersedia di dalam tiap-tiap rekening tersebut. Bank juga akan menerapkan sejumlah biaya administrasi bulanan pada kedua rekening ini, yang jumlahnya bisa saja berbeda, tergantung pada kebijakan yang dipakai bank tersebut. Selain hal tersebut, sejumlah bunga juga akan diberikan kepada nasabah. Yang jumlahnya akan dihitung berdasarkan saldo yang terdapat di dalam rekening tersebut. Biasanya bank memberikan sejumlah bunga yang sangat kecil pada rekening giro.

Baca Juga: Pinjaman Tanpa Jaminan: Syarat-Syarat yang Mesti Diketahui

Perbedaan Antara Giro dan Tabungan

Giro Bank Tabungan Transaksi

Giro Bank via peninsulacomp.com

 

Dari bentuknya, giro dan tabungan memiliki beberapa persamaan. Sebab keduanya merupakan bentuk simpanan yang dimiliki seorang nasabah di bank. Namun, terdapat juga sejumlah perbedaan di antara kedua produk perbankan tersebut. Sebab penggunaannya memang berbeda antara satu dan yang lainnya.

Beberapa poin di bawah ini adalah perbedaan mendasar yang terdapat antara rekening tabungan dan rekening giro.

1. Laporan Bulanan

Sebagaimana kita ketahui, bank tidak akan memberikan laporan bulanan kepada nasabah pemegang rekening tabungan. Jika nasabah tersebut ingin melihat dan memeriksa berbagai transaksi keuangan yang dilakukannya setiap bulan, nasabah tersebut harus mendatangi bank dan meminta pihak bank melakukan pencetakan berbagai transaksi tersebut pada buku tabungan yang dimilikinya. Namun, hal ini juga bisa dilakukan dengan cara yang lain. Kalau nasabah tersebut memiliki fasilitas internet/mobile banking, nasabah tersebut bisa mencetak sendiri berbagai transaksi tersebut secara online.

Berbeda halnya dengan rekening giro, nasabah akan menerima rekening koran yang berisi laporan atas dana yang keluar dan juga dana yang masuk ke dalam rekening tersebut. Rekening koran ini akan dikirimkan setiap bulannya oleh pihak bank ke rumah ataupun kantor nasabah yang bersangkutan. Dengan begitu, nasabah tidak perlu repot-repot mendatangi bank untuk mencetak buku tabungannya setiap bulan.

2. Media Penarikan

Rekening tabungan akan disertai dengan penerbitan kartu ATM bagi pemiliknya. Kartu inilah yang kemudian dijadikan sebagai alat untuk melakukan berbagi transaksi keuangan dari nasabah tersebut. Berbagai transaksi keuangan bisa dilakukan melalui kartu ATM, antara lain belanja, penarikan dana tunai di mesin ATM, transfer dana (sesama bank atau antarbank), membayar berbagai tagihan, dan juga berbagai transaksi lainnya.

Untuk rekening giro, bank akan memberikan layanan cek ataupun bilyet giro sebagai alat pembayarannya. Kedua alat pembayaran ini memang memiliki persamaan, tetapi keduanya juga memiliki perbedaan di dalam penggunaannya. Cek merupakan alat pembayaran yang setara dengan uang tunai. Artinya, sejumlah dana yang tertera di dalamnya bisa dicairkan secara langsung di bank yang tertera pada cek tersebut. Sementara bilyet giro merupakan alat untuk pemindahbukuan. Artinya, sejumlah dana yang tertera di dalamnya hanya bisa dipindahbukukan ke dalam rekening penerimanya saja. Setelah pemindahbukuan tersebut, penerima bisa menariknya dalam bentuk tunai. Karena itu, giro tidak bisa langsung dicairkan secara tunai.

3. Jumlah Penarikan dan Transfer

Di dalam rekening tabungan, bank memberikan pembatasan pada jumlah penarikan tunai dan juga transfer yang bisa dilakukan nasabahnya. Sebanyak apapun jumlah saldo tabungan tersebut biasanya bank akan membatasi jumlah dalam transaksi penarikan tunai dan juga transfer yang dilakukan. Dan pada umumnya, bank akan memberikan jumlah yang tidak begitu besar untuk berbagai transaksi tersebut. Meskipun demikian, bank tetap memberikan kemudahan bagi nasabah pemilik buku tabungan yang ingin melakukan transaksi dalam jumlah besar. Nasabah bisa melakukannya dengan cara mendatangi bank dan melakukan transaksi langsung melalui teller bank tersebut.

Hal ini justru berbeda pada rekening giro di mana nasabah bisa saja melakukan penarikan setiap harinya dalam jumlah yang besar. Apalagi ketika melakukan pemindahbukuan ke rekening milik seseorang melalui cek ataupun giro. Tidak ada pembatasan jumlah transaksi yang diberikan bank kepada nasabah pemilik rekening giro. Nasabah bebas melakukan berbagai transaksi keuangan dalam jumlah besar selama dana yang dimiliki tersedia dan mencukupi.

4. Target Pengguna

Nasabah Tabungan Bank

Nasabah Bank via educationcareerarticles.com

 

Rekening tabungan dan rekening giro sama-sama bisa diakses oleh perorangan ataupun perusahaan. Namun, pembatasan nilai transaksi yang diterapkan di dalam rekening tabungan tentu bisa saja menimbulkan sejumlah kesulitan bagi nasabah. Terlebih bagi mereka yang memiliki sejumlah kesibukan dalam melakukan berbagai transaksi keuangan.

Hal ini jugalah yang menjadi alasan mengapa penggunaan rekening giro menjadi pilihan bagi banyak perusahaan ataupun orang-orang yang melakukan transaksi keuangan dengan nilai yang cukup tinggi setiap harinya. Penggunaan cek dan bilyet giro begitu efisien untuk berbagai transaksi keuangan yang tinggi.

Baca Juga: Tukar Uang Di Money Changer, Apa Bedanya Dengan Forex?

Bentuk yang Sama dengan Fungsi yang Berbeda

Rekening tabungan dan rekening giro sama-sama merupakan bentuk simpanan di bank. Namun, keduanya memiliki fungsi yang berbeda, terutama di dalam penggunaannya untuk berbagai transaksi non tunai yang dilakukan nasabah di luar bank. Rekening tabungan akan sangat tepat bagi nasabah yang tidak banyak melakukan berbagai transaksi dalam jumlah besar. Sementara rekening giro lebih tepat bagi nasabah yang memiliki sejumlah aktivitas keuangan yang tinggi dengan jumlah yang besar. Kedua rekening ini akan memberikan manfaat dan juga kemudahan dalam melakukan transaksi keuangan, tentunya jika digunakan dengan pemahaman yang tepat.

Baca Juga: 10 Media Online untuk Melakukan Promosi Bisnis