Tukar Uang Di Money Changer, Apa Bedanya Dengan Forex?

Ketika Anda memutuskan untuk pergi ke luar negeri untuk berbagai urusan seperti pendidikan, karir, atau sekedar liburan, Anda pasti akan berusaha menyamakan diri dengan keadaan negara tujuan. Beberapa cara yang bisa dilakukan seperti menyamakan jam dan tukar uang dengan mata uang negara tujuan. Untuk mempersiapkan hal tersebut, Anda pasti tidak asing dengan istilah money changer. Pada dasarnya istilah money changer secara harfiah bisa langsung diartikan sebagai pedagang uang. Uang yang diperdagangkan di sini merupakan mata uang asing. Kehadiran money changer membantu mereka yang ingin bepergian ke luar negeri untuk menyamakan mata uang dan membantu para turis internasional yang ingin menukarkan uang dari negara asal mereka dengan rupiah.

Pada pelaksanaannya, antara pembeli dan penjual membeli nominal uang dan mata uang yang berbeda. Nilai tukar antara mata uang satu dengan mata uang lainnya biasanya tidak setara. Hal yang menyebabkan ketidaksetaraan nilai mata uang ini adalah mekanisme pasar perdagangan internasional. Semakin sering suatu mata uang digunakan sebagai mata uang transaksi di seluruh dunia, semakin kuat nilai mata uang tersebut terhadap mata uang lain. Begitu pula sebaliknya, semakin jarang suatu mata uang digunakan untuk transaksi oleh masyarakat dunia, maka nilainya akan semakin merosot hingga jatuh terhadap mata uang lain. Dollar Amerika merupakan mata uang yang disenangi oleh masyarakat dunia. Hal ini merupakan implikasi dari sejarah Amerika yang pernah memegang kendali ekonomi dunia ketika gencar-gencarnya perang di berbagai belahan bumi.

Memenuhi kebutuhan masyarakat akan mata uang asing, peran money changer atau pedagang valuta asing di sini ialah sebagai perantara jual beli internasional yang menyediakan jasa penukaran (atau lebih tepat bila disebut sebagai memperjualbelikan) uang asing. Fungsi dari money changer ini bisa dilakukan baik oleh bank selaku lembaga keuangan resmi maupun pihak swasta yang bisa jadi warga sipil (usaha perseorangan). Apa yang membedakan jasa penukaran mata uang asing antara jasa yang disediakan oleh bank dengan jasa yang disediakan oleh usaha perseorangan?

Money Changer Sebagai Jasa Penukaran Mata Uang Asing

Perbedaan Bank dan Money Changer

Money Changer Jasa Penukaran Mata Uang Asing via tissorindonesia.com

 

Bank merupakan lembaga keuangan yang juga berperan dalam menyediakan jasa penukaran uang asing. Akan tetapi, penyediaan jasa penukaran uang asing ini lebih diutamakan dalam jual beli valuta asing dalam jumlah besar. Sementara pedagang valuta asing perseorangan biasanya bisa menerima kesepakatan penukaran mata uang asing dalam jumlah yang lebih kecil bahkan tak jarang di antaranya menerima penukaran mata uang dengan nominal 1 mata uang suatu negara. Keuntungan yang didapat oleh pedagang valuta asing perseorangan ini didapat dari perbedaan kurs beli dan kurs jual yang ditetapkan. Setiap pedagang valuta asing perseorangan ini bisa menetapkan kurs beli dan kurs jual yang berbeda namun perbedaan patokan harga antara pedagang satu dan lainnya biasanya tidak terlalu banyak demi menjaga persaingan.

Lalu apa kurs jual dan kurs beli yang selisihnya dimanfaatkan oleh para pedagang valuta asing perseorangan ini sebagai keuntungan usaha mereka? Kurs jual merupakan kurs yang digunakan bank atau para pedagang valuta asing ini untuk menjual valuta asing. Sebaliknya, kurs beli merupakan kurs yang digunakan bank atau pedagang valuta asing untuk membeli valuta asing dari masyarakat yang menukarkan valuta asing yang dimilikinya dengan mata uang lokal. Kurs jual pasti selalu lebih besar dari kurs beli. Selisih inilah yang menjadi keuntungan bagi para pedagang valuta asing dalam menjalankan bisnis penukaran valuta asing.

Baca Juga : 2 Peran Bank Indonesia yang Jarang Diketahui

Contoh Ilustrasi

Nyonya A akan melaksanakan ibadah haji. Sekitar 4 hari lagi dijadwalkan akan berangkat dari Surabaya. Nyonya A tahu bahwa mata uang rupiah tidak akan berlaku untuk melakukan transaksi di Arab Saudi. Maka, beliau harus memiliki uang dengan mata uang yang berlaku di Arab Saudi, yaitu mata uang riyal. Nyonya A memutuskan untuk mendatangi money changer yang terletak tak jauh dari kediamannya dan menukarkan sejumlah uang rupiah dengan mata uang riyal. Di sana, beliau akan menemukan papan yang memperlihatkan kurs jual dan kurs beli untuk berbagai mata uang yang paling sering ditukarkan di seluruh dunia.

Kurs jual untuk mata uang riyal yang tertera pada papan tersebut adalah sebesar 3.810 dan kurs beli yang tertera untuk mata uang riyal adalah 3.690. Informasi yang dapat diperoleh adalah untuk mendapatkan 1 riyal, Nyonya A harus membayar Rp3.810,00. Bila Nyonya A memutuskan untuk mendapatkan 1000 riyal, maka Nyonya A harus membayar kepada pedagang valuta asing sebesar Rp3.810.000,00. Sekarang, apabila skenario dibalik menjadi Nyonya A akan menukarkan mata uang riyal menjadi rupiah, maka uang 1 riyal yang dimiliki Nyonya A akan dihargai sebesar Rp3.690,00. Bila Nyonya A ingin menukarkan 1000 riyal, maka Nyonya A akan mendapatkan ganti dengan nominal Rp3.690.000,00.

Melalui ilustrasi di atas, dapat secara jelas dilihat bahwa selisih kurs jual dan kurs beli merupakan keuntungan yang akan didapat pedagang valuta asing. Ketika orang menukarkan mata uang asing pada mereka, mereka akan sedikit menaikkan harga. Sebaliknya ketika orang ingin menjual uang asing pada mereka, harga yang dipatok menjadi lebih rendah. Prinsipnya hampir sama dengan jual-beli barang elektronik. Ketika Anda membeli dari sebuah toko, harganya akan lebih tinggi daripada ketika Anda memutuskan untuk menjual kembali barang elektronik tersebut, bahkan untuk toko yang sama.

Hubungan Money Changer dan Perdagangan Forex

Valuta Asing

Maraknya Perdagangan Valuta Asing via desktop-wallpapers.net

 

Bisnis perdagangan valuta asing kini mulai digeluti oleh banyak kalangan sebagai peluang usaha yang cukup menjanjikan. Apalagi Indonesia sedang dalam masa berbenah untuk menjadi negara maju dan dikenal di seluruh dunia. Salah satu promosinya adalah dengan mengenalkan beberapa daerah atau kota di Indonesia sebagai tujuan wisata internasional. Jelas ini merupakan ladang subur untuk bisnis perdagangan valuta asing yang akan lebih diminati oleh masyarakat karena lebih fleksibel ketika melakukan pertukaran baik dari kuantitas maupun antrian.

Kini, bentuk perdagangan valuta asing dikembangkan secara lebih modern dengan menggunakan forex. Forex tidak jauh berbeda dengan money changer konvensional. Perbedaannya terletak pada media yang digunakan untuk berbisnis. Forex tidak mewajibkan Anda berpanas-panas ria atau kehujanan untuk sampai di tempat penukaran mata uang asing namun dengan menggunakan aplikasi komputer yang lebih mudah dan fleksibel. Hampir bisa dikatakan bahwa Forex merupakan bisnis perdagangan valuta asing yang hampir tidak membutuhkan modal berupa dana cair.

Forex adalah akronim Foreign Exchange yang artinya pertukaran mata uang asing. Prinsip dasar Forex tidak jauh berbeda dengan money changer konvensional yang cara kerjanya telah dijelaskan dalam ilustrasi di atas. Media hanyalah satu-satunya perbedaan antara Forex dan money changer model lama. Transaksi di Forex hanya memerlukan program aplikasi khusus yang terhubung dengan koneksi internet. Anda tinggal menekan 'Sell' untuk menjual dan 'Buy' untuk membeli dan transaksi Anda akan berjalan dengan lebih mudah. Keuntungan yang didapat dari bisnis menggunakan Forex merupakan keuntungan dalam menggunakan kecerdasan otak dan siasat Anda dalam menganalisis mata uang dengan sistem yang telah disediakan. Bisnis ini juga dikenal sebagai bisnis anti bangkrut karena menyangkut perekonomian dunia dengan perputaran mencapai lebih dari USD 2 triliun setiap harinya.

Forex vs Money Changer

Mata Uang Asing

Mata Uang Asing via wordpress.com

 

1. Money changer menjual uang secara fisik, sedangkan bisnis forex tidak pernah dilakukan secara fisik.

Kita tidak perlu repot-repot mengisi dompet kita dengan lembaran Dolar seperti yang kita lakukan jika akan menukar uang ke money changer. Pada saat trading forex masih dilakukan melalui telepon, yang akan dicatat nantinya adalah bukti transaksi yang disebut dengan quotes atau dealing quotes (DQ). Tapi sekarang sudah zamannya internet. Sehingga, penjualan mata uang dalam bisnis forex dilakukan online. Cukup dengan mendaftarkan diri pada sebuah penyedia platform trading forex yang disebut dengan broker, lalu klik! Semua detail transaksi forex kita sudah tercatat online.

2. Tidak semua mata uang dapat diperdagangkan dalam forex trading.

Dalam dunia trading Forex, hanya mata uang-mata uang tertentu yang biasa ditradingkan atau diperdagangkan. Mata uang tersebut adalah mata uang negara-negara maju yang perekonomiannya stabil dan volume ekspor impornya besar, seperti Dolar Amerika (USD), Yen Jepang (JPY), Euro Eropa (EUR) dan beberapa mata uang lainnya yang nanti akan dibahas di sub materi "Forex Selalu Berpasangan". Base currency atau mata uang dasar dalam trading forex adalah Dolar AS (USD). Jadi, jika ada yang berharap akan menemukan berita tentang Rupiah Indonesia ditradingkan dengan Dolar, maka ketahuilah bahwa hal tersebut akan sangat jarang terjadi.

Baca Juga : Apa Itu Deposito Valas Dan Apa Manfaatnya?

Pilih Forex Atau Money Changer?

Dalam menjawab pertanyaan di atas, ada satu kunci yang bisa membantu Anda. Yaitu adalah kebutuhan, ya, sesuaikan dengan kebutuhan Anda tentunya. Kalau ingin mendapat keuntungan atau profit, maka forex lah yang dipilih. Karena dia bersifat investasi, dan membutuhkan modal yang tidak sedikit. Sementara, kalau hanya ingin menukar mata uang asing untuk nantinya dipakai kebutuhan pribadi, money changer adalah jawaban tepat. Karena Anda akan langsung mendapat uang dalam bentuk fisik. Selain itu, money changer juga tidak memiliki aturan baku mengenai jumlah penukaran minimal dengan begitu Anda bisa tukar uang dalam jumlah sedikit. Jadi manakah yang Anda pilih?

Baca Juga: Pilihan Investasi Syariah untuk Persiapan Biaya Haji dan Umrah