Kisah Sukses Johnny Depp, Pernah Jadi Aktor Termahal Hingga Raih Impian Jadi Musisi

Bagi para penggemar film box office Hollywood, tentu sudah tak asing dengan nama John Christopher Depp II alias Johnny Depp. Lebih dari 30 tahun malang melintang di dunia perfilman, pria berumur 57 tahun ini tersohor berkat aktingnya yang hebat.

Pribadinya yang unik dan eksentrik membuat Depp menjajal habis berbagai peran yang berbeda, aneh, dan remarkable. Beberapa film Johnny Depp adalah Pirates of the Caribbean, Alice in Wonderland, dan Fantastic Beasts.

Sejumlah film beragam genre seperti Edward Scissorhands, Charlie and the Chocolate Factory, The Tourist, hingga Transcendence juga telah sukses dibintanginya. Tak heran jika begitu banyak nominasi dan penghargaan terhormat yang dikantonginya.

Tak hanya berkiprah sebagai produser dan aktor saja, Johnny Depp juga eksis di dunia musik. Bersama Alice Cooper (Godfather of Shock Rock) dan gitaris band kenamaan Joe Perry, Depp menulis lagu, bernyanyi, dan bermain gitar untuk Hollywood Vampires.

Baca Juga: Mengintip Serunya Perjalanan Karier Jason Statham, Aktor Laga yang Jago 5 Cabang Bela Diri

Impian Jadi Rockstar dan Tak Lulus Sekolah

View this post on Instagram

A post shared by Johnny Depp (@johnnydepp) on

Terlepas dari kesuksesannya yang masif sebagai aktor, tak banyak yang tahu bahwa akting bukanlah passion utama Depp. Saat menginjak usia 12 tahun, ia mendapat kado berupa gitar dari ibunya. Gitar pun menjadi cinta pertamanya dan ia mulai bermimpi menjadi rockstar.

Merupakan anak bungsu dari empat bersaudara yang tinggal di kawasan Kentucky, Depp tumbuh sebagai remaja introvert dengan cita-cita sukses di dunia musik. Dirinya lebih sering mendekam di kamar seorang diri, demi melatih permainan gitarnya.

Bahkan, cita-cita itu membuatnya nekat drop out sekolah di usia 15 tahun. Band yang dirintisnya memang meraih ketenaran dalam taraf lokal, namun sayangnya tak pernah berkembang lebih sukses dari itu.

Dari Marketing Hingga Terjun ke Dunia Akting

Sepak terjang sebagai musisi lokal mempertemukannya dengan Lori Anne Allison. Memang, pernikahan mereka hanya bertahan selama dua tahun. Meski begitu, kisah cinta mereka menjadi momen penentu bagi masa depan Depp.

Di tahun 1980-an, ia bekerja di bidang marketing yang menjual alat tulis. Sedangkan Lori istrinya berprofesi sebagai make-up artist. Belakangan, Lorilah yang menjembatani perkenalan Depp dengan aktor Nicolas Cage.

Saat itu, Nicolas mengenali potensi akting yang tersembunyi di dalam diri Depp dan mendorongnya untuk terjun ke dunia akting. Dengan kondisi finansial yang belum mapan, ia tak segan mendengarkan saran sahabatnya dan mengambil kesempatan casting yang ada. 

Debut Nightmare on Elm Street Menuju 21 Jump Street

View this post on Instagram

A post shared by Johnny Depp (@johnnydepp) on

Johnny Depp berhasil memulai debutnya dalam seni peran. A Nightmare on Elm Street (1984) yang klasik dan legendaris menjadi film pertama yang dilakoninya. Dalam film horor misteri berdurasi 1 jam 41 menit ini, ia berperan sebagai Glen Lantz.

Wajah yang tampan dan karismatik berpadu dengan bakat akting yang ciamik membuat namanya kian dilirik. Ia semakin sering diincar para sineas industri perfilman dan rumah produksi.

Hingga kemudian kariernya semakin menuai sukses setelah melakoni serial televisi berjudul 21 Jump Street yang tayang dari 1987-1991. Perannya sebagai Tom Hanson membuat Depp dicintai banyak penggemar wanita. Dengan drastis, ia menjelma menjadi bintang film baru yang dipuja-puja.

Aktor Langganan Tim Burton

Johnny Depp selalu selektif dalam memilih film yang akan dibintanginya. Ia lebih suka jika plot ceritanya sesuai dengan kata hatinya. Alasannya, karena ia ingin pekerjaannya itu terasa lebih berarti dan sarat makna.

Dalam perjalanan kariernya, ia lalu bertemu dengan sutradara kawakan, Tim Burton. Persahabatan mereka terus terjalin dan semakin kuat. Berkat kecocokan mereka, Johnny Depp berlangganan membintangi film yang diarahkan oleh Burton. 

Di antaranya yaitu Edward Scissorhands (1990), Ed Wood (1994), Sleepy Hollow, Charlie and the Chocolate Factory (2005), Sweeney Todd: The Demon Barber of Fleet Street (1997), hingga Alice in Wonderland (2010). Tak ketinggalan juga, Dark Shadows (2012) dan film animasi Corpse Bride (2005) yang ikut diisi suaranya oleh Depp. 

Baca Juga: Menilik Karier Bradley Cooper, Bintang Film A Star Is Born yang Sering Lakoni Film Komedi

Karakter ‘Bunglon’ dan Total Transformasi

View this post on Instagram

A post shared by Johnny Depp (@johnnydepp) on

Selalu total, Depp dikenal dapat mengubah penampilan hingga karakternya habis-habisan dalam memerankan tokoh yang ia mainkan. Ia bahkan tak segan merombak seluruh penampilan seperti gaya rambut, berat badan, dan rela berganti wajah.

Layaknya bunglon yang sanggup berganti warna, Depp selalu tampil beda dari satu film ke film yang lain. Dengan jangkauan akting yang luas, ia mampu memerankan mulai dari karakter eksentrik hingga yang paling kontroversial sekalipun, seperti dalam Fantastic Beasts series.

Punya banyak jam terbang dan sarat pengalaman, ia selalu menjadi sorotan dan menciptakan stage sendiri. Baik ketika memainkan peran antagonis maupun protagonis, aktingnya selalu apik.

Entah sebagai tokoh utama maupun pendukung, sosoknya yang karismatik seolah sanggup membius setiap mata untuk tertuju kepadanya. 

Jadi Aktor Paling Mahal dan Masuk Guinness Book of Record

Di tahun 2012, namanya muncul sebagai bintang film pria dengan bayaran paling mahal dalam Guinness Book of Record. Saat itu total income-nya menembus angka 350 juta Dollar AS. Menariknya lagi, bayaran termahalnya itu justru didapatkan Depp ketika ia menjadi cameo (figuran) dalam Dark Shadows dan 21 Jump Street.

Kemudian di tahun 2016, ia kembali tercatat sebagai aktor dengan honor termahal dengan nominal mencapai 8 angka. Honor tersebut didapatkan dari dalam Pirates of The Caribbean serta franchise Alice in Wonderland.

Berprestasi di Dunia Musik

View this post on Instagram

A post shared by Johnny Depp (@johnnydepp) on

Akhirnya, ia pun berhasil mencapai impiannya di jalur musik. Depp yang namanya diabadikan menjadi nama fosil (Kooteninchela Deppi) ini pernah rekaman bersama Oasis.

Kerja sama kedua pihak tersebut terselenggara dalam salah satu lagu Oasis yang rilis di tahun 1997. Selama berkiprah sebagai musisi, Johnny Depp tak hanya fasih bermain gitar. Ia juga mahir bermain piano di samping bekerja sebagai produser merangkap composer.

Bersama band kawakannya, Hollywood Vampires; Johnny Depp telah menelurkan album Hollywood Vampires (2015) serta Rise (2019). Selama berkarya bersama Hollywood Vampires, ia juga menggaet sejumlah musisi besar, di antaranya Dave Grohl, Paul McCartney, dan Christopher Lee.

Jadi CEO Rumah Produksi Sendiri

Kini sang aktor yang telah menjadi korban kekerasan domestik rumah tangga ini tengah dihadapkan dengan kasus perceraian bersama aktris Amber Heard. Proses persidangan untuk skandal yang kontroversial ini berjalan cukup lama dan alot karena beberapa faktor seperti saling tuding kedua belah pihak dan lainnya.

Terlepas dari semua itu, Johnny Depp terus bersinar menjalani kariernya. Ia masih terus mengelola rumah produksinya sendiri yang bernama Infinitum Nihil. 

Berhati emas, Depp juga dikenal sangat dermawan dan punya rasa kemanusiaan yang tinggi. Ia tak hanya pernah menanggung kesulitan finansial Nicolas Cage sebagai bentuk balas budinya. Ia juga kerap terlibat dalam sejumlah donasi amal, terutama bagi rumah sakit anak.

Kendati belum pernah meraih piala Oscar, ia telah mengantongi banyak penghargaan bergengsi seperti Screen Actors Guild dan Golden Globe.

Rendah Hati Mendengarkan Saran Orang Lain

Kehidupan pribadinya memang tak seindah kariernya yang bersinar. Namun, Johnny Depp merupakan sosok yang dengan rendah hati bersedia mendengarkan masukan dan saran dari orang-orang di sekelilingnya.

Terbukti berkat mendengarkan perkataan pasangan dan sobatnya, ia pun sukses dengan kariernya di industri perfilman dunia. Persahabatannya dengan Tim Burton juga mampu mendongkrak karier Depp hingga melesat lebih tinggi. Hingga akhirnya, ia berhasil meraih impian awalnya yakni menjadi rockstar dan musisi. 

Sebagai individu tak sempurna, kadang kita gagal menyadari potensi yang ada di dalam diri. Namun dengan mendengarkan saran dan masukan orang lain, niscaya kesuksesan pun bisa diraih meski bukan dari jalan yang sesuai ekspektasi.

Baca Juga: Film A Quiet Place Sukses Besar, John Krasinski Ternyata Pernah Gagal Perankan Captain America