Kredit Mobil Macet? Ini Dia Solusinya!

Membeli mobil secara kredit memang terasa lebih ringan, namun apakah Anda yakin keuangan Anda akan stabil sampai proses kredit selesai? Anda mungkin saja meyakininya, tapi apa yang mungkin terjadi dalam beberapa tahun yang akan datang tidak ada yang dapat mengetahuinya.

Bisa saja sebelum Anda menyelesaikan pembayaran kredit mobil, ada musibah yang membuat keadaan finansial Anda menjadi sulit dan tidak terkendali, seperti misalnya kehilangan pekerjaan. Dalam keadaan demikian, jangankan melunasi sisa cicilan kredit mobil, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari saja mungkin Anda merasa sangat terbebani.

Lalu apa yang seharusnya dilakukan? Berikut ini beberapa solusi yang mungkin bisa membantu Anda terbebas dari masalah pelunasan cicilan.

1. Melakukan Restrukturisasi

loader

Penyusunan Ulang Angsuran via inc.com 

Apa itu restrukturisasi? Seperti namanya, restrukturisasi merupakan sebuah penyusunan ulang. Jadi, Anda sebagai konsumen dapat menyusun kembali sistem kredit yang sebelumnya sudah disetujui. Pengubahan tersebut berkaitan dengan jangka waktu pembayaran, suku bunga, serta fasilitas.

Dengan adanya restrukturisasi, Anda bisa meminta kreditor untuk menurunkan suku bunga agar pembayarannya lebih ringan. Selain biaya lebih ringan, jangka waktu kredit juga bisa diperpanjang agar bisa mengurangi total cicilan per bulan. Jadi, Anda bisa lebih mudah menyelesaikan kredit dengan biaya cicilan yang lebih murah.

Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa restrukturisasi hanya berlaku untuk orang-orang tertentu saja, yaitu mereka yang benar-benar memiliki masalah keuangan sehingga tidak mampu membayar bunga kredit dan wajib pokok.

Selain itu, keadaan bisnis atau pekerjaan Anda pun harus cukup baik agar proses pembayaran cicilan setelah restrukturisasi selesai bisa terus lancar dan tidak ada hambatan. Sebagai konsumen yang meminta untuk dibantu, tentunya Anda juga harus bersikap kooperatif dengan menjalankan sistem yang sudah diperbarui tersebut dengan baik.

Jangan takut menjelaskan kesulitan keuangan Anda secara detil dan jujur dengan pihak Bank karena nantinya mereka lah yang akan membantu Anda. Jika pihak Bank mengetahui seluk beluk permasalahan yang Anda alami, maka Akan lebih mudah bagi mereka untuk mencarikan solusi yang tepat.

Baca Juga: Kredit Mobil Bekas, Ini Tahapan yang Mesti Dilewati

2. Mengajukan Refinancing

loader

Ajukan Refinancing via autoloankelowna.com 

Jika dengan cara restrukturisasi kurang efektif dan tidak sesuai dengan keadaan ekonomi Anda yang benar-benar sulit, Anda bisa mengajukan refinancing atau memulai kredit baru. Berbeda dengan sistem sebelumnya, kali ini Anda akan benar-benar mulai dari awal lagi. Jadi cicilan Anda akan diperhitungkan kembali untuk dibuat lebih ringan dan lebih kecil.

Selain itu, Anda juga akan mendapatkan dana senilai 80 persen dari harga mobil Anda di pasaran saat itu. Dana tersebut bisa Anda gunakan untuk memulai usaha agar keuangan Anda kembali stabil.

Dengan demikian, Anda bisa terbebas dari besarnya peluang yang bisa memasukkan Anda ke dalam daftar blacklist Bank Indonesia sebagai salah satu konsumen yang tidak mampu melunasi kredit sampai selesai.

Memang kelihatannya cara ini seperti menambahkan hutang Anda, namun Anda tetap mendapatkan keuntungan dengan cicilan kredit yang lebih kecil bukan? Jadi sistem ini benar-benar menguntungkan ya? Tidak sepenuhnya benar.

Ada beberapa kekurangannya seperti suku bunga yang bisa jadi lebih besar dan adanya biaya administrasi yang harus dibayarkan untuk mengurus pengajuan refinancing tersebut. Selain itu, Anda juga harus yakin dan konsisten untuk tetap membayar cicilan secara teratur. Jika tidak Anda bisa dikenakan denda dua kali lipat dari denda kredit baru dan lama.

Baca Juga: Beli Mobil Secara Kredit Rugi, Benarkah?

3. Melakukan Over Kredit

loader

Oper Kredit Mobil via speedcredit.com

Anda mungkin benar-benar sudah berada di jalan buntu karena merasa tidak mampu melunasi cicilan mobil Anda bahkan dengan kedua metode di atas. Jika demikian, maka hal terakhir yang bisa Anda lakukan adalah dengan melakukan over kredit.

Cara ini bukanlah cara efektif untuk mendapatkan keuntungan dari menjual mobil karena keadaan mobil yang masih berada di bawah cicilan kredit membuat harga jual mobil tentunya lebih murah.

Jadi, prioritas utama Anda saat ini bukanlah untuk mencari keuntungan, namun mencari seseorang yang mau membeli dan meneruskan cicilan kredit mobil tersebut. Dengan begitu, Anda bisa menggunakan uang hasil penjualan mobil untuk mencukupi kebutuhan dan mencari solusi agar bisa keluar dari permasalahan finansial yang Anda alami.

Jangan Kredit Mobil Jika Tidak Mampu Bayar Cicilan

Jika Anda tidak ingin masalah semacam ini terjadi dalam hidup Anda, yang harus Anda lakukan adalah hindari membeli mobil secara kredit jika memang Anda tidak yakin mampu melunasinya.

Jangan sampai kondisi finansial Anda berantakan hanya karena keinginan memiliki mobil tanpa memperhitungkan keadaan Anda di masa mendatang.

Baca Juga: Kredit Balloon Payment: Pengertian dan Keuntungannya