Lagi Diet? Perhatikan, 4 Hal ini Bisa Pengaruhi Produktivitas Kerja Anda

Bukan hanya untuk sekedar menurunkan berat badan, pada dasarnya diet juga banyak dijalankan demi mendapatkan kondisi tubuh yang lebih fit dan sehat dari sebelumnya. 

Meski tampak mudah untuk dijalani, diet tetap saja memberikan banyak tantangan bagi yang menjalaninya. Jika tidak dilakukan dengan rencana yang baik dan disiplin yang ketat, bukan tidak mungkin diet justru gagal dan hasilnya jauh dari yang diharapkan. 

Untuk itu, sangat penting menjalani diet yang seimbang. Selain membuat tubuh tetap mendapatkan asupan gizi yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan, produktivitas pekerjaan juga bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Berikut beberapa hal penting terkait diet yang wajib Anda cermati, agar produktivitas kerja tetap terjaga dengan baik selama proses diet masih berlangsung yang telah Cermati.com rangkum dari berbagai sumber.

Bingung cari asuransi kesehatan terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Asuransi Kesehatan Terbaik!  

1. Mengonsumsi kafein dalam jumlah yang tepat

kopi
Mengonsumsi kafein dalam jumlah yang tepat

Kopi kerap dianggap sebagai salah satu jenis minuman yang “ramah” untuk diet, sebab minuman ini rendah kalori. Selain itu, kandungan kafein di dalam kopi bisa menambah produktifitas kerja, meskipun tubuh hanya mengkonsumsi sedikit makanan selama menjalani diet. 

Kafein memang memiliki efek melancarkan peredaran darah dan membuat tubuh tetap berenergi, sehingga tubuh tidak mudah lelah meskipun mengerjakan banyak tugas seharian. Hal ini baik, selama dikonsumsi dalam jumlah yang tepat.

Setiap cangkir kopi akan mengandung sekitar 200 miligram kafein, jumlah ini sudah cukup bisa mempengaruhi otak untuk selalu fokus dan tidak mengantuk selama bekerja. Rata-rata pekerja kantoran akan mengkonsumsi secangkir kopi di pagi hari atau sekitar 2-3 cangkir kopi dalam sehari. Mengkonsumsi kopi dalam jumlah yang tepat selama diet, akan membantu tubuh tetap terasa fit selama bekerja. 

Baca Juga: 7 Cara Alami Menurunkan Berat Badan

2. Menjaga kondisi gula darah

buah

Menjaga kondisi gula darah

Menjaga kestabilan gula darah selama masa diet merupakan cara yang tepat untuk menjaga tubuh tetap produktif. Diet yang tidak seimbang bisa saja membuat gula darah justru naik dan hal ini juga tidak baik bagi kondisi tubuh Anda. Sebaliknya, gula darah yang terlalu rendah juga akan membuat tubuh tidak begitu aktif dan hal ini tentu akan mengurangi produktivitas harian Anda. 

Untuk bisa beraktivitas dengan lancar sepanjang hari, jumlah gula darah yang ideal di dalam tubuh adalah sebesar 25 gram. Selama masa diet angka ini bisa dipenuhi dengan mengkonsumsi buah-buahan dan juga kacang-kacangan. Selain itu, berbagai makanan yang mengandung glikemik yang rendah juga bisa menjadi pilihan yang tepat, seperti: oatmeal, sayur-sayuran, dan juga berbagai jenis buah-buahan. 

3. Hindari kondisi tubuh yang terlalu lapar

lapar
Hindari kondisi tubuh yang terlalu lapar

Meski menjalani diet, pola makan harus tetap dijaga dengan teratur. Makan tepat waktu merupakan hal wajib yang tak boleh diabaikan, sebab untuk bekerja tubuh akan tetap membutuhkan asupan energi yang memadai. 

Kondisi tubuh yang terlalu lapar bisa membawa banyak dampak buruk bagi tubuh, seperti: peningkatan gula darah, emosi yang tidak stabil, kecemasan, dan yang lainnya. Agar tidak mengalami semua kondisi buruk ini, konsumsilah berbagai jenis makanan yang bergizi seimbang. Selain itu, makanlah tepat waktu setiap harinya.

Baca Juga: 4 Olahraga Diet yang Cepat Menurunkan Berat Badan

4. Obesitas bisa menurunkan produktivitas

obes
Obesitas bisa menurunkan produktivitas

Diet yang tidak seimbang dan terencana biasanya tidak akan berhasil dengan baik. Pada umumnya diet akan berhasil menurunkan berat badan sekitar 5-10% selama 6 bulan pertama. Namun setelahnya, 2/3 orang yang menjalani diet akan mengalami kenaikan berat badan dalam jumlah tersebut setelah 4-5 tahun kemudian. Hal ini biasanya disebabkan oleh perubahan hormon yang terdapat pada usus, pankreas, serta jaringan lemak di dalam tubuh. 

Saat menjalani diet dan penurunan berat badan, maka akan terjadi penurunan kadar beberapa hormon tertentu di dalam tubuh. Pada dasarnya hal ini bisa saja dipertahankan, jika pola makan setelah menjalani masa diet tetap dijaga dengan baik. Hal ini tentu harus dibarengi dengan komitmen dan juga motivasi yang kuat untuk tetap berada dalam kondisi tubuh setelah berhasil diet.

Rencanakan dan Jaga Komitmen

Diet jangan dilakukan dengan sembarangan, sebab hanya akan memperburuk kondisi kesehatan. Rencanakan diet dengan benar dan jalankan dengan pola yang sehat. Selain itu, jaga komitmen yang tinggi, sehingga hasilnya benar-benar sesuai dengan harapan. Jangan sampai diet yang dijalani justru menimbulkan masalah kesehatan lainnya di dalam tubuh, termasuk mengganggu berbagai rutinitas harian yang Anda lakukan.

Baca Juga: Macam-macam Jenis Diet, Kamu Pilih Mana?