Memberi ASI Eksklusif Bukan Hal Mustahil Bagi Ibu Bekerja, Ini Tipsnya

Dewasa ini, banyak istri yang memilih menjadi wanita karier, mungkin juga termasuk Anda. Banyak alasan yang melatarbelakangi keputusan tersebut, dan salah satunya untuk membantu ekonomi keluarga.

Tentu saja kesibukan Anda akan bertambah. Mengurus rumah tangga sekaligus mengerjakan tugas kantor. Apalagi kalau sudah punya anak, khususnya baru memiliki bayi.

Buat Anda ibu bekerja, jangan pesimistis dulu. Anda bisa kok memberi ASI eksklusif untuk bayi Anda dengan tips berikut ini.

Baca Juga: Kembali Bekerja Setelah Cuti Melahirkan? Bakar Semangat dengan Cara Ini

Bingung cari asuransi kesehatan terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Asuransi Kesehatan Terbaik!  

  • Pompa ASI

  ASI
Memompa ASI

Jika Anda bekerja di kantor, pasti akan sulit menyusui anak secara langsung. Berbeda bila Anda bekerja dari rumah. Bekerja sambil mengurus anak, termasuk memberikan ASI langsung sangat memungkinkan.

Oleh karena itu, Anda dapat memompa ASI menggunakan alat pompa, baik manual maupun elektrik. Anda bisa melakukannya di malam hari, menjelang tidur.

Kemudian ASI perah atau ASIP disimpan di kulkas untuk dibekukan. Bila ingin diberikan ke bayi, ASIP beku terlebih dahulu dicairkan.

Atau supaya stok ASIP terjaga, Anda dapat memompa ASI di kantor. Saat jam istirahat. Pastikan Anda membawa perlengkapan pompa ASI dan pendingin dalam tas khusus untuk dibawa ke kantor.

Bila kantor membatasi hak karyawan soal aturan menyusui, Anda harus membuat jadwal untuk melakukan hal tersebut. Susun jadwal dan waktu kapan anak harus disusui atau diberi ASI eksklusif. Jika sudah, Anda jadi bisa tahu kapan waktunya harus memompa ASI.

Dengan jadwal tersebut, kegiatan pemberian ASI eksklusif tetap dapat dilakukan tanpa bentrok dengan jam kerja. Sebagai contoh, menyusui anak sebelum berangkat ke kantor di pagi hari. Memompa ASI begitu sampai di kantor untuk jatah siang hari.

Saat ini banyak kok jasa antar jemput atau kurir ASI dari kantor ke rumah. Jadi jangan takut ASI Anda basi, sehingga bayi Anda terlantar tanpa minum ASI.

Baca Juga: Anda Ibu Merangkap Wanita Karier? Ini Tips Biar Tetap Akrab dengan Anak

  • Perhatikan kualitas dan nutrisi ASIP

ASI
Perhatikan cara menyimpan dan menghangatkan ASI agar nutrisi tetap terjaga

Tugas Anda untuk memberi ASI eksklusif bukan sebatas pada menyetok ASIP sebanyak-banyaknya. Tetapi juga memastikan kualitas ASIP tetap terjaga dengan baik, sehingga nutrisinya tidak hilang.

Pastikan tangan Anda bersih dan bebas kuman sebelum melakukan ‘ritual’ pompa ASI. Anda perlu mencuci tangan terlebih dahulu. Lalu pompa ASI. ASIP dapat disimpan dalam wadah plastik atau botol beling khusus penyimpan ASI.

Kualitas ASIP dapat bertahan 4-6 jam dalam suhu ruangan. ASIP disimpan dalam lemari es tanpa dibekukan bertahan selama 5 hari sampai seminggu.

Jika dibekukan dalam freezer kulkas satu pintu, dapat bertahan selama 2 minggu. Di kulkas dua pintu, ASIP mampu bertahan hingga 6 bulan. Bahkan dapat bertahan sampai setahun di kulkas dengan suhu -20 derajat celcius.

Perlu diingat, jangan menyimpan ASIP langsung ke freezer. Cara yang benar, simpan ASIP lebih dahulu di kulkas bagian bawah selama satu hari. Selanjutnya pindahkan ke freezer.

Pun dengan mencairkan ASIP beku. Anda dapat menghangatkan ASIP beku dnegan alat penghangat ASIP. Kalau tidak punya alat tersebut, rendam ASIP beku di dalam wadah berisi air hangat. Bukan air panas, karena bisa menurunkan kualitas ASI.

Jangan pula merebus wadah ASIP langsung ke panci berisi air maupun menghangatkan di dalam microwave. Cara ini akan merusak nutrisi ASI.

Baca Juga: 5 Pengeluaran Bayi Baru Lahir Ini Bisa Bikin Pusing Kalau Anda Gak Nabung

  • Konsumsi makanan bergizi dan hindari stres

ASI
Konsumsi makanan bergizi dan hindari stres 

Ibu bekerja terkadang dapat mengalami stres akibat pekerjaan. Kondisi ini dapat mempengaruhi produksi ASI dan membuat ASI tidak keluar.

Oleh sebab itu, hindari stres meskipun Anda sedang mempunyai beban berat dalam hal pekerjaan. Jaga mood dan ciptakan kebahagiaan untuk Anda sendiri dengan melakukan aktivitas menyenangkan.

Paling penting juga mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang, seperti sayur, buah, susu, mengandung protein dan vitamin untuk meningkatkan serta mempelancar produksi ASI.

Perbanyak minum air putih minimal dua liter per hari agar terhindar dari risiko kekurangan cairan atau dehidrasi

Semangat Terus Menyusui hingga Bayi Usia 2 Tahun 

Siapa bilang wanita karier tidak bisa memberi ASI eksklusif untuk sang bayi? Zaman sekarang sudah serba canggih.

Banyak cara untuk tetap menyuguhkan ASI eksklusif. Bahkan memberi ASI eksklusif hingga 2 tahun bisa mendatangkan manfaat yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak Anda.

Baca Juga: Syarat dan Cara Daftar BPJS Kesehatan untuk Bayi Baru Lahir, Bunda Wajib Tahu