Ketahui Macam-Macam Zakat, Manfaatnya, serta Golongan Orang yang Berhak Menerimanya

Zakat bukan sekadar kewajiban agama, tetapi juga instrumen pembersihan harta yang berdampak besar bagi kesejahteraan sosial. Di momen Ramadan 2026, penting bagi kita untuk memahami kembali tata cara dan perhitungan zakat yang tepat agar ibadah kita sah dan optimal.

Bayar Zakat Maal anti ribet, hanya di Cermati!

Bayar Zakat Maal Sekarang!  

Apa Itu Zakat?

loader

Pengertian Zakat

Zakat adalah bagian tertentu dari harta yang wajib dikeluarkan oleh setiap pemeluk agama Islam untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya (asnaf), seperti fakir miskin dan lainnya, sesuai dengan ketetapan syariat. Secara bahasa, zakat berarti suci, tumbuh, berkah, dan terpuji.

Jenis-Jenis Zakat

Berdasarkan ketentuan hukum Islam dan peraturan di Indonesia, terdapat dua jenis zakat utama:

  • Zakat Fitrah: Zakat jiwa yang wajib dibayarkan oleh setiap Muslim pada bulan Ramadan hingga sebelum shalat Idulfitri.
  • Zakat Maal (Harta): Zakat yang dikenakan atas harta yang dimiliki oleh seseorang jika telah mencapai batas minimum (nisab) dan telah dimiliki selama satu tahun (haul). Contohnya meliputi zakat penghasilan, emas, perak, dan hasil perniagaan.

Ketentuan Besaran Zakat Terbaru 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia secara resmi telah menetapkan besaran Zakat Fitrah untuk tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Berdasarkan keputusan tersebut, nilai Zakat Fitrah yang wajib ditunaikan adalah sebesar Rp50.000 per jiwa, atau setara dengan pemenuhan pangan pokok sebanyak 3,5 liter (2,5 kg) beras.

Berikut adalah rincian lengkap mengenai ketentuan dan estimasi besaran zakat tahun $2026$ berdasarkan klasifikasi jenisnya:

Jenis Zakat

Nisab (Batas Minimum)

Kadar Zakat

Waktu Pembayaran

Zakat Fitrah

Individu (Jiwa)

2,5 kg / 3,5 liter beras

Sebelum Shalat Idulfitri

Zakat Profesi

Setara 522 kg gabah/bulan

2,5% dari total penghasilan

Setiap bulan / saat gajian

Zakat Maal (Harta)

Setara 85 gram emas

2,5% dari total harta yang dimiliki

Sudah mencapai satu tahun (Haul)

Zakat Perdagangan

Setara 85 gram emas

2,5%

Akhir tahun buku

Cara Menghitung Zakat Profesi (Penghasilan)

Banyak karyawan sering bingung dengan perhitungan zakat profesi atau penghasilan. Rumus sederhananya adalah:

Total Penghasilan per Bulan x 2,5%

Contoh: Jika total gaji dan bonus kamu bulan ini adalah Rp10.000.000, maka zakat yang wajib dikeluarkan adalah Rp250.000. Pastikan pembayaran dilakukan melalui lembaga resmi (BAZNAS atau LAZ) agar penyalurannya tepat sasaran.

Tips Membayar Zakat secara Online

Di era digital, membayar zakat kini lebih praktis melalui aplikasi mobile banking atau platform e-commerce. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Pilih Lembaga Terpercaya: Pastikan lembaga tersebut terdaftar resmi di Kementerian Agama.
  2. Simpan Bukti Bayar: Gunakan bukti transfer untuk pelaporan pajak (zakat dapat menjadi pengurang penghasilan kena pajak).
  3. Gunakan Fitur Pengingat: Aktifkan fitur otomatis di aplikasi agar tidak lupa menunaikan kewajiban setiap bulan.

8 Golongan Penerima Zakat

loader

Zakat yang telah dibayarkan oleh umat muslim yang mampu nantinya akan disalurkan kepada golongan yang berhak menerima zakat atau disebut juga mustahik zakat. Sama seperti muzakki, mustahik zakat juga memiliki sejumlah ketentuan.

Berikut 8 golongan yang berhak menerima zakat.

  1. Orang yang hampir tidak memiliki harta dan kesulitan memenuhi kebutuhan dasar hidupnya atau disebut dengan fakir.
  2. Orang yang memiliki harta tetapi masih mengalami kekurangan untuk memenuhi kebutuhan dasar atau disebut dengan miskin.
  3. Hamba sahaya, budak, atau riqab.
  4. Orang yang terlilit utang atau gharimin.
  5. Orang yang baru masuk Islam atau mualaf.
  6. Orang-orang yang berjuang atau jihad di jalan Allah atau fisabilillah.
  7. Orang-orang yang kehabisan bekal saat dalam perjalanan atau ibnu sabil.
  8. Orang yang mengumpulkan zakat dari muzakki dan membagikannya pada mustahik zakat atau disebut amil zakat.

Lebih Mudah Salurkan Zakat Lewat Lembaga yang Tepat

Zakat menjadi salah satu kewajiban umat muslim yang sudah mampu dan memenuhi syarat tertentu. Jenis-jenis zakat juga cukup beragam, tetapi secara umum dibedakan menjadi dua yakni zakat fitrah dan zakat maal. Namun untuk zakat maal, masih terbagi lagi ke berbagai macam, seperti zakat perdagangan, zakat peternakan, zakat pertanian, dan lain sebagainya.

Kamu bisa menunaikan zakat dengan memberikannya langsung kepada 8 golongan mustahik zakat. Tetapi jika tidak ingin repot, kamu bisa memanfaatkan berbagai lembaga amil zakat yang siap membantu menyalurkan zakatmu. Meski begitu, kamu harus teliti dalam memilih lembaga yang tepat dan terpercaya.