Pakai 7 Jurus Kemampuan Ini agar Wawancara Lancar dan Diterima Kerja

Komunikasi adalah salah satu kemampuan yang dapat mempengaruhi kesuksesan seseorang. Umumnya, orang yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik akan lebih mudah mencapai jenjang karier lebih tinggi.

Kemampuan komunikasi diperlukan dalam banyak hal, termasuk bekerja. Apalagi kalau sedang mencari pekerjaan, misalnya pada tahap seleksi seperti wawancara kerja.

Wawancara kerja menjadi satu fase penting yang harus dilalui setiap orang dalam proses pencarian kerja. Dalam tahapan ini, perusahaan akan lebih mengenal diri pelamar dan kemampuan atau keahlian yang dimiliki.

Dengan begitu, perusahaan dapat menentukan bahwa kamu adalah kandidat terbaik di antara pelamar lainnya. Maka dari itu, kemampuan komunikasi sangat dibutuhkan dalam tahap wawancara ini.

Baca Juga: Tes CPNS 2021 Serba Online, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

Bingung cari asuransi kesehatan terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Asuransi Kesehatan Terbaik!  

Wawancara

  • Kemampuan mendengarkan

Komunikasi yang baik hanya akan terjadi jika kedua belah pihak bisa saling mendengarkan. Jangan maunya didengar saja, tapi tidak ingin mendengar orang lain. Jika ingin sukses wawancara kerja, kamu harus mamiliki kemampuan mendengar.

Fokus dan perhatikan apa yang disampaikan pewawancara, sehingga kamu mengerti dan paham. Jika ada yang kurang jelas, jangan ragu untuk bertanya atau melakukan klarifikasi di waktu yang tepat.

  • Kemampuan bicara tanpa banyak basa basi

Tak perlu menyampaikan sesuatu secara berlebihan. Pernyataan yang bertele-tele, basa basi, akan membuat pewawancara berpikir kamu tipe orang yang banyak bicara.

Bicaralah dengan singkat, jelas, dan padat. Bertutur kata yang sopan, ramah, sehingga menunjukkan sikap profesionalitasmu. Tidak perlu mutar muter biar ada bahan obrolan. Ingat, ini wawancara bukan sesi curhat.

Baca Juga: Kembali Bekerja Setelah Cuti Melahirkan? Bakar Semangat dengan Cara Ini

  • Kemampuan menyampaikan dengan percaya diri

Dalam wawancara, penting untuk menyampaikan jawaban, berpendapat, atau bertanya dengan penuh percaya diri. Hilangkan rasa takut dan gugupmu di depan pewawancara.

Kalau kamu percaya diri dalam berbicara, maka pewawancara akan merasa yakin dengan apa yang kamu utarakan.

Wawancara

  • Kemampuan menyampaikan umpan balik

Saat berinteraksi dengan pewawancara, jangan menjadi orang yang pendiam. Pewawancara juga butuh ada umpan balik dari kamu. Baik itu dalam bentuk jawaban atas pertanyaannya, saran atau pendapat, ide atau gagasan, atau diskusi.

Dengan demikian, terjalin komunikasi dua arah. Ini yang diharapkan pewawancara suatu bentuk umpan balik yang positif.

  • Kemampuan komunikasi nonverbal

Wawancara kerja memang bikin grogi, tetapi jangan sampai perasaan tersebut mempengaruhimu. Hindari membuat gerakan-gerakan yang dapat mengganggu pembicaraan.

Gerakan-gerakan ini disebut komunikasi nonverbal. Dalam wawancara, tunjukkan komunikasi nonverbal yang positif. Bukan malah bikin pewawancara ilfil karena kamu tidak bisa menjaga sikap dan etika.

Misalnya menyenggol kaki kursi, menggaruk kepala, memainkan rambut, membenarkan pakaian atau makser, pandangan ke mana-mana, dan lainnya. Duduklah dengan sopan, postur tubuh tegak, jangan bicara bila tidak ditanya kecuali dipersilakan bertanya.

Baca Juga: Anda Ibu Merangkap Wanita Karier? Ini Tips Biar Tetap Akrab dengan Anak

  • Kemampuan menghargai

Jika kamu ingin dihargai orang lain, maka kamu juga harus mampu menghargai orang lain terlebih dahulu. Sikap seperti ini akan membuat komunikasi lebih berimbang, saling menghormati, dan bisa berjalan dengan lancar.

Sikap ini bisa kamu tunjukkan dengan banyak cara, mulai dari selalu menjaga kontak mata dengan pewawancara hingga menyimak setiap pertanyaan maupun pernyataan yang disampaikannya.  

  • Kemampuan empati

Empati adalah kemampuan untuk memahami apa yang dirasakan orang lain. Melihat sesuatu dari sudut pandang orang tersebut.

Sehingga dari kemampuan empati ini, kamu akan bisa memahami apa yang disampaikan pewawancara. Gunakan empatimu ketika berkomunikasi dengan pewawancara. Sehingga kamu dapat melakukan PDKT dengannya di waktu yang tepat.

Asah Kemampuan dan Keahlian Lainnya

Bukan hanya kemampuan komunikasi yang selalu dibutuhkan dalam dunia kerja, kemampuan positif lainnya pun diperlukan. Seperti kemampuan bekerja bersama tim, kemampuan menyelesaikan tugas di bawah tekanan, kemampuan memunculkan ide-ide baru, dan sebagainya.

Asah terus kemampuan yang ada dalam dirimu, agar diterima bekerja dan kariermu bakal melesat. Tak lupa untuk mengasah keahlian. Keahlian analisis data, komputer, keuangan, atau lainnya.

Keahlian ini adalah modal utama bagi kamu yang ingin sukses dalam bidang pekerjaan yang dipilih. Meningkatkan keahlian, bisa dengan melanjutkan pendidikan formal, maupun lewat pendidikan non-formal, seperti kursus, pelatihan, seminar, dan cara lainnya.

Berbekal kemampuan dan keahlian yang mumpuni, kamu bisa menjadi karyawan yang bisa diandalkan bos atau perusahaan. Jabatan naik, gaji pun ikut naik.

Baca Juga: Kata Kata Bijak yang Keren Banget agar Hidupmu Penuh Motivasi