Tentang Asuransi Kesehatan

Apa itu Asuransi Kesehatan? Asuransi Kesehatan adalah sebuah jenis produk asuransi yang diperuntukkan untuk memberikan jaminan kesehatan kepada para tertanggungnya apabila tertanggung mengalami sakit atau kecelakaan.

Asuransi Kesehatan ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan asuransi dengan beragam pilihan mulai dari perlindungan biaya rawat inap di rumah sakit hingga perawatan jalan pra dan pasca proses rawat inap di rumah sakit. Selain itu, Asuransi Kesehatan kini juga menyediakan jaminan untuk biaya proses melahirkan normal maupun sesar kepada tertanggungnya.

Untuk mendapatkan perlindungan atau manfaat Asuransi Kesehatan, setiap nasabah atau pemegang polis Asuransi Kesehatan wajib membayar premi asuransi keshatan secara berkala. Besaran premi Asuransi Kesehatan bervariatif, nilainya disesuaikan dengan kondisi kesehatan tertanggung, tingkat risiko, manfaat dan ketentuan lainnya dari perusahaan asuransi yang bersangkutan. Berbeda dengan BPJS Kesehatan, asuransi swasta memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki BPJS Kesehatan seperti unggul dalam hal kecepatan, kemudahan dan fleksibilitas memilih rumah sakit. Pengobatan di semua rumah sakit pada dasarnya diterima oleh asuransi, baik itu yang kerjasama (cashless) dan tidak kerjasama (reimbursement).

Layaknya produk pinjaman, memiliki Asuransi Kesehatan tentunya dapat memberikan berbagai manfaat dalam kehidupan Anda. Bila pertanyaanya perlu atau tidak, sudah tentu jawabanya adalah perlu. Simak berbagai alasannya berikut ini:

  • Dengan memiliki Asuransi Kesehatan Anda tidak akan merepotkan keluarga atau kerabat Anda bila Anda terserang penyakit atau harus di rawat di rumah sakit dalam jangka waktu tertentu. Dengan Asuransi Kesehatan biaya perawatan dan pengobatan akan ditanggung oleh perusahaan asuransi sehingga Anda tidak perlu khawatir.
  • Biaya kesehatan yang mengalami kenaikan setiap tahun sehingga bila Anda memiliki Asuransi Kesehatan Anda dapat membiayai biaya perawatan Anda tanpa mengeluarakan biaya yang besar dalam jangka panjang bila Anda terkena penyakit kritis atau harus di rawat inap di rumah sakit. Secara umum biaya kesehatan di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 10-15% setiap tahunnya. Kenaikan biaya kesehatan ini juga tidak diimbangi oleh perhitungan kenaikan gaji, sehingga risiko kehilangan aset atau mengalami kebangkrutan sangat besar bila Anda terkena penyakit.
  • Semakin dini umur Anda, maka semakin murah premi asuransi yang dibayarkan. Penilaian ini berdasarkan risiko penyakit kronis yang bisa menimpa Anda. Semakin muda umur Anda, maka risiko terkena penyakit kronis juga akan semakin kecil serta semakin murah biaya premi yang harus dibayarkan.
  • Biaya premi Asuransi Kesehatan terbilang cukup murah apalagi bila Anda ingin mencoba menggunakan Asuransi Kesehatan yang murni.
  • Adanya sistem Asuransi Kesehatan cashless yang memungkinkan Anda hanya perlu membawa kartu khusus yang disediakan oleh pihak perusahaan asuransi untuk mempermudah saat melakukan klaim.

Seperti asuransi mobil dan asuransi perjalanan, Ada beberapa jenis asuransi kesehatan di Indonesia yang dibedakan berdasarkan beberapa kriteria, yaitu antara lain berdasarkan:

  • Jenis Perawatan
    • Asuransi Kesehatan rawat inap (in-patient treatment):
      Asuransi Kesehatan yang membiayai perawatan yang mengharuskan pasien untuk tinggal (opname) di sebuah ruangan rumah sakit.
    • Asuransi Kesehatan rawat jalan (out-patient treatment):
      Asuransi Kesehatan yang membiayai perawatan pasien berupa pelayanan medis seperti pengamatan, diagnosa, pengobatan, rehabilitasi, dan pelayanan kesehatan lainnya yang tidak mengharuskan pasien untuk tinggal (opname) di rumah sakit.
  • Keikutsertaan:
    • Wajib:
      Pembelian dan pembayaran asuransi tiap individu dilakukan secara wajib dan mengikuti aturan tertentu seperti seorang karyawan yang harus membeli polis asuransi sesuai dengan peraturan dalam perusahaan atau organisasi tempat dia bekerja.
    • Sukarela:
      Pembelian dan pembayaran asuransi tiap individu dilakukan secara bebas yang artinya sesuai dengan keinginan dan kebutuhan dari individu tersebut tanpa terikat suatu aturan perusahaan atau organisasi.
  • Biaya yang Ditanggung:
    • Tanggungan Total:
      Jenis Asuransi Kesehatan dimana seluruh biaya perawatan nasabah akan ditanggung oleh perusahaan asuransi baik dari rawat inap maupun rawat jalan yang jumlahnya sesuai dengan yang tertera dalam polis asuransi.
    • Tanggungan Tinggi Saja:
      Jenis Asuransi Kesehatan dimana perusahaan asuransi hanya akan menanggung biaya yang tergolong besar dan tidak akan menanggung biaya-biaya rawat jalan kecil seperti pemeriksaan, diagnose, obat, dll.
  • Pihak yang Ditanggung:
    • Personal:
      Perusahaan asuransi akan memberikan perlindungan kepada satu individu saja (pribadi) sesuai dengan syarat yang berlaku dalam polis asurasinya.
    • Kelompok:
      Perusahaan asuransi akan memberikan perlindungan kepada kelompok tertentu (anggota perusahaan atau keluarga) seusia dengan syarat dan ketentuan polis (biasanya dihitung berdasarkan jumlah karyawan atau anggota keluarga yang dipertanggungkan).

Ada beberapa alasan mengapa Anda butuh Asuransi Kesehatan, yaitu:

  • Memberikan perlindungan kesehatan bila Anda sewaktu-waktu terkena sakit (penggantian obat dan pemeriksaan) atau ingin melakukan pemeriksaan terhadap penyakit Anda.
  • Mengurangi biaya yang dikeluarkan bila Anda terpaksa harus di rawat (opname) di rumah sakit ketika terserang penyakit atau kecelakaan serta membantu mengurangi biaya operasi atau persalinan saat keadaan darurat.

Ada beberapa alasan mengapa Anda lebih baik membeli asuransi secara online, yaitu:

  • Proses dilakukan secara online:
    Semua proses yang dilakukan mulai dari transaksi, proses aplikasi, update status dan pengecekan dilakukan secara online (dalam sistem yang terintegrasi) sehingga dapat menghemat waktu Anda dibandingkan harus mengunjungi bank atau melalui agen asuransi.
  • Biaya polis lebih murah:
    Pengajuan asuransi secara online memakan biaya yang lebih murah dbanding secara offline karena pengurangan biaya distribusi dan infrastruktur sehingga pemegang polis mendapatkan asuransi dengan premi lebih rendah.
  • Banyak produk yang tersedia secara online:
    Dalam konteks ini karena pengajuan asuransi dilakukan secara online maka calon nasabah dapat dengan leluasa memliih dan membandinkan banyak produk-produk asuransi yang tersedia dan tersebar di berbagai tempat. Hal ini akan membantu nasabah memahami lebih dalam berbagai produk asuransi yang terseda sehingga calon nasabah dapat menjatuhkan pilihan ke produk yang tepat dibandingkan secara online.
  • Portal asuransi yang menarik dan lengkap:
    Sebagian besar website pengajuan asuransi memiliki tampilan yang menarik dan form yang lebih lengkap untuk diisi sehingga proses pengajuan bisa dilakukan dengan mengupload dokumen yang diperlukan dibandingkan harus menyiapkan secara offline.
  • Mendapatkan akses review produk:
    Dengan melakukan pengajuan secara online Anda dapat melihat dan mendengarkan berbagai macam review dari produk asuransi yang Anda inginkan dari orang-orang yang sebelumnya pernah mengajukan produk tesebut sebagai referensi produk yang tepat.

Ada Beberapa jenis biaya pergantian dalam Asuransi Kesehatan, yaitu:

  • Tanpa Uang Kontan (Asuransi Kesehatan Cashless):
    Ganti rugi yang dilakukan oleh perusahaan asuransi tanpa menggunakan uang nasabah terlebih dahulu dimana biasanya perusahaan asuransi akan memberikan kartu keanggotaan sebagai bukti ganti rugi pada rumah sakit yang menjadi rekan mereka.
  • Bayar Terlebih Dahulu (Asuransi Kesehatan Reimbursment):
    Dalan jenis ini nasabah diharuskan untuk membayarkan terlebih dahulu biaya yang dikeluarkan untuk perawatan baru kemudian perusahaan asuransi akan mengganti biaya tersebut setelah nasabah melengkapi dokumen dan persyaratan yang dibutuhkan.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan atau pertimbangkan sebelum Anda memutuskan untuk membeli asursansi kesehatan:

  • Jumlah Copayment:
    Pilih jenis Asuransi Kesehatan dengan 0 copayment agar Anda tidak perlu membayar dan dapat menikmati klaim secara penuh.
  • Jangka Waktu Seumur Hidup:
    Pastikan bila Asuransi Kesehatan Anda dapat bertahan seumur hidup untuk menikmati perlidungan setiap saat. PIlihlah jenis asuransi yang dapat diperpanjang jangka waktunya.
  • Masa Tunggu Penyakit:
    Perhatikan dengan baik masa tunggu penyakit dari asuransi Anda sehingga dapat dimanfaatkan dengan baik. Pilihlah asuransi dengan masa tunggu yang tidak terlalu panjang.
  • Biaya Kamar:
    Perhatikan perhitungan biaya kamar rumah sakit yang ada sehingga lebih baik mengajukan sebuah polis dengan biaya kamar dan pelayanan yang lebih tinggi agar Anda nyaman ketika berada di rumah sakit.

Pada dasarnya, asuransi merupakan sebuah bentuk perjanjian, maka dengan demikian hal ini memiliki risiko batal atau dibatalkan jika tidak memenuhi syarat keabsahan perjanjian yang mengacu pada Pasal 1320 KUH Perdata. Namun di luar KUHD tersebut, perjanjian asuransi juga dibatalkan bila terjadi beberapa hal seperti:

  • Memuat keterangan yang keliru atau tidak benar atau bila tertanggung tidak memberitahukan hal-hal yang diketahuinya, di mana apabila hal tersebut disampaikan kepada penanggung akan berakibat tidak ditutupnya perjanjian asuransi tersebut (Pasal 251 KUHD).
  • Memuat suatu kerugian yang sudah ada sebelum perjanjian asuransi ditandatangani (Pasal 269 KUHD).
  • Memuat ketentuan bahwa tertanggung dengan pemberitahuan melalui pengadilan membebaskan si penanggung dari segala kewajiban yang akan datang (Pasal 272 KUHD).
  • Terdapat suatu akalan cerdik, penipuan, atau kecurangan si tertanggung (Pasal 282 KUHD).
  • Apabila obyek pertanggungan menurut peraturan perundang-undangan tidak boleh diperdagangkan dan atas sebuah kapal baik kapal Indonesia atau kapal asing yang digunakan untuk mengangkut obyek pertanggungan menurut peraturan perundang-undangan tidak boleh diperdagangkan (Pasal 599 KUHD).

Sebelum melakukan proses klaim Asuransi Kesehatan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu:

  • Pastikan Premi Anda selalu Terbayar Tepat Waktu:
    Jika Anda memiliki polias asuransi ada baiknya Anda selalu memperhatikan pembayaran premi yang harus Anda bayarkan setiap bulan. Pastikan bila Anda selalu membayar premi Asuransi Kesehatan Anda dengan tepat waktu, karena bila sewaktu-waktu Anda ingin mengajukan klaim kesehatan. Perusahaan asuransi akan mencatat polia Asuransi Kesehatan Anda sebagai polis yang aktif dan Anda mengumpulkan dokumen kelengkapan yang dibutuhkan.
  • Perhatikan Masa Aktif Asuransi Kesehatan Anda:
    Berbagai perusahaan asuransi secara umum menetapkan masa aktif polis asuransi setelah kurang lebih 30 hari atua 1 bulan. Karena hal tersebut bila kita melakukan klaim atau pengobatan ke rumash sakit sebelum polis kita aktif, kemungkinan besar akan ditolak karena belum memasuki masa aktif polis. Karena itu, penting bagi Anda yang memiliki polis Asuransi Kesehatan untuk memastikan masa aktif polis Anda sebelum melakukan klaim.
  • Pahami Peraturan Pengecualian Asuransi:
    Dalam polis asuransi ada beberapa peraturan pengecualian yang harus diperhatikan oleh para pemegang polis dan tertanggung dalam hal pengecualian pertanggungan. Secara umum beberapa peraturan pengecualin itu antara lain adalah:
    • Untuk penyakit yang bersifat kritis seperti jantung koroner dan 34 penyakit kritis lainnya, baru bisa untuk diklaimkan minimal setelah 6 bulan. Dengan begitu jika kita sebelumnya telah memiliki penyakit jantung sebaiknya jangan terburu-buru untuk mengklaimnya, cobalah menunggu 6 bulan hingga 1 tahun baru kita bisa mengklaim.
    • Untuk penyakit yang memang sudah ada sebelumnya, baik kita ketahui atau tidak maka perusahaan asuransi tidak akan menanggungnya. Misalnya untuk penyakit penyakit bawaan lahir.
    • Setelah itu pastikan kita untuk mengecek plafon asuransi yang telah disediakan untuk kita. Plafon ini berisi jatah biaya medis maksimal yang akan ditanggung oleh asuransi selama kita dirawat. Jika menggunakan biaya rawat lebih dari yang ditetapkan maka kita harus membayar kembali untuk kekurangannya.

Berikut adalah beberapa prosedur umum yang harus dilakukan untuk melakukan klaim Asuransi Kesehatan:

  • Mengisi Formulir Klaim Asuransi dengan Lengkap:
    Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengisi formulir klaim yang disediakan dari perusahaan asuransi Anda dengan lengkap. Pastikan informasi data diri dan informasi lainnya dicantumkan secara lengkap dan detil agar kebutuhan pendataan saat klaim dapat lebih cepat dilakukan. Bila Anda mengalami kesulitan mengisi form klaim ini, Anda bisa meminta bantuan agen asuransi Anda untuk mengisi form tersebut.
  • Melampirkan Rincian Tagihan Rumah Sakut atau Pengobatan:
    Melampirkan tagihan rumah sakit kepada perusahaan asuransi merupakan syarat kelengkapan dokumen yang paling penting. Tagihan rumah sakit ini biasanya berupa identitas pasien, laporan penyakit, informasi dokter, atau biaya obat-obatan yang dikeluarkan selama perawatan. Cermati lebih lanjut semua informasi tagihan yang dikeluarkan oleh rumah sakit agar tidak terjadi kesalahan informasi baik dari informasi pasien maupun rincian biaya pengobatan. Informasi yang tidak sesuai ini bisa menyebabkan proses klaim Anda ditolak oleh perusahaan asuransi bila Anda lalai dalam mencocokan data.

Berikut adalah beberapa istilah yang terdapat dalam Asuransi Kesehatan:

  • Agen:
    Orang yang bekerja dan terikat dengan perusahaan asuransi untuk mencari dan melayani pemegang polis.
  • Anuitas:
    Serangkaian pembayaran dalam waktu tertentu yang diberikan oleh perusahaan asuransi pada pemegang polis anuitas.
  • Aktuaris:
    Orang yang secara profesional telah menjalani berbagai pelatihan dan memiliki pengetahuan seputar asuransi secara teknis untuk memperkirakan besaran premi pada calon nasabah.
  • Bancassurance:
    Metode distribusi penjualan asuransi dimana bank bertindak sebagai penyalur dimana target nasabahnya adalah nasabah dari bank tersebut. Biasanya layanan yang diberikan merupakan perpaduan dari layanan perbankan dan asuransi.
  • Bancatafakul:
    Metode distribusi pada asuransi syariah dimana penyalurnya merupakan bank syariah dimana target nasabahnya adalah nasbah dari bank tersebut. Biasanya layanan yang diberikan merupakan perpaduan dari layanan perbankan dan asuransi.
  • Copayment:
    Biaya yang harus dibayarkan ketika Anda melakukan klaim tagihan di rumah sakit (biasanya sebesar 10% dari biaya tagihan perawatan).
  • Klaim Asuransi:
    Permintaan yang dilakukan secara resmi kepada perusahaan asuransi untuk meminta kompensasi berdasarkan ketentuan dalam polis atau perjanjuan asuransi.
  • Komisi:
    Bagian dari premi yang dibayarkan kepada agen atau tenaga penjual sebagai balas jasa pelayanan polis yang dilakukan.
  • Masa Tenggang:
    Periode waktu setelah tanggal jatuh tempo premi dimana premi masih dapat dibayar tanpa dikenai bunga dan polis masih dapat dipertanggungjawabkan.
  • Masa Tunggu:
    Periode setelah polis diterbitkan dimana pada periode ini polis asuransi tidak menanggung biaya kesehatan tertanggung sampai jangka waktu tertentu.
  • Proposal:
    Kumpulan informasi yang diberikan oleh perusahaan asuransi mengenai manfaat polis yang akan diberikan ke calon nasabah. Proposal ini biasanya ditawarkan untuk memeberikan informasi produk yang akan diberikan seperti besarnya premi dan syarat-syarat pertanggungannya.
  • Polis:
    Polis adalah sebuah perjanjian yang mengikat dan disetujui oleh pihak perusahaan asuransi dan pemegang polis secara tertulis.
  • Premi:
    Uang yang harus dibayarakan pada jangka waktu tertentu sebagai kewajiban dari pemegang polis asuransi. Besarnya premi yang dibayarkan ditetapkan oleh kebijakan dan persetujuan dari pihak perusahaan asuransi sesuai dengan kondisi dari tertanggung.
  • Penanggung:
    Seseorang yang secara sah tercantum dalam polis asuransi untuk melakukan pembayaran premi atas polis yang tersebut.
  • Tertanggung:
    Seseorang yang secara sah tercantum dalam polis asuransi untuk menerima manfaat dari polis tersebut.
  • Risiko:
    Risiko adalah kerugian yang terjadi kepada individu atau benda yang dipertanggungkan.