Pelajari Untung dan Rugi Kredit Motor Sebelum Mengajukannya

Kondisi angkutan umum di Indonesia masih jauh dari kata memuaskan, kurang nyaman dan terkadang kurang bisa diandalkan untuk mendukung berbagai aktivitas Anda. Angkutan umum seperti bus TransJakarta, metro mini, angkot, hingga KRL (Kereta Rel Listrik) memiliki keterbatasan dari sisi jumlah dan fasilitas kenyamanan sehingga sering dijumpai pemandangan penumpang berdiri dan berdesak-desakan di dalamnya. Selain itu, dari sisi keamanan, transportasi umum di Indonesia masih tergolong rentan dari kejahatan copet.

Alternatifnya, masyarakat menyukai angkutan pribadi seperti mobil dan motor untuk mengakomodir kebutuhan transportasi mereka. Dari sisi kepraktisan dan harga, motor jauh lebih digemari karena lebih murah dan fleksibel guna menghindari kemacetan dibandingkan mobil. Disamping itu, memiliki motor pribadi jauh lebih menghemat biaya bepergian ketimbang harus naik angkutan umum seperti ojek. Tidak heran jika mengendarai motor seolah menjadi solusi bagi sebagian besar masyarakat yang tinggal di wilayah perkotaan yang sering mengalami kemacetan lalu lintas.

Saat ini memiliki sebuah kendaraan roda dua / motor bukan lagi hal yang sulit untuk dilakukan. Bahkan bagi Anda yang tidak memiliki sejumlah dana yang cukup besar, maka Anda tetap bisa memilikinya dengan cara mengajukan kredit. Prosesnya terbilang sangat mudah, khususnya bagi Anda yang berstatus sebagai karyawan / pegawai. Perusahaan akan lebih menyukai pengajuan kredit yang dilakukan oleh pegawai, sebab mereka lebih merasa terjamin karena pegawai tentu memiliki sejumlah penghasilan tetap (gaji) yang bisa dijadikan sebagai dana cicilan kredit tersebut. 

Pengajuan kredit motor bisa dilakukan dengan cara memenuhi beberapa persyaratan yang ditentukan oleh leasing / lembaga pembiayaan, antara lain:

  • Fotocopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Fotocopi Kartu Keluarga (KK)
  • Fotocopi rekening tabungan
  • Fotocopi SIUP dan TDP (bagi Anda yang berstatus wiraswasta)
  • Slip Gaji / Surat Keterangan Penghasilan asli dari perusahaan (khusus bagi Anda yang berstatus sebagai pegawai)

Semua persyaratan tersebut wajib Anda lengkapi dan bawa ketika akan mengajukan kredit ke pihak leasing. Namun selain persyaratan tersebut, Anda juga wajib menyiapkan sejumlah dana yang akan dijadikan sebagai uang muka kredit yang akan Anda ajukan. Besaran uang muka ini akan sangat tergantung pada jenis dan juga harga motor yang akan Anda cicil nantinya, sesuai dengan keputusan Bank Indonesia maka Anda wajib menyetorkan uang muka kredit sebesar 25% - 30% dari harga motor yang akan Anda kredit tersebut.

Membeli motor secara kredit, akan memudahkan Anda dalam memiliki sebuah kendaraan dengan cepat, meskipun dana yang Anda miliki hanya terbatas saja. Namun hal ini juga akan memberi beberapa keuntungan serta kerugian sekaligus, sebab di satu sisi ini menjadi sebuah solusi, namun di sisi lain ini juga menjadi hutang baru di dalam keuangan Anda.

Keuntungan Kredit Motor

Memiliki motor sekarang semakin mudah via otofinance.co.id

 

Sebagian besar orang merasa diuntungkan dengan adanya fasilitas kredit motor, hal ini terutama bagi Anda yang tidak memiliki dana untuk membeli motor secara tunai yang tentu saja membutuhkan dana belasan juta atau bahkan puluhan juta jumlahnya. Ada banyak keuntungan pembelian motor secara kredit bisa Anda lihat di bawah ini:

  • Memungkinkan, meskipun dana terbatas

Dengan jumlah uang yang hanya beberapa juta saja, maka sangat tidak mungkin bagi Anda memiliki sebuah sepeda motor, terutama jika Anda berkeinginan membeli motor dalam kondisi baru. Namun dengan fasilitas kredit, maka Anda bisa menggunakan sejumlah dana tersebut sebagai uang muka dan membayar sisanya dengan cara mencicil setiap bulannya.

Dana yang dibutuhkan untuk mengajukan kredit motor hanya berkisar antara 25% - 30% saja, artinya dengan uang beberapa juta saja Anda sudah bisa membawa pulang sebuah sepeda motor idaman Anda.

  • Layanan asuransi

Setiap kendaraan yang dibeli secara kredit, biasanya telah dilengkapi dengan asuransi kendaraan bermotor, baik itu untuk kerusakan ataupun untuk kehilangan kendaraan tersebut. Layanan asuransi ini bisa membuat Anda sedikit bernapas lega, sebab resiko pada kendaraan Anda akan dijamin oleh pihak asuransi, sehingga Anda tidak perlu menanggung sejumlah kerugian atas berbagai hal-hal yang bisa saja terjadi pada kendaraan Anda tersebut.

Namun, sangat penting mengetahui pertanggungan yang diberikan oleh asuransi terhadap kendaraan yang Anda beli. Jangan sampai ada kesalahpahaman atas polis yang bisa saja menimbulkan sejumlah kerugian bagi Anda di masa yang akan datang.

  • Alokasikan dana untuk hal lain

Meskipun Anda memiliki sejumlah dana yang terbilang cukup untuk membeli sebuah motor secara tunai, namun tidak ada salahnya mempertimbangkan pembelian secara kredit. Hal ini bisa Anda jadikan pilihan, terutama jika ternyata Anda bergerak di bidang bisnis tertentu yang memungkinkan Anda untuk mendapatkan hasil / keuntungan dari sejumlah dana yang Anda miliki.

Daripada membeli motor dalam keadaan tunai dan menghabiskan semua uang Anda untuk hal tersebut, maka tidak ada salahnya Anda mengalokasikan saja sebagian uang Anda untuk bisnis yang Anda lakukan. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan sejumlah keuntungan dari bisnis tersebut. Namun sangat penting untuk memastikan bahwa, keuntungan bisnis yang Anda lakukan harus lebih besar dari jumlah bunga cicilan motor yang akan Anda ajukan, sehingga Anda tidak tekor membayar cicilan tersebut.

Baca Juga: Over Kredit Motor: Kenali Strategi dan Syaratnya Dulu

Kerugian Kredit Motor

Kredit motor juga memiliki kerugian via blogspot.com

 

Selain keuntungan atas pengajuan kredit motor, maka Anda juga wajib mempertimbangkan kerugian yang akan Anda alami atas pengajuan kredit tersebut. Beberapa kerugian yang wajib Anda pertimbangkan, antara lain:

  • Utang baru dalam keuangan

Pengajuan kredit motor, akan mempengaruhi keuangan Anda secara keseluruhan dalam kurun waktu yang cukup lama, karena itu hal ini sangat penting untuk dipertimbangkan dengan sangat matang. Sejumlah cicilan yang harus Anda bayarkan, akan menjadi pos pengeluaran tetap di dalam keuangan Anda, maka bisa dipastikan hal ini bisa saja mempengaruhi berbagai pos lainnya di dalam keuangan.

Pastikan Anda mengambil cicilan yang sesuai, artinya besaran cicilan tersebut tidak mempengaruhi pos pengeluaran lainnya di dalam keuangan, terutama untuk pos pengeluaran yang bersifat wajib.

  • Bunga kredit yang terbilang besar

Setiap leasing akan menerapkan sejumlah bunga pada sisa hutang kredit motor Anda, bunga ini terbilang cukup besar, yakni sekitar 1,5% perbulannya. Dengan besaran bunga seperti itu, maka Anda akan dikenakan bunga kredit sekitar 18% per tahun, dan jumlah ini akan membuat hutang Anda semakin besar.

Semakin lama Anda mengambil masa cicilan motor Anda, maka akan semakin besar pula jumlah bunga hutang yang harus Anda bayarkan kepada pihak leasing. Pertimbangkan untuk mengambil masa cicilan yang singkat, namun tetap sesuaikan jumlah cicilan Anda dengan kemampuan keuangan.  

  • Sejumlah biaya dan denda

Pada saat menjalani masa cicilan kendaraan, maka Anda akan diwajibkan untuk membayar cicilan tepat pada waktunya. Hal ini akan sangat mudah dilakukan, jika Anda menggunakan fasilitas auto debet pada rekening tabungan Anda, sehingga Anda tidak perlu repot-repot mengingat dan melakukan pembayaran manual setiap bulannya.

Namun jika Anda membayar secara langsung / melalui ATM setiap bulannya, maka selalu ada kemungkinan Anda lalai / terlambat melakukan pembayaran tersebut. Untuk setiap keterlambatan tersebut, Anda akan dikenakan sejumlah bunga dan juga biaya denda oleh pihak leasing. Selain biaya denda, Anda juga akan dikenakan biaya penagihan. Besaran denda dan biaya penagihan tersebut, akan sangat tergantung pada kebijakan yang diterapkan oleh pihak leasing yang Anda gunakan.

  • Biaya perawatan

Kendaraan tentu akan membutuhkan perawatan dan hal ini juga akan menjadi pengeluaran rutin di dalam keuangan Anda. Biaya ini tidak akan ditanggung oleh pihak asuransi, artinya Anda akan mengeluarkan sejumlah dana dari kantong Anda sendiri untuk kebutuhan perawatan motor Anda.

Baca Juga: 5 Tips Memilih Leasing Kredit Motor Terbaik

Anda Bingung Cari Produk KPR Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KPR Terbaik! 

Lakukan perhitungan sebelum kredit

Ketika Anda tidak memiliki sejumlah dana yang cukup atau Anda berniat untuk mengalokasikan uang Anda untuk kebutuhan lainnya, maka pengajuan kredit motor bisa menjadi pertimbangan. Sejumlah keuntungan dan kerugian akan timbul dari pengajuan kredit yang Anda lakukan. Untuk itu, selalu lakukan perhitungan awal, sehingga Anda tidak akan mengalami kesulitan keuangan atas kredit motor yang Anda lakukan.

Baca Juga: Tips Membeli Sepeda Motor Bekas Berkualitas