Bantu Cegah Kehamilan, Ini Manfaat, Kelebihan, dan Harga Pil KB

Kehamilan merupakan sebuah anugerah yang ditunggu-tunggu oleh pasangan yang telah menikah. Tetapi tidak jarang, karena alasan tertentu, pasangan suami istri memilih untuk menunda kehamilan. Entah karena merasa belum siap, untuk mengatur jarak kelahiran, atau alasan lain.

Alat kontrasepsi pun menjadi solusi untuk masalah ini. Jenis kontrasepsi sendiri ada banyak sehingga masyarakat bisa memilih mana yang paling nyaman. Salah satu yang cukup banyak diminati adalah kontrasepsi dengan mengonsumsi pil KB.

Jenis kontrasepsi ini merupakan salah satu cara yang paling gampang dilakukan. Cukup dengan rutin meminumnya sesuai anjuran dokter, kamu sudah bisa mencegah terjadinya kehamilan ketika berhubungan seksual.

Sama seperti jenis kontrasepsi lain, pil KB juga memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Berikut penjelasan lengkap terkait pil KB, mulai dari jenisnya, manfaat, efek samping, hingga harga yang harus dibayarkan.

Baca juga: Plasenta Previa, Komplikasi Kehamilan yang Menyulitkan Proses Kelahiran Calon Buah Hati

Mengenal Pil KB

loader

Menggunakan Pil KB

Pil KB adalah salah satu jenis kontrasepsi yang cukup banyak diminati. Pasalnya, jenis kontrasepsi hormonal ini dianggap lebih mudah untuk digunakan sebagai pencegah kehamilan dibanding dengan lainnya.

Cara kerja pil KB ini cukup sederhana. Ketika dikonsumsi, pil ini akan berpengaruh terhadap kerja rahim dan indung telur. Kondisi ini akan menghalangi bertemunya sel sperma dan sel telur atau yang disebut dengan proses pembuahan.

Macam-macam Pil KB

Di pasaran, pil KB ini hadir dalam dua pilihan. Meski sama-sama berfungsi untuk menghalangi terjadinya kehamilan, hal yang membedakan keduanya adalah bahan yang terkandung di dalamnya. 

1. Pil KB Progestin

Jenis yang pertama adalah pil KB progestin yang merupakan progesteron sintetis. Sesuai dengan namanya, pil ini hanya mengandung progestin. Umumnya, pil ini ditujukan untuk ibu menyusui serta wanita yang tidak diperbolehkan konsumsi estrogen.

Cara kerja pil KB ini adalah dengan membuat lendir di serviks mengental sehingga menghalangi sperma untuk mencapai sel telur. Pil tersebut juga membuat dinding rahim lebih tipis, itu membuat telur yang telah dibuahi tidak bisa tumbuh. Ovulasi atau pelepasan sel telur matang juga terkadang bisa dicegah dengan pil mini.

2. Pil KB Kombinasi

Jenis lainnya adalah pil KB kombinasi. Sesuai dengan namanya, pil pencegah kehamilan ini memang mengandung kombinasi dari hormon progesteron dan estrogen. Produk ini mayoritas merupakan kombinasi dari pil plasebo (non aktif) yang tidak terkandung hormon dan pil aktif yang di dalamnya terkandung hormon.

Cara kerjanya, pil ini menghentikan proses ovulasi atau lepasnya sel telur oleh indung telur. Pil KB kombinasi juga membuat lendir di serviks mengental sehingga menghalangi sperma mencapai sel telur serta menghalangi hasil pembuahan sel telur tumbuh dengan cara membuat dinding rahim menipis.

Macam-macam Pil KB Kombinasi

  • Monofasik: Dalam tiap pil aktifnya memiliki kandungan kadar progesteron dan estrogen dengan kadar sama.
  • Bifasik: Jumlah progesteron dalam pil aktif meningkat sesudah setengah siklus sementara estrogen setiap pil dalam satu siklus tetap.
  • Trifasik: Dalam satu siklus, baik hormon progesteron maupun estrogen dosisnya akan berubah sebanyak tiga kali setiap tujuh hari.
  • Tetrafasik: Dalam satu siklus, kadar hormon progesteron dan estrogen dosisnya berubah empat kali.

Fungsi Pil KB

loader

Fungsi Pil KB

Pil ini hadir di masyarakat sebagai salah satu pilihan buat yang ingin mencegah terjadinya kehamilan. Ini merupakan jenis kontrasepsi yang dianggap oleh sebagian masyarakat sebagai cara yang mudah dan murah

Ketika diminum, obat ini akan memengaruhi kinerja rahim dan indung telur. Akibatnya, sel sperma dan sel telur akan sulit untuk bertemu sehingga menghindari terjadinya proses pembuahan.

Baca juga: Persiapan Biaya Melahirkan, Sebaiknya Pilih Menabung atau Gunakan Asuransi?

Ketahui Efek Samping Pil KB

Meskipun pil ini sudah dinyatakan aman untuk digunakan, tetapi obat ini tetap memiliki efek samping yang harus diperhatikan. Efek samping ini umumnya cukup ringan dan sembuh dalam beberapa bulan kemudian. Berikut beberapa efek samping pil mini yang mungkin bakal kamu rasakan.

  • Payudara bengkak atau sakit ketika disentuh.
  • Sakit kepala ringan.
  • Suasana hati berubah.
  • Libido (gairah seksual) mengalami penurunan.
  • Jumlah darah haid lebih sedikit dibanding biasanya.
  • Terjadi perdarahan vagina atau flek di luar siklus menstruasi.
  • Mual.

Meski umumnya hanya ringan, pada kondisi tertentu efek samping yang muncul juga bisa cukup parah. Beberapa efek samping pil mini yang cukup serius di antaranya adalah:

  • Nyeri dada.
  • Bengkak pada tungkai.
  • Sakit kepala berat.
  • Penglihatan jadi kurang jelas.
  • Sakit perut yang parah.

Jika mengalami efek samping ringan yang tidak lekas membaik atau justru jadi lebih  buruk, segera kunjungi fasilitas terdekat untuk melakukan pemeriksaan. Begitu juga jika mengalami efek samping pil yang parah, segera temui dokter.

Pil KB Ditawarkan dengan Harga Murah Sampai Mahal

Hadir dengan berbagai merk di pasaran membuat harga pil KB ini sangat bervariasi. Dari harga yang hanya ribuan per strip hingga ratusan ribu. Misalnya, untuk berbagai varian pil KB Andalan hanya dibanderol sekitar Rp8.000-Rp15.000 per strip. Masing-masing strip berisi 28 tablet.

Ada juga pil KB Harmonis dan Planotab KB yang dibanderol lebih murah, yakni mulai dari Rp5.000 saja tiap strip. Masing-masing strip berisi 28 tablet. 

Kemudian ada juga yang dibanderol dengan harga di atas Rp100.000 per strip, seperti Pil KB Elzsa, Neynna, Diane, dan Yasmine. Termasuk juga ada Yaz Tablet yang dihargai lebih dari Rp300.000.

Bagaimana Cara Minum Pil KB?

loader

Cara Minum Pil KB

Pil ini memiliki banyak merk dagang di pasaran dengan kandungan yang juga beragam. Untuk cara minum pil KB, di masing-masing kemasan sudah tertera petunjuk penggunaan atau bisa disesuaikan dengan resep dari dokter.

Tetapi umumnya, untuk pil mini atau progestin, dikonsumsi 1 kali sehari. Untuk yang jenis 28 pil, konsumsi bisa dimulai kapan saja. Sementara untuk yang terdiri dari 35 pil harus mulai diminum pada hari pertama menstruasi.

Berbagai pil KB kombinasi yang beredar di pasaran umumnya juga diminum 1 kali sehari. Obat ini rata-rata bisa dikonsumsi sebelum maupun sesudah makan. Kamu bisa melihat petunjuk penggunaan pada kemasan untuk memastikan bagaiamana aturan pakai dari obat ini.

Syarat Sebelum Minum Pil KB

Buat yang berencana untuk melakukan kontasepsi oral dengan pil ini, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan. Hal ini penting agar pil mini bisa bekerja maksimal dengan efek samping minimal.

  • Jika memiliki riwayat alergi dengan bahan yang terkandung di dalamnya, jangan mengonsumsi obat ini. Selalu jujur dengan dokter tentang riwayat alergi di masa lalu.
  • Jika memiliki diabetes tidak terkontrol, migrain, hipertensi, penyakit liver, penyakit ginjal, kanker hati, nyeri dada, penyakit jantung, perdarahan vagina yang penyebabnya belum diketahui, kanker endometrium, atau sedang menderita kanker payudara beri tahukan pada dokter.
  • Ibu hamil tidak diperkenankan untuk minum pil ini.
  • Jika ada produk herbal, suplemen, atau obat lain yang dikonsumsi beri tahukan dokter.
  • Dalam tujuh hari pertama mengonsumsi pil ini pakai alat kontrasepsi tambahan ketika berhubungan seksual, seperti kondom, untuk menghindari terjadinya kehamilan. Hal sama juga perlu dilakukan jika lupa meminum pil KB.
  • Meski jarang, risiko efek samping serius dari pil KB kombinasi dapat meningkat pada orang yang usianya lebih dari 35 tahun dan merokok. Karena itu, selalu berkonsultasi dengan dokter jika kamu memiliki kondisi tersebut.
  • Jus grapefruit juga dapat menaikkan persentase pil KB dalam darah sehingga memunculkan efek samping. Jadi sebaiknya dihindari saat minum pil ini.
  • Jika tidak menstruasi dalam dua siklus berturut-turt, merasa hamil, atau lupa minum pil ini segera hubungi dokter.
  • Jika muncul efek samping serius, mengalami overdosis, atau mengalami reaksi alergi obat segera datang ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapat pertolongan.

Baca juga: Sebelum Hamil, Ini 6 Tes Kesehatan untuk Calon Ibu

Pilih Pil KB yang Sesuai Isi Kantong dan Kondisi Kesehatan

Banyaknya merk pil mini yang ada di pasaran mungkin membuat kamu bingung. Karena itu, sangat disarankan untuk selalu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memutuskan mana yang paling cocok untuk digunakan. Selain itu, sesuaikan dengan isi kantong karena pil mini merupakan obat yang perlu dikonsumsi dalam jangka waktu lama.