Tips Jadikan Perjalanan Aman dan Nyaman bagi Pengemudi Pemula

Mengemudi untuk pertama kalinya memang memiliki kesan yang tak terlupakan. Ada perasaan senang, gugup, bahkan khawatir. Apalagi jika harus terjun langsung ke jalan raya yang cukup ramai, pasti sangat menegangkan. 

Meskipun sudah bisa mengendarai mobil, mengemudi tetaplah memerlukan jam terbang yang tinggi agar skill mengemudi semakin terasah. Dengan keterampilan mengemudi yang memadai, berkendara pun akan terasa lebih aman dan nyaman

Lalu, bagaimana cara membuat berkendara menjadi nyaman, terlebih jika masih pemula? Di bawah ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Simak baik-baik, ya!

Bingung cari asuransi mobil terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!
Pilih Tahun Kendaraan
Pilih Merek Mobil
Pilih Model Mobil
Pilih Tipe Mobil
Pilih Plat Kendaraan
Pilih Tipe Asuransi
 

Tips Menyetir Aman dan Nyaman bagi Pengemudi Pemula

loader

Mengemudi dengan aman untuk pemula

Mengemudi bukanlah hal yang mudah dilakukan. Diperlukan kemauan untuk terus belajar dan berlatih agar skill mengemudi semakin ‘jago’. Apalagi untuk yang masih pemula, sangat perlu untuk sering berlatih agar kemampuan menyetir semakin meningkat. 

Jangan khawatir! Bagi para pemula, mengemudi bisa menjadi aman dan nyaman dengan melakukan hal-hal beikut ini, yaitu:

  1. Sekolah Mengemudi

    Mengendarai mobil di jalan raya merupakan hal yang berisiko tinggi. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan yang tak main-main. Nah, untuk bisa menguasainya, kamu bisa belajar melalui sekolah mengemudi. 

    Sekolah mengemudi berperan penting dalam memberikan pengetahuan maupun keterampilan dalam mengemudi. Instruktur atau pelatih akan memberikan penjelasan mendetail mengenai seluk-beluk mengemudi yang kemudian dipraktekkan secara langsung. Sehingga, pemahaman mengenai teori mengemudi akan lebih mudah diterapkan. 

    Pastikan memilih sekolah mengemudi yang kredibel dengan jaminan pelatih yang berpengalaman, ya. Jangan mudah tergiur dengan penawaran murah, tapi hasil pelatihan yang didapatkan kurang maksimal. 

  2. Dapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM)

    Setelah membekali diri dengan pengetahuan dan latihan praktis dari sekolah mengemudi, selanjutnya kamu perlu memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Surat ini wajib dibawa saat berkendara karena menunjukkan bahwa kamu ‘mampu’ mengemudi secara baik dan benar sesuai peraturan yang berlaku. SIM ini bisa didapatkan melalui instansi kepolisian setempat yang mana sebelum mendapatkannya, kamu diwajibkan menyelesaikan serangkaian tes seputar berkendara. 

  3. Kenali Kendaraan yang Digunakan

    Saat mengemudi, hal yang sangat penting tentu saja mengenali jenis kendaraan apa yang sedang digunakan, yaitu manual atau matic. Pasalnya, keduanya memiliki cara pengoperasian dan pemahaman yang berbeda, terutama bagi pemula. 

    Mobil manual memerlukan penggunaan tiga pedal dengan memanfaatkan dua kaki, sedangkan mobil matic atau otomatis bisa dengan menggunakan satu kaki saja. Perbedaan seperti inilah yang menjadi langkah awal untuk melatih dan mengembangkan feeling saat mengemudi. Dengan mengenali kendaraan yang digunakan, mengemudi bisa lebih mudah dilakukan. 

  4. Posisi Nyaman

    Perlu diperhatikan bahwa posisi menjadi salah satu penentu keberhasilan dalam mengemudi. Untuk itu, pastikan posisi duduk nyaman dengan punggung menempel pada sandaran kursi agar tak mudah lelah. Selain itu, sesuaikan posisi kaca spion agar mudah dijangkau oleh penglihatan untuk menghindari hal yang tak diinginkan. 

    Jangan lupa memastikan mobil dalam kondisi prima, baik dari segi mesin, bahan bakar, bahkan pendingin/AC yang berfungsi dengan baik. Pastikan saat duduk, posisi lutut tidak terlalu terbuka agar kamu bisa mengontrol pedal dengan mudah. 

  5. Hindari Distraksi/ Gangguan

    Saat mengemudi, diperlukan konsentrasi tinggi serta pandangan yang fokus. Jika tidak, besar kemungkinan kamu akan mengalami hal yang tak diinginkan, termasuk kecelakaan. Untuk itu, sangat perlu menghindari distraksi atau gangguan yang bisa memecah konsentrasi selama mengemudi.

    Hindari penggunaan ponsel selama mengemudi. Jika memang dalam kondisi penting atau mendesak, lebih baik menepi dan berhenti lebih dulu untuk menggunakan ponsel. Jangan pula mengemudi dengan mendengarkan musik terlalu keras, pasalnya kamu akan kesulitan mendengarkan suara sekitar. 

    Makan dan minum saat mengemudi juga tak disarankan, terlebih jika berkendara seorang diri. Akan lebih baik jika makan atau minum dilakukan sebelum mengemudi atau berhenti sebentar di rest area sekaligus mengistirahatkan badan.

  6. Jaga Jarak dengan Kendaraan Lain

    Selama mengemudi, kamu perlu menjaga jarak dengan kendaraan lain, terlebih jika mengemudi di jalan tol. Ini karena tak ada yang tahu di kecepatan berapa sebuah kendaraan melaju dan ada apa di depan sana. Jika tak menjaga jarak, besar kemungkinan pengemudi akan terlibat kecelakaan saat kendaraan di depan tiba-tiba mengurangi kecepatan atau berhenti mendadak.

  7. Percaya Diri

    Meskipun mengemudi menimbulkan perasaan gugup atau khawatir, mengontrol emosi dan bersikap tetap tenang menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Ini karena perasaan tenang bisa membantu kamu lebih rileks dan mudah berkonsentrasi. Dengan begitu, mengemudi bisa lebih nyaman dilakukan. 

    Tak kalah penting adalah membangun sikap percaya diri selama mengemudi. Jangan takut untuk mengambil langkah maupun step mengemudi yang benar sesuai dengan peraturan. Ingat, sikap ragu-ragu justru bisa berujung pada salah langkah yang dapat berakibat fatal.

  8. Sedia Peralatan Darurat

    Bagi para pemula, penting untuk memiliki peralatan darurat di dalam kendaraan. Peralatan ini akan sangat membantu ketika kendaraan mengalami masalah di tengah jalan, seperti ban bocor atau mati mesin. Di antara yang bisa kamu persiapkan yaitu alat untuk mengganti ban, segitiga peringatan, alat pemadam api, kotak P3K, bahkan payung ataupun jas hujan. 

  9. Mengajak Pendamping

    Jika kamu masih sangat pemula dan belum terlalu mahir menyetir, ada baiknya selalu mengajak pendamping saat berkendara. Hal ini untuk antisipasi apabila di tengah perjalanan kamu memerlukan bantuan atau terjadi hal yang tak diinginkan. Tapi, pastikan pendamping yang dipilih memiliki keterampilan mengemudi yang baik, ya. 

  10. Bekali Diri dengan Asuransi

    Hal yang tak kalah penting lagi yaitu membekali diri dengan asuransi mobil. Dengan asuransi tersebut, kamu bisa mendapatkan perlindungan finansial saat terlibat kasus kecelakaan atau kerusakan pada kendaraan serta perlindungan jika terjadi cidera atau cacat yang mungkin terjadi. 

Utamakan Keselamatan dan Kenyamanan Saat Berkendara

loader

Untuk pemula, berkendaralah dengan aman

Mengemudi memang menjadi hal yang mengasyikan, terlebih bagi mereka yang sudah pandai menyetir. Namun, hal tersebut tak berlaku bagi pemula yang masih sering gugup maupun khawatir saat mengemudi. Kekhawatiran inilah yang kemudian menimbulkan kesalahan di jalan raya yang bisa menimbulkan kerugian, baik kerusakan kendaraan maupun keselamatan diri.

Untuk itu, selalu utamakan keselamatan saat berkendara. Jangan terburu-buru mengejar waktu hingga abai pada peraturan di jalan. Dengan begitu, mengemudi akan terasa lebih aman dan menyenangkan.